
satu Minggu berlu dengan cepat Fatah sudah kembali kerumahnya sedang bersiap-siap berangkat ke tempat kemping (mendaki bukit)
semuanya sudah berkumpul di rumah Fatah sedang menunggu yang lain datang
sebelum kesana mereka juga sudah bertanya tentang warga sekitar larangan-larangan yang tidak boleh di langgar 3 laranganyaitu:
-harus di jaga perkataan yang baik-baik didalam bukit,tidak boleh kotor ataupun kasar
-tidak boleh terpisah dari rombongan
-tidak boleh mengotori bukit sembarangan
engga lama persiapan pun selesai tinggal menunggu Fatah dan juga Shila yang belum juga keluar kamar dari tadi, tiba-tiba datang memakai baju capel senada seperti pasangan kekasih yang baru jadian.
"maaf lama nungguin kan?tuh salahkan Shila nyuruh Makai baju kapel engga jelas seperti ini apa lagi warnanya pink cewe banget"
"engga papa lah kali-kali kan ada cowok yang pakai baju kaya gini comel tau"timpal Shila
"hahaha baru kali ini ngeliat cowok bakai baju warna pink bawahannya pakai celana sarung" ledek Bagas pada Fatah memakai baju pink sangat comel,di tambah mukanya merasa malu makin di ledekin sama teman-teman
"berangkat aja nanti makin lama sampainya Dira jadi ikut?cewe 4 cowo 3 nih engga ada lagi yang mau ikut acak siapa dong makin rame pasti lebih menyenangkan"tanya Fatah ke yang lain
kring,hpnya berbunyi pesan dari Musa baru di baca ternyata mau nyusul kesini sedang dalam perjalanan
[tunggu aku bentar lagi nyampai]
5 menit kemudian akhirnya nnyampai juga,4 cewe 4 cowok,sudah dalam perjalanan menuju bukit menggunakan mobil pribadi merek Avanza Veloz dan Avanza Xenia.
dalam perjalanan mereka bernyanyi 1 mobil berisi 2 cowok dan 2 cewek begitu pun dengan mobil yang 1nya lagi, akhirnya sampai perjalan sangat jauhada yang tertidur nyenyak sampai harus di bangun dari tidurnya.
"sudah sampai mau di sini saja?aku tinggal"
akhirnya pada bangun juga sedang memulihkan kondisi badan baru bangun yang melelahkan 5 menit kemudian baru jalan naik sedikit keatas pemandangan yang menak jubkan masih asli dengan kondisi alamnya
"masyaallah makasih sudah menyiapkan alam seindah ini,kalian bawa tendak kan?jangan bilang luapa lagi 1 tenda 2 orang"ucap Fatah sebagai ketua yang bertanggung jawab atas kondisi teman-temannya
"ka aku sama Dira boleh?nanti ka Adel sama ka Fitri,kalau Kaka sama siapa?pasti ka Musa kan jangan mau ka sama dia"ucap Shila sudah biasa saling melempar candaan
"kau siap ngatur-ngatur"tegur Musa
"sudah dirikan tenda saja sebelum makan siang kalian sudah selesai nanti makannya masak aja bawa bahan makanan kan?4 hari 4 malam gimana setuju kan"usul Fatah
"terserah aja kita ngikut pak ketua aja kan Dimas"melihat kearah Dimas sedang sibuk pada ponselnya dari tadi engga kelar-kelar
"Jagan panggi aku pak,aku belum menikah masih beberapa tahun lagi 3-4 tahun mungkin kan masih banyak mimpi yang belum terwujud jadi plis panggil aku nama atau yang lain selain pak!!"teguh Fatah jalan mendirikan tenda bersama Musa
__ADS_1
30 menit sudah mereka mendirikan tenda akhirnya sudah selesai,sedang menyari arah kiblat untuk melaksanakan sholat berjamaah engga lama akhirnya ketemu.
"gimana Fatah ketemu arah kiblatnya? menghadap kenama sholatnya sudah betul kan sesuai arah Mekah kan?"tanya Fitri
"sudah betul makan siangnya gimana sudah siapkan,kita makan dulu atau sholat dulu nih"
"makan dulu masih 30 menit azannya kalian laper kan bagi dong laper nih engga ada yang mau mbagi makanan kah?"
tiba-tiba ada tangan yang membawa kan makanan sudah di sajikan bersama air mineral yang di bawanya juga,menerima makan itu dari tangan ukhti melihat kearahnya ternyata Dira yang memberikan makana itu pada ustadz Fatah.
"makasih beneran buat ku?gimana dengan mu ra,ambil lah aku mau ke tenda sebentar"
"engga usah buat ustadz Fatah aja aku sudah ambil 2 tadi,aku sudah ada tadz mau nanya boleh?tentang ka Shela yang menemui ustadz faah di rumah bersama Shila"tanya Dira ragu
"duluan selamat nikmati makan dari calon istri"ledek Dimas langsung lari menghindar
"maaf jagan diasukan perkataan Dimas memang gitu orangnya,oh yang itu cuma mengembalikan uang yang pernah ku berikan sebagai pengganti uang yang pernah ku pakai"ucap Fatah santai sambil memakan masakan mereka tanf sudah di buatnya tadi
"lalu Shela mengambil setengah uangnya dan yang setengahnya lagi di berikan ke masjid kompleks kenapa ra?kau sudah ku anggap sebagai adik ku sendiri jangan sungkan kalau minta bantuan ataupun itu bilang aja"
engga usah berharap banyak tentang ustadz Fatah aku bukan siapa-siapanya cuma di anggap adik seperti Shila juga sudah cukup buat ku ucap Dira dalam hatinya
sambil menghabiskan makanannya setelah selesai makan siang mereka mencari sumber air dan WC dekat tendanya
engga lama akhirnya ketemu ada WC yang tersedia di sana lumayan masih di jaga kebersihannya,salah satu dari mereka memanggil semua cewe untuk mengambil air wudhu juga setelah berwudhu sedang melaksanakan sholat dhuhur berjamaah.
"makasih,eh kau enga istirahat bersama yang lain?ada apa bebeda pendapat lagi dengan Shela?dia Kaka mu kau harus menaati ucapannya kalau salah baru kau menolak ucapan Shela"memberikan nasehat kepada Dira cuma bisa memberikan itu untuknya
"iya tadz,tadz 1 tahun engga di sana lagi?engga mengajar ataupun memberikan hukuman kesantri dan santriwati?"
"engga ra pasti aku kesana kalau ada waktu cuam 1 tahun engga ngajar kan masih ada Musa dan yang lain bukan cuma ku saja kan,kalau kau mau bisa WhatsApp ke aku sudah punya kan nomernya?kalau kurang paham materi pelajaran atau yang lain tanyakan saja insyaallah akan aku balas pesan dari mu"ucap Fatah dengan senyuman
"kalau tidak gimana?bukanya ustadz masih aktif sebagai guru di pesantren,memang sudah izin ke Abi Yusuf?"tanya Dira ragu-ragu
"tentu sudah dong masa belum kau mau di sini atau amsuk ketendamu,aku sudah selesai mengerjakan tugas-tugas yang sempat tertunda beberapa hari terakhir,cepat lah aku engga mau kenapa-kenapa dengan mu jangan sendirian di situ"
"kalia ustadz mau kedalam silahkan aku mau di sini saja menikah pemandangan sejuk ini baru pertama kali kesini bersama kalian makasih sudah mengizinkan ku ikut,yah gerimis asik bisa mandi air hujan jarang jarang bisa amin air turun dari langit"
lari menaruh leptopnya kedalam tenda anti air kalau hujan engga akan tembus airnya kedalam tenda, menghampiri Dira membawa payung untuk nya dan untuk dia sendiri memanyui Dira supaya engga hujan-hujanan
"Dira hentikan hujannya makin deras ayo masuk kedalam tenda sekarang!!"ucap Fatah dengan tegas tapi tetap aja engga di dengar kan olehnya
lari kearah lain menari kegirangan dengan air hujan semakin deras bukanya menetuh malam jalan kesana kesitu,Shila bangun dari tidurnya melihat Dira sedang hujan-hujanan langsung ngikut bersamanya sedangkan Fatah masuk kedalam tenda berteduh sambil melihat kearah Shila sangat gembira
"Shila nanti langsung mandi nanti sakit loh"
__ADS_1
"iya ka tenang saja gabung aja sini asik tau nyesal kalau engga ikut loh ka"ledek Shila
"engga mau kalain saja Kaka njaga kalian aja"
baru bangun mendengar kata'njaga kalian aja' terngiang-ngiang kata itu di telinga Musa
melihat kearah Shila dandira yang sedang hujan-hujanan"njaga siapa?oh mereka kau sudah mau kan,nanti aku datang tenag saja kirim kerumah undangannya"ucap Musa"
"astaghfirullah halazim ih ngagetin tau bukan sekarang masih lama jangan bahas itu,kalau kau sendiri kapan?belum ada rencana atau mau nikah diam-diam tidak di publikasikan?"
"belum tau juga masih 2-3 tahun lagi insyaallah kalau sudah ada jodohnya akan di percepat doakan yang terbaik aja untuk ku"
hujan pun sudah reda sudah ada matahari lagi bersinar cerah Fatah membawakan baju handuk miliknya kebetulan membawa dua
"de kau di mana?ini handuknya cepat mandi"
jalan menghampiri kakanya sambil lari berusaha memeluk ka Fatah tapi di tolak karena bajunya sangat basah
"Shila engga nanti baju Kaka basah dong kau Sanah mandi sudah pucat tuh mukanya" memberikan baju handuk ke pundaknya sambil melihat kearah Dira sekilas mengalihkan pandangan kearah lain
"kakian mandi sana meminta yang Fitri atau Adel mengambil kan baju kalian"
"kalau Kaka saja gimana mau kan"goda Shila pada kakanya memainkan alisnya
"astaghfirullah halazim de jaga sikapmu kaka engga pernah mengajarkan kepada mu seperti tadi,kalau kau mau Kaka kan sita leptop dan juga ponsel mu selama di sini Musa temenin ku eh engga jadi lah"jalan masuk kedalam tenda menenangkan diri dari kejadian tadi
Shila dan Dira sedang mandi di WC umum yang ada di situ akhirnya keluar juga gantian dengan yang lain,Fatah dan Musa sengaja mandinya terakhiran sambil memantau yang cewek-cewek engga mungkin kalau meninggalkan mereka di tenda sendirian.
"ka Musa engga mandi?"tanya Dimas pada Musa baru selesai mandi
"iya ini juga mau mandi ayo tah biarkan mereka kita mandi dulu, oh iya kau kemarin di cariin Arsa katanya kalau sudah ada waktu untuk menemuinya"
"oke segera kedana kalau engga sempat nanti ku hubungi langsung jagain Shila jangan sampai kemana-mana sebelum ku kesini"
"iya bawel cepat mandi!!"ucap Dimas
tak lama kemudian akhirnya selesai juga mandinya bergabung dengan yang lain menikmati keindahan sore hari yang sangat cerah,sambil makan cemilan yang tadi di bawa dari rumah apa lagi Shila bawa cemilan sangat banyak sampai satu paper bag ukuran agak besar penuh dengan cemilanya.
"mau lagi ka?ka kapan Kaka mengajar lagi di sekolah yang baru?"tanya Shila padanya
"2 tahun dari sekarang itu pun kan masih lama jadi kalau terlalu berharap engga akan bisa kalau belum di hentikan jalannya de"
"main gams aja gimana sebelum magrib datang?gaams nya truth or dare setuju dengan ponsel ini nanti ada musiknya juga"
"aku aja yang jadi wasit dalam permainan ini"ucap Musa menawarkan dirinya sendiri
__ADS_1
'oke lah siap takut'bersama-sama kompak lagi engga sabar mempermainkan GEMS ini