Kapan Dia Datang

Kapan Dia Datang
4.8


__ADS_3

akhirnya sampai di kedai makan bu Warsi menggunakan mobil Avanza dan mobil Veloz


memalkirkan mobil setelah itu masuk kedalam kedai tersebut


"assalamualaikum Bu masih mengenal kami"


mencium tangan Bu Warsi satu persatu lalu duduk membicarakan tentang hari yang sudah di sepakati


"wangalaikumisalam nak Fitri,Adel dan Shila kan yang itu siapa nak"tanya bu Warsi melihat kearah cowok


"ka Fatah,ka Dimas dan ka Bagas Bu mereka teman kami juga ka Fatah ketua kelompok kita yang bertanggung jawab"


"nak Fatah kau sangat tampan,bager sopan lagi yang mendapatkan nak Fatah pasti merasa nyaman selalu di sisimu"nasihat dari ibu Warsi kepada Fatah yang duduk di sampingnya memeluk lalu mencium kening


"maaf nak ibu pernah hamil cuma keguguran serta rahim ibu di angkat setelah kekurangan"


"inalillahiwainailaihirojingun engga papa bu ibu bisa menganggap ku sebagai anak ibu juga,ummi ku juga engga akan marah atau mempermasalahkannya"


"Bu nanti aku sering-sering kesini kalau ada waktu soalnya waktu ku terbatas Bu untuk kuliah, pesantren dan yang lain tapi ibu tenang aja insyaallah dari kami bertiga akan kesini menemui ibu"ucap Fatah meneruskan perkataannya yang tadi belum selesai


"iya bu walaupun Fatah engga bisa kami pasti bisa kesini"


"Adel urus semuanya nanti atur aja seperti biasa ajak tuh Dimas sekalian bantuin terjun langsung ke dapur"ucap Fatah melirik kearah Dimas sama sambil menyindirnya


"apaan tiap ada kegiatan pasti aku ikut membantu walaupun cuma Peking makanan doang kan yang penting mbantu-mbantu dari pada engga sama sekali kan?"membela diri sendiri walaupun itu benar semuanya


"Bu hari ini sudah ada yang pelanggan kesini atau belum?"tanya Fitri penasaran


"sudah ada cuma beberapa orang doang nak Fitri,itu nak Fatah kenapa pusing mau istirahat di dalam sebelum pulang kerumah?" tawaran ibu Warsi kepada Fatah yang sempat megangi kepalanya


"engga bu akhir-akhir ini memang kurang vit seperti biasanya sudah minum vitamin juga tadi sebelum kesini,entah kenapa kepalanya masih musing"


"di bawa keruamh sakit aja biar ketahuan sakit apa nanti bisa di obati dokter"


"engga usah ayo Dimas pulang aja anterin aku pulang"pinta Fatah badannya sangat lemas muka sangat pucat


bruk


akhirnya terjatuh dan pingsan semuanya panik mihat kondisinya


sudah ada yang panggi ambulance kesitu 10 menit sudah mereka menunggu


sudah berada di ambulance menuju kerumah sakit terdekat


yang lain sudah di belakang ambulance dan sudah ada yang mengabari orang tuanya


sampai lah sudah Fatah di rumah sakit sedang di periksa dokter


dokter pun keluar mengabarkan kepada keluarganya kondisinya sekarang ini


"maaf keluarganya yang mana?bisa ikut saya ke ruangan?"ucap dokter pada mereka


"bentar lagi dok sedang dalam perjalanan saya adik dari pasien apakah bisa bicara sama saya aja?"tanya Shila pada dokter yang menangani Fatah


"sangar bisa mari yang alin bisa menjenguk satu persatu"


"makasih dok"ucap Dimas lega karena temannya sudah bisa di jenguk


di ruangan dokter yang tadi memeriksa Fatah mereka sedang berbincang-bincang


"kondisinya baik-baik saja cuma putuh vitamin itu pun suah ada pada cairan yang tadi di berikan, kalau cairannya sudah habis boleh pulang engga ada pernuakit yang ada pada tubuh pasien"menjelaskan ditail tentang kondisi Fatah kepada sang adik yang berada di hadapannya


"makasih dong kalau gitu saya permisi assalamualaikum"


"wangalaikumusalam silahkan kalau mau menjenguknya"ucap dokter tersenyum manis

__ADS_1


pergi ke ruangan langsung masuk membuat drama sedih seolah-olah ada hal yang akan terjadi


"hiks Kaka engga boleh meninggalkan ku sendirian"ucap shial sambil menangis membasahi pipinya


"engga akan Kaka baik-baik saja oke"


"Kaka cuma kecapean doang nanti juga pulang sudah jangan menangis lagi"timpal fatah menghapus air matanya


"apa yang terjadi shil katakan tidak usah bercanda dong"tegur Bagas menatap tajam kearahnya sampai penuh dengan air di matanya hampir menetes membasahi pipinya


"kata dokter ada syaratnya untuk sembuh kalau Kaka mau mengabulkan kemauan ku"


"katakan yang jelas dong penasaran tau" timpal Bagas penasaran masih menatap Shila dengan sinis


"masih sama seperti beberapa bulan yang lalu kaya Kaka mau sembuh hahaha"ucap shila sambil tertawa ngerjain semuanya


"engga lucu tau kirain ada penyakit yang serius"


"ka Adel sama ka Fitri cemaskan bilang aja kalau gitu"ledek Shila pada mereka berdua


"sebagai teman Kaka cemas melihat Fatah terbaring membutuhkan dukungan kalian juga"ucap Fitri menjawab pertanyaan dengan santai menarik nafas panjangnya lalu di hembuskan


"sama dengan jawaban ka Fitri om Tan kami pamit ayo Ka Fitri"mengajaknya pulang bersama searah juga


setelah pamitan mereka kembali ketumah masing-masing


...----------------...


di pesantren sedang mempersiapkan acara perpisahan kelas 12 sedang berlangsung sangat meriah


semua santri dan santriwati sedang sangat bahagia dengan acara ini


ada yang sedang berlatih supaya hasilnya memuaskan nantinya, kebetulan acara bakti sosial akan segera 2 hari sebelum acara perpisahan di mulai


"mas ustadz Fatah masuk rumah sakit"


"tadi siang aku denger ustadz Musa berbicara dengan om Yusuf,kan aku mau ngambil hp di rumahnya lalu engga sengaja mendengar pembicaraan mereka"


"tentang aja besok pagi juga sudah pulang dan akan kesini njemput kita bakti sosial masih ingat kan?"ucap Arsa mengingatkan kembali takut lupa


"ingat dong masa lupa engga ada ya h order baju kan untuk Minggu ini"


"engga ada Danis sudah mengatur semuanya tentang itu jadi santai aja oke"


"oke lah kalau gitu kita mau menampilkan apa nanti tinggal beberapa hari lagi!!"


"mas tenang aja debeldens yang akan kita tampilkan gimana?mau kan kita kan sudah menguasainya"pendapat Arsa kepada Danu


"baiklah kita tampilkan itu memang boleh?!"


"boleh dong kan om Yusuf sendiri yang bilang menampilkan apa saja yang penting sopan dan tau batasannya"


terdiam mendengarkan ucapan Arsa barusan mengingat kembali yang sudah di katakan om Yusuf tadi siang setelah selesai sholat duhur


...----------------...


sedangkan di ruang Fatah mereka baru saja selesai melaksanakan sholat Maghrib di masjid


dokter sama suster pun datang melihat kondisi Fatah langsung masuk kedalam


"permisi maaf keluhannya apa? seperti pusing,lemas atau yang lainnya?"tanya dokter berdiri di dekatnya


"engga ada dok sudah mendingan mungkin cair yang di berikan dokter membuat tubuh saya menjadi vit Kemabli"


"syukur lah kalau gitu bisa pulang sekarang engga usah keadministrasi langsung pulang aja"ucap dokter Shela

__ADS_1


dokter Shela teman sekolah yang pernah bertemu dengan Fatah dulu beberapa tahun yang lalu


falshback on


sekolah menengah kejuaraan disana Shela dan Fatah menempuh pendidikan di salah satu SMK negeri Bojonegoro


ada kegiatan kemping saat itu juga mereka berteman saling membantu dalam kesulitan


engga senagaja Shela hanyut di sungai yang sangat deras aliran air lalu bertemu dengan Fatah dan di selamatkan olehnya


sudah berusaha membangun engga bisa lalu menempelkan tangan Shela ke dadanya berselang lama akhirnya mulai mendengar ucapan Fatah tersebut


ukuh....ukuh......ukuh


terbang dari pingsan mengeluarkan air dari mulutnya


"maaf engga sengaja menyentuh tanganmu kalau mau marah lampiaskan aja keaku"


"engga papa makasih sudah menyelamatkan ku tadi nama mu siapa?"


melepaskan jaket yang sedang di pakainya tadi "Fatah kalau kau namanya siapa? pakaian ini engga basah kalau pakai itu nanti sakit bisa hakan kan?"memberikan keshela


"makasih bisa tapi nanti aja masih lemas tubuh ku'menerima jaket yang di berikan tadi lalu memakainya


menepi ke sungai lalu disana juga ada pohon pisang Fatah mengambil beberapa untuknya kembali kearah Shela berada


"makan lah supaya bisa merasa lebih baik nanti ada teman-teman dan yang lain kesini"


tiba-tiba suara teriakan temannya terdengar jelas lalu mereka juga memangil yang alin untuk membantu membawa ketenda


"kalian engga papa? ayo kembali ketenda besok kita pulang ketuamh masing-masing"


"asik pulang kenapa engga sekarang aja Bu"protes salah satu siswa


"iya Bu sekarang aja iya kan teman-teman" timpal salah satu siswi


"ketena dulu ayo kau bisa jalan mari ikut aku"


memapah Shela sampai ketemdanya lalu menyuruhnya istirahat sebelum orang tua mereka menjemputnya


tin....tin......tin


suara klakson mobil terdengar jelas semua siswa-siswi sudah siap untuk pulang kembali kerumahnya


keluarga Fatah engga bisa menjemputnya di perkemahan dan sudah mengirimkan pesan pada Bu guru


"maaf pak Zaenal bisakah Fatah ikut pulang bersama Shela?"ucap Bu guru cemas tentang kepulangan Fatah engga ada yang mengantar nya pulang


"boleh mari masuk kedalam Shela ayo kita sudah terlambat pasti bunda mu sudah nyariin anaknya engga sampai rumah sekarang"membukakan pintu mobil untuk mereka lalu masuk kedalam


selama perjalanan Fatah cuma diam engga membicarakan satu kata pun sampai di depan pintu masuk ruangnya


"makasih om tasnya ada di bagasi Shela maaf yang tadi" mengingatkan tas yang berada dibagasi mobilnya


"iya santai aja sudah aku maafkan dan engga usah di bahas hati-hati jangan sampai mengikat kepanjangan hal tadi"goda Shela


membuka bagasi mobil mengambil tas ranselnya mencium tangan om Zaenal lalu masuk kedalam rumah


mobil mereka pun sudah kembali ketumah dan Fatah pun sedang di tunggu umminya


"assalamualaikum mi"ucap Fatah mencium tangan umminya


"wangalaikumisakam anak ummi sudah pulang di anter siapa kesininua?"


"ikut teman mi searah dengan rumah kita kalau gitu aku kekamar duluan mi"ucap Fatah jalan kekamar

__ADS_1


di kamar langsung rebahan pintu terbuka lupa di tutup kembali


falshback of


__ADS_2