
"nih ku kembalikan yang telepon cewek kau hutang cerita pada ku"memberikan ponsel pada kakanya lalu pergi keluar kamar menutup pintu kamarnya kembali
"iya,maaf ini dengan siapa?"mengecek nomor yang telepon ternyata engga ada nama kontak di hpnya
//assalamualaikum tadz ini Dira tadi pesan ku sedah di sampaikan sama calon tunangannya maaf mengganggu kalian//sesal Dira menelepon ustadz Fatah siang-siang takut sedang istirahat
”calon tunangan yang mana?oh tadi biasa lah iseng maaf kalau ucapnya menyakiti mu di sana ada masalah kah sampai kau telepon saya?"suara khas saat bangun tidur seperti lebih ada yang aneh belum sadar dari bangun tidur
//engga ada tadz kalau gitu aku tutup assalamualaikum//
"wangalaikumusalam"
"kira-kira Shila bicara apa sampai menutup sepihak ah Shila!!"teriakan Fatah lalu jalan kekamar mandi
flashback on
setelah bangun tidur Dira mencari-cari ke beradaan ustadz Musa ternyata ada di masjid sedang mengangkat karet yang tadi pagi sudah di cuci bersama santri-santri lain juga
menghampiri lalu meminta waktu berbicara sebentar dengannya mencari informasi tentang ustadz Fatah
"maaf tadz mengganggu mau tanya gimana dengan kondisi mereka yang sedang engga ada di pesantren?"
"mereka?oh Fatah dan saudaranya Danis itu dia sedang ada dirumahnya tadi setelah acara masing-masing sudah selesai Fatah ada tamu mencari dirinya jadi yang lain ngikut kerumahnya cuma 2 hari mungkin"
"gitu kah tadz boleh ambil ponsel ku sebentar plis ustadz Musa bisa mengawasi ku kalau mau"
"ayo ikut aku keruangan nanti di izinkan cuma sebentar oke"
"oke makasih tadz,tadz musa sudah lama berteman dengan ustadz Fatah?kah pemesanan dengan awal cerita pertemanan kalian"
jalan keruangan ustadz kantor guru di sana ruangannya terpisah antara ustadz dan ustadzah jadi aman kan?engga ada yang mengetahui segalanya
"nih cuma sekedar setengah ikut di kembalikan lagi"memberikan ponsel yang sedang di sita samanya beberapa hari yang lalu karena membuat kesalahan
"makasih tadz bentar dong"mengambil ponselnya mengetik pesan engga ada jawabannya inisiatif untuk meneleponnya
flashback off
mengembalikan hp pada ustadz Musa setelah itu keluar dari kantor guru lalu menemui danis dan yang lain
"hai kau kenapa matanya sebab gitu habis nangis kah?"
"engga papa cuma kelilipan tadi di jalan sebelum kesini"jawab Dira berbohong kepada kawan-kawan serta menenangkan diri apa yang sudah terjadi padanya
memeluk kawannya yang sedang bersedih Danis dan citra bisa merasakan kalau ada yang salah pada dirinya
menekuk sepatah lebih tenang setelah merasa lebih tenang Danis dan citra mencari tau apa yang sudah terjadi
"kenapa hem cerita dong siapa tau kita bisa membantumu"
"engga ada ayo kemasjid aja sudah azan tuh"mengalihkan pembicaraan supaya tidak di tanya-tanya lagi
ustadz Mus menghampiri mereka mengajak kemasjid sholat berjamaah
"kenapa masih ada di sini?ayo sudah azan loh"
"iya tadz ayo"jawab Dira jalan duluan mengambil mukena di asrama santriwati
"maaf tadz mau tanya boleh?"izin dulu pada guru yang sudah mengajarkan banyak ilmu agama Islam
"silahkan kenapa harus izin bicara aja soal Dira kan?"
__ADS_1
"iya koh tau kan belum menemui ustadz Musa"
"ambil mukena dulu dan sholat setelah itu akan aku jelaskan semuanya mengerti? langsung ke masjid assalamualaikum"
jalan masuk ke masjid setelah itu membuka hp dan nyakan pada sahabatnya
//Tah apa yang terjadi pada Dira sampai menangis setelah menerima telepon dari mu,kau apakan dia jangan bilang kalau itu ulah adimu//terkirim menaruh hpnya si lantai
bentar lagi sholat segera di laksanakan engga lama akhirnya selesai, berzikir dan berdoa lalu membuka hpnya kembali engga ada jawaban sama sekali
"mungkin sibuk dengan skripsi nanti aja ku hubungi lagi"ngedumel sendiri lalu pergi keluar menemui Danis dan citra
jalan kearah mereka yang sedang menunggu kedatangan ustadz Musa
"duduk,mau denger?jangan bicarakan ini padanya biarkan saja"
"tadi siang Dira menemui ku lalu pinjam ponselnya yang sedang ku sita,lalu menghubungi Fatah karena engga ada kabar sana sekali kalau mau pulang kerumah ada urusan mendadak selama 2 hari lalu setelah itu engga tau ceritanya"sambung Musa dirinya juga belum mendapatkan jawaban dari sahabatnya
"gitu kah?kalau masalah iya di situ pasti kita akan bantu kan tra?"
"yups ayo temui Dira nis duluan tadz assalamualaikum"
"wangalaikumusalam",
...****************...
setelah selesai sholat ashar berjamaah di rumah Fatah membawa bajunya kekamae tamu buat ganti Danu dan Arsa
langsung masuk sudah di izinkan menaruh di tempat tidurnya
"ini aku pinjemin baju baju kalain bisa di cuci di sini pulangnya besok lusa aja gimana?kalau mau pulang sekarang mandi dulu nanti akan aku anter"
"nanti bolak-balik dong tadz engga usah pulang tapi kalau di sini merepotkan lagi"
"nanti makan siang bersama kau kan belum makan dari tadi mau kan?engga usah malu-malu biasa kan malu-maluin"ucap Fatah
"iya betul tadz tapi"
"engga usah!kalau gitu tinggal dulu kekamar masih banyak tugas yang belum di selesaikan"
jalan Kemabli keakmarnya menyenangkan tugas-tugas yang belum selesai lalu Shila datang menghampiri kakanya
"ka maaf soal tadi siang yang ku pinjam hp Kaka"sesal Shila karena sudah mengerjaiin orang sampai menangis cuma bisa merasakan kalau perempuan yang tadi menelponnya menangis di sana
"jadi kau yang,katakan pada ku sudah bicara apa aja nanti akka yang selesaikan"
"ka kan nomor itu wa kau sudah baca belum?lalu telepon menanyakan yang sudah ku sampaikan lalu aku bilang kalau Kaka sudah memiliki pacar"
"lalu perempuan yang telepon itu menganggap aku dan Kaka sudah tunangan mungkin karena salah mencerna perkataan ku maaf ka"sesak Shila lagi-lagi minta maaf pada kakaknya
"kenapa kau gitu engga ada yang mengajari mu untuk berbohong kan sudah lah jalan jalannya engga jadi di batalkan"
"tapi ka ayo lah man cuam sebentar maaf ka shila janji engga pernah berbohong lagi"
"maaf de Kaka engga bisa kau bisa pergi masih banyak tugas yang belum di selesaikan"
trut....trut.....trut
langsung mengangkat telepon karena Musa yang meneleponnya
"iya kenapa ka ada masalah di sana?aku sudah tau segalanya besok insyaallah akan pulang atau nanti sore"
__ADS_1
//jadi ini ulah adikmu itu?tah Dira menangis loh gara-gara telepon mu itu//
"iya aku tau bentar lagi tugas ku selesai secepat mungkin aku kesitu lagi,gimana kondisinya sudah mendingan atau gimana nanti aku yang selesaikan semuanya"
//mending sedang di bujuk Danis dan citra sudah dulu ada urusan lain kau ingat janjimu assalamualaikum//menetuo teleponnya lu pergi kesantri yang sudah menunggunya dari tadi
"wangalaikumusalam de kau ikut Kaka kepesantren menjelaskan semuanya pada Dira"
"iya tenang aja yang penting kan jalan-jalan"
"siap-suao kita pergi setelah makan siang oke sana keluar"
menyelesaikan tugasnya sedangkan Shila Jalan keluar siap-siap ikut kakanya setelah selesai lau keluar untuk makan siang bersama
engga kama akhirnya selesai makan siang lalu masuk mobil,ustadz Fatah mampir ke rumah temannya menitipkan tugas yang akan di kumpulkan ke dosen
2 jam sudah perjalanan lalu turun dari mobil Danu dan Arsa membawa paper bag pakaian yang tadi pagi di kenakan
jalan kerumah pak kyai lalu menemuinya sebentar menjelaskan sedikit tentang Arsa dan Danu
"maaf bi ini salah ku engga izin dulu kalau pergi dan pulang sesore ini maaf bi kalau mau saya siap menerima hukumnya"
"engga papa yang penting mereka engga kenapa-kenapa makasih sudah menjaga keponakan ku,kalau umminya tau pergi dan pulang lecet-lecet habis lah pasti saya juga kena hukum lupakan saja masalah ini"
"nak itu siap yang bersama kalian tadi?"tanya Ummu Lala pada Fatah melihat kearah perempuan itu
"ini adik ku nanti aku izin pulang beberapa hari bi boleh kan maaf engga konsisten dalam mengajar santri suka pergi-pergi mulu, tugas kampus juga masih ada yang belum di selesaikan mungkin beberapa bulan kedelapan akan magang 3 bulan bi"
"masyaallah S2 kah?atau menjadi dosen?"
"belum menjadi dosen kalau S2 ini sudah selesai bisa menjadi dosen kalau aku mau tapi sayangnya engga akan ku ambil kesempatan itu kan masih kangen dengan suasa pesantren ini"
"ngawur itu kan kesempatan cuma datang satu kali mau di sia-siakan kesempatan itu kalau iya Abi akan memberikan hukuman pada mu"
"maaf bi boleh numpang ke WC?ka WC di mana"rengek Shila engga tahan buang air kecil
"mari ikut Ummu biar di temenin sekalian"
jalan kewc lalu masuk engga lama akhirnya selesai dan keluar setelah itu jalan ke yang lain
"makasih maaf merepotkan kalian,ka katanya!"mengingatkan kalau ada urusan lain
"semesta berapa sekarang?"
"mau semester 3 bi"memberikan kunci mobil sekalian pamit
"maaf bi bensinnya lupa di isi"mengambil uang dari sakunya mengambil uang mengganti bensin
"makasih ayo de cepat assalamualaikum"
jalan menemui ustadz Musa mencari keberadaan Dira dan kawan-kawan ternyata ditempat biasa halaman kosong
Shila sengaja bergandengan tangan dengan kakanya lalu Danis melihat ke arah mereka
"maaf lepaskan kalau engga!"menarik paksa tangannya akhirnya terlepas
"assalamualaikum santriwati di sini kan"
"wangalaikumusalam iya kenapa ada masalah kah"jawab citra sinis meririk tajam kearah nya
"berhentikan engga usah ribut-ribut,nanti ka Musa yang nangani kalain kalau sekarang aku mau pergi ada urusan assalamualaikum"
__ADS_1
"wangalaikumusalam"