Kehidupan Anak Metal

Kehidupan Anak Metal
Bertemu kakek Wijaya


__ADS_3

saat pulang satria dikejutkan dengan kedatangan bapak bapak, Satria bingung dengan tujuan bapak tersebut.


"apakah benar anda bernama satria wibisana"


"iya pak, saya satria"


"kebetulan sekali, saya melihat anda bermain musik metal di ajang pencarian bakat, saya kagum dengan anda nak" ucap kakek wijaya


"apakah nak satria mau tampil di acara kami bulan depan, kebetulan saya suka sekali musik metal" lanjut kakek


"boleh pak, nanti saya datang, kalau boleh tau letak kantornya dimana ya?, dan kapan saya harus Dateng" ujar satria


"bulan depan tanggal 28 bisa" ucap kakek


"bisa pak nanti saya kabarin teman saya"


''baik nak akan saya masukan kedalam list" ucap bapak


"sekertaris Dean, masukan mereka kedalam list" ujar kakek dan dibalas anggukan oleh sekertaris


"terimakasih nak"


''jangan sungkan sama saya pak, saya senang sekali, itu menjadi penampilan pertama saya" senyum satria


kakek itu masuk kedalam mobil, satria ingat dengan mobil tersebut, ya mobil tersebut adalah milik kakek Wijaya yang sesak nafas di dalam mall.


satria pun mengabarkan the Exodus, mereka akan tampil untuk acara anniversary Wijaya group, sontak membuat mereka terkejut, karena Wijaya group adalah perusahaan terbesar di Indonesia, mereka bergerak di bidang pembangunan, bahkan Wijaya group pernah menerima Mega proyek di luar negeri.


saat selesai mandi satria mendapatkan telpon dari alisa.


"satria sepertinya kita harus bertemu"


"kapan?, dan dimana?"


"cafe xxx, jam 12 siang"


"oke"


"bye sayangku"


Tut Tut Tut

__ADS_1


muka satria memerah bagai tomat, ia pertama kali mendengarkan kalimat dari alisa


disisi lain


alisa tampak bimbang dengan rencana pernikahannya dengan satria, ia juga tidak mau kehilangan sahabatnya, dari penuturan Tamara, tamara sangat mencintai satria, di lubuk hatinya ia pun egois ingin satria menjadi suaminya, pasalnya ia juga mencintai satria sama seperti Tamara


"Tamara kamu ada di Indonesia kan?" ucap alisa melalui aplikasi WhatsApp


"iya kenapa?"


"besok jam 11 aku ingin bertemu denganmu ada hal yang harus aku bicarakan" ujar alisa dengan serius


"oke deh, dimana kita akan bertemu"


"cafe xxx"


"oke"


"aku harus membuat keputusan" gumam alisa


lalu iapun menelepon satria, dan membuat janji bertemu di cafe xxx jam 12, alisa berencana membuat kejutan untuk satria.


keesokan harinya


alisa bersiap untuk bertemu dengan Tamara, sebelum berangkat ia mengirimkan pesan kepada satria "pagi sayangku 🥰🥰", ia pun menjadi girang setelah mengirimkan pesan tersebut, awalnya ragu mengirimkan pesan tersebut, ia harus terbiasa dengan itu, tak lama taksi online pun datang.


setelah sampai ia menghamburkan peluk dengan Tamara.


"oh iya alisa, apa yang ingin kamu bicarakan" ucap Tamara


"oh itu, aku ingin dijodohkan oleh satria, tetapi aku takut kamu marah jika aku menikah dengan satria, jadi aku memutuskan untuk menjadi yang kedua" ucap alisa dengan santai, sontak membuat Tamara terkejut dengan penuturan alisa, pasalnya Tamara juga tau alisa mencintai satria, di lubuk hatinya ia pun juga mencintainya tetapi ia terhalang oleh keluarga


"apa kamu mau bersanding denganku untuk menjadi istri satria"


"aku bingung, aku harus bilang apa dengan keluarga aku, jika aku menjadi yang kedua" balas Tamara


"diantara kita gk ada yang kedua, kita harus menjadi satu" ucap alisa dan dianggukan oleh Tamara


"jadi gimana mau?" ujar alisa sambil menaik turun kan alisnya


"oke deh"

__ADS_1


"yes kita akan menjadi satu" alisa memeluk Tamara, Tamara pun membalas pelukannya


"kita akan bermain bertiga hihihi" bisik alisa


"kamu dari dulu sama suka nonton begituan"


"hehe"


alisa sejak SMA suka nonton video dewasa, awalnya ia tak sengaja dengan kaset yang ia temukan di jalan, alisa pun iseng memutar video tersebut, yang terjadi sontak menutup matanya, lama kelamaan ia membuka matanya dan melihat adegan dewasa, ia pun ketahuan oleh ibunya, lalu ibu menasihati agar menjaga kehormatannya, menurut alisa ia akan memberikan kehormatannya kepada suami agar menjadi istri Soleha.


alisa suka dengan pelajaran agama, saat guru menjelaskan tentang poligami, ia awalnya menolak tetapi dalam keadaan seperti ini ia pun setuju, asalkan suaminya adil dalam nafkah lahir dan batin, dan tidak membedakan antara istri muda dan istri tua


sama dengan Tamara ia pun awalnya menolak ajaran poligami, menurut dia laki-laki itu serakah dalam memilih pasangan, ia tak sengaja melihat tetangganya bahkan menikah yang ketiga kalinya, Tamara pun melihat kebersamaan keluarga tersebut tanpa adanya pertikaian yang ia lihat di dalam keluarga tersebut, tamara membaca hadist yang mengatakan


Syuhada berhak mendapat keutamaan dari Allah. Dia telah dimaafkan dosanya, disediakan tempat di surga, dihiasi dengan iman, dia bebas dari siksa kubur, dia bebas dari ketakutan. Di kepalanya diberikan mahkota kemuliaan, dengan permata yang lebih baik daripada dunia dan seisinya. Dia akan menikah dengan tujuh puluh dua istri yaitu para bidadari surga dan dia membawa tujuh puluh saudaranya ke surga," (HR Ahmad).


Tamara terkejut mendengar hal tersebut "72 bidadari apa gak capek tuh" ucap Tamara dalam hati lalu ia mendengar hadist lain yaitu


Demi Dzat Yang mengutusku dengan kebenaran, mereka mampu melakukannya berulang kali sambil memberi isyarat dengan tangannya. Namun, dalam hubungan itu tidak ada ****** dan tidak ada pula kematian." (HR. Abu Nu'aim).


Sahabat Anas bertanya: "Apakah ia mampu melakukannya wahai Rasulullah ?" Beliau menjawab: "Tentu, ia akan diberi 100 kali kekuatan seorang laki-laki (di dunia)." (HR. at-Tirmidzi)


Tamara pun sontak terkejut dengan penuturan, padahal ia hanya menanyakan dalam hati, tetapi Allah seperti mendengar hamba nya, Tamara lalu mengucap subhanallah


tak lama satria datang ia terkejut dengan alisa dan Tamara, alisa pun melambaikan tangannya sembari mengucap "sini sayangku", dan Tamara pun juga ikut mengucapkan "sayang aku datang, aku merindukan mu" sembari menitihkan air mata, karena rindu yang amat luar biasa


Tamara pun memeluk satria, alisapun ikut memeluk satria dari belakang, sontak membuat satria terkejut dan berkata "aku tidak mengerti maksud kalian" ucap satria dengan keringat dingin


alisa dan Tamara pun tersenyum saat melihat kekasihnya di buat bingung dengan ulahnya


"sayang apa kau lapar" ujar Tamara


alisa pun tak mau kalah ia mengatakan "sayang apakah di luar panas hingga berkeringat" alisa pun mengambil tisu dan mengeringkan peluh di kepala satria


Tamara pun mengambil cake dan menyuapi satria "sayang aaaa" satria membuka mulutnya


"kalian apa apaan sih membuat ku bingung" ucap satria


mereka pun serempak dan mengatakan "jadikan kami istrimu"


bersambung....

__ADS_1


__ADS_2