Kapan Dia Datang

Kapan Dia Datang
5.0


__ADS_3

makanan pun sudah di masukan kedalam mobil semuanya yang sudah di siapkan


"sudah semuanya?itu mobilnya mu dis?baru lagi atau yang dulu di ganti warna doang?"


"yang dulu,cuma ganti warna doang dulu hitam sekarang abu-abu ayo amsuk jalan sekarang aja"ucap Dimas sambil jalan masuk kemobilnya sudah menyalahkan mobil


sudah masuk kemobil sedang dalam perjalanan membagikan nasi kotak keorang orang yang membutuhkan


seperti orang menyapu halaman,orang minta minta, orang becak (andong) sampai habis tidak ada sisa sama sekali


sedang istirahat di masjid dekat situ sambil menikmati udara sepoi-sepoi


"Alhamdulillah berjalan dengan lancar sholat dulu sudah jam 1 siang nih"ucap Fatah mengingat kan kepada temannya


"iya tadz bentar lagi masih capek boleh kan?"


"boleh 10 aja cukum kan?de ambil wudhu kita sholat berjamaah aja gimana?"usul Fatah kepada temannya yang lain


"bentar aja masih butuh istirahat iya kan Bagas?"sambil menengok kearahnya


yang lain sedang berwudhu dan ke WC,engga lama mereka sudah siap melaksanakan sholat berjamaah


setelah itu berzikir dan berdoa lalu jalan kehalaman masjid menunggu yang lain


engga lama akhirnya sudah kumpul berdiskusi makan siang?!


"laper mau makan dimana?"tanya Shila pada kakanya sambil megang perutnya


"cari yang dekat sini aja gi mana?tadi ada tempat makan sebelum masjid ini"timpal Adel memberikan solusi kepada mereka


"oke kita kesana langsung naik mobil sekalian pulang"jalan duluan kerah mobil langsung masuk sudah menyalakan mobilnya


akhirnya sampai di rumah makan dekat situ sudah memesan makanan dan menunggu makanan datang


engga lama kemudian makan pun sudah datang yang sedang di tunggu-tunggu


"permisi ini pesanannya silahkan"ucap mba pelayan itu setelah selesai langsung kembali ke dapur kelanjutan pekerjaannya


sedang menikmati makan lalu mereka juga benter lagi makannya habis


"tadz uang kita kurang deh"ucap Danu pada ustadz Fatah melihat ke arahnya


"engga papa nanti aku yang mbayar makanan mu,sudah kan makannya?mana uang kalian aku aja yang mbayar"ucap Fatah menunggu uang untuk membayar makanan mereka masih-masing


engga lama akhirnya selesai makan dan sudah membayar makanya


masuk kemobil lalu kembali mengantar Danu dan Arsa kembali ke pesantren


di tengah perjalanan ada begal meminta barang-barang mereka lalau Fatah turun dari mobil menghajar mereka semua sendirian


brug....brug......brug.....brug


terdengar jelas suara perkelahian mereka tidak lama begalnya kalah dan melarikan diri


"engga papa ka?muka tampannya sudah hilang"ledek Shila pada sang kakanya baru selesai berkelahi dengan penjahatnya


"iya dong kita lanjutkan perjalan sekarang" ucap Fatah sambil megangi bagian perutnya


"tadz sakit kah kita kerumah sakit aja?"


"engga Arsa bentar lagi nyampe di obati di sana aja aku bisa menahan rasa sakit ini cuma sedikit doang"ucap Fatah menyakinkan mereka bertiga sambil menahan rasa sakit yang sama di perutnya


akhirnya sampai juga di pesantren langsung turun dari mobil jalan masuk kerumah


"assalamualaikum maaf baru nyampe sekarang"ucap Fatah engga enak pada kyai Yusuf pemilik pondok pesantren ini


"wangalaikumusalam muka mu kenapa?habis berantem sama siapa?"tanya kyai Yusuf melihat kondisinya sangat khawatir

__ADS_1


"engga papa bi,BI ummi Lala mana engga kelihatan langsung pulang aja ayo de"


mau jalan keluar rumah lalu di halangi pulang oleh kyai Yusuf engga boleh keluar dari rumahnya


"situ dulu bentar ambil p3k"jalan kelaci setelah menemukan lalu duduk di sofa


"ini nak Shila obati luka kakamu"memberikan kotak p3k ke Shila


menerima p3k lalu mengobati lukanya sambil sesekali niup lukanya mengoleskan salep menahan rasa sakitnya


"bi ada luka di bagian perut Kaka"ucap Shila pada kyai Yusuf


"sini obatnya biar Kaka aja"merebut obat di tangan adiknya lalu pergi ke WC dekat dapur


sedang mengobati lukanya sambil merintih kesakitan, tiba-tiba Dira datang mengambil air minum di kulkas mendengar suara orang yang sedang kesakitan


"ada orang di dalam?"tanya Dira pada orang yang sedang di dalam WC tersebut


"iya ada aw aduh awas aja kalau ketemu lagi,maaf bukan ke kamu tapi keorang itu"


"orang yang mana?engga ada orang selain aku di sini"menengok kanan kiri engga ada orang lain selain dirinya


"kau mau ke WC?bentar aduh ternyata keras juga banyak lagi"ucap Fatah sambil ngedumel sendiri engga jelas


setelah selesai mengobati lukanya lu keluar melihat Dira ada di situ juga


masih megangi perutnya sesekali merintih kesakitan lukanya sangat banyak di bagian perutnya yang masih sakit


"maaf Dira ucapan ku engga usah di masukan kalau mau marah,marah aja mungkin itu bisa membantu mengurangi kekecewaan mu ke aku a.......aw duh ayo dong perut tahan sakitnya"ucap Fatah ke oeruta supaya engga sakit lagi perutnya


Melik sekilas kearah ustadz Fatah lalu mengalihkan pandangan nya kearah lain"iya tadz maaf mukanya kenapa? astaghfirullah maaf tadz engga usah di jawab"jalan duluan


"berkelahi tadi di jalan!"jalan kearah yang lain lalu duduk bersama meletakan obat di meja


"sudah mendingan atau masih sakit?nak Fatah"tanya Ummu Lala kepadanya


"sudah mendingan de besok aja pulangnya kaka males pulang nanti di ceramaih panjang kali lebar sama ummi di rumah"


"sama aku aja Shila di sini Danu dan Arsa di asrama jarang kesini kan!"melihat kearahnya


"iya om boleh kan Shila tidur di sini"


"boleh dong Danis dan temanya juga tidur di sini selama persiapan kelulusan kelas 9 dan kelas 12"


...--------------...


"BI ini bulum ada kabar dari anak-anak loh engga biasanya sudah jam segini engga ngabarin kita"cemas memikirkan anaknya


"bentar lagi mungkin kan engga semudah yang di lihat mi"


"engga ada chat dari Kaka?"tanya ummi lagi-lagi menanyakan anaknya


"sholat dulu mi sudah azan ashar"


"iya bi ayo"jalan mengambil air wudhu


setelah selesai melaksanakan sholat Azhar berjamaah duduk di sofa tengah


trut......trut........trut


langsung mengangkat telepon dari Fatah yang dari tadi sudah di tunggu-tunggu


"assalamualaikum bi mi maaf membuat kalian khawatir"


//wangalaikumusalam lain kali engga boleh ka kakain di mana?pulang sekarang!//ucap ummi menekan kata-katanya


"maaf mi engga bisa pulang besok atau lusa aja ada acara di sini izinkan Shila juga mi"

__ADS_1


”mi izinkan saja kan anak mu juga jadi ustadz di sana dan lagi pula engga ada acara di rumah kasihan Shila sekali-kali mi,Abi izinkan ka jaga adik mu itu awasi dia jangan membuat yang aneh-aneh"


"siap bi makasih kalau ummi?gimana izinin kan?"


//baik lah ummi kalau dari kakain jaga diri kalian di sana karena ummi engga bisa mengawasi kalian,ada pak kyai di situ?//


"maaf ini ummi mau bicara dengan kalian"


menerima ponselnya lalu berbincang dengan orang tua Fatah


"iya kenapa Bu?tenang aja saya akan jagain putra putri kalian"


//kalau gitu kan saya tenang masih pak kyai assalamualaikum//menutup teleponnya


"wangalaikumusalam ini ponsel mu" memberikan ponselnya


"sudah mi tenang aja kan pak kyai yang bilang akan njagain putra putri kita jadi tenang aja"


"iya bi mau makan apa buat nanti?"


"apa saja yang ummi masakan untuk Abi,Abi pasti di makan"


...----------------...


sedang mengawasi santri-santrinya lalu jalan mengelilingi pesantren menikmati angin segar di sore hari


"kalau mau mandi pinjam baju ku?"ucap Musa menawarkan bajunya buat ganti


"iya dong ayo ke asrama lengket nih badan"


jalan kembali keasrama masuk mengambil baju lalu pergi kekamar mandi sama-sama mengantri dengan yang lain


akhirnya setelah mandi merasa Segaran sedikit jalan kekamar mereka bersama musa


"udah lama banget tau kau mandi kembang 7 rupa kan?"ledek Musa padanya


"engga lah masa iya mandi bunga 7 rupa mana ada yang jualan di sekitar sini"


"nih tugas mu buat besok"memberikan map berisi materi yang akan di sampaikan lusa


menerima membaca sekilas materinya lalu menaruh di meja langsung rebahan


"Alhamdulillah akhirnya bisa rebahan juga" ucap Fatah sambil memejamkan matanya


"cerita dong tentang yang kau pulang ke rumah mendadak itu"


"oh yang itu sekarang?, sebelumnya aku mau di jodohkan dengan salah satu temannya Abi ku dia sama-sama menolak perjodohan ini karena karir yang baru di mulai sama seperti ku"ucap fatah dengan kebenaran waktu itu


"sama siapa kauau di jodohkan? dokter, polwan atau yang lain?"


"sama teman ku dulu waktu SMK sekarang jadi dokter dia juga yang merawat ku pas pingsan, jangan di bahas lagi masalah itu oke aku engga mau mengungkit masalah itu lagi sekarang masih banyak yang harus di kejar di masa depan ku"


"benar kau mau apa sekarang? melanjutkan kuliah sambil kerja atau gimana"


"tetap sama seperti dulu tapi kalau sudah lulus S2 aku engga tau belum menemukan yang mau kejar saat ini"


"Fatah kau ingat engga kejadian apa membuat atau menyentuh perasaan mu saat itu juga"tanya Musa pemasaran pada sahabatnya itu yang sering aneh-aneh


"ada kenapa,bukan urusan mu juga kan?aku engga mau mbahas tentang cewe dan masa depan ku sekarang biarkan waktu yang menentukan jalan dan arahnya"


tiba-tiba salah satu santri datang memanggil nya untuk menemui pak kyai


lalu jalan kerumah pak kyai langsung masuk kedalam duduk di sofa


"ada apa bi?ada masalah kah"tanya fayah penasaran dengan mukanya Abi Yusuf


"tadi ada telpon dari rumah sakit kata suster ibu Warsi masuk rumah sakit sudah di temukan pingsan di kedainya"

__ADS_1


"makasih bi de mau ikut atau engga?Kaka mau kesana"


"engga ka,Kaka aja aku sama mereka di sini"


__ADS_2