
Saat ini lokasi kejadian sudah dipasang police line tidak ada yang diperbolehkan mendekati area kecuali petugas dan yang bersangkutan.
Toni sudah berada sejak sore dilokasi lalu dio datang dengan wajah yang terlihat sangat bersedih karena tak bisa berbuat apa apa selain berdoa yang terbaik buat nada.
Dafa juga datang dengan terlihat cemas,sedih dan bingung memandangi timbunan reruntuhan yang mulai diangkati perlahan lahan,hanya suara andre yang tak henti hentinya meracau menyuruh cepat cepat mengangkat puing puing beton tersebut dan menyuruh pelan pelan mengangkat agar tidak terjadi ambruk material yang menggunung itu dia sudah seperti orang yang kurang waras
Perintahnya membuat bingung petugas.. toni dari awal sudah merasa tangannya gatal sekali ingin menghajar andre yang telah meninggalkan nada demi wanita lain dan menyebabkan nada terkubur hidup hidup dipuing puing itu
Dio yang menyabarkannya sedari tadi, tapi ia telah mengatakan kepada andre jika nada tak selamat maka ia akan menghajarnya.
Tak lama terdengar ada keributan didekat area pengangjatan,terlihat asistennya andre sedang memeluk dan menahan gerakan seseorang,dio dan toni bergegas mendekati sumber keributan.. ternyata hanson sedang mengamuk ingin menghajar andre,karena ia berpikir semua ini gara gara andre yang penyebab tragedi yang dialami nada
Dia berteriak teriak mencecar andre,"Sialan kamu andre.. aku akan mematahkan kaki dan tanganmu yang tak berguna itu cih" para security sibuk menenangkan hanson yang tak bisa mengontrol emosinya
Sementara pengangkatan terus berlanjut hingga hari sudah gelap,lampu lampu sorot sudah dipasang dan dinyalakan diareal sekitar pengangkatan baik dio,toni dan hanson masih tetap berada ditempat ini hanya dafa yang pergi dari tempat ini
Terlihat seseorang membagi kopi panas pada ketiga orang ini,mereka seperti tak punya rasa lelah dan rasa ngantuk selain melotot menatap dengan was was mobil crene yang memindahkan puing puing besar beton itu.
__ADS_1
Hingga dini hari puing puing besar sudah diangkut oleh alat berat tersebut sudah tidak bisa diteruskan takut akan runtuh berhamburan karena nada berada dibawah tumpukan ini akan menimbunya lagi
Mereka berinisiatip mengangkuti secara manual saja karena marerial juga sudah tak panas lagi akhirnya diangkut satu persatu dari tumpukan,dio,toni,hanson,andre dan semua yang berada disana terlihat turun tangan membantu
tak terasa hari sudah terang kembali mereka tetap berusaha memindahkan reruntuhan, enam belas jam akhirnya lantai dasar terlihat mereka dengan was was tetap mencari dalam puing puing.
Ternyata lantai dasar juga jebol berantakan tapi sepertinya dibawah lantai dasar ada ruangan bawah tanah,karena dibawah lantai dasar terdapat lubang dan ruangan,tepat jam sepuluh pagi mereka melihat sosok nada berada dibawa lantai dasar tubuhnya lolos sampai dibawah terhalang besi besi kerangka bangunan.
Tapi kondisi mengenaskan terlihat darah sudah mengering diwajahnya dan dan dibagian tubuh bawah juga terlihat darah yang sudah meresap didressnya,hampir bersamaan dio,toni,hanson dan andre berteriak memanggil nama nada..
Tanpa bisa dicegah dio turun dan masuk keruang bawah tanah memeriksa kondisi nada disusul andre dan asistenya,andre tak perduli lagi dia langsung mengendong tubuh nada yang sudah terasa dingin dio juga ikut membantu dia merasa tubuh nada dingin ia tak berani menyentuh bawah hidungnya untuk merasakan napas nada.
Asisten menyuruh cepat andre membawanya kemobil ambulance yang sudah disiapkan mulai semalam,semua cuma terdiam melihat dress putih motip hitam ini begitu banyak darah yang sudah mengering dan kakinya lebam biru biru merah begitu pula kedua tangannya yang putih mulus itu sekarang terlihat memar memar dan luka luka sepetinya patah tangan
Tak tega melihat kondisinya toni sudah menutup mulutnya menangis tak bersuara begitu juga dengan dio mengusap air matanya ia tak kuat melihat sosok tubuh yang penuh luka dan memar memar,andre juga sudah tak henti henti mengusap hidung dan matanya dengan lengan bajunya ia tak tega melihat nada seperti ini.
Sementara hanson hanya menutup mulunya bergantian dengan hidungnya,sesampainya dimobil ambilance sudah ada lina yang menunggu,ia sangat shock melihat kondisi nada hampir saja ia terjatuh kalau tidak dipegang toni, "Nadaaaaa... " panggilnya pilu
__ADS_1
Petugas medis menyiapkan peralatan medis begitu masuk dalam ambulance mereka langsung memasang tabung oksigen, dan memberi perawatan diduga leher mengalami pergeseran tulang dan retak pada tengkorak kepalanya,patah tangan dan kaki kiri diduga mengalami beberapa benturan kondisi kritis kehilangan banyak darah.
Mendengar pembicaraan para dokter ahli yang didatangkan oleh andre mereka semua terpukul terutama andre,lina dan dio,hanson sudah tak bisa bersuara sedikitpun,toni sudah tak bisa menahan tangisnya terdengar keras tak biasa ia tahan lagi.
Ambulance sudah bergerak meninggalkan lokasi dengan bunyi sirine yang meraung raung seperti tangisan lina, yang sambil berkata kepada andre "kau pembunuh,tak berperasaan,melukainya begitu parah, kami membencimu,nada tak ingin melihatmu!!" toni segera memeluknya
Asisten andre segera mengajak andre menyusul kerumah sakit menyusul nada, dio juga sudah menuju mobilnya,begitu pula hanson dan toni yang membawa lina yang sudah tak sadarkan diri
Diam diam ada beberapa orang yang sudah menyiapkan kamera merekam penyelematan ini dan bahkan ada yang siaran langsung dimedsos,tentu saja berita ini membuat semua yang menyaksikan ikut bersedih dan menyanyangkan sikap andre yang tidak setia pada istrinya
Pro kontra dan hujatan caci maki untuk andre dan juana sudah tak terhindarkan, semua lapisan masyarakat dan para neter memanas melampiaskan amarah mereka dengan perasaan penuh simpati pada nada, berharap nada cepat pulih kembali dan meninggalkan andre
Sementara itu dirumah sakit langsung mengambil tindakan dengan kondisi kritis sama sekali tak terlihat tanda tanda kehidupan pada nada hanya jantung semakin melemah,dokter memberi laporan setiap saat agar orang orang yang menyayangi nada tidak terlalu kaget sewaktu waktu bila kabar yang tak diharapkan akan terjadi.
Dafa dan manajer serta asisten nada datang untuk menjenguk nada,ibunya dio juga datang mereka semua tak ada yang berbicara atau sekedar bertanyapun tidak mereka lakukan,mereka sudah tau kondisi nada,dokter sudah memberitahukan ada beberapa kali operasi.
Lina teringat dress nada yang banyak darahnya menanyakan darah dari luka apanya itu,dokter mengatakan kalau nada pendarahan,ia keguguran usia kandungan enam minggu.. "Apa?!!!!...." hampir semua yang ada diruangan itu kaget.. terlebih lebih andre,ia tak tau kalau nada sedang hamil muda,, gubrak....
__ADS_1
______________
Mohon dukungannya para pembaca yang terhormat yang kami banggakan karena tanpa pembaca,karya kami tak berarti.. beri like,tip, vote dan komentarnya. Anda membaca akan mendapat poin dari waktu online membaca dan semakin sering membaca akan naik level.. terimakasih atas dukungannya dan salam kenal