Kapan Dia Datang

Kapan Dia Datang
5.6


__ADS_3

permainan pun sedang berjalan Fatah yang akan memilih 'truth or dare'pilihan yang sangat sulit untuknya


"truth aja deh jangan yang sudah awas aku akan mengincar pertanyaan yang sulit untuk mu"ucap Fatah supaya tidak di tanya yang menyudutkannya dalam permainan itu


"jawab jujur ada apa yang sebenarnya terjadi pada mu akhir-akhir ini dengan cewe sebelum nya kau jarang bicara banyak kecuali Shila" tanya Bagas pertanyaan itu mewakili semuanya pada Fatah selama ini belum pernah terjadi hal ini sebelumnya


"engga ada hubungan yang spesial dengan siapa pun masih sama seperti dulu cuma berteman dengan cewe no dong memang salah banyak di luar sana malah lebih tepatnya berpacaran itu kan zina yang engga boleh di lakukan seorang muslim"jawab Fatah santai


"beneran engga ada yang di sembunyikan dari kita kan?!"tanya Dimas melihat kearahnya


"tentu kenapa harus berbohong engga ada gunanya juga lanjut permainannya kan?"


permainan sedang berjalan sedang memutar seperti tadi gitar Shila 'truth or dare'


"dare dong cepat katakan aku harus apa"


"sebutkan teman dekat kakamu sekarang yang masih saling berkomunikasi dengan baik"ucap Dimas mewakili pertanyaan siapa tau ada nama yang diams engga kenal dengan orang yang sedang dekat dengannya


"ada jawab ga yah privasi sih"ledek Shila pada Kakanya sambil menengok kearahnya


"terserah kau saja kalau mau jawab pertanya an itu engga papa Kaka engga akan marah kepada mu janji tidak marah pada mu"


"okeakan aku sebutkan yang ku kenal aja yang engga ku kenal tidak usah ku sebutkan ka Shela,ka Adel dan ka sebutkan atau engga nih Dira"jawab Shila dengan santai agak ketar-ketir menjawab pertanyaan barusan


"kenapa aku juga di bawa-bawa shila"protes Adel menatap Shila tajam banget


"betul kan Kaka sekertaris di kelompok yang sedang berjalan hampir 6 bulan yang lalu kan"mengingat-ingat terakhir kali kaka dekat dengan cewe selain ka Shela


"lanjut atau berhenti belum semuanya yang kebagian pertanyaan loh"ucap Musa


"di mulai lagi aja tadz"timpal Dira pada ustadz Musa sebagai wasitnya


permainan pun sedang berjalan Bagas akan memilih 'truth or dare'


"tantangan saja lah jagang yang aneh-aneh loh katakan aku harus apa sa"


"ada gebetan mu di sini atau engga?kalau ada ungkapin isi hati mu kepadanya"ucap Musa sebagai wasit di dalam permainan


dia tau dari mana ada gebetan ku ikut kemping bersama dengannya dan juga ikut bermain gams ini'batin Bagas


"sekarang banget bisa request atau engga?"


"engga dong kan dari tadi sudah pada jujur dan menerima tantangan"tegur Dimas


"iya sudah aku akan memenuhi tantangan ini"


jalan kearah Fitri yang tidak tau apa pun jadi salah tingkah, berlutut di hadapannya sambil memikirkan kata-kata yang pas buat gebetan.


"fit selama 6 bukan terakhir sebenarnya aku menyimpan rasa suka ku lepas mu, waktu itu kau bilang belum siap menerima cowo yang mau menikahi mu izinkan ku bertemu dengan orang tua mu setelah kemping ini selesai." ucap Bagas percaya diri tidak ada keraguan di salam dirinya kalau bersama Fitri


"kau serius dengan ucapan mu barusan?kalau iya kau harus menemui ayahku secepat aku tunggu"jawab Fitri dengan santainya


lama kelamaan mereka bosen dengan games ini akhirnya berakhir,baru selesai melaksana kan sholat magrib berjamaah yang cowo cowo sedang memasak makan malam engga lama kemudian akhirnya sudah jadi.

__ADS_1


"masyaallah harum sekali baunya"ucap Dira


"biasa saja,Dira tolong taruh sini nasi goreng nya nanti kau bawa kesana aku mau ketenda sebentar"ucap ustadz Musa masuk kedalam tendanya mengambil ponsel lalu keluar lagi


yang lain sedang pada makan masakan Fatah cuma mereka membantu menyiapkan bahan bahan yang akan di buat nasi goreng


"ini yang masak pasti ka Fatah kan"


"bener 100% untuk mu Shila kau tau masakan ini dia yang mbuat,padahal di pesantren jarang loh Fatah memasak makanan"tanya Musa penasaran


"iya dong Kaka memang suka masak di rumah jadi engga heran deh,Kaka ku diana ka?"mencari kesaba kemari engga ketemu temu akhirnya melanjutkan makannya


"nyariin ku kan kenapa hem engga ada yang akan nyulik ku,sudah pada makan semuanya? de kau di sekolah ada yang jahil atau yang lian katakan Kaka tadi terima telepon dari orang kepercayaan ku"


flashback on


trut..........trut............trut


langsung mengangkat telepon dari nomor tidak di kenal tiba-tiba masuk ke hpnya


"assalamualaikum ka ini benar ka Fatah kakaknya Shila?"tanya orang di sebrang sana


//iya wangalaikunusalam saya sendiri kau siapa?ada apa dengan adik ku katakan!!//dengan amarah yang tidak bisa di kontrol lagi menyangkut adiknya


"adik Kaka sering mendapatkan tindakan kurang mengenakan di sekolahnya kebetulan aku sering melihat mereka ngerjain Shila,aku juga satu sekolah dengan Shila cuma beda kelas sama-sama kelas 3 sekarang maaf ka aku engga berani melawan mereka Jumat pernah melaporkan kepada guru pembimbing tapi Shila memaafkannya ka,sampai sekarang juga masih sering di perlakukan seperti itu shilanya kalau Kaka di tanya Shila tau dari mana informasi ini jangan bilang dari aku ka"


//tenang saja nama mu siap supaya gampang mencari mu kalau aku butuh bantuan dari mu,satu lagi ada kejadian apa pun yang berkaitan dengan adik ku hubungi ke nomor ini aku akan menyimpan nomor mu juga//


//wangalaikumusalam makasih kal sudah berbagi informasi tentang masalah Shila pada ku//ucap Fatah


"sama-sama ka aku juga senang kalau Shila banyak mendapatkan dukungan dari keluarga dan teman-teman"


flashback off


"ikut Kaka sekarang!!!sudah selesai kan makamnya?Kaka tunggu di dalam tenda Kaka sa kau bersama Dimas dan Bagas dulu sebentar"ucap Fatah jalan masuk kedal tendanya sambil menunggu Shila datang


tak lama kemudian Shila pun datang dengan rasa takut menghadapi kakanya kalau sudah marah apa lagi tau masalahnya di sekolah selama ini dia sembunyikan


"duduk minum ini coklat untuk mu Kaka bawa agak banyak"ucap Fatah memberikan drink coklat ketangan Shila


"makasih ka,Kaka maaf selama ini aku berbohong kalau di sekolah engga ada yang mengusikku"air mata pun menetes membasahi pipinya


mengelap air matanya sampai tidak menangis lagi"hentikan kalau kau menangis Kaka akan marah beneran kau mau pindah sekolah atau engga?kalau mau Kaka yang akan membereskan berkas-berkas dan bilang sama ummi Abi"ucap Fatah menawarkan solusinya yang terbaik untuk sang adik


"pindak kemana?ka kalau Pindak kan harus menyelesaikan lingkungan sekolah dan juga orang-orangnya aku engga mau"


"beneran engga mau?lumayan loh kalau Kaka yang akan mengajarkan materi kekelas mu tiap hari insyaallah"


"tapi kan Kaka akan sibuk dengan kuliah selama 1 tahun itu ka"ucap Shila ragu-ragu


"tenang saja Kaka akan ada di samping mu bahkan Kaka bisa menjadi ayah kedua mu seperti abi Arifin"ucah Fatah menghibur adiknya supaya engga sedih lagi


senyuman itu muncul lagi di kedua pipinya Fatah pun merasa senang kalau adiknya enga sedih lagi,dia akan menjadi kaka sekaligus ayah kedua untuk Shila selama ada waktu untuk adiknya itu pasti akan bahagia.

__ADS_1


"ka kalau pindahnya kepesantren yang sama sama Dira boleh kan? siapa yang akan mengurus dokumen ku kalau pindah kesana?"


"abi Yanga akan mengurus kurangannya Kaka mengerti kau jangan bilang kalau mau pindah sebelum kau di terima menjadi santriwati Abi Yusuf mengerti!!kau bergabung kesana lagi jangan bersedih lagi kau di sini untuk bersenang-senang bukan untuk bersedih lagi"


akhirnya keluar bersama tampak bahagia engga ada kesedihan lagi yang nampak di wajah Shila duduk di samping Dira sedangkan ustadz Fatah duduk disamping ustadz Musa


"tah kenapa ada masalah kah?koh lama sekali engga biasanya sama cewe"tanya Musa


"kau lupa dia adik ku memang pas kepesantren menggunakan nikhob Shila masih belajar lebih dalam tentang ilmu agamanya,kalau di sekolah pasti memakainya itu wajib cuma di rumah atau pun berpergian belum sepenuhnya cuma membawanya di tasnya de kau belajar lagi bersama Dira"


"oke,oke Kaka ku ra kau mau kan membimbingku,mendampingi ku selama kau di sampingku insyaallah kita bisa sama-sama menjalani ini dengan mudah"


"insyaallah aku juga masih belajar tapi kalau kau mau ayo lah kita sama-sama belajar menjadi ukhti"ucap Dira menambahkan semangat untuk Shila


...----------------...


pagi hari yang cerah setelah selesai melaksa


nakan sholat subuh berjamaah cewek-cewek sedang memasak makanan untuk sarapan


Fatah melihat kearah Dira bersama Shila sedang memasak nasi putih masih menggunakan tradisional seperti butuh bantuan dari orang lain deh


jalan menghampiri mereka"mau aku bantu?" ucap Fatah menawarkan diri untuk membantu mereka berdua yang kerepotan


"ka kebetulan datang nasinya sudah matang tinggal di taruh di sana saja bantu aku taruh sana"ucap Shila membetulkan nikhobnya


"Shila kan?masyaallah gini dong kan cantik pakai tiap hari oke Kaka juga akan membantu mu, membimbing mu bahkan akan memberikan nasehat kalau perlu"


"banyak sekali iya lah terserah Kaka aja bawain kesana dong ka kita mau memberes kan yang ini bersama Dira"menyenggol tubuh Dira sedikit


"i-iya tadz,ayo Shila sebelum yang lain selesai beres-beres kita harus selesai lebih cepat"


membawa nasi putih kesana lauk pauknya sudah di sediakan juga tadi,setelah semuanya berkumpul mereka sedang makan bersama setelah selesai sarapan pagi sedang membersihkan halaman sekitar tenda masing masing ada yang mengumpulkan kan dedaunan menggunakan sarung tangan plastik dan sebagainya.


"ka di cariin tadi"ucap Shila padahal engga ada yang nyartin kakanya


"siapa yang nyariin Kaka?kau mengada-ngada kan Kaka mau ke tenda bay adek"ucap Fatah jalan ke dal tendanya


sebelum sampai kedakam tenda tangan Fatah di tahan oleh Shila,saling tarik-menarik tangannya antara Kaka vs adik tidak ada yang mau mengalh satu dengan yang lain


"de lepasin dulu nanti Kaka akan menemui orang yang tadi kau bicarakan"


"beneran?tapi orangnya ada di dal tenda ku"


melepaskan tangannya dari ka Fatah jalan menghampiri tenda mereka,Dira di dalam tenda engga menggunakan nikhobnya karena tidak ada orang selain dirinya dan juga Shila.


"ra kau ada di dalam?"tanya Fatah sebelum masuk kedalam tenda adiknya


engga ada sahutan dari Dira karena asik mendengarkan musik dengan handphone bluetooth karakter kucing pink


"masuk aja ka dia sedang mendengarkan mukik favoritnya"ucap Shila sedikit mendorong tubuhnya ke depan tenda persis


masih berlanjut di bab selanjutnya

__ADS_1


__ADS_2