Kehidupan Anak Metal

Kehidupan Anak Metal
Audisi


__ADS_3

satria berangkat bersama jeselyn,ia beranjak ke basecamp menggunakan mobil jeselyn, obrolan pun menghiasi perjalanan mereka saat menuju basecamp


"Jes kamu udh sarapan?" tanya satria


''belum bang" jawab jeselyn


''nanti kita makan lengko pak barni ya, udh lama gk makan nasi lengko" ucap satria, sambil menyetir


''yeay makan nasi lengko'' girang jeselyn


*nasi lengko adalah makan yang komponennya nasi, potongan tahu tempe, dan tauge di campur dengan bumbu kacang dan kecap, biasanya ditemani oleh sate kambing.


setelah makan satria menyalakan rokok, aktifitas satria setelah makan adalah merokok, dan menjadi kebiasaan sebagai umat


"bang gimana sama Tamara?" pertanyaan tersebut sontak membuat satria terkejut hingga batuk


"minum dulu nih" meneguk jus jeruk milik jeselyn


"gk tau Jes, dia mau nikah sama orang lain" sontak membuat jeselyn terkejut buat main


"WHAT!!" pekik jeselyn


"jangan teriak Jes Malu sama orang sekitar, iya dia mau nikah sama orang lain, dan dia mengandung anaknya" ucap satria sampai mata berkaca-kaca


"OMG, saya yakin dia gk begitu, dia anak yang baik dan jauh dari pergaulan tersebut, ada udang di balik bakwan kayaknya" ucap jeselyn sambil mengelus dagunya


"dahlah aku pasrah aja semisal dia minta udahan, jika itu permintaan dia maka aku menghargai keputusan dia" ucap satria sambi termenung


"oke gpp, tetap aku selidik" ujar Jeselyn


"udah yuk Abang mau ke basecamp dulu" sambil menarik tangan jeselyn


dibelahan sisi dunia


"Steve!!" pekik Tamara


"ada apa sayang" ucap Steve sambil memegang dagu Tamara


"berani yah, belum sama menikah udah main cewe, dasar brengsek" pekik Tamara


"hei kita lihat daddy mu berpihak pada siapa, ayo sayang" Steve berbalik lalu terkejut dengan Daddy Tamara


sontak membuat mata Daddy membulat, dan Steve pun sama, muka Steve pucat bagai vampir "om aku bisa jelaskan" ujar Steve yang kakinya semakin lemas


"dasar sialan" daddy menampar wajah Steve hingga membiru dan mengeluarkan darah segar di hidung dan sisi bibir


"aku sudah percaya dengan kamu tapi beraninya kamu mengkhianati saya" ujar daddy saking geramnya


"ayo nak kita tinggalkan pria buruk itu" ucap Daddy


pengunjung pun ramai mengabaikan perbuatan Steve dan Daddy hingga viral.


disisi lain


"gaes kita disini mempunyai satu visi dan misi, maka dari itu kita harus bersungguh-sungguh" ucap satria dengan nada percaya diri

__ADS_1


"the Exodus" teriak satria


"sukses" dijawab dengan serentak


satria and the geng pun berangkat dengan mobil jeselyn, sontak bertanya tanya tentang siapa jeselyn.


''dia sepupuku" ucap satria


''hai aku jeselyn, sepupu dari satria, jangan salah paham, soalnya lagi kehilangan hihi" jeselyn dengan nada menggoda satria


merekapun berangkat menuju mall xxx sesampainya disana mereka di hadang oleh Ardian dan Dipa


"wih si miskin mau jadi superstar nih, mimpi! hahaha" ujar Dipa


"hadeuh mending klo miskin cari makan hei, jangan mimpi nanti lapar hahahaha" ujar Ardian


"e gaes Gimana pertujukan topeng monyetnya seru gk" ujar satria, sontak membuat sahabatnya terbahak-bahak


"hahaha laki kok gemulai joget-joget hahahaha" ujar Brian


"udah ah tinggalin aja males liat beruk beraksi" ujar Chester


"sialan lu, gk bakal lolos juga band metal masuk mall, paling juga mainnya di fly over" ujar Dipa


merekapun meninggalkan 2 manusia itu, langsung menuju backstage untuk briefing mengenai hal apa saja yang di lakukan saat audisi


"oke jadi kalian langsung memperkenalkan diri di depan juri, terserah mau pake nama panggung ataupun nama asli" ujar Mbak Rani


mereka masuk dengan mengenakan jumpsuit dan topeng yang mereka beli, di dalam mereka menunggu di panggil, karena bosan merekapun merencanakan nama panggung masing masing, mereka bingung dengan nama tersebut, alhasil mereka berencana akan memperkenalkan nama band mereka saja


di dalam banyak yang bersiap untuk menampilkan bakatnya ada yang sulap, debus, fire dance, k-pop dance.


"*serem banget sih"


"iya kaya urakan gitu pasti gk punya agama"


"iya biasanya band metal tuh banyak yang atheis*"


kata-kata tersebut masuk ke telinga para member the Exodus, tetapi mereka tidak peduli, karena yang di pedulikan hanya rasa gerah saja.


"panas cok" ujar Brian


"sabar" ucap satria


"Lo jangan kebanyakan ngeluh, yang penting gimana nanti cara mengatasi demam panggung" ujar Alfian


merekapun mendapat giliran untuk masuk dan menampilkan aksinya, para juri terkejut dengan penampilan mereka


"mereka kenapa kaya kurang san*obion" bisik Chester


"kayaknya salah satu juri ada yang kena coulrophobia deh" bisik Chester


"apa itu coulrophobia ?" bisik satria


"takut dengan krabby gendut" jawab Chester, sontak membuat semua anggota menahan tawa, karena jokes yang di buat Chester adalah joke yang ada di kartun Spongebob

__ADS_1


"perkenalkan diri kalian" ucap juri 1 dengan tatapan dingin


Chester menjawab dengan nada seraknya "kami the Exodus" pasalnya Chester pandai membuat suara serak, maka dari itu dia cocok dengan genre metal yang menyuguhkan suara serak dan tinggi


"dilihat dari bio kalian akan membawa musik dengan genre metal" ujar juri 2


"kalau begitu cocok dengan juri 3, dia punya pengalaman di bidang musik keras" lanjut juri 2


"kalian mau nyanyi lagi apa" ucap juri 3 dengan dingin


"Helena~ my chemichal romance"


mereka masuk intro dengan tempo yang cepat lalu Chester memulai dengan lirik yang bagus, juri pun menatap kagum dengan pembawaan the Exodus


setelah bernyanyi mereka langsung di nilai oleh juri, terutama juri 3.


"bagus penampilannya, temponya pas dan suara seraknya di tingkatkan lagi, maka dari itu yes dari saya" ujar juri 3


"kalau kami juri 1 & 2, karena tadi juri 3 udah yes maka kami yes sekebon, good job" ujar juri 1


karena tertutup topeng dan menjaga image, maka mereka pun hanya menunduk untuk memberi hormat.


di dalam topeng satria menangis bahagia air matanya tak terlihat karena tertutup topeng


"ya Allah segala nikmat dan puji mu terimakasih" ucap syukur dari satria di dalam hati


merekapun keluar menuju backstage, sesampainya disana mereka melepaskan topeng dari mukanya, terlihat wajah tampan dari ke lima member tersebut, dibalut peluh dan air mata bahagia


Jeselyn masuk ke backstage dan berhambur pelukan kepada satria, karena berhasil lolos kebabak selanjutnya


"Abang selamat ya" ucap Jeselyn


"sama sama Jes, makasih telah mendoakan dan memberikan support buat Abang" ucap satria membalas pelukannya


"always for abangku tersayang" balas Jeselyn


mereka makan malam di selingi canda dan tawa sebagai pelepas penat.


"sat ponakan Lo oke juga" ucap Dika


''siapa dulu abangnya" balas satria


"iye iye Elo apa sih yang nggak, tapi serius udh punya cowo belum" ujar Dika


"kalaupun punya cowo pasti di kenalin pertama ya ke gua dulu lah" jawab satria


"semisal gua minta izin ke elu, boleh gk gua deketin ?'' ucap Dika yang membuat satria terkekeh


"terserah dia mau apa nggak, gua sih bebas" balas satria sambil terkekeh


merekapun pulang ke rumah karena sudah sangat letih, mereka ke basecamp untuk mengambil kendaraannya, sementara satria langsung ke rumah dan masuk ke kamar dikarenakan orang tuanya sudah terlelap.


tiba-tiba satria di kejutkan dengan telpon dari nomor asing.


"halo"

__ADS_1


"hah apa"


bersambung....


__ADS_2