Kapan Dia Datang

Kapan Dia Datang
3.7


__ADS_3

kyai Yusuf,ummi Lala dan ustadz Fatah jalan kearah mereka lalu kyai sudah datang jadi di ambil alih untuk membuka kegiatan gotong royong.


"assalamualaikum apa kabar kalian sehat kan engga usah berlama-lama takut kesiangan kita mulai saja dengan ini saya nyatakan bismilahirahmanirahim silahkan di mulai"


"wassalamu'alaikum Alhamdulillah sehat kyai"


jalan kearah danis dan Arsa kebetulan mereka searah atau berdekatan jadi bisa memberikan pesan untuk mereka


"nanti kerumah setelah selesai gotong royong"


"siap bi nanti aku kesan"


"om ada masalah dengan ku atau mas Danu?"


"engga ada datang aja nanti akan di bicarakan lanjutkan gotong royongnya mi jagain mereka Abi ada urusan sebentar di luar assalamualaikum"


"wangalaimusalam bi siap akan ummi jagain"


jalan masuk ke mobil lalu pergi karena ada urusan sebentar dengan orang,ummi Lala sedang mengawasi anak dan ponakan yang sedang goyang royong da yang membuat kan minum dan juga cemilan.


ustadz Fatah dan ustadz Musa sedang mengangkat karung plastik yang berisi sambah dedaunan yang sudah di kumpulkan tadi oleh santri dan santriwati lalu ustadzah Jihan selalu memandang kearah ustadz fatah karena ummi Lala melihatnya lalu menegur Jihan


"khem astaghfirullah Jihan!!"kerisik-khrisik di telinganya dengan


"maaf Ummu engga sengaja saya khilaf maaf kan hamba mu ini"


"Jihan kau tau kah kalau ngeliat bukan makhrom mu engga boleh?"


"maaf Ummu Jihan ngaku tadi engga sengaja dan kebelabasan ngeliatnya"


"ngeliatin apa dan siapa?"tiba-tiba suar datang dari belakang mereka yaitu ustadz Fatah dan ustadz Musa


"buka apa-apa ustadz, ustadz bisa melanjutkan gotong royongnya"karena salah tingkah jadi lupa kalau sudah selesai goyang


"sudah selesai mereka sedang menunggub kita untuk makan pagi"


"sudah ada bude dan pade yang menyimpan makanan untuk mereka"ucap ummi santai


"kita duluan mi ustazah assalamualaikum"


"wangalaikumusalam"


jalan keruang makan bersama lalu duduk bersama santri dan santriwati makan pun sudah di siapkan tinggal di makan,lama kelamaan Santi dan santriwati sudah kembali ke asrama karena hari libur mereka bebas bisa males-malesan.


ummi Lala sudah ada di rumahnya bersama anak dan keponakan duduk sambil menikmati es krim karena beberapa hari yang lalu es krimnya masih ada di kulkas


"bentar lagi Abi datang bersama ayah dan Abi mu kesini serta adik-adik mu"


"yah kan engga seru tan mereka pasti akan membuat mood kita turun"


"Hai Kaka ku"sapa Arsy pada kakaknya


"Hem ngapain ikut kesini?Kaka mau holiday di sini engga ada uang mengganggu oke"


"Arsa,Danu dan Danis ikut Abi sebentar"ucap kyai Yusuf


jalan mengikuti kyai Yusuf lalu membicarakan tentang disain di ganti aja?


"Abi minta kalian untuk disain baju aja mau kan?manti Abi,ayah dan mas Rizki yang akan membantu mendirikan atau peralatan untuk membuat disain bajunya"

__ADS_1


"tapi bi?"


"engga papa nanti uangnya bisa di ganti kalau kalian sudah ada gimana mau kan?"


"akun Instagram masih san acuma di ganti aja namanya"


"oke om Arsa mau"


"Danu juga om berati kalau ada orderan kita engga akan ada tugas dari ustadz ataupun ustazah kan?".


"tetap ada cuma akan di kurangi kalau kau menyelesaikan tugas-tugasnya lebih cepat"


"Danis juga mau yang kemarin dibatalkan nu orang nya cuma nanya-naya doang"


"it's oke mulai kapan om dimulai bisnisnya, seperti sablonan kan om?"


"iya ayah mu sudah memesan alatnya besok sudah di kirim kesini dan masalah baju tenang modal awal akan om tanggung"


"Alhamdulillah makasih Bi"


"sama-sama ayo bergabung dengan yang lain"


jalan kearah mereka duduk bersama Arsa dan safy juga sedang menikmati es krim yang tadi mereka beli di jalan sebelum sampai kesini


"masih ada es krim ya de?atau cemilan yang lain?"


"ambil aja masih banyak,ka keanpa engga pulang kan safy kangen sama Kaka"


"lebay kalau kangen kesini aja minta ayah atau bunda yang nganter kesini gampang kan"mengambil cemilan dari papar bag lalu memakannya


lama kelamaan mereka bosan Danu dan Arsa Sempan keasrama mengambil leptop sudah ada di situ jalan kehalaman belakang mencari udara segar sambil mendisain contoh untuk membuat sablon mencadi di mintati


"plis de bentar saja ini sudah selesai"


akhirnya selesai juga leptopnya di rebut paksa dan di letakan dimeja,sekarang Danu sudah tumbuh menjadi remaja gantang, Sholeh dan badannya sangat berisi seperti orang-orang bertubuh atletis.Arsa pun sama seperti Danu mereka terkadang olahraga di dalam kamar kalau engga ada kegiatan sama sekali.


"apa de Kaka engga bisa ada Danis inggat itu"ucap Arsa pada adiknya


"ka jalan-jalan dekat sini yuh"


"engga Kaka belum hafal jalan disini nanti nyasar lepot yang nyari"


Arsa membawa leptopnya kekamar Danu pun ikut apa lagi adiknya pasti ikut,kalau di kamar lebih nyaman takut Arsy mau pun safy selalu berdrama berlebihan kalau sudah kangen seperti ini kamarnya berbeda tapi sebelahan dengan kamar Arsa.


"ka di cariin tau kemarin"


"siapa yang nyariin kalau ada yang nyariin telepon aja atau kirim pesan nanti kalau ada waktu akan aku bales pesannya"


Arsa dan Arsa sedang mulai berdrama Arsa sampai pusing kalau Arsy sudah berdrama sudai di mulai,safy dan Danu pun sama seperti Arsy dan Arsa selalu berusaha untuk melepaskan baju dari badannya tapi bisa karena selaku di halang oleh tangannya.


lama kelamaan bajunya sudah terlepas dari badan Arsa maupun Danu lalu mereka merasa engga nyaman karena ada Danis sewaktu-waktu bisa masuk apa lagi kawan-kawannya juga ada di situ dengan menemani Danis,Danis dan citra jalan kekamar Arsa sedangkan Dira jalan kekamar Danu mereka sudah sampai di depan pintu kamarnya.


kamar Danu didalam safy menghalangi Danu supaya bajunya engga di bakai lagi dan sudah di gunting-gunting tersisa baju yang sobek engag bisa di pakai lagi oleh Danu maupun Arsa


"nu ini aku Dira boleh basuk?"teriakan Dira membuat Danu merasa terjebak di dalam kamarnya


"maaf engga bisa ka"jawab Danu trial juga


tapi teriakan mereka engga kencang sampai semua orang mendengarkan teriakan mereka

__ADS_1


"baik lah kau engga papa kan di dalam?"


"ka Dira masuk aja ada safy"ucap safy supaya Danu makin terjebak


hampir membuka pintu kamarnya Danu langsung bersembunyi di balik pintu


"plis ka jangan masuk Kaka engga bisa masuk walau ada safy aku engga mau ada fitnah"


"ya sudah Kaka tinggal dulu tapi kalau ada apa-apa teriak saja"


"tunggu ka,Kaka mau membantu ku? tolong pinjam kan baju ke Tante Lala plis ka kalau engga pinjam aku engga bisa keluar"


"sebentar akan aku pinjamkan"


jalan keummi Lala Danis dan citra pun menghampiri mereka meminta tolong kepada ummi untuk mengambilkan baju Abi Yusuf untuk mereka engga lama akhirnya sudah ada di depan pintu kamarnya Danu dan Arsa


"ini bajunya nu"


"benter ka,Ade lepaskan Kaka benter doang kasihan ka Dira ayo lah"meminta di lepaskan karena safy memeluknya engga mau di lepas


jalan kearah pintu sambil di peluk safy,Danu bersembunyi di balik pintu sambil menerima bajunya Arsa pun sama-sama terjebak setelah itu mereka pergi keruang tengah meninggalkan Danu,Arsa,Arsy,dan safy.


"de lepas dulu Kaka mau bajuan nanti ada orang lagi gimana?ayo lah"


akhirnya mau dilepas juga pelukannya baik Danu maupun Arsa sekarang sudah banjuan keluar dari kamar sambil membawa laptopnya dan menggendong adiknya,karena Danu dan Arsa memakai sarung jadi agak mengkondisikan keadaan sampai di ruang tengah menurunkan adiknya Tapi entah kenapa baik safy maupun Arsy engga mau turun


"Ade turun kasihan Kaka,iya kan ka?"


"iya yah turun de nanti kita jalan-jalan insyaallah"


"beneran ayo mba turun"


engga sengaja Danu dan Arsa terjatuh karena turunnya engga bilang-bilang,sekarang sudah duduk bersama sambil berbincang-bincang


"ka katanya mau jalan-jalan sekarang aja"menagih janji kakanya


"ayo ka Denis dan teman-temannya Kaka akan menemani kalian"


"beneran ka?"tanya Arsy


"yups sekarang aja mumpung sedang libur sekolah kalau nanti banyak kegiatan yang harus di ikuti semua santri dan santriwati"


"betu tuh kata Danis bi boleh kan kita jalan-jalan sekitar seni"


"boleh ka uangnya masih kan?"


"masih ayo"


"assalamualaikum"


"wangalaikumusalam"


jalan keluar pesantren disana ternyata banyak yang jualan cilok,cimol dan sebagainya Danis dan yang lain juga sedang membeli jajan kesukaan mereka,Arsa Arsy sedang beli cimol geprek lalu safy dan Danu mendekat kearah mereka sepertinya enak?jadi mereka beli lama kelamaan mereka sudah bosan engga tau mau beli apa lagi akhirnya pulang kembali ke pesantren.


"akhirnya sampai juga"


"cape de?mau di gendong atau engga?"tanya Arsa pada adiknya


"boleh dong"

__ADS_1


Arsa sudah siap untuk menggendong Arsy lalu mereka jalan kerumah kyai Yusuf langsung masuk dan Arsy diturunkan kesofa baru Arsa duduk di sofa dan yang lain juga duduk karena sofa yang kosong di dekat Arsa jadi Danis yang ber


__ADS_2