Jodohku Kau Atau Dia

Jodohku Kau Atau Dia
Kedatangan orang tuanya


__ADS_3

Dibelahan dunia lainnya...


andriyani... mengikuti berita luar negri,jadi sering tau apapun berita yang lagi viral. Saat melihat berita yang berhubungan dengan kakak iparnya ia langsung memberitahukan kepada ayahnya,tentu saja ayahnya kaget dan mengkomfirmasi berita ini dengan orangnya yang ada ditanah air.


Ayahnya langsung memesan tiket perjalanan pulang pada hari ini juga,selisih waktu tiga jam dan kurang lebih delapan jam penerbangan yang dilewatkan,mereka bertiga lansung bersiap menuju airport.



Saat ini waktu setempat sudah malam andre masih menunggu yang lain sudah pulang tadi siang untuk makan mandi dan istirahat,asisten setelah siang mengantar makanannya dan sekarang sudah kembali lagi begitu juga yang lain pada berdatangan kembali.



Tantenya ana menyuruhnya pulang dulu istirahat untuk gantian jaga tapi andre tidak ingin dia tak ingin sedetikpun melepas pandangannya pada nada yang terlihat seperti tak ada tanda tanda akan sadar.. saat ini ia sudah melewati masa kritisnya dan dalam keadaan koma.



Saat semua hanya berdiam menatap nada dengan pandangan sedih "Nada!!!.. mengapa bisa begini..." lalu plaak ..tamparan keras mendarat diwajah andre, semua kaget...



"Kamu memang tidak bisa dipercaya!!! anak tidak tau diadat!!! apa yang harus aku katakan kepada orang tuanya nada dialam baka sana bila bertemu... saat ini aku sudah sakit sakitan dan hanya menunggu waktu untuk pergi bertemu mereka"kata sang ayah sambil mengusap sudut matanya.



"kak nada... bangunlah kami datang menjengukmu" kata adiknya andre sambil teisak menatap kearah nada



"Nak dengarkan ibumu ini kau harus bangun melanjutkan hidup... ibu sudah menganggapmu putriku sendiri selanjut bila kau tak ingin lagi melihat andre ibu dan ayah tetap menyayangimu,dia memang pantas mendapat hukuman" kata ibunya dengan berlinangan air mata"



Saat ini mereka tidak bisa berinteraksi langsung dengan nada karena ia berada diruangan yang dibatasi dinding kaca dengan peralatan medis yang memenuhi tubuhnya untuk mendukung hidupnya yang saat ini sangat mengenaskan



Tante ana langsung memeluk iparnya ini "kak kapan kalian datang?"


__ADS_1


"Begitu dapat berita ini kami segera berangkat tadi pagi"


."Kak istirahat saja dulu"


"Kami ingin tau kondisinya"



Dio segera memanggil dokter yang special merawatnya untuk memberi penjelasan bagaimana kondisinya saat ini,tak lama dokter farish datang.



"Apakah bapak dan ibu yang mewakili saudari nada claudia julian"



"Iya dok.. bagaimana kondisinya sekarang?"



"Keadaanya saat ini sangat buruk,babak belur disekujur tubuhnya,seandainya saat ini ia sadar diri mungkin ia tak tahan merasa sakitnya,tenkorak kepalanya retak,tulang leher bergeser sudah diposisi semula namun peradangan terjadi,kaki dan tangan kiri patah saat ini bagian kaki dipasang pen untuk penyambungan tulang patah,kekurangan darah masih terus transfusi darah,keguguran yang dialami lambat penanganannya juga merupakan masalah komplek yang dialaminya... saat ini masih bisa bertahan sungguh suatu mukjizat... kemungkinan sadar sangat kecil dan kalaupun sadar akan ada masalah dengan ingatannya karena gegar otak parah"




"Jadi sebaik untuk saat ini biarkan saudari nada berbaring dengan tenang,tak ada yang bisa dilakukan mungkin bisa berbulan bulan atau bahkan bertahun komanya.. untuk perawatan kami akan maximal merawat membantu pemulihannya.. jadi pada pengunjung sekalian bisa sesekali datang menjenguk tapi kalau memjaganya biarlah jadi tugas kami,karena butuh ketenangan udara steril,maaf atas penjelasan saya bila ada yang menyinggung kepada bapak ibu selalian sekali lagi mohon maaf,tapi untuk saudari nada bisa saja ada kemajuan yang tak terduga..."



Segera setelah memberi penjelasan dokter farish mampir sebentar memeriksa kondisi nada,ayah ibunya andre memita ijin untuk melihat langsung,dan dokter memperbolehkannya,setelah begitu dekat kedua orang ini sangat sedih melihat keadaan nada terlihat kedua tangannya yang terluka dan melepuh,sungguh pemandangan yang mengiris hati,ibunya andre menangis tak bersuara dan ayahnya andre merasa sangat geram dengan andre yang sudah membuat nada jadi seperti ini.



Setelah ayah ibu andre keluar,lina memohon untuk melihat juga langsung,andriyani dan tante ana juga ingin melihatnya dari dekat,dokter farish memberi ijin selama menggunakan protokol kesehatan yang dianjurkan.



"Na..." panggil lina dengan tangis tertahan ia menutup mulutnya,ia hampir tak kuat melihat keadaan sahabat terbaiknya yang sudah seperti saudaranya ini.. tante ana hanya bisa berdoa dalam diamnya memandangi nada,"kak nada... cepat sehat kembali ya" kata andriyani bingung ingin menyentuh bagian tubuh mana yang bisa disentuh tak ada yang bisa disentuh semua terlihat begitu tak bisa disentuh ia hanya bisa menangis.

__ADS_1



Akhirnya mereka semua harus meninggalkan ruang rawat inap nada.. karena dokter sudah mengatakan kalau tak ada yang bisa dilakukan mereka disini.



Ayah andre memanggilnya karena ada yang ingin dia bicarakan dengan andre dan mereka pergi keruang lain ya ada disini,



"Andre... kamu ini sudah dewasa sudah menikah tapi apa yang kamu lakukan,perbuatanmu sungguh tak pantas!"



"Ayah aku mohon maaf"



"Maaf katamu... apa maafmu bisa merubah yang telah kau buat,bukannya sudah ayah peringatkan untuk tak berhubungan lagi dengan wanita itu!.. sungguh kau tak mengganggap perhatian ayah,dan lihat akibatnya!!"



"Ayah aku sungguh menyesal sangat menyesal.."



"Tak guna.. tak berarti sekarang penyesalanmu,nada sudah terbaring tak sadarkan diri disana,kau buat kehidupannya aktifitasnya terhenti... sudahlah... kau lanjutkan hidupmu jangan membuat masalah baru lagi!!!"



"Baik ayah" jawab andre dengan lemas ia sudah merasa semua jiwa raganya pergi entah kemana.. ia benar benar sedih atas yang dialami nada,tapi ia tak bisa berbuat apa apa, kemanapun ia membawa nada berobat bahkan keluar negri sekalipun semua sudah mempridiksikan kondisinya akan sama seperti saat ini,selain berdoa yang terbaik untuk nada.



Hanson,dafa dan toni sudah pergi hanya dio yang masih berdiri disana menatap sendu kepada nada,hatinya sakit melihat wanita yang ia sayangi mengalami penderitaan ini saat ini kalau bisa ia ingin menggantikan rasa sakit yang dialami nada ia rela,ia masih ingin disini masih ingin duduk memnatap nada sepuasnya,tapi anda andre yang terlihat lebih terpuruk pasti rasa penyesalannya yang terlambat itu sudah membuatnya seperti orang yang tak memiliki harapan lagi.. ia masih sangat ingat kata kata nada yang mengatakan ia sudah meninggalkannya dan dia tak ingin melihatnya lagi...



"Tidak ... tidak jangan berkata seperti itu,aku tidak sengaja tidak sengaja... kumohon ampuni aku.. ampuni aku.." katanya lirih sambil meneteskan air matanya.

__ADS_1


___________


Mohon dukungannya para pembaca yang budiman bantu like,vote dan tipnya serta beri komentar,terimakasih atas dukungannya,dan salam kenal.


__ADS_2