
"mi dia kan pernah kerumah kita kan?shela kalau engga salah namanya? mukanya engga asih deh aku juga pernah mempunyai teman sama persis dengan nama dan juga mukanya"mengingat pernah bertemu dengannya dimana
"iya kita pernah bertemu beberapa hari yang lalu dan beberapa tahun lalu yang,makasih masih mengingat ku yang dulu pernah di selamatkan waktu hanyut"
"beneran nak pantas saja dulu ummi heran dengan pakaiannya basah lalu Fatah engga mau menjawab pertanyaan umminya"
"ummi!!kenapa di bahas lagi katanya pulang ayo makasih Shela kau menjadi dokter di sini juga"ucap Fatah mengalihkan pembicaraan mereka semua yang ada di situ
"iya ka ayo makasih shela maaf ummi duluan ayo de pulang abi sudah menunggu kita"
"assalamualaikum"ucap bersamaan ummi,Fatah dan Shila
...----------------...
sedang berlatih persiapan perpisahan sedangkan gandis dan sahabatnya sedang menyiapkan keperluan buat 2 hari sebelum perpisahan bersama ustadz Musa selaku fasilitator di pesantren
"sudah semuanya kan tadz? boleh pulang kerumah mau bertemu ummi Abi"
"silahkan kalau mau pulang sudah malam juga yang lain pun bisa kembali ke asrama sekarang!mari saya antar istirahat yang cukup jangan sampai pas tampil mengecewakan"
menganter mereka kembali keasrama setelah itu kembali ke kamar
jam menunjukkan pukul 01.30 kebetulan belum tidur sedang memainkan ponselnya
Fatah juga masih online WhatsApp kebetulan mereka sama-sama online WhatsApp
//Fatah kau engga papa kan?kenapa harus di rawat sebentar doang!//
//Alhamdulillah dong kan tandanya aku sehat engga ada yang perlu di khawatirin,besok aku kesitu tapi siang kalau engga setelah sholat dhuhur//
//terserah mau kesini atau engga kau masih ada hutang penjelasan ke aku loh!!//mengingatkan kesahabatnya jangan sampai lupa setiap ada kejadian ia harus cerita
//iya sudah hampir jam 1 sudah dulu mau istirahat kau juga kan? semangat besty//
pesan pun sudah di kirim ke Musa setelah itu mereka sholat tahajud sebelum tidur
setelah sholat Musa mengambil ponselnya siapa tau ada yang penting membaca pesan yang di kirim Fatah tadi
"nye sudah lah biarin aja sebaiknya aku tidur sudah jam 1 lebih lagi"ucap Musa sambil memejamkan matanya
semuanya sedang tertidur pulas jam terus berjalan masih ada yang masih mengantuk
sekarang sudah azan subuh yang lain sudah ada di masjid Arsa jalan membangunkan ustadz Musa
langsung masuk ke kamarnya masih tertidur pulas sudah membangun tetap engga merespon
"tadz sudah subuh ayo bangun"ucap Arsa membisikan ketelitiannya
"iya duluan aja aku sholat di kamar makasih"
"ya sudah tadz assalamualaikum"
"wangalaikumusalam"jawab ustadz Musa masih memejamkan matanya
setelah Arsa pergi ke masjid Musa Bagun dari tidurnya mengambil air wudhu melaksanakan sholat subuh di kamarnya
lalu tidur lagi sebentar sebelum melanjutkan kegiatan yang lain karena masih mengantuk
karena mau sarapan pagi ustadz Musa di panggil salah satu santri setelah selesai membersihkan dirinya langsung kesana
membantu menyajikan makanan santri bersama ustadz sedangkan santriwati bersama ustazah
"maaf baru kesini berdoa dulu sebelum makan"pinta Musa ke santri dan santriwati
sesudah berdoa mereka memakan makanannya lalu setelah selesai memakan sarapan mereka melanjutkan aktivitas seperti biasa yang sering di lakukan
...----------------...
keluarga fatah sedang bersantai di ruang tengah sambil menikmati cemilan ringan
__ADS_1
Fatah baru saja keluar dari kamarnya duduk bersama ummi serta abinya
di susul Shila bermanja-manjaan depan Abi lalu minta di suapin cemilan yang ada di tangan sang Abi tersebut
"mau ikut atau engga kepesantren kalau mau ikut ayo,bi boleh kan aku pergi kepesertaan?"
"boleh tapi inggat harus jaga kesehatan dan adik mu nanti kalau kenapa-kenapa telepon ummi atau Abi"pesan dari Abi yang khawatir pada putranya yang baru sembuh dari sakit
"makasih bi kak inggat pesan dari Abi kalau gitu kita jalan sekarang aja assalamualaikum"
mencium tangan Abi umminya lalu pergi masuk kedalam mobil menuju ke pesantren
tin....tin......tin
klakson mobil dari Fatah yang sengaja di bunyikan lalu kyai pun langsung keluar
"itu siapa yang datang mi?ummi tau yang Kana datang kesini?"tanya Abi Yusuf pada sang istri saling pandang memandang
mereka keluar dari mobil jalan kearah pak kyai dan Bu nyai mencium tangannya
"maaf mengganggu kalian itu ulah Shila bi" ucap Fatah membela diri karena itu salahnya bukan salah Shila
"bukan shial tapi Kaka yang sengaja om" timpal Shila mencari keberadaan gandis
"om ka danis ada dimana?engga kelihatan dari tadi"tanya Shila sudah kangen sama mereka dan sahabatnya
"silahkan masuk mereka ada di dalam ayo katanya mau bertemu dengan danis"
masuk kedalam duduk di ruang tengah lalu Danis sedang membuat cake banana
"Danis ada tamu tolong buatkan cemilan buat mereka"ucap ummi sambil teriak supaya anaknya mendengar ucapannya
"iya mi bentar lagi juga selesai siapa yang datang?"tanya Danis sambil melihat kearah oven yang hampir selesai membuat cakenya
"boleh kesana kan ka?plis ka boleh kan?"
lari kearah Danis memeluknya sambil mencium aroma harum dari cake banana yang tadi di buatnya
"masyaallah harum sekali cakenya kaka suka membuat cake kah?"
"kau yang mengaku-ngaku sebagai kekasihnya ustadz Fatah kan? namanya siapa Kaka lupa dengan nama mu"
"Shila ka maaf kalau bercandanya sangat menyakiti hati kalian"sesal Shila sudah ngerjain sampai masih di ingat sama mereka
"sudah-sudah ayo kesana cakenya sudah jadi"ucap Dira baru selesai memotong cake
jalan kearah mereka sambil membawa cake di letakan di meja setelah itu duduk di sofa
"silahkan di makan kami yang membuatnya"
"iya makasih sudah repot-repot membuatkan cake Arsa Danu mana engga kelihatan?"tanya Fatah engga melihatnya dari tadi
"ada di asrama mungkin kenapa tadz mau aku panggilkan"tawaran dari Dira kepadanya
"engga usah makasih de kau sini aja Kaka mau ke asrama santri,sama mereka dulu nitip shila sebentar nanti kesini lagi"ucap Fatah sudah berdiri mau jalan ke luar
"di makan dulu cakenya nak Fatah"pinta Bu nyai kepadanya yangau pergi
"nanti aja mi aku kesana dulu nyamperin mereka assalamualaikum"
"wangalaikumuaalam"jawab semua orang yang ada di situ
pergi keasrama santri bertemu dengan musa sedang bersantai sendirian
"kenapa ngelamun sendirian?mau aku temenin dikira kenapa-napa lagi"ucap Fatah dari arah belakang Musa berada
"kau nyari siapa?Arsa Danu engga ada di asrama sedang pergi sebentar nanti juga kembali"ucap Musa membalikan badannya kearah Fatah melihat mereka datang
"darimana?ayo kita berangkat sekarang itu di tangan kalian ada apa?"
__ADS_1
"pokariswhat ustadz mau kebetulan beli 4 tadi"memberikan minuman keustdznya
"makasih kalian menampilkan apa nantinya?" tanya ustadz Fatah kemereka berdua
"dobeldet tadz,ustadz mau ikutan sangat boleh kan Arsa?"melihat kearah Arsa yang sedang minum yang barusan di belinya
"tentu kan ustadz jarang-jarang mau menari di depan orang lain,ayolah kali ini aja mau kan tadz Fatah"bujuk Arsa kepadanya supaya mau
"maaf engga bisa lain kali aja ada urusan kampus yang belum selesai maafin ustadz Fatah sama ka Musa aja dia lebih handal kalau menari"ucap Fatah menyakinkan mereka berdua supaya engga ikut menari
...----------------...
mereka sudah berkumpul di tempat makan Bu Warsi sedang membuat makanan untuk bakti sosial
ada yang membantu memasak,memitok sayuran dan juga mepecking makanya
"Fatah belum kesini?katanya sedang menjemput Arsa dan Danu"timpal Bagas
"coba di kabari siapa tau masih lama di sana"ucap Dimas mengambil ponselnya
trut.......trut.........trut
ponselnya berdering mengambil dari saku bajunya mengangkat telepon dari sahabatnya
"iya kenapa?aku sedang di pesantren"
//kapan kesini?yang lain sudah kumpul tinggal kau aja loh//ucap Dimas menekan kata-katanya saat bicara dengan sahabatnya
"iya bentar lagi kesitu tunggu sabar sedikit sudah engga ada kan"
Tut...........Tut...........
mematikan sebelah pihak menyimpan ponselnya di saku kembali
"kakain jadi ikut atau engga?kita sudah di tunggu yang lain"ucap Fatah kepada mereka
"jadi tadz ayo duluan ustadz Musa jangan sendirian assalamualaikum"
"wangalaikumusakam hati-hati di jalan"
jalan kerumah pak kyai langsung masuk kedalam duduk mengambil cemilan yang tadi di hidangkan kepadanya
"de ayo mau di sini saja atau ikut?kalau disini aja nanti kalau sudah selesai acaranya Kaka kesuni lagi menjemput mu"
"ikut dong ka Danis sampai nanti lagi"
"bentar deh kayanya kita seumur kau kelas berapa dan umur mu berapa?"tanya Danis
"13 tahun ka kenapa?kelas 3 sekarang kalau Kaka?"tanya balik kedanis
"11 tahun kelas 2 SMP melompat kelas jadi cepat deh"ucap Danis menjawab pertanyaan Shila dengan senang hati
"kalau gitu kebalik dong yang seharusnya panggil Kaka itu aku bukan kamu"timpal Danis pada Shila lebih muda darinya
"benar juga panggil nama aja biar lebih agrab dengan kalain,kalau temannya Danis seumur dengan mu atau gimana?"
"sama seperti kau Shila kelas 3 sekarang" ucap Dira melirik kearah Arsa lalu mengalihkan pandangannya
"sudah kan!ayo kita sudah di tunggu cepat!! pamit pergi dulu bi assalamualaikum" mencium tangan pak kyai dan Bu nyai lalu masuk kedalam mobil
selama perjalanan ada yang tidur agak jauh dari pesantren engga lama akhirnya sampai
di tempat makan Bu Warsi semuanya sudah selesai tinggal di bawa dan di bagikan
"tumben datangnya lama biasanya selalu di awal"ledek Dimas pada Fatah yang baru datang bersama Arsa dan Danu
"iya nih maaf lama menunggu kan ayo sudah hampir dhuhur dan waktu makan siang"
"pas dong banyak orang yang kelaparan kita pun"timpal Bagas perutnya sudah keroncongan sudah kelaperan
__ADS_1