Kapan Dia Datang

Kapan Dia Datang
2.6


__ADS_3

hari semakin sore semua orang sudah melaksanakan sholat ashar berjamaah Abi tiba-tiba datang nyamperin anak-anaknya sedang bermain di dekat kolam semuanya


Abi jalan mendekat kepadanya sambil tersenyum pada mereka lalu mereka senyum balik ke Abi


"assalamualaikum maaf Abi telat datang kesini tadi ada acara mendadak tapi sudah selesai"


"wangalaikumusalam"


"bi bisa bicara sebentar?berdua disana"


"boleh mau bicara apa ka? seperti penting sekali?"


Arsa jalan duluan kearah ayunan lalu menaiki ayunan tersebut lalu Abi nyusul kerah Arsa mendekat kepadanya


"ada apa kan bisa dibicarakan disana ka?"sambil mengayunkan ayunannya yang sedang dinaiki Arsa


"bi mau kan bantuin aku?cuma bilang sama guru untuk lulus lebih cepat dari yang lain mau kan?bi aku dan mas Danu sudah bicara tadi sebelum Abi kesini dan nanti setelah pulang dari sini mas Danu akan bicara dengan om Luki juga"


"tapi kenapa mau lulus lebih cepat dari yang lain kan masih lama 8-9 bualn lagi atau kau mau cepat ke pesantrennya kan?ada apa disana ka memang mau di pesantren om Yusuf kah?oke kalau Kaka mau lulus lebih cepat Abi kan bantu tapi harus usaha sendiri dalam 2 bulan kau harus bisa lulus itu syaratnya,karena 2 bulan kemudian artinya setengah tahun kau juga harus bisa mengejar materi-materiya kau bisa kah?"


"insyaallah bi Kaka bisa,aku yakin pasti bisa doakan anak mu ini bi besok harus kesekolah secepatnya karena materi kelulusan agak memakan materi yang banyak"mata Arsa berbinar-binar sambil memeluk ayah merasa senang karena bisa mendapatkan izin dari Abi


lalu jalan medekat keteman-temannya disana Arsy,safy dan juga Danis masih senang berada didekat kolam rasanya nyaman dan juga sangat damai,sedangkan Abi masuk kedalam menemui ibu mertua nya duduk bersama Lalu menikmati teh bikinan isterinya.


Danis merasa sedikit pusing lalu terjatuh kelantai Arsy sama safy berusaha membangukan Danis tapi engga sadar juga,Arsy teriak manggil Abi engga lama akhirnya Abi datang menggendong Danis kedalam dan membawnya kekamar menidurkan Danis disana lalu keluar menggil ummi untuk membantu menyadarkan Danis.


"mi bantuin Abi Denis pingsan tadi ada di kamarnya"jalan kearah ummi Sinta lalu memberitahu kalau keponakannya pingsan


"iya bi,bi yang lain dimana masih didekat kolam renang kah?"


"betul mereka masih disama cepat lah bantu Danis Abi tunggu sini kalau mau kau bisa menginap disini"


duduk disampi ibu mertuanya sedangkan ummi jalan membawa minyak kayu putih lalu jalan kekamarnya langsung masuk pintu pun sudah tertutup kembali,ummi membuka nikhobnya lalu mengoleskan minyak kayu putih pada hidungnya supaya cepat sadarkan diri engga lama akhirnya siuman juga.


"kalau baik-baik saja istirahat lah kau masih lemah cerita kan pada bude apa yang terjadi engga papa mereka sedang bersama pade mu diruanh tengah"

__ADS_1


"engga papa cuma lupa makan siang saja dari tadi bel sempat makan karena tadi aku datang ke sekolah mas Arsa lalu menyuruh menemui ku sepulang sekolah setelah itu berbincang-bincang engga sengaja memoto saudaranya mas Arsa dia meminta dikirimkan ke nomor ponselnya tapi belum sempat ku kirim,setelah itu aku pulang kerumah ngambil leptop lalu memindahkan foto-fotonya sudah ku pindahkan tiba-tiba bude datang bersama saudara-saudari ku jadi lupa deh untuk makan"tertawa setelah selesai menceritakan yang terjadi bude melihat kearahnya sambil tersenyum melihat keponakannya sangat manis kalau sedang tertawa


"kau tunggu sini bude mau ngambil kan makanan untuk mu bentar doang"


jalan meninggalkan Danis menutup pintu kembali lalu jalan keruang makan ngambil makanan sekalian lauk pauknya


"mi itu buat siapa?buat ka Danis biar Kaka aja mi kan engga pernah ngeliat mukanya sejak kecil hingga sekarang!"ledek Arsy pada Arsa lalu tatap mata Arsa mulai menyeramkan seperti mau memakannya sampai habis


"mi bi Kaka jahat mau ngigit aku tadi"mengadu pada ummi dan juga Abi Mbah uti cuma tertawa melihat mereka semakin kesini akan menambah keceriaan kekeluargaan


"mengadu lah engga ada yang akan mbelain mu hahaha"tertawa terbahak-bahak melihat adiknya menangis karena engga ada yang membantu mbekaainnya tadi


"sudah sama Abi dulu ummi Nemani Danis dulu nanti kesini lagi kalau Ade mau ikut boleh safy juga boleh,bi bentar nemani Danis dulu ka jangan ngeledekin Ade terus nanti engga ada yang main sama mu"


jalan kekamar Danis bersama Arsy dan juga safy langsung masuk pintu pun ditutup kembali Danis masih beristirahat menghadap kejendela lalu ummi menepuk pundaknya setelah itu Denis pun menghadap kearah ummi Sinta


"makan dulu mau bude siapin atau makan sendiri?"


duduk bersandar diranjang lalu dibelakang badanya ada bantal setelah itu ummi nyuapi Denis dengan penuh kasih sayang


"Alhamdulillah makasih safy"


engga lama akhirnya selesai makan ummi menyimpan tempat makan di meja dekat nya,sebentar lagi azan magrib 15 menit lagi Danu jalan kekamar Denis mengetuk pintu memanggil safy.


"de pulang yuh kalau engga mau Kaka akan tinggal"masih di depan pintu kamar Danis


"iya ka bentar,mi ka Danis aku pulang sudah di tunggu assalamualaikum"


berpamitan lalu menyium tangan ummi dan juga Danis setelah itu jalan kearah pintu,safy langsung menutup pintu kembali jalan keluar dan berpamitan dengan yang lain setelah itu mereka pergi kerumah engga lama akhirnya sampai.


"assalamualaikum Bun"


bunda tidak mendengar kalau anak-anaknya sudah pulang karena sedang memberi makan ikan-ikannya


"ka bunda dimana engga mendengar kita memanggil nya?"

__ADS_1


"coba di cari di halaman belakang dekat kolam siapa tau ada disana"


safy jalan menemui bunda sedangkan Danu jalan mekamar ayah siapa tau sudah pulang ternyata sudah pulang langsung masuk karena susah diizinkan masuk ke kamarnya


"yah boleh ga aku lulus lebih cepat?kan disekolah juga ada angkatan sebelumnya lulus lebih cepat dari yang lain,yah aku sama Arsa mau dipesantren yang sama punyanya Abi Yusuf ayah kenal dengan beliau?"


"kenal itu sahabat ayah sebelum tau kalau ternyata itu adik dari sinta kan?"sibuk dengan leptopnya sedang memeriksa berkas-berkas yang besok buat miting penting dengan clien dan harus berhasil menjalin kerja sama dengannya sama-sama menguntungkan bagi kedua belah pihak.


"sangat betul boleh kan yah?yah boleh kan!aku akan bekerja keras supaya mendapatkan nilai memuaskan"janji Danu pada ayahnya sedangkan ayah masih sibuk mengetik di laptopnya


"baik lah besok sebelum miting ayah akan menui kepala sekolah sekalian guru yang akan memberikan kelulus lebih cepat kau siap-siap sholat dulu nanti ayah menyusul"


"siap yah makasih sayang ayah"


jalan Kemabli kekamarnya bersiap-siap kemasjid engga lama akhirnya selesai Danu dan Arsy jalan kemasjid engga lama akhirnya sampai, sholat magrib sedang dilaksanakan lalu imamnya membaca pesuratan pendek-pendek jadi lebih cepat selesainya.


Arsa dan Arsy juga baru keluar safy dan Danu pun keluar jalan bersama sambil cerita-cerita.


"ka aku punya rahasia mau tau atau engga"tanya kepada Arsa dan juga Danu safy cuma melihat kearah Arsy penasaran yang mau diceritainnya


"cerita tentang apa?de kalau tentang rahasia bukan makhrom ka Arsa engga usah kau ceritanya sama mba safy aja"


"tapi ini penting ka mau tau atau engga?" tanya Arsy sekali lagi pada Arsa memastikan kalau ceritanya tentang Danis


"Arsy!kita engga mau dengar oke sa soal olimpiade matematika sudah selesai kah punya mu?punya ku ada yang belum tinggal 5 soal lagi aga males lihat punya mu aja oke?"nego pada Arsa supaya mauemberikan soal olimpiade matematikamya pada Danu sambil tersenyum manis pada rasa


"besok aja disekolah atau nanti setelah ini kerah mbah uti tapi soalnya engga ku bawa masih dirumah,tapi kayanya kalau engga salah aku sudah punya kiriman dari gandis deh belum sempat ku buka pesannya"


"kirim aja ke nomor ku males kalau jalan kesana oke!makasih Arsa yang baik hati"


Arsa jijik mendengar Danu berbicara tadi terakhir kata-katanya


"lebay nanti aku engga bawa ponsel ketinggalan dirumah Mbah uti kalau gitu aku duluan assalamualaikum"


"wangalaikumusalam"

__ADS_1


__ADS_2