
Nada selalu menyempatkan datang kearea pertanian yang berada dipinggiran kota itu ia sudah akrab dengan keluarga pak jajang petani dan pekerja diperkebunan yang luas itu ia senang dengan ninik anak gadis pak jajang yang polos dan baik hati.
Pagi ini ia berada dikebun yang udaranya menyegarkan ia dan ninik seperti biasa selalu bersama diarea kebun membersihkan dan mecabuti rumput liar yang mengganggu.
Sepasang mata elang yang begitu tertarik kepada sosok nada sedang menatapnya dari kejauhan,ia sudah mencari infomasi tentang siapa gadis itu dari keluarga pak jajang hanya memberitahukan kalau gadis ini tinggal tak jauh dari tempat kediaman mereka tapi tak selalu ada juga karena ia sebenarnya tinggal ditenggah kota.
Setelah berbincang bincang dengan pak jajang dodi tuan muda pemilik perkebunan ini menghampiri nada "Apa kabar nada... kelihatannya kamu senang bermain main kemari?" sapa dodi
"Eh... iya aku suka dengan pemandangan dan udara disini" nada mengingat ngigat orang yang menyapanya dan ia menyenggol ninik.
"Dia pak dodi pemilik kebun ini yang pernah ketemu waktu itu" bisiknya disamping nada
"Oh iya waktu itu ada gadis cantik juga yang menyusulnya ya?" kata nada pelan keninik dan terdengar oleh dodi tapi ia pura pura tak mendengarkan.
"Nada apa suka dengan tanaman jeruk ada disebelah sana sekarang sedang berbuah dan sudah siap panen,kalau suka aku ajak jalan jalan kesana"
"Terimakasih... tidak usah repot saya hanya ingin disini saja" tolak nada dengan halus.
"Nanti diantar kerumahnya nada aja ya jeruknya!" kata dodi tetap semangat ingin berkesempatan dapat mengenal nada.
"Tapi pulang dari sini lansung balik kekota!" jawab nada tak ingin memberi kesempatan pada dodi.
Dodi masih ingin bicara... "kak dodi.... ayo dong katanya ingin mengambil jeruk madu" lisa dan sepupunya datang menyusul dodi..
Saat sepupunya yang bernama rani melihat nada dia langsung menjerit dan menyerbu kearah nada "Hai... mbk nada claudia julian... apa kabar?, mbk nada boleh minta tanda tangannya dan foto bareng ya, please.... "
Semua yang ada disini terbengong begitu juga dengan nada... "Eh rani kamu g salah orang ya?!" tanya lisa antara tidak percaya apa itu selebriti yang terkenal itu kenapa dia mau datang kekebun ini dan bersama dengan anak petani lagi.
Pantasan dodi seperti familiar dengan wajah nada hanya saja beberapa kali ia melihatnya nada dengan penampilan yang begitu santai seperti saat ini ia hanya memakai tshit dan celana tujuh perempat jeans belel dan sepatu karet kemeja kotak kotak yang diikat kepinggangnya dan topi yang dibalik menghadap kebelakang bagian depannya,tapi tak mengurangi kecantikan dan aura elegannya.
__ADS_1
"Mbak nada pesohor tanah air yang tak bisa ditemui dengan mudah loh.... oh beruntungnya aku... " kata rani sambil minta difotoin keninik karena hebohnya rani pekerja yang berada disekitar area kebun begitu mendengar nada itu adalah artis papan atas langsung aj berdatangan hanya ingin melihat dari dekat dan mengambil foto nada.
"Kapan lagi punya kesempatan melihat artis terkenal sedekat ini" kata mereka.
Pak jajang segera membubarkankan kerumunan mereka.
Sementara lisa yang dari awal sudah cemburu pada nada jadi berubah ikutan ambil kesempatan berdekatan dengan nada dan berfoto bareng.karena ia tahu nada sudah pernah menikah dengan pengusaha muda sukses top dan keren,tapi ditinggalkan nada balik kedio tunangannya yang dulu,tentu saja dio pria super ganteng tajir dan super cool kepada para wanita kecuali nada dan sekarang mereka sering terlihat jalan bareng seperti acara ulang tahun pengusaha internasional yang baru saja berlangsung beberapa hari yang lalu yang jadi topik pembicaraan yang hangat dibicarakan.
Dio ingin mengundang nada secara terus terang tapi nada menolaknya malah dengan santainya mengajak ninik bekerja lagi seperti tadi,sekarang ninik tau siapa sebenarnya nada tentu saja jadi sungkan dan takut membuat nada kecapean.
Nada tertawa dengan perubahan ninik dan keluarga pak jajang"Hei... apa yang terjadi?!... mengapa jadi sungkan begini, biasa aja lagi" kata nada mengurangi kecanggungan mereka dan ponsel nada berbunyi nada melihat dio video call,nada langsung memasang ponselnya ketongsis lalu menjauhkannya agar pemandangan sekitarnya terlihat oleh dio.
Nada menerima panggilan dengan melambaikan tanganya setelah memasang headsetnya,"Hai.."
Dio heran melihat sekitar nada.. "Honey kamu lagi dimana ini?..."
"Diarea perkebunan yang berada tak jauh dari vila" jawab nada.
"Gak apa apa kok... minggu minggu kemaren juga mainan disini, pemandangannya bagus banget udaranya juga sejuk segar"
"Honey kujemput sekarang" kata dio
"Eiiits... no... no... tetaplah disana sebentar lagi aku balik kok!!!"
"Oke... setengah jam lagi aku telpon!... tapi tolong perlihatkan sekitarmu dulu" dio meminta nada mengambil pemandangan sekitar,tentu saja mereka yang ada disekitar keberadaannya terlihat dan mereka melihat kalau nada sedang dapat video call dari dio kekasihnya,membuat dodi break down mentalnya dan lisa juga rani terkagum kagum melihat sepintas wajah dio diponsel nada yang terlihat.
"Gemana?.. apa sudah puas?!" tanya nada setengah menggoda.
"Siapa mereka semua itu?!" tanya dio menyelidik.
__ADS_1
"Nanti setelah pulang aku jelaskan" kata nada menyakinkan.
"Baiklah segeralah pulang!!!" perintah dio
Nada segera menutup telpon dan berpamitan dengan keluarga pak jajang juga pada dodi,lisa dan rani.
Dodi menawarkan akan mengantarkannya tapi nada mengatakan ia membawa kendaraannya dan berlalu mengambil jaket kulitnya dan memakai masker serta kacamata hitamnya sebelumnya sudah mencuci bersih kaki tangannya kepondok yang berada dekat situ.
Mengganti sepatu karetnya dengan sepatu bot hitamnya,nada tampak keren dengan penampilannya yang ini,ia masih sempat melambaikan tangan kearah mereka lalu pergi ketempat motornya.
"Waow.. nada claudia memang kece banget ya... pacarnya juga keren abis... " kata rani sambil melihat keponselnya ia tak bosan bosanya melihat fotonya bersama nada.
"Dia cantik banget... lebih cantik orangnya dari fotonya!" katanya lagi
Rani langsung bertanya kepada ninik " neng kamu kenal baik dengan mbak nada ya?!"
"Iya sih.." jawab ninik.
"Tau dia tinggal dimana?!" tanya rani lagi penasaran.
"Kadang aja sih kevila yang tidak jauh dari perkebunan,tapi seringnya dirumah yang dikota,kemari sih jarang jarang"
"Kamu ngapain cari tau keberadaannya?!" tanya lisa.
"Iya memang kamu pikir dia semudah itu ditemui... liat aja setelah orang orang tau identitas dirinya pasti ia tak akan datang lagi!" kata dodi memutus harapan rani
"Gak masalah yang penting sudah punya tanda tangan dan foto bareng dengannya!" ucapnya dengan riangnya
Sementara nada sudah meluncur dijalan yang padat pengendara sambil berkendara dengan santai menikmati perjalanannya.
__ADS_1
_________
Mohon dukungannya beri like,vote,tip dan komennya... terimakasih sudah baca karyaku, salam kenal