Kapan Dia Datang

Kapan Dia Datang
3.2


__ADS_3

setelah selesai sholat ashar Arsa dan Danis jalan kerumah om Adit engga lama akhirnya sampai,mengetok pintu rumahnya lalu di bukakan gandis yang dekat dengan pintu jadi langsung di bukakan.


"silahkan masuk nyari ayah?sedang ada pasien bentar lagi juga nyampai tunggu aja mau minum apa?"


mereka sudah duduk di sofa bersama gandis karena ayah adit belum nyampai rumah jadi gandis sendiri yang menemani tamunya


"apa aja asal engga merepotkamu"ucap Danis supaya tidak menyakiti perasaannya


jalan kedabur membuka lemari es mengambil buah mangga lalu mengupas,memotong dan masukan kebenaran tambahkan sedikit gula pasir dan tambahkan air secukupnya.Engga lama akhirnya sudah jadi masukan kedalam gelas dan di sajikan pada mereka jalan keruang tengah memberikan minuman di hadapannya


"maaf cuma jus doang atau mau cemilan aku ada tunggu sebentar"jalan kedapur mengambil cemilan yang masih ada lalu jalan kembali keruang tengah duduk bersama mereka


Arsa dan Danis meminum jusnya karena Danis memakai nikhob ia membukanya sedikit supaya bisa meminumnya menaruh gelasnya di meja sambil menunggu om Adit belum datang-datang juga,engga lama ada klakson mobil turun menemui putri nya jalan masuk kedalam melihat mereka Arsa mencium tangan om Adit sedangkan Danis melipat tangan di depan dadanya.


"Danis kan?maaf om kemarin belum melunasi pembayarannya mau ces atau transfer?"


"ces aja om belum punya ATM jadi bisa kan om?"


"bisa bentar om ambil uang di kamar sebentar"


jalan masuk kedalam kamarnya mengambil uang setelah mengambil uang jalan keluar kamar menemui Danis menaruhnya di atas meja dekat dengannya


"makasih om senang bekerja sama dengan om semoga bisa bekerjasama lagi"


"sama-sama makasih juga disain mu ngangat memuaskan jangan heran kalau beberapa bulan mendatang ada clien yang akan menghubungi mu meminta kerjasama atau disain dari mu"menyarankan untuk tidak memberatkan pikirannya


"iya om aku siap ndisain lagian,nanti ada tim yang bisa menyelesaikan lebih cepat om engga usah khawatir Danis bisa menghadapi situasi ini"


"silahkan di habiskan kalau engga habis kalain tidak boleh pulang dari sini"ledek om Adit pada Danis dan Arsa


"om gandis jadi ke pondok pesantren cideran?kalau jadi aku juga melanjutkan disana sama mas Danu"


"insyaallah kalau engga kesana aku akan ke pesantren yang lain"yang artinya gandis mau nyari pesantren pilihannya sendiri


"kalau gitu kita permisi om makasih sebelumnya senang bekerjasama dengan om Adit"pamit pada om Adit dan gandis


Arsa juga ikut pulang jalan kearah rumah lalu mampir ke supermarket engga jauh dari situ masuk mengambil cemilan ringan hingga es krim dan membayar semuanya,semua belanjaannya sebesar 100.000 ribu sekali belanja setelah selesai pulang kerumah engga lama akhirnya sampai.

__ADS_1


langsung masuk meletakan banjaanya di atas meja Arsy jalan kearah Danis disitu juga ada Mbah uti sedang nonton tauziah di televisi


"ka itu buat aku kan?"tanya Arsy sangat percaya diri kalau itu buatnya


"salah itu jajan milik Danis kalau mau beli minta uang dulu sama Abi atau kalau di kasih baru boleh makan"memberikan penjelasan kalau itu engga salah cuma kurang sopan


"boleh makan aja Kaka sudah mendapatkan rezeki pertama dari desain untuk om Adit dan lumayan hasilnya Alhamdulillah Kaka mendapatkan 4 juta,2 juta sudah di bayarkan di awal sisanya 2 juta setelah selesai menyelesaikan disainnya"


"Alhamdulillah Anka ayah jangan lupa ada uang yang bukan milik mu"tiba-tiba datang dari arah kamarnya jalan mendekat kearah anaknya


"iya bi aku engga lupa nanti kalau Abi mau kemasjid nitip boleh?sudah aku siapkan uang untuk membantu anak-anak kecil yang disini mereka kurang dalam dana untuk membeli peralatan pembelajaran seperti buku tulis, Al-Qur'an dan sebagainya mau kan yah?"


sudah memisahkan uang di dalam amplop dan meberikan pada abinya menerima amplop mengintip uang di dalamnya sambil menghitung jumlah uang yang akan di berikan


"bi itu lebih dari cukup untuk ku dan untuk kebahagiaan anak-anak yang menuntut ilmu di masjid kalau sore sampai malam pari ada jadwalnya sendiri-sendiri aku pernah melihat mereka jadi aku berusaha untuk adil terhadap mereka juga"


"pandainya ponakan pade masih sekolah sudah memikirkan orang lain"bersyukur mempunyai Danis sebagai keponakannya


"Alhamdulillah anak Abi sudah bisa menentukan mana yang baik dan buruk untuk mu Abi yakin kalau kau bisa dan akan Abi wujudkan mereka bisa di terima sama seperti mu Abi akan membantu dan membuat soal yang agak mudah"


"om cuma bercanda besok harus siap materi akan dikirim lewat email Bu Arin engga memiliki materinya karena kau sudah selesai sekolah disana tinggal berusaha dengan om mu ini"


"iya deh sudah kan aku amu mandi lengket semua badan"izin pergi kekamar jalan masuk kedalam


Arsy jalan menyusul kakanya kedalam kamar langsung masuk sedangkan Arsa sudah masuk kedalam kamar mandi engga lama akhirnya keluar dari kamar mandi,Arsy memeluknya dari belakang engga mau mepaskan pelukannya Arsa mencoba melepaskan tapi tetap engga mau


"de keluar sanah sebentar 5 menit nanti kesini lagi,ayolah disini ada Danis kalau dia kesini Kaka belum bajuan apa lagi cuma menggunakan handuk yang melilit di tubuh Kaka"mencoba menjelaskan pada Arsy kalau dia engga bisa bedini terus sampai kapan coba


gimana ini Arsy kau mau apa coba aku engga bisa memakai handuk terus kalau gandis datang atau yang lain ah..........Arsy teriak dari dal hatinya sambil memikirkan cara melepas pelukannya


"Arsy sayang lepas kan pelukannya Kaka mau memakai baju bentar lagi azan magrib mau lepaskan kan?Kaka harus kamasjid kewajiban lelaki harus sholat di masjid de lepaskan 15 menit lagi azan nanti kaka terlambat datang kemasjidnya"


"engga mau Kaka sholat di kamar aja sama aku kalau engga kau engga mau melepaskan pelukannya"


"iya Kaka akan sholat dikamar sama mu"


melepaskan pegangannya arsy bersiap-siap melaksanakan sholat berjamaah dengan kakanya sedangkan Arsa sudah selesai memakai bajunya,Danis jalan kekamar Arsa karena pintunya engga di tutup jadi langsung masuk kedalam kamarnya.

__ADS_1


"mas kau di minta bude menjadi imam sholat magrib bersama sudah di tunggu"


"tapi ya sudah lah duluan aja nanti aku nyusul"Arsa memikirkan janjinya bersama Arsy tarena tadi mau melaksanakan sholat bersama di kamarnya


Arsy jalan kekamar Arsa sudah menggunakan mukena sedangkan Arsa Aru keluar dari kamarnya


"de kita sholat berjamaah dengan yang lain karena Kaka ada disini mau kan?maaf engga bisa menepati janji sama mu ayo"sesal Arsa memikirkan perasaan adik tercinta satunya


"iya ka engga papa ayo yang lain sudah menunggu kita"


jalan kemusholla rumah disana ummi dan Mbah uti sudah menunggunya mendekat kearah mereka Arsa menjadi imam dalam sholat,engga lama akhirnya selesai karena tadi pas sholat membaca pesuratan yang pendek-pendek jadi lebih cepat.


mencium tangan satu sama lain berdoa dan setelah itu keluar dari musholla sedangkan Danis duduk sambil makan es krim,abi Yusuf dan Abi Rizki sudah pulang dan duduk di samping anaknya Arsa dan Arsy juga mencium tangan abinya.


"bi mau jalan-jalan boleh kan sama abi kan lama engga jalan-jalan bersama"Danis Meninta kepada Abinya supaya mau jalan-jalan bersamanya


"boleh ayo Arsy mau ikut?Arsa kalau mau ikut juga boleh"


"engga usah om Arsa di rumah aja maaf om"


"engga papa dong ayo dis sy jalan sekarang aja"


jalan keluar rumah tiba-tiba bertemu Danu dan safy datang kerumah Mbah uti mereka masih ada disitu belum keluar


"Arsa ada Danu nih ikut aja dia ngajak jalan-jalan juga"Abi Yusuf teriak dari luar rumah


Arsa jalan keluar rumah sambil belari kecil menghampiri Danu akhirnya mereka sudah jalan juga bermain di taman,disana sangat ramai banyak orang sedang bersantai smbil menikmati indahnya malam hari.


"kalian mau beli apa?nanti om yang akan bayarin makanya"


"engga usah om kita bawa uang sendiri"tolak Danu engga enak kalau di bayarin sama om Yusuf


"mau beli cilok om"ucap Arsy pada om Yusuf


"biar Danis aja bi yang bayarin sekali-kali kan dia saudara ku ayo mba sy kalian juga mau?"menawarkan keyang lain


"engga kalain aja aku mau beli

__ADS_1


__ADS_2