
setelah selesai sholat Maghrib berjamaah semua santri bebas bisa melakukan apapun dalam hal yang positif,karena setiap 1 Minggu sekali santri dan santriwati sangat menikmati hari itu Danu,Arsa,Arsy,safy,danis dan kawan-kawan sedang berkumpul di halaman mau jalan-jalan.
kebetulan ada ustadz Fatah sedang mengawasi semua santri dan santriwati melewati mereka yang sedang berkumpul disana
"assalamualaikum mau kemana? rame-rame gini"
"wangalaikumusalam ustadz"
"kita mau keluar jalan-jalan sebentar sudah izin Abi tadi boleh kan?plis ayo lah ustad"
"boleh cepat kembali kalau engga ustadz hukum kalian semua kecuali Arsy dan safy"
"ustadz bercanda kan?memang mereka bukan santriwati makanya engga di hukumkan"
"permisi ustadz kita duluan oh iya mau nitip apa nanti sekalian di belikan"tanya Dira pada ustadz Fatah tersenyum di balik nokhobnya
"samain aja sama kalian nanti uangnya ustadz ganti"
"assalamualaikum"
"wamgalaikumusalam cepat pulang"pesan dari ustadz Fatah
jalan keluar pesantren kebetulan mereka bertemu dengan mobil Arsa lalu turun bersama Arsy mereka mencari jajan yang mau di beli sedangkan Dira sedang membeli cilok untuk dirinya dan ustad Fatah
lama kelamaan mereka sudah membeli yang tadi di tuju setelah itu kembali kepesertaan langsung masuk jalan kehalalan bertemu dengan ustadz Musa sedang menangani santri ya g bermasalah
"assalamualaikum ustadz, ustadz melihat ustadz Fatah dimana?"tanya kepadanya
"wangalaikimisalam ada di asrama santri kenapa Ra?mau bicara padanya bentar aku chat dulu,dan kau jangan berusaha kabur dari hukuman"
mengambil hp di saku celana mengetik chat padanya
//dicariin Dira dihalaman cepat aku ada urusan//terkirim
"sudah ayo ikut ustadz menjalankan hukummu sekarang!!"
kring hp ustadz Fatah berbunyi lalu membuka hp siapa yang mengirimkan chat padanya membaca pesan darinya lalu keluar jalan kehalaman pesantren
menemui Dira serta kawan-kawan sambil menikmati makanan yang tadi di beli,melihat langit sangat cerah dihiasi bintang-bintang kecil serta bulan juga.
"assalamualaikum tadi ada yang nyariin ustadz?"sambil tersenyum pada Dira
"wangalaikumusalam silahkan ustadz" menawarkan ustadz Fatah untuk bergabung dengannya
"makasih ada apa nis?nyariin ustadz kah?"
"engga buka aku tapi Dira,Ra tuh ustadz sudah datang woy jangan ngalamun"tegur Danis padanya
karena Dira sedang melihat bintang sambil Mamun mengingat ayahnya sudah tidak ada makanya melamun teringat padanya
"iya kenapa nis? maaf tadi teringat sama ayah"sambil berkaca-kaca air mata pun berjatuhanan
"tadi nyariin ustadz sakarang malah lupa" tegur Danis semelik sahabatnya
"oh iya maaf ini ciliknya ustadz aku tadi beli ini doang"memberikan plastik ada cilok ke ustadz Fatah
menerima jajannya mengambil uang dari saku bajunya memberikan pada Dira
"engga usah aku ikhlas buat ustadz aja, hitung-hitungan untuk semua yang sudah di ajarkan pada ku selama ini"
"beneran?engga mau saya juga ikhlas buat mua ja atau aku akan masukan ke kotak masjid aja gimana?"saran darinya sambil tersenyum tipis melihat kearah Dira juga
astaghfirullah maafkan hamba mu ini sudah melihat bukan makhromku....batin ustadz Fatah sambil mengalihkan pandangan kearah lain
"iya masukkan kesitu saja,nis nanti malam kau tidur dirumah atau diasrama?"
"makasih ciloknya assalamualaikum"
"wangalaikumusalam"
pergi meninggalkan mereka,bertemu dengan ustadz Musa baru selesai mengurus santri yang bermasalah jalan menghampirinya.
"assalamualaikum sudah bertemu dengan Dira?"
"wangalaikumusalam sudah kenaoa tanya gitu pada ku?ada yang aneh kah dari ku?"
__ADS_1
"iya banyak ayo kekamar aja nanti aku minta penjelasan banyak yang akan ku tanyakan"
"baik lah ayo"
jalan keasrama santri masuk kekamar disana mereka mulai bercerita
Arsy dan safy saling lempar gurauan karena tadi Dira menangis terus menerus akhirnya pingsan sedangkan Arsa dan Danu engga bisa menggotong ke UKS tanpa tandu
"mas kau panggil ustadz atau ngambil tandu?"
"ngambil tandu aja males kesana lari-lari kau aja sa"
"oke ayo"
mereka jalan bersama lalu terpisah Arsa manggil ustadz Musa sedangkan Danu ngambil tandu
jalan kekamar ustadz Musa dan ustadz Fatah mengetok pintu kamar engga lama akhirnya di bukakan pintu kamar
"maaf tad Dira pingsan aku dan Danu engga kuat menggotong nya salah satu dari kalian bisa kan?"
"bisa Fatah aja aku sibuk"tolak ustadz Musa menepuk pundaknya
"iya aku aja ayo"
"yang paling semangat kalau dir......a ada masalah"
"awas kalau ku kembali ayo sa"
jalan ketempat tadi Danu sudah ada di sana duluan tadi sebelum Arsa dan ustadz Fatah datang akhirnya datang juga!!
"maaf lama kah?kenapa sampai pingsan cepat tolong bantu angkat Ketandan"
"tad engga ada kain buat menutupi bagian bawah"
"ada ini nu tadi aku sempat Makai jaket karena agak dingin tadi"melepas jaket dari badannya meletakkan ke badan Dira
"engga papa ini di pinjamin?nanti kau kedinginan tra"
"engga nis biarkan aja cepat bawa keuks kasihan kalau engga mendapatkan penolongan pertama"
"mas bajunya sudah ada yang sedang di cetak?besok aja kita akan selesaikan semuanya"
"memang gitu ustadz engga ada kegiatan lain? ustadz Fatah suka kan sama Dira?"
"engga kata siapa sok tau deh"memalingkan wajahnya kearah lain karena takut Arsa tau soal perasaannya
"boleh kan om Arsy tau kalau om suka sama ka Dira keliatan dari ekspresi wajah om"
"Ade engga boleh gitu minta maaf!!"tegur Arsa pada adiknya
"maaf om memang benar kan?!engga salah kan ucapan aku tadi"
"sudah Sanah siap-siap sholat isya bentar lagi loh,Arsy safy ayo ke masjid"ajak ustadz Fatah
"iya om ambil mukena dulu kan ada di rumah om Yusuf ayo sy"
"ayo duluan om nanti aku sampaikan ke KA dira kalau ketemu"lagi duluan kerumah kyai Yusuf
sedangkan ustadz Fatah jalan duluan memasjid yang lain nyusul keasjid,bertemu dengan usatdz Musa baru saja sampai di masjid ngambil air wudhu setelah itu langsung masuk kedalam.
karena sudah azan jadi mereka sedang menunggu yang lain datang engga lama akhirnya sudah datang langsung ikhomat pun,sholat pun di laksanakan akhirnya selesai juga berzikir dan berdoa lalu semua santri dan santriwati ke dapur makanalam bersama.
"Arsa Danu di panggil kyai kerumahnya sekarang"ucap salah satu santri kepadanya
"makasih ayo sa cepat pasti mereka akan pulang sekarang"
jalan ke rumah kyai langsung masuk kedalam
"assalamualaikum bun yah mau pulang?"
"wangalaikumisalam iya ka kita amu pulang takut kemaleman ingat yang kau janjikan"
"siap bun hati-hati"
"ka inggat juga kau kesini mauencari ilmu bukan masalah"
__ADS_1
"siap mi Kaka inggat selalu"
"yuf kita pulang jaganin anak ku awas kalau lecet"
"iya mba aku akan jagain Arsa dan Danu sama seperti anak ku sendiri"
"assalamualaikum"
"wangalaikumusalam"
jalan keluar rumah masuk mobil Arsy safy juga ikut pulang mobil pun sudah pergi kembali ke rumah masing-masing akhirnya sampai
hari mulai malam semua santri santriwati juga sudah terlelap dalam mimpi ustadz Fatah dan ustadz Musa sedang patroli malam kalau ustazah takut kenapa-kenapa,engga lama mereka juga sudah tidur di kamarnya jam terus berputar.
sudah sepertiga malam seperti biasa ustad Musa dan ustadz Fatah jalan kemasjid begitu pun dengan Arsa,Danu,Danis dan citra jalan kemasjid
mereka sedang mengambil air wudhu setelah itu menata shof sholat tiba-tiba Dira datang sudah menggunakan mukenanya
"tunggu aku"teriak Dira dari jauh
"iya cepat sedikit"jawab Fatah yang jadi imam sholat tahajud
menata keshof Fatah pun sudah takbiran ratulikhrom lama kelamaan sholat subuh sudah selesai berzikir dan berdoa lalu keluar semuanya dari masjid
"sudah sembuh kalau masih sakit di UKS aja"ucap Fatah
"astaghfirullah ustadz!!ngagetin aja,sudah koh dari pada disana suka sama Danis dong"
"gimana Ra naikkan kan?kemarin di cariin tau dan ada yang khawatir sama mu"
"siapa dan dimana orangnua?!nis kasih tau dong jadi penasaran aja"
"tuh yang tadi nanyain keadaan mu tadi"ucap mudah padanya sambil menunjukan pakai lirikan matanya
Fatah menginjak kaki Musa agak keras lalu mengalihkan kakainya agar tidak mengulangi lagi
"engga usah di dengerin uncaoan mereka kalian bisa melanjutkan tidur lagi mumpung masih ada waktu sebelum subuh"
"nu sa jadi kan entar?sekarang aja kerumah Abi"
"oke duluan sebenarnya ayo sa"
jalan kerumah Abi langsung masuk Ummu Lala sedang berberes rumah
"assalamualaikum mi"
"wangakaimusalam nyari Abi kah belum bangun"
"engga kita mau melanjutkan baju pesenan om Adit mi"
"sanah nanti kalian makan di sini aja ummi masak banyak"
"tapi tan kita makan sama yang lain aja"
"ummi yang maksa mau kan!!"
"baik lah engga papa sa kasihan kalau menolak rezeki"
"oke tan kita kesana,mas contoh bajunya sudah ada kan?"
"sudah ayo lesana duluan mi"
masuk keruangan tempat buat bikin 'sablon baju'
Arsa Danu sedang sablon baju sedangkan Danis kekamar Abi Yusuf langsung masuk
mengganggu tidur Abi karena terusih oleh Danis akhirnya terbangun dari tidurnya
"danis ngapai kesini masih pagi sekali belum subuh loh"
"iya tau aku kesini sana Arsa dan Danu tadi sudah sholat tahajud langsung kesini bi,bi mau cerita boleh?"
"cerita saja Abi dengerin tapi jangan drama loh engga boleh seperti Arsy"
"iya tau kan aku sudah remaja mana mungkin seperti Arsy yang anak-anak, ustadz Fatah sedang mencintai Dira bi"
__ADS_1
CERITANYA MASIH BERLANJUT➡️