Kapan Dia Datang

Kapan Dia Datang
5.7


__ADS_3

lalu Dita bergeser kearah lain membelakangi Fatah serta Shila yang baru saja datang


"M-maaf ra engga sengaja"ucap Fatah terbantah-bantah jalan mundur dari tenda itu


"iya tadz engga papa masuk saja,tenang aku engga akan marah"ucap Dira sudah menunggu nikhobnya masih mendengarkan musik favoritnya


"kau saja yang masuk de kaka ketenda sanah" timpal Fatah sangat gerogi dan bimbing antara pergi atau pun masuk kedalam tenda mereka berdua


Dira mengintip sedikit lalu melihat ustadz Fatah masih di situ sambil ngelamun baru menyadari kalau sedang di liatin Dira


"astaghfirullah halazim ngagetin aja"ucap Fatah mengelus dadanya saling kagetnya


"maaf tadz engga sengaja bukannya mau ngagetin cuma mau bilang kalau mau masuk silahkan"ucap Dira masih di posisi yang sama


"tidak usah makasih"timpal Fatah hendak pergi melarikan dari Shila


sebelum pergi tangannya sudah di pegang Shila sangat erat,ka Fatah berusaha melepaskan tangannya yang di pegang Shila sudah terlepas sekarang malah bajunya yang sekarang di tarik-tarik olehnya


"de kaosnya jangan di tarik plis"ucap Fatah kepada adiknya sambil menahan dengan tangannya menutupi aurat bagian perut


putar balik kearah Shila akhirnya terjatuh bersamaan lalu Dira jalan kesana untuk membantu shila berdiri,karena ustadz Fatah jatuhnya di atas Shila kesempatan emas untuk ngerjain kalanya itu Dira langsung putar balik membelakangi mereka berdua.


"maaf tadz,Shila kau bisa bangun sendiri kan?"tanya Dira sangat ragi kepadanya


"aku yang seharusnya minta maaf kepada mu ra"timpal Fatah sudah berdiri membantu Shila berdiri juga setelah itu berdiri persis di samping Dira


"astaghfirullah halazim tadz!!"ucap Dira sangat kesal karena kaget ada disampingnya persis agak geser kearah Shila


"sudah seperti keluarga bahagia deh kapan nih undangannya datang ke rumah"ledek Musa tidak sengaja lewat kearah mereka


"secepatnya Ka tenang aja aku yang akan membuat mereka menikah"timpal Shila


"Shila!!kalau belum jodohnya engga akan bisa bersatu"tegur Dira pada Shila merasa senang walaupun cuma sedikit


......................


sudah 3 hari 3 malam di bukit itu tinggal 1 hari 1 malam lagi di sini waktu itu tidak akan di lupakan selamanya


biasanya Fatah engga pernah bernyanyinya sekarang mau menghibur semua orang dengan suara merdunya


tak lama kemudian akhirnya selesai bernyanyi lalu duduk lagi dengan yang lain


"baru pertama kali aku melihat mu bernyanyi sangat merdu,tinggal hari ini saja kita akan berpisah kapan kita seperti ini lagi"ucap Musa melihat kearah Fatah menunggu jawaban yang akan di ambil orangnya


"insyaallah kapan-kapan lagi atau perlu nanti setelah kita menikah gimana?"usul Fatah kepada teman-temannya


"setuju 4-5 tahun lagi gimana?setuju kalau setuju angkat tangan"ucap Fitri


'✋🏻✋🏻✋🏻✋🏻🤚🤚🤚🤚'semuanya setuju lalu melanjutkan beres-beres pakaian kedalam tas setelah selesai mereka membuat bakar-bakar


"de ambilkan bakso serta sosisnya yang sudah siap di makan"ucap Fatah kepada Shila


"iya sebentar terserah aku loh pakai sambel kan?banyak, sedang atau sedikit?"


"sedikit aja jangan kebanyakan awas aja kalau dikasih banyak"tegur Fatah kepada Shila

__ADS_1


sedang mengambilkan bakso bakar dan sosis bakar serta sambel goreng Shila pun sama di tambah sambel agak banyak akhirnya di tukar dengan piring ka fatah


"nih sesuai pesanannya cangan protes"ucap Shila memberikan piringnya


menerima piring yang di berikan kepadanya "salah sambelnya tidak sesuai nih kan mintanya sedikit"protes Fatah kepada adiknya


"nye kan Kaka yang minta loh segini kalau engga mau aku kembalikan"


"makasih,pasti di tukarkan piringnya?"ucap Fatah senyum tidak ikhlas kepada Shila


sedang memakan sosis bakar dan juga bakso bakar yang tadi padi sudah di beli di pasar dekat situ,engga lama akhirnya selesai tinggal membereskan tempat makan yang kotor lalu setelah selesai Dira pergi mencari udara segar.


engga sengaja Fatah bersama Musa melihat Dira sedang menyendiri sendirian lalu Shila nyamperin kearah Dira


"kenapa sendirian di situ Dira?engga ngajak ngajak aku kesini"ucap Shila kepadanya


"engga papa sedang nyari udara sejuk aja" timpal Dira tiba-tiba mukanya sudah basah karena air matanya menetes


"ada apa ra katakan keaku jangan di simpan sendirian"ucap Shila memeluk Dira dari samping memberikan bahunya untuk berdandan dan menangis di sana


mereka cuma lewat engga jadi nyamperin Dira dan juga Shila karena engga memungkin kan keadaan anggota mereka bersiap-siap untuk turun kebukit pulang sekarang juga karena masih siang jadi mudah untuk melewati jalannya


'BRUK' suara terdengar jelas ada yang jatuh Shila masih ada di belakang bersama kakaknya dan juga ka Musa,melihat kondisi Dira yang merintis kesakitan lalu di tolong memapah sedangkan tasnya di bawa Musa dan Fatah.


lama kelamaan akhirnya sampai di mobilnya langsung masuk kedalam mobil pun melaju kembali kerumah masih-masing,selama di perjalanan kebetulan Dira satu mobil bersama ustadz Fatah dan Shila serta ustadz Musa yang cewe-cewe sedang tidur sedangkan Musa dan Fatah bergantian menyetir mobil.


akhirnya sampai juga di rumah Abi Arifin turun langsung masuk kedalam duduk di sofa ruang tengah, ummi melihat Dira agak kesakitan bagian kakinya menghampiri membawakan obat herbal untuk luka kakinya.


"sini biar Tante bantu mana yang sakit"ucap ummi Lita pada Dira meletakkan obat herbal di atas meja lalu duduk


ummi memberikan kode pada Fatah,Fatah paham langsung pergi kedalam kamarnya bersama Musa sedangkan ummi Lita mengoleskan minyak ke kakinya Dira.


"tan sakit pelan-pelan aja hiks.....hkis"ucap Dira sebenarnya malu menangis tapi rasa sakitnya itu yang bikin Dira menangis


"engga papa kalau perlu kau menginap di sini besok pulang"ucap ummi Lita pada Shila


"aku pulang aja tan,tadi sudah kirim pesan ka Kaka bentar lagi juga kesini"


tak lama kemudian akhirnya datang membawa peralatan pertolongan pertama


"assalamualaikum ummi"ucap Shela


"wangalaokumusalam Shela tumben kesini engga ada yang sakit"


"aku kesini mau njembut Dira mi sebelum pulang mau mengobati lukanya,tadi kakinya susah di kasih obat atau belum?kalau boleh tau obatnya apa mi"tanya shela pada ummi


"minyak herbal kakinya tadi sempat di usap-usap aja engga di tekan koh takut makin salah pada luka kaki Dira"


"mi ada es batu? boleh minta untuk mengompres kakinya supaya engga bengkak"


engga lama Shila menaruh es batu di meja setelah itu Shela sedang mengompres kakinya Dira,Dira menggunakan lejing jadi masih aman Fatah keluar dari kamarnya mengambil air putih karena di dalam kamarnya habis.


engga sengaja melihat Dira yang sedang di obati oleh Shela setelah selesai di kompres kakinya tinggal compress atau lakukan balutan pada tekanan yang sakit


duduk sebentar di sana lalu Dira masih meluruskan kakinya supaya mengurangi rasa sakitnya setelah itu Shila memeluk sahabat yang sedang sakit

__ADS_1


"engga papa kaki kan cuma terkirir bentar lagi juga sembuh"ucap Dira dengan senyuman


"tapi kan nanti engga bisa main kesini lagi bersama ku"timpal Shila sangat kecewa


"bisa main kerumah kalau kau mau nemenin Dira boleh kan mi?oh iya gimana kondisi mu tah engga drop lagi kan jaga kesehatan itu penting engga usah bergadang tiap"


"iya aku inggat mi Abi dimana engga kelihatan dari tadi atau sedang tidur siang"


"mungkin saja kenapa nyariin Abi mu tumben sekali,bentar ummi siapin minum buat kalian sampai lupa"ucap ummi Lita pada mereka


"tidak tan kita pulang saja ayo ka tas ku ada disana"ucap Dira menunjukkan keberadaan tasnya tapi lupa naruh ponselnya


mencari kesana kemari engga ketemu juga atau jangan-jangan ketinggalan di sana?


"nyari ini kalau naruh jangan sembarang nih ambil ponsel mu tadi sebelum pulang Dimas yang menemukan di tempat kau sedang bersama Shila"ucap Fatah memberikan ponselnya kepada Dira setelah itu langsung masuk kedalam kamarnya


......................


libur sudah selesai sekarang hari Jum'at ada yang sudah ada di pesantren lebih awal Arsa Danu pun baru nyampai kesana,Shila jadi pindah ke pesantren itu sekarang sedang membereskan pakaiannya kedalam koper miliknya sedangkan Fatah juga sedang membereskan pakaiannya kedalam koper.


engga lama kemudian akhirnya sudah masuk kedalam mobil Abi Arifin ka Fatah cuma menitipkan koper ke dalam mobil dia membawa motor nya kesana selama perjalanan Fatah beberapa kali berhenti karena ada telepon yang masuk kedalam ponselnya setelah agak lama akhirnya sampai juga di pesantren


di sambut hangat oleh santri dan santriwati di sini begitu pun ustazah nada dan ustazah Jihan juga kesana menjemput Shila


mereka masuk kedalam rumah pak kyai sedang berbincang-bincang bersama


"bib nitip anak perempuan ku di sini dia pindahan dari sekolah lain ada masalah di sana cuma engga bisa di lanjutkan di sekolah itu,Shila sering mengalami pembulian di sekolah yang lama makanya di pindah kan kesini mohon bimbingannya bib"ucap Abi Arifin pada tempatnya


"tenang saja insyaallah di sini engga ada yang seperti itu kan ada Fatah iya kan kuliah mu engga terganggu kalau mengurus Shila?"


"engga bi ada teman-teman ku yang akan membantu menyelesaikan tugas yang engga ku kerjakan,1 tahun cuma seperti magang di pesantren berbeda-beda sekali datang ke SMK beberapa bulan engga menginap"


"Ka Abi ummi pulang nitip loh awas kalau kenapa-kenapa"ucap Abi Arifin pada Fatah


"iya bi tentang aja mereka juga akan membantu ku kan ustazah Jihan ustazah nada"timpal Fatah ragu-ragu


'iya om tante kita akan njagain Shila di sini juga mereka bersahabat dengan Danis anak pak kyai Yusuf"ucap nada dengan lembut


setelah berpamitan ummi Lita dan Abi Yusuf kembali ketumah,Shila juga sudah di anterkan kekamar tidur bersama Danis dan kawan kawan satu kamar 4 orang Fatah sengaja datang keasrama santriwati sendirian.


jalan kearah kamarnya Shila di sana masih ada ustazah jugan dan ustazah nada sedang berpamitan kepada Shila,Danis dan yang lain Kemabli keasarama nyamperin Shila takut sendirian engga berani akhirnya sampai di depan pintu kamarnya.


ternyata ada ustadz Fatah sedang bersama Shila semuanya juga sudah tau kalau ustadz Fatah mempunyai adik dan sekarang ada di pesantren sini


"maaf masuk kamarnya kalian juga kalau gitu Kaka mau mengurus yang lain sudah ada mereka juga kan"ucap Fatah hendak pergi


"ka tapi kalau aku engga punya kuota gimana?atau yang lain"


"minta salah satu dari mereka untuk mengabari ku nanti Kaka kesini oke ada lagi di lanjut nanti saja yah"ucap Fatah menenang kan Shila supaya engga merasa cemas


"engga papa ada kita ayo Shila kita kan pernah tidur bersama jangan takut kita ada buat mu iya kan ka"ucap Danis pada Shila


"biarkan ustadz Fatah pergi kita engga akan meninggalkan kau sendirian"


"nanti ajak Shila sholat berjamaah juga nanti aku kesini lagi assalamualaikum"

__ADS_1


__ADS_2