
setelah melaksanakan sholat magrib bersama Danis engga bisa sholat bersama mereka karena sedang datang bulan makanya dia sedang berada di kamarnya
Arsa dan Arsy jalan kekamarnya mengetok pintu lalu Danis mengizinkan masuk engga di kunci akhirnya mereka masuk kedalam,Danis engga memakai nikhobnya karena tadi sedang habis Selesai cuci muka lupa belum memakainya lagi.
Arsa membelakangi Danis karena tadi kelihatan dari pantulan cermin lalu Danis mengambil nikhobnya memakai kembali
"jadi kan beli nasi gorengnya?jalan sekarang aja aku sudah membawa uangnya cukup untuk semua orang yang ada disini"
"beneran ka nis ayo kalau gitu"
jalan keluar rumah lalu berpapasan dengan Danu dan safy sama-sama mau beli nasi goreng akhirnya mereka jalan bersama kesana sampai di penjual nasi goreng memesan lalu menunggunya sampai selesai
"Danu foto-foto mu sama mas Arsa sudah ku hapus Arsy sudah melihat kalau engga ada foto kalian lagi di hp ku maupun di leptop"Danis memulai pembicaraan supaya engga terlalu sunyi
"iya kalau ada juga boleh buat kenangan aja bentar lagi aku juga mau kesana mau melanjutkan pendidikan ku di pesantren Abi Yusuf"
"beneran mas engga bohong berati nanti kalain akan tinggal bersama ka nis dong?"menggoda kakaya dan juga mamanya
"tentu tidak kan sudah di siapkan untuk semua santri disana kan nis?aku engga mau kalau di sepesialkan karena ayah ku kan mas,mas Danu juga engga mau kalau sampai ayahnya memudahkan untuk fasilitas selama di pesantren?" menghilangkan keraguan dari pertanyaan Arsy tadi
"benar aku engga mau kalau sampai ayah memberikan fasilitas untuk ku"berkata dengan sungguh-sungguh
engga lama akhirnya sudah jadi nasi goreng tinggal membayar kan kepada penjualnya
"berapa Bu semuanya?"tanya Danis pada penjualnya sambil mengambil uang di sakunya
"untuk mbaknya 60 ribu dan masnya 40 ribu"ucap penjual nasi goreng pada Danis dan Danu
Danis menerima pesan lalu memberikan uang 60 ribu sedangkan Danu membayarkan uang 50 ribu dan mengambil pesanannya setelah selesai pergi meninggalkan penjual nasi goreng
jalan kembali kerumah mareka tetbisah jalan karena berbeda arah engga lama mereka sampai dirumah masih-masing.Arsa,Arsy dan gandis masuk kedalam duduk bersama yang lain menyiapkan makanan untuk semuanya.
kebetulan ummi engga memasak karena tadi mau masak lalu Danis melarangnya karena amu dibelikan nasi goreng ternyata benar
makan nasi goreng di ruang tengah piring, sendok dan gelas untuk minum sudah disiapkan gandis dan Arsa engga lama akhirnya sudah siap tinggal memakannya
"makasih nis sudah membelikan nasi goreng untuk kami"merendahkan hati bukanya pade yang membelikan melainkan keponakannya sendiri
"sama-sama pade engga papa kan aku senang kalau kalian juga senang"
__ADS_1
sambil memakan nasi goreng dan melihat telivisi bersama semakin terasa sangat nyaman tidak ada kecanggungan lagi di antara Arsa dan Danis engga lama akhirnya selesai memakan nasi goreng yang tadi di belinya
"biar aku aja bude aku bisa sudah biasa kalau disini juga aku yang memaksa Mbah uti untuk istirahat"
"biarkan saja Danis yang membersihkan dia sedang belajar mengurus dapur sebelum menikah nanti"ucap Mbah uti memaksa Danis aja yang membereskan semua itu
Danis dan Arsy membereskan semuanya setelah itu Danis mencuci gelas dan peralatan makan ya tadi engga lama akhirnya selesai juga jalan mendekat kearah bergabung dengan yang lain
mereka sholat isya berjamaah di musholla rumah engga lama akhirnya selesai jalan keruang tengah sedangkan Arsa jalan kekamarnya Danis pun kembali kekamarnya masuk kedalam kamar Arsa disana arsy bermanja-manjaan dengan kalanya.
"de berat sanah kan masih luas tempat tidurnya"mengalihkan tubuh Arsy
engga lama Arsy kembali mendekat kearahnya sudah beberapa kali Arsa memindahkan tubuhnya masih sama lagi-lagi Arsy mendekat ke arahnya
"de ayo lah,de kau mau ngapain?"
"mau ke WC mau itu"
jalan kekamar mandi engga lama akhirnya selesai
...****************...
pagi hari tes olimpiade sedang di laksanakan setelah selesai Danu dan Arsa sedang menjalankan tes EQ untuk lulus lebih cepat didampingi dengan Bu Arin dan juga orang tua Mading engga lama kemudian tesnya sudah selesai soal pun sudah di kerjakan aa 50 soal dan 3 mapel yang berbeda mereka sudah berhasil menyelesaikan lalu keluar ruangan
"selamat kalian bisa melanjutkan sekolah di jenjang menengah pertama kita sudah memutuskan bahwa kalian akan di majukan 1 bulan mengenang di sekolah ini yang 1 bulan bonus untuk bisa pindah kalian ketempat yang baru mau kan?"ucap salah satu guru yang juga meluluskan siswa-siswi lebih cepat
"beneran Bu kita cuma tinggal 1 bulan lagi asik dong bisa santuy-santuy dulu sebelum menikmati kelulusan tapi Bu kita tetap ikut kelulusan kan Bu?"tanya Danu memastikan akan di izinkan ikut kelulusan bersama
"boleh kalau mau ikut datang saja kalau engga yang memberangkatkan kalain"
"tentu tidak kita pasti datang lagian sekolah kita yang baru 2 jam dari sini,cidaren kan agak jauh dari sini nanti kalau mau kesini ada yang njemput lalu gitu kita boleh pulang atau bisa bergabung dengan yang lain?Bu"
"boleh bergabung besok dan lusa ada tes lagi kau harus belajar ibu kirim lewat email aja"
"kalau kalian mau di sini Abi sama mas Luki pulang dulu"berpamitan dengan ayaknya
Luki mengambil dompet dari sakunya mengambil uang 100.000 ribu memberikan pada anaknya siapa tau mau beli sesuatu nanti sepulang sekolah,setelah selesai Abi dan ayah sudah kembali ke sibukan masing-masing semua murid juga sedang istirahat kebanyakan siswa-siswi pergi ke kantin sekolah.
Arsa menunggu adiknya keluar Danu pun sedang menunggu tiba-tiba Galang nyamperin kekelas safy karena belum keluar jadi mereka menunggunya
__ADS_1
"kau ngapain menunggu safy keluar?ada urusan apa dengan nya?"
safy keluar jalan mendekat kearah mereka lalu jalan duluan kekantin
"safy tunggu sebentar"ucap Galang mencoba menghentikan langkah safy tapi gagal karena safy lari mendekat pada gandis
safy dan gandis sudah sampai duluan yang lain nyusul kearah mereka lalu memesan sesuatu untuk mengganjal rasa laper dan haus,pesenannya sedang di bikin mereka menunggu dan sedikit bercanda engga lama makanan dan minuman sudah datang.
mereka sedang menikmati makannya engga lama akhirnya habis juga makanya
"ka kau engga laper?cuma pesen minuman doang"tanya Arsy pada kakaknya karena cuma pesen es coklat aja
"engga kenapa kak males kalau makan sekarang nanti pasti sepulang sekolah akan makan lagi"
Arsa membayar pesanan semuanya engga lama akhir selesai jalan kearah mereka dan kembali kekelas masing-masing,Danu dan Arsa duduk di depan kelas sambil menunggu Bu Arin datang kekelas engga lama Bu Arin datang.
"bu kita baru tahap awal kan tesnya?"
"engga itu sudah termasuk tes kelulusan cuma ada tes kelanjutan 2 hari lagi akan di tes sama sekolah yang kalian tuju mengerti kan?"
"mengerti silahkan bu sudah di tunggu sama murid-murid ibu"
jalan masuk kedalam kelas Danu dan Arsa duduk di tempat masing-masing Bu Arin menjelaskan materi yang sedang di bahas sama anak didiknya engga lama akhirnya selesai,persiapan pulang karena Bu Arin ada acara lain jadi semua murid akan di pulangkan kelas yang lain pun sama mereka jalan kearah rumah Danis sudah menunggu mereka di depan penjual mie ayam.
setelah itu Danis nyamperin mereka dan masuk keproyek yang sedang ada banyak peralatan yang berbahaya jadi ayah menyuruh mereka keluar dari situ memanggil Adit untuk menemui mereka
"iya ada apa kesini gandis mana engga ikut sama kalian?"
"emggga tau om kita engga melihat gandis"
"gandis sama temennya om sedang belajar kelompok dirumah om kalau engg asalah dengar tadi sebelum keluar aku sempat mendengar sedikit pembicaraan teman-teman gandis"
"om Adit masih kenal saya?disain bentar lagi selesai om,oh iya om disain ini buat apa om"
"masih kau Danis kan adik dari Sinta kau pulang kapan?kerumah mu biar om atur jadwal untuk mengantar mu pulang om boleh kan menganggap mu seperti anak om sendiri?usia mu sama usia anak om engga terlalu jauh anak om seusia Danu dan arsa"
"boleh kalau om mau tapi maaf om Abi ku besok kesini ada urusan di sini tapi desain yang insyaallah nanti malam sudah selesai akan aku usahakan"
"kalau gitu kami pamit om assalamualaikum" Danis sudah jalan duluan lalu mereka nyusul kearah Danis jalan kemali kerumah masing-masing,Arsa sedang gandi baju di kamarnya lalu Arsy langsung masuk dan menutup pintu kembali alhasil tadi sebelum Arsy datang Arsa sudah mengganti celananya.
__ADS_1
"ada apa?sy awas dulu kaka mau bajuan bentar nanggung tinggal bajuan doang" meminta Arsy tidak menganggunya sebentar saja
akhirnya Arsy mengalah Arsa memakai bajunya dan bermain bersama Arsy kebetulan Abi Yusuf sedang perjalanan kesini tadinya amu berangkat agak sore tapi takut cuaca tidak mendukung