Jodohku Kau Atau Dia

Jodohku Kau Atau Dia
Anginnya kencang


__ADS_3

Hp dio berbunyi... tapi ia tak tahu karena saat ini dia sedang sibuk memilih milih kulit kerang yang dikumpulkan nada dan nada masih mencari cari berbagai warna dan bentuk kulit kerang serta cangkang siput laut banyak bertebaran dihujung pantai amal tarakan.



Yap... saat ini nada dan dio sedang bersantai dipantai begitu kencangnya angin yang berhembus membuat air laut beriak begitu tinggi bergulung susul menyusul ketepi pantai memecahkan deburan ombak dengan buih putih yang yang tersapu dipermukaan pasir putihnya.



Memandang deburan ombak yang menghempas dan angin yang membawa aroma pantai khas,membuat rambut indah nada berterbang nada lalu menggelung rambutnya,leher putih jenjang terlihat begitu menggairahkan



"Selpie yuk didepan gulungan gelombang yang berlarian dilaut itu" panggil nada.



Karena dio tak ingin merusak suasana kegembiraan perasaan nada ia menurut saja dan cekrek' cekrek' entah berapa puluh jepretan yang terabadikan.



"Aku ingin berlarian dipantai ini" katanya lalu melepas sepatunya dan berjalan dengan kaki ayam alias nyeker telanjang kaki,dio buru buru mengeluarkan hpnya dan mengambil video nada yang berlarian sambil mengangkat kedua tangannya seakan terbang bagai burung camar.



Setelah puas berlarian ia duduk dipasir pantai yang teduh bahkan berbaring,dio terus memvideokannya,sambil mendatanginya dan merekam tepat diatas wajahnya saat berbaring nada segera duduk dan beranjak sekarang ketepi garis pantai yang berair begitu ombak datang menenggelamkan kakinya dan memecah menercik hingga mengenai wajahnya ia menjerit dan tertawa lalu menyibak lemparkan air laut itu kearah dio.



"Hei... nona jangan menyiramku dengan air asin itu" kata dio sambil menghindar dan terus merkamnya.



"gelombangnya menakjubkan" teriaknya disela sela hempasan ombak dan hembusan angin.



"Lihat ditengah tengah laut ada perahu nelayan" kata dio mengarahkan hpnya kearah laut yang ada perahu nelayan itu



"Pak nelayan pulang dari menangkap ikan" kata nada



Mereka benar benar menghabiskan seharian dipantai ini,makan siang dengan ikan krapu bakar dan ikan bronang yang segar,daging ikan krapu yang lembut dan manis serta gurihnya ikan bronang laut.



Mereka juga berjalan jalan ketempat para nelayan berlabuh membongkar hasil tangkapannya,melihat hasil laut yang melimpah ada ikan laut besar besar dan udang karang yang besar serta tripang,cumi dan gurita yang selama ini belum pernah dilihat langsung oleh nada dan dio.



Nada terkagum kagum melihat aneka tripang dan udang karang dari yang kecil halus namainya udang papai sampai udang arang lobster dan udang karang yang super jumbo dia juga melihat kerang yang sangat besar,kata nelayannya itu kerang kima dengan cangkang sebesar itu berat dari isinya mencapai satu kilo terkadang kalau beruntung ada mutiaranya.



Berbagai macam jenis ikan dan isi laut yang sungguh luar biasa menurut nada ia juga dapat informasi untuk mencoba kepiting soka yang kulitnya lembut tak keras seperti biasanya.



Akhirnya mereka kembali kehotel saat sudah malam hari,nada segera masuk kekamarnya dan mengatakan pada dio kalau dia akan istirahat dan tidur setelah mandi karena sudah makan malam sebelum kembali kehotel tadi.


__ADS_1


Dio juga mengatakan hal yang sama karena sudah letih seharian berjalan jalan dipantai"Baiklah putri cantik cukup untuk hari ini selamat beristirahat"



"Oke selamat malam mat beristirahat dio" kata nada membuka pintu kamar lalu masuk dan menutupnya.



Sementara dio yang sudah masuk kamar mendengar hpnya yang berbunyi dan melihat pemanggilnya lalu mengangkatnya "Halo"



"Heii kupikir hpmu ini terjatuh dijalan dan kau tak menemukannya lagi!" sindir andre dengan kesal.



"Hahaha.... aku tak melihat panggilanmu" balas dio



"Bagaimana dengan nada?!... apa kau ketemu dengannya?!... Apa dia sudah tau kau menyusulnya?!... Apa dia tak melarikan diri lagi?!... "berondong andre dengan pertanyaannya sudah seperti petasan banting saja rentetan pertanyaannya.



"Woiii... tuan sedang bertanya apa memburu berita!" sela dio.



"Aku sudah berpuluh kali menelpon tapi tak diangkat olehmu!" kata andre dengan kesal tinggi tingkat dewa.



"Oh itu karena aku mengikuti nada yang sedang berjalan jalan hari ini dari pagi hingga matahari terbenam" kata dio dengan santainya.




"Tenang ... nada baik baik saja!" kata dio lagi.



"Aku mau tau apa dia belum ada tanda tanda akan mengingat semuanya?!"



"Andre sabarlah... " kata dio merasa lelah



"Baiklah aku menunggu berita selanjutnya darimu"kata andre mengakhiri panggilannya.



Dio segera kekamar mandi dan ingin segera beristirahat 'apa nada sudah tidur' pikirnya


*****


Begitulah hingga tak terasa dua minggu keberadaan mereka berdua dikota itu dan sekarang sudah sebulan setelah kembalinya mereka berdua.



Sidang perceraian sudah digelar dan putusan sudah diberikan andre dengan berat hati menerima putusan ini. setelah resmi bercerai nada menjalani hari harinya seperti tak ada yang terjadi dan ia kembali berhubungan layaknya kekasih dio.

__ADS_1



Ia masih tinggal dipinggiran kota didaerah perkebunan karena suasananya yang tenang tidak penuh kebisingan,dio hanya saat tidak masuk kerja akan datang menjenguknya dan menemaninya.



Hari ini dio datang,nada mengajaknya kembali kekota karena ada yang ingin ia beli dan pulang ia ingin kerumah dio, sesampainya dirumah dio,nada melihat masih seperti yang dulu tak ada perubahan bahkan lemari pakaiannya yang disiapkan dio didalam kamar dio masih sama tak ada yang kurang hanya saja foto prawedding mereka dimana tidak terlihat digantung didinding kamar ini.



"Kemana foto kita?!" tanya nada



"Kuletakan dikamar atas" jawab dio tak enak hati.



"Kenapa diletakkan disana!!!" selidik nada



"Itu karena kamu menikah dengan andre jadi aku tak sanggup melihat wajahmu disana setiap saat kusendiri disini" kata dio sejujurnya



Tak disangka nada menangis entah karena apa nada sendiri tak tau kenapa ia menangis yang ia rasakan hanya ingin menangis,dio jadi panik segera menenangkan nada tapi nada tak bisa berhenti menangis.



"Nada kumohon maafkan aku" kata dio sambil ingin memeluknya,tapi nada menolaknya.



"Aku ingin pulang,aku ingin sendiri!" kata nada.



Dio tak ingin terjadi apa apa dengan nada jadi ia merasa prihatin "Kamu sampai kemari kenapa ingin cepat cepat pulang?.. aku ambilkan air minum ya"



"Tidak usah... aku pulang sendiri saja" kata nada menghapus air matanya dan beranjak mengambil tasnya



"Tunggu... kamu kurang sehat,istirahat dulu sebentar" kata dio membujuknya.



"Aku ingin pulang,aku ingin sendiri dan aku tak ingin bertemu siapapun!!!" kata nada sudah melangkah akan pergi.



Dio segera menangkap tangannya menariknya dan memeluknya,nada memberontak ingin melepaskan dirinya tapi semakin erat pelukan dio,tubuh mungil nada tenggelam dalam pelukkannya,dio tak ingin melepaskan pelukannya.



Entah berapa lama ia memeluk nada tak ada pergerakan dari nada,ternyata nada sudah tertidur mungkin karena letih perjalannya dari pinggiran kota dan belanja atau karena menangis menguras tenaganya, dio segera memindahkannya ketempat tidurnya.


_________


Mohon dukungannya pembaca sekalian yang budiman tolong beri like,vote,tip dan komenya... terimakasih dan salam kenal.

__ADS_1


__ADS_2