
"engga papa terlanjur sudah di pesan jadi makanlah mubasir kalau engga di makan"jawab Danu dengan nada lembut supaya mau menerima mie ayamnya
engga lama akhirnya sudah jadi dan sudah ada di hadapan mereka lalu safy engga sengaja memasukan sambal 2 sedok engga penuh dan sudah di makan sedikit terasa Padas
"makan yang ini aja belum Kaka taruh sambel punya mi buat Kaka aja"menukar mangkok milik safy dengan mangkok miliknya lalu mengambil kecap supaya mengurangi sedikit rasa pedasnya
"makasih ka pedas engga kalau pedas pesan lagi aja"
"engga makanlah punya mu nanti temannya sudah habis punya mu belum"
mereka sedang memakan mie ayam Galang baru datang melihat Arsy,Arsa,gandis,Danu dan safy sedang makan disitu nyamperin mereka
"mang mie ayam biasa 1 makan sini juga"
"siap bentar duduk dulu sebentar"
duduk di samping Danu lalu engga lama akhirnya mie ayam sudah di hadapannya mengambil saos dan kecap di tuang kemangkoknya setelah itu memakannya
"ka mau Klanting boleh?"tanya Arsy pada kakanya sambil menengok kearahnya
"boleh ambil lah nanti di bayar sekalian kau juga mau ambil lah mba"
"engga makasih sa sudah kenyang"
"mang jadi berapa di tambah Klanting 5 tadi sudah ngambil 1 Klanting yang 4 belum"tanya Arsa pada mamang-mamang penjual mie ayam
Danu memberikan uang yang tadi di berikan ayah Luki dan mengambil Klanting 4 yang belum di ambilnya lalu membagika ke yang belum kebagian
"55 ribu de kalantingnya 1 seribuan"
Arsa mengambil uang dari dalam sakunya lalu membayarkan semuanya Galang juga sedah selesai menghabiskan dan membayarnya
"kalian mau pulang juga kah?Arsa aku boleh main keruamh mu?"tanya supaya engga menyaki perasaannya
"boleh tapi aku habis ini mau kerumah mbah uti kalau mau ikut ayo"
jalan kembali ke rumah masing-masing lalu Arsa,Arsy dan Galang sedang bersiap-siap kerumah Mbah uti engga lama akhirnya sampai di rumahnya masuk kedalam.
mencari ummi tapi engga ketemu-temu ternyata ada dikamarnya Danis mengetok pintu kamarnya lalu ummi jalan kearah pintu lalu membuka langsung menutup kembali pintu kamarnya
"sudah pulang ngapain kesini mau main bersama Danis kah?"
mereka mencium tangan ummi lalu menanyakan kabar Danis sekarang
"mi Arsy boleh bermain bersamanya?sudah sembuhkan?"
"sudah masuk lah mungkin sedang tebahan" ucap ummi sambil membukakan pintu kamarnya lalu menutup kembali pintu kamar
__ADS_1
"mi ini teman kelas Kaka,disini ada leptop atau engga mi?"
"ada Danis membawa kesini bentar ummi ambilkan"
masuk kedalam jalan kearah Danis meminta izin minjam leptopnya lalu di izinkan membawa leptopnya keluar kamar memberik leptop Danis padanya setelah itu masuk kedalam kamar lagi
"sa mau tanya boleh?Danis siapamu kenapa kamar itu seperti jarang terbuak,memang kalau di mana-mana kalau ada saudara yang masuk pasti pintunya engga di tutup"tanya Galang berhati-hati supaya engga menyakiti perasaan sahabatnya
sambil jalan kekolam renang Disana suasananya sangat mendukung buat mengerjakan atau pun bersantai di tempat itu
"dia anak dari adik ummi ku karena keluarga besar ummi memakai nikhob jadi kalau bukan makhromnya jarang masuk kekamar pribadinya"jawab Arsa santai sambil melihat loptop dan mempajari materi buat besok
"gitu kah makanya kau engga masuk kedalam kan?"
"engga juga kalau ada Arsy dan yang lain pasti akan masuk ke kamarnya atau main bersama dia sedang engga enak badan sekarang Alhamdulillah sudah sembuh"
"Alhamdulillah senang kalau punya adik dan saudara perempuan"timpal Galang
Danis sudah sembuh jadi keluar kamar lsudah memakai nikhobnya lalu membawa makanan untuk mereka jalan ke dekat kolam menaruhnya di meja
"makan lah bude yang buat makan itu mas fotonya kirim kenomer mu aja nanti kau yang mengirimkan kedia sudah ku kirim tadi"ucap Danis masih ada disitu
"iya makasih nis maaf belum sempat mbuka hp Arsy mana engga kelihatan?"
"dikamar ku sedang main hp ku bentar lagi juga kesini mungkin"ucap Danis ragu karena belum tau kalau Arsy sudah megang hp agak susah mbatasi pemakaian hpnya
"maaf ka engga sengaja"sesal Arsy pada Danis lalu memeluknya supaya di maafkan
"iya engga papa lain kali engga boleh kalau jatuh gimana masuk aja"pinya Danisasuk kedalam rumah
sedangkan Galang sedang sibuk bermain mobil balap di hp nya sambil menunggu Arsa selesai membaca semua materi yang di kirim tadi melalu email engga lama akhirnya selesai membaca
"maaf menunggu lama makanlah hidangannya kasihankan kalau engga dimaka"
"sanai kau pasti sibuk kan apa lagi olimpiade sedang berlangsung kan? semangat untuk kalian yang ikut,kau kenal gandis teman sekelas kita?"tanya Galang berhati-hati supaya tidak menyakit tentang pertanyaannya
"kenal tapi engga banget kalau soal itu tanya ke mas Danu mungkin agak agrab dengannya kan ayah mereka berteman dan berbisnis"
"sedikit aja tentang gandis kau kan kenal selalu bersama mu dan adnu kan?"mendesak Arsa membocorkan sedikit rahasia gandis
"dia baik,ramah senang kalau ada teman seusianya bahkan ker sama Arsy dan mba safy tanya aja sama mereka lebih dekat dengan gandis"
"beneran ker sama mereka?Arsy safy pernah main kerumahnya?"
"sangat pernah sudah kah bertanya tentang gandis?mau masuk atau disini saja" membawa leptop yang tadi di pinjamnya
"bawa lah makannya kedalam makasih lang"
__ADS_1
langsung masuk kedalam
sedangkan Galang mbawa makanan kedalam lalu duduk bersama yang lain di sofa ruang tengah sambil berbincang-bincang
"nis kalu pulang kapan?nanti biar pade aja yang nganter mu kerumah,bude engga mau kalau kau kenapa-napa mau kan mengabulkan permintaan bude mu ini"
"engga tau bude soalnya aku masih mau disini 2-3 lagi mungkin kalau engga merepotkan kalian,urusan ku di sini masih ada dan besok mau menemui om Adit sudah ada janji dengannya belum sempat menemui om Adit karena masih sibuk dengan urusan bisnisnya"
"om Adit?ayahnya gadis nanti aku akan temenin ka mau kan?"tanya Arsy pada Danis dengan sopan
"kalian tau om Adit?boleh kalau engga merepotkan tapi kan kalain kan harus berangkat sekolah kan?"
"besok kalau engga salah om Adit ada proyek bersama ayah ku,om Adit dan ayahnya Danu sedang membangun taman bermain umum belum selesai ada di dekat sekolah yang kita juga ada disana?engga jauh dari situ"
"kau pernah beli atau sekedar lewat dekat perumahan ini lurus engga jauh dari situ ada yang jualan mie ayam lurus lagi di situ proyeknya keliatan dekat tempat situ"ucap Galang yang terpotong belum selesai menjelaskannya tadi
"tau aku juga pernah beli di situ kalau mau beli mie ayam,mba Arsy mau mie ayam aku yang bayarin atau beli nasi goreng nanti?"
"nasi goreng aja beneran kan beli kalau engga jadi aku akan tunggu disini engga mau pulang"rengek Arsy engga mau pulang sebelum di belikan nasi goreng
"iya nanti sekarang penjualnya belum ada oh iya leptopnya sudah kan mas sa?mau ku pakai soalnya"
"maaf-maaf sampai lupa nih makasih nis"memberikan leptop nya pada Danis lalu dnis menerima leptopnya
"sama-sama ada Emil masuk atau engga mas tadi dileptop?"
"engga ada kenapa nis?"
"engga jadi kalau gitu alu kekamar dulu mba Arsy mau ikut"menawarkan pada Arsy mau ikut bersamanya atau engga
"tentu ayo"
Arsa mengambil ponselnya mengirimkan foto-fotonya bersama Danu selesai membirkan Arsa kembali menaruh hp nya di meja
sedangkan Galang berpamitan pada semuanya lalu jalan kembali kerumahnya enga lama akhirnya sampai di rumah Galang
Danis dan Arsy sedang sibuk dengan kegiatan masing-masing,Danis sedang sibuk menatap leptopnya sedangkan Arsy sedang bermain ponselnya Denis yang tadi di pinjemin.
Arsa jalan kekamar danis melihat keadaan adiknya mengetok pintu kamarnya lalu Arsy membukakan pintunya mempersilahkan Arsa masuk
"Nis kau masih sibuk kah?sedang membut apa?"
duduk di tempat tidurnya Danis bersama Arsy Arsa merasa janggung kalau di kamar cewek bukan makhromnya
"iya kenapa mas aku sedang membuat disain untuk om Adit yang memintanya ke aku kesini jadi ½ bulan,lalu setelah selesai aku akan pulang kerumah 5 hari lagi aku disini 2-3 hari menyelesaikan tugas ku"
"jadi engga pulang kan masih ada 5 hari lagi dong ka?"tanga memastikan pada danis
__ADS_1
"tentu mau"