Kapan Dia Datang

Kapan Dia Datang
3.5


__ADS_3

"gimana kondisi Dira?ada yang bisa menjelaskan kejadiannya sama kyai,Danis apa yang terjadi pada temanmu?"tanya kyai Yusuf pada anaknya dan ponakannya


"maaf kyai kalau sudah dengar kabar yang tidak sepantasnya di sebabkan seperti ini"sesal Arsa pada om Yusuf menyadari kalau itu salah


"bi tadi setelah selesai makan siang kita kembali keasrama setelah sampai Dira mengeluh sakit perut dan pingsan lalu kebetulan Arsa dan ustadz Fatah datang menolong teman ku,mereka engga menyentuh Dira apa lagi menggotong ketandu benar kan tra?"


"bener kyai yang di katakan Danis awalnya aku berpikir Arsa dan temannya sangat menyakiti perasaan perempuan ternyata tidak maafkan aku sa maafkan perkataan ku yang tadi siang,kita yang menggotong Dira ketandu dan ustadz sama Arsa yang mengotong kesini lalu setelah sampai kita berdua yang membuat keberangka"


melanjutkan cerita Danis yang terpotong akhirnya sudah jelas semuanya itu tidak benar beritanya kyai Yusuf meminta Arsa dan ustadz Fatah kerumahnya jalan bersama dengan kyai menyelesaikan permasalah ini,karena Dira sudah siuman dari pingsan lalu Danis dan citra menceritakan kejadian itu padanya lalu Dira berusaha jalan kerumah kyai dengan kondisi yang kurang baik.


"assalamualaikum"ucap Dira sambil berpegangan tembok supaya engga terjatuh


"weangalaikumusalam kau kan masih sakit mari biar ummi bantu"mendekat kearah Dira membawa Dira duduk di sampingnya


"maaf Abi saya mau mengklarifikasi masalah tadi,tadi siang sesudahakan siang saya,Danis dan citra kembali kekamar lalu entah kenapa perut saya sakit sekali sampai pingsan kata dokter tadi enggga papa cuma saya sedang datang bulan saja,tadi juga Danis dan citra sudah menjelaskan semuanya itu benar kyai yang menggotong saya ketandu mereka dan yang membawa tandu itu keuks ustadz Fatah dan Arsa saya mohon jangan hukum mereka karena engga salah cuma salah paham kyai"Dira sudah menambah kejelasan tentang masalah dirinya pingsan tadi


"jadi gitu ceritanya?Arsa dan ustadz Fatah bisa kembali kegiatan masing-masing saya akan menghilangkan humor tentang kalian"


"makasih kyai saya permisi"ucap ustadz Fatah pergi meninggalkan rumah kyai Yusuf


"Dira juga mau istirahat dulu assalamu'alaiku"


"wamgalaikumisalam"


mereka sudah kembali kegiatan masing masing sehubungan engga ada santri dan santriwati di rumahnya mereka sedang berbincang-bincang


"sudah engga usah di pikirin masalah tadi maaf om engga bisa selalu mengawasi mu" sesal Yusuf pada keponakan laki-laki satu-satunya


"engga papa om,om engga usah khawatir aku bisa jaga diri om cukup doa kan yang terbaik untuk ku Ade mana om?"


"ada di kamar Danis masuk saja"


jalan kekamae Danis langsung masuk mereka ternyata sedang bercanda ria satu sama lainnya Arsa duduk di meja rias ngeliatin tingkah laku mereka berdu,lama kelamaan bercandanya kelewat Arsa yang melihat agak malas karena sudah melewati batas bermain seperti biasanya.


"Ade setop!!mba safy jangan di teruskan Arsy kesini"ucap Arsa dengan nada sangat marah keadiknya


karena engga mendengar perkataan Arsa lalu Arsy di tarik paksa supaya tidak keterusan Danu mendapatkan firasat yang buruk tentang adiknya ternyata benar Danu sudah di rumah kyai,Arsa membawa kekamar lain untuk menenangkan pikiran dan perasaan sedang kacau masuk kekamar menutupnya kembali.


Arsa memeluk Arsy dengan penuh kasih sayang dikamar lain Danu juga memeluk safy menenangkan lama kelamaan mereka sudah tenang lalu melepaskan pegangannya


"Kaka marah sama Arsy?maaf seharusnya mainnya tidak septibtadi,Arsy tau kalau Kaka juga sedang tidak oke kan di tambah aku membuat Kaka seperti ini maaf ka"sesal Arsy sambil meneteskan air mata merasa sangat tidak bisa mengontrol dirinya


"iya engga papa Kaka oke udah jangan nangis nanti jelek loh sini-sini peluk lagi sebelum sholat ashar"


Arsy memeluk Arsa begitu pula dengan Danu dan safy kyai Yusuf datang kekamar yang Arsy tadi masuk melihat apa yang terjadi padanya tadi


"maaf om arsy mau pulang aja ummi dimana ka?"


"engga tau engga melihat ummi tadi ikut Kaka sekarang!"


"permisi om"sabung Arsa pada om Yusuf

__ADS_1


jalan kekamar Danis langsung masuk Danu masing menenangkan safy


"minta maaf yang minta maaf duluan pahalanya lebih besar dari pada tidak sama sekali"


"maaf mba safy hiks..... hiks maaf"


"iya aku maafkan aku juga minta maaf hiks"


"udah dong ngangan nangis bentar lagi azan ashar sudah sudah"


"sa kita sholat bareng om Yusuf aja kalau kita kemasjid aku merasa bersalah meninggalkan nya seperti ini"


"Ade sudah Ding jangan nangis terus Kaka mau sholat de,Arsy sudah yah nangisnya kau sholat atau engga"


"sholat ka tapi nanti aja bentar lagi masih mau menangis di pelukan Kaka,kan ketek Kaka bau wangi walaupun engga mandi"


"Arsy! bersiaplah sholat sekarang kasihan om Yusuf nungguin kita"


"engga mau"


"aku pun nati aja ka"


masih memeluk kaka-kakanya sangat erat sampai engga mau di lepas kan


"de ini benar sudah ikhomat mas Danu gimana nih"


"bentar Ade tolong lepaskan Kaka plis sebentar oke"Danu sedang membujuk adiknya dan memberi tanda pada Arsa dalam hitungan bersamaan mereka sudah terlepas jalan kemasjid ngambil air wudhu langsung masuk menjadi imam masbuk engga lama akhirnya selesai Danu dan Arsa menambah rokaat yang terlewat tadi akhirnya selesai mengganti rokaatnya tadi,yang lain sudah keluar sedangkan Danu dan Arsa belum keluar-keluar juga.


engga lama akhirnya keluar juga mereka sedang di tunggu Danis dan kawan-kawan setelah Danu dan Arsa keluar meteka nyamperin kearahnya


"wangalaikumusalam iya kita sudah maafkan kaka kita duluan assalamualaikum"


jalan meninggalkan mereka lalu kembali kerumah kyai karena meresa bersalah tadi meninggal adiknya di rumah sendiri dalam kondisi sedih,masuk kamar tadi ternyata engga ada orang nyari adiknya didekat kolam ternyata sedang ada disitu sedang melihat ikan hias dan ikat lele.


"sudah mandi de?"tanya Danu pada safy


"sudah tadi dan sudah sholat juga tadi berjamaah ka kita pulang mati malam setelah sholat Maghrib kata om Riski"


"beneran nanti?Kaka belum mandi mau disini saja sama Arsy ayo sa keberu rame nanti"


jalan keluar rumah kyai menuju asrama santri ngambil pelengkap mandi sekalian bajunu Adam pun baru selesai mandi bertemu di jalan kearah WC


"di cariin engga ketemu maaf aku mandi duluan tadi"


"santai tinggal beberapa orang lagi giliran kita dam kau mau kemana habis ini?"


"ngerjain tugas dari ustadz Musa"


"ya sudah sana nanti kena hukum lagi"


Adam kembali keasrama santri sedangkan Arsa dan Danu baru masuk kedalam mandi engga lama akhirnya keluar walau mandinya sebentar wanginya tahan lama,jalan kembali keasrama nyamperin Adam langsung masuk arsy dan safy bosan di kamar atau pun di rumah jadi mereka jalan-jalan sebentar di kawasan santriwati lalu bertemu dengan Danis sedang bersama teman-temannya.

__ADS_1


"ka Danis boleh bergabung"tanya Arsy padanya


"boleh kalain berdua doang?Kaka kalain di asrama kan pasti bosan di dalam terus"


"kau hutang sama kita cepat bayar sekarang"


ucap citra pada Danis karena penasaran tentang mereka


"iya aku akan bayar, sebenarnya mereka adik dari Arsa dan Danu kenalkan diri kalian pada teman-teman Kaka"


"Arsy adiknya ka Arsa"mencium tangan kakanya


"safy adiknya ka Danu"mencium tangan kakanya


"kita temannya Danis citra dan ini Dira,teman sekamar juga salam kenal"


"kalian engga pulang besok kan sekolah?" tanya Dira pada mereka


"nanti setelah sholat magrib om Rizki sedang ada acara bersama ustadz disini"


"om Rizki bukanya suami dari ummi Sinta kan?adik dari Abi Yusuf kan?"


"betul ka citra kita saudarinya ka Danis dan Kaka ku saudara nya ka Danis"


"kebetulan sekali boleh dong nis dia kan ganteng, Soleh dan rajin ibadah"


"astaghfirullah istighfar tra"


"khilaf tadi maaf kan hambamu ini ya Allah"


"cie ka citra nenang ada Arsy yang akan membantu Kaka kebetulan tuh orangnya,ka Arsa sini sebentar"


jalan mendekat kearah Arsy karena tadi di panggil enyah tau ada apa dengan nya dan kenapa ada bersama Danis setra kawannya


"iya ada apa?sy katakan Kaka mau kerumah om Yusuf cepat deh kalau engga kska jalan sekarang"


jalan meninggalkan Arsy dan yang lain karena mau nanya leptopnya sudah dibawa atau belum tadi?


nyari-nyari Ummi ternyata engga ada jalan kearah Tante Lala


"Tan tadi melihat tas warna crem atau engga kayanya sudah ku bawa tadi kesini tapi lupa naruhnya"


"cari ini ada disana tadi"tiba-tiba suara itu terdengar j6dari belakang Arsa ternyata om Yusuf


"iya om itu leotop ku makasih om simpan aja di sini oh iya om kalau Danis desain biasanya dimana om?"


"disain kau kesini cuma mau bergabung bersamanya?di sini kalau memang mendesak paling membawa laptopnya kekamar asrama om akan mengizinkan kalain agar boleh menggunakan laptop"


"makasih om"


jalan kembali ke Arsy dan yang lain masih berkumpul di halaman santriwati mereka boleh masuk karena sudah di izinkan dan membawa teman untuk menemani takut ada fitnah

__ADS_1


"tadi ada apa kan belum sempat cerita urusannya sudah beres Arsy!cerita dong ikut Kaka sebentar"menarik tangan Arsy menjauh dari yang lain


"ka tadi ka citra memuji Kaka kalau ka Arsa ganteng, Sholeh dan rajin ibadah"pesan dari citra sudah di sampaikan


__ADS_2