Kapan Dia Datang

Kapan Dia Datang
1.3


__ADS_3

setelah selesai melaksanakan sholat subuh Kaka dan ayah melaksanakan tadarus sebentar sedangkan bunda dan safy sedang didapur mbantu memasak bunda masak walaupun cuma melihat saja


"Bun kata nanti ada Tante Sinta kesini itu beneran Bun?"


"iya sayang beneran sana Arsa Arsy bentar lagi sampai"


betul yang dikatakan bunda intan suara mobil pun sudah membuat kebisingan dirumah kakanya


ayah nyamperin mereka lalu membukakan pintu untuk nya dan mereka langsung masuk keruang tengah sedangkan Sinta mbantu intan memasak makanan untuk nanti


"ka gimana persiapan sudah selesai kah?maaf tadi anak-anak minta beli jajan dulu lalu kita mampir ke supermarket tuh kan banyak makanan ringan yang dibelinya"


"sini Arsa sudah besar kelas berapa?"


mendekat dan mencium tangan badenya


"5 pade Danu dimana?nanti Arsa ikut boleh kan?"


"boleh Arsy dimana?engga kelihatan?"


"paling sedang main bersama safy,pade safy kelas berapa?kalau Arsy kelas 3"


"kelas 2 baru mau kelas 3 nanti,Arsa mau kelas 6 kan?"


"iya pade kalau Danu 4 kan?"


"betul kamu boleh temenin Danu ada dilamarnya"


"masih 1 kamar sama safy pade?"


"iya nanti kalau Danu sudah khitan pade akan merapikan kamar untuknya"


pergi kekamar Danu berlari akhirnya sampai langsung masuk,ternyata Danu sedang ganti baju mau pergi kedokter sebentar lagi.


"maaf-maaf boleh masuk kan?"masih diambang pintu belum masuk melamarnya

__ADS_1


"boleh masuk aja Arsy engga ikut?"


lalu masuk kedalam mbantu Danu bersiap mau pergi 10 menit lagi pergi kedokteran


"sa pas kau khitan sakit atau engga?dikasih hadiah atau engga sama dokternya?dan pisah kamar atau engga sama Arsy?"


"tanyanya satu-satu bisa engga mas!engga sakit,iya pas aku khitan di kasih hadiah sama dokternya dan setelah khitan aku sama Arsy pisah kamar rasanya lebih leluas Asama kamar sendiri dari pada berbagi sama adikku"


"tapi kan Arsa kau kan lebih tua dari ku kenapa manggilnya mas?nama aja engga papa"


"engga mas itu sudah kewajiban ku kan ayah kita Kaka adik,kakanya ayah mas dan adiknya ayah ku sudahkah siapa-siapanya kita turun sekarang!sudah ditunggu"


"iya bentar lagi sedang menyiapkan mental"


engga lama akhirnya turun lalu duduk bersama yang lain, persiapan makanan juga sudah hampir selesai Sinta dan intan sedang menaruhnya di meja makan akhirnya selesai juga.


"makasih ta sudah mbantu masak tadi siap sekarang ta bentar lagi kita kerumah sakit"


"iya mba tadi Reno naruh koper ku dimana?mba pinjam baju dong to di aku engga sempat melihat dia memasukan koper di kamar yang mana?"


pergi ke kamarnya sedangkan asry dan safy sudah disitu sama mainannya yaitu berbie engga lama akhirnya keluar dan duduk bersama mereka


"sudah kan kita jalan sekarang sudah ditunggu dokternya"ucap ayah sambil berdiri merangkul Danu


mereka semua juga ikutan berdiri jalan keluar rumah


"pakai mobil ku aja muat koh masuk kursi belakang sudah ku pasang tadi"


lalu satu persatu merek asudaj masuk bunda intan dan ayah Luki duduk didepan yang lain duduk di tengah dan di belakang


mobil pun melaju kerumah sakit engga lama akhirnya sampai,disambut Sam dokter Adit temannya ayah Luki sebelum masuk Danu diberikan hadiah berupa coklat Queen.


setelah di berikan coklat Queen Danu diajak keruangannya ditemenin ayah, dibaringkan lalu dokter Adit sedang mempersiapkan peralatan yang di beri alkohol.


"Danu bisa sambil makan coklatnya boleh dimakan om sudah mempersiapkan hadiahnya juga"

__ADS_1


proses khitan sedang dilaksanakan engga lama akhirnya selesai karena Adit sengaja engga memberitau pada Danu kalau khitannya sudah selesai


"Danu bisa berdiri dan mengambil hadiahnya di luar atau om akan anterkan kerumah?"


"memang sudah selesai om khitannya"


"sudah ka mau pulang atau nemenin om Adit disini?"


"pulang yah mau nikmati makanan kesukaan Kaka dan menerima hadiah dari kalain,om hadiah ku sepeda kan?atau yang lainnya?"


"iya sepeda memangnya kenapa?kan bisa sepedaan sama teman dan saudara laki-laki mu"


"betul sih makasih om Adit sepedanya dianter aja bisa kan?"


"sangat bisa nanti akan om anter sekarang om aa pasien lain permisi Ki"


dokter Adit pergi menemui pasiennya sedangkan mereka pergi menemui yang lain di depan ruangan dokter Adit


lalu Danu dan ayah Luki keluar,Danu duduk dikursi sedangkan ayah Luki pergi menebus obat di apotik.Engga lama akhirnya sudah kembali kedana mereka berjalan kearah mobil masuk lalu mobil pun jalan kembali merumah.


yang lain turun duluan sedangkan ayah Luki sedang memalkirkan mobil tiba-tiba sepeda sudah dianterkan kesana


"permisi ini benar rumahnya pak Luki?saya diminta dokter Adit mengantarkan sepeda kesini kalau gitu saya permisi"


"betul makasih mas bilangkan ke dokter Adit"


ayah Luki berjalan kedalam sambil membawa paper bag berisi obatnya Danu dan duduk bersama yang lain


"ini obatnya diminum nanti cepat sembuh kalian nginep disini besok kan libur sekolah"


"benar yah kasihan kan kalau anak-anak baru ketemu langsung terbisah lagi"


"gimana Riz boleh kan?lusa pulang nemenin Danu pasti butuh Arsa disampingnya nanya-nanya setelah khitan"


"boleh kan bi ummi boleh kan?"

__ADS_1


"tentu kalian makan dulu pasti laper kan ummi sudah memasak makan untuk kalian "


__ADS_2