Kehidupan Anak Metal

Kehidupan Anak Metal
Melamar Tamara


__ADS_3

seminggu kemudian Satria mempersiapkan untuk datang ke rumah Tamara di temani oleh Alisa dan juga kedua orang tuanya. Satria membeli rumah hasil jerih payahnya, rumah tersebut di beli karena untuk meyakinkan orang tua Tamara bahwa dirinya punya tempat berlindung yang mumpuni. Kini mereka telah bersiap-siap untuk pergi ke rumah Tamara, tak lupa Jeselyn pun turut membantunya.


Kini keluarga Jeselyn sedikit menerima keberadaan satria, pasalnya ia sudah membuktikan bahwa dirinya mampu berdiri di kaki sendiri.


Kini mereka telah sampai di kediaman Tamara, merekapun di sambut oleh pelayan dan kedua orang tua Tamara.


"assalamualaikum" ucap satria


"waalaikumusalam" jawab orang tua Tamara


Merekapun berbincang hanya sekedar basa basi, mereka menanyakan kabar dari satria. Kakek Wijaya hadir dalam lamaran cucunya.


"begini Bu kedatangan kemari ingin mempersunting Tamara untuk menjadi istri dari satria, walaupun satria sudah mempunyai istri, tetapi istrinya lah yang menginginkan satria menikahi Tamara" tutur bapak kardi


"apakah benar Alisa meminta satria untuk menikahi anak saya" ucap Daddy Anton


"iya benar, sejak awal saya yang meminta satria menikahi Tamara, dan saya mengizinkan bahwa suami saya untuk menikah lagi dengan Tamara'' ucap Alisa dengan yakin


"bagaimana satria apakah yakin untuk menikahi putri saya?" ucap mommy


"saya sangat yakin Tante, saya akan berusaha keras untuk menghidupi Alisa dan juga Tamara" ucap satria


"apakah putri anda mau untuk menikahi Satria?" ucap Bu Dian


"iya Bu saya mau, dan saya yakin kepada satria" ucap Tamara


"kalau begitu saya hanya mengikuti keinginan putri saya" ucap mommy


Tak lama mereka dikejutkan dengan kedatangan kakak dari Tamara, satria membulatkan matanya melihat kakak dari satria yang tak lain adalah pak Darwin bossnya sendiri


"satria kalian disini" ucap pak Darwin


"loh pak boss ada disini'' ucap satria dengan kaget

__ADS_1


"loh kalian saling mengenali?" ucap Daddy


"iya dad dia adalah artisku, dia akan menjadi superstar sebentar lagi" tutur pak Darwin


"dia adalah anak yang baik dan sopan santun, kemarin saat saya buru buru dia yang memberikan saya menaiki lift" lanjut pak Darwin


mereka pun menceritakan tentang pernikahan adiknya dengan satria, yang membuat Darwin terkejut satria sudah memiliki seorang istri, dan istrinya mengizinkan untuk menikahi adiknya.


"wah lu sat belum jadi superstar aja udah 2 apalagi sudah" ucap pak Darwin


"heheh 2 cukup pak" ucap Satria


"jangan manggil pak, ini udah kantor panggil saja mas atau semacamnya" ucap Darwin


"hehe iya mas"


mereka pun bersenda gurau, Alisa mengobrol dengan Tamara perihal nanti menikah. satria dan Tamara saling bertukar cincin. Setelah itu mereka merencanakan pernikahannya, Satria berencana untuk menikah setelah tournya nanti. siangnya mereka makan siang bersama di restoran milik Chester, mereka menikmati makanan tersebut, bagi mereka ini pertama kali ia makan seperti ini, duduk lesehan dengan pemandangan pegunungan diiringi dengan musik khas Sunda.


"wah terimakasih satria telah membawa saya ke restoran ini, pengalaman baru bagi saya" ucap Daddy


merekapun berbincang dan bercanda, merekapun menceritakan tentang perjodohan yang gagal karena perselingkuhan calon mantunya. Satria mendengar tersebut kaget dengan penuturan calon mertuanya.


Setelah itu mereka pulang ke rumah masing-masing, kecuali Tamara ia ikut satria ke rumah untuk berbincang dengan Alisa.


"Lisa bagaimana malam pertama dengan satria" tanya Tamara


"enak, dia orangnya lembut kok, gk kasar tetapi pas malam pertama aku lagi dapet jadi cuma foreplay aja deh" ucap alisa


"hahaha dari dulu kami suka nonton kaya gituan"


"ih apa sih, Ara aku tuh gak sengaja nonton soalnya kasetnya tuh covernya Barbie jadi aku setel aja deh" ucap Alisa


merekapun berbincang mengenai pernikahan, apa saja yang di lakukan istri kepada suami. Merekapun sepakat untuk berbagi tugas rumah, Alisa mendapatkan bagian bersih rumah sedangkan tamara mendapatkan bagian dapur. Tak lama satria Datang dan sempat menguping obrolan kedua wanita tersebut

__ADS_1


"sebenernya tugas istri adalah menemani suami hingga menua nanti, kalau masalah rumah doakan saja mudah mudahan gajiku bisa membayar ART" timpal satria di belakang Tamara dan alisa


"sayang kamu ngagetin aja" ucap Tamara


"ya habis kayaknya seru banget, sampai lupa hari menjelang malam" ucap satria


"eh iya kita lupa masak buat makan malam" ucap Alisa


"Tak perlu gimana kita makan di luar saja, ceritanya ngedate dengan istri dan calon istri hehehe"


"huh kamu bisa aja" ucap Tamara


merekapun bersiap untuk makan malam di luar, satria berniat untuk makan di rumah makan dengan konsep angkringan, sebelumnya satria memesan meja untuk 3 orang. Merekapun sampai menuju restoran tersebut.


"kamu mau makan apa, pesan saja. oh iya jangan lupa aku mau susu jahe sama sate lemaknya 3" ucap satria


Merekapun memesan makanan, Tamara sangat girang karena ia mengingatkan kepada kencan pertama dengan satria, pada saat itu satria memesan menu yang sama dengan yang ia pesan.


"Lisa kamu tau gak tempat ini bersejarah buat aku sama satria" ujar Tamara


"oh ya"


merekapun menceritakan tentang perjuangan untuk kencan, awalnya orang tua Tamara tidak setuju ia berpacaran dengan satria, tetapi sekarang berkat bantuan dari kakek Wijaya merek merestui hubungan mereka, yang berakhir di jenjang pernikahan nanti.


Setelah menikmati merekapun pulang, Tamara di jemput oleh supirnya sedangkan Alisa dan satria menaiki taxi online.


setelah pulang satria di kejutkan dengan kedatangan pak Darwin dan kakek Wijaya


"satria ada yang harus di bicarakan kepada kamu"


"ya ada apa pak?"


"kau harus menikahi Tamara secepatnya"

__ADS_1


"hah"


bersambung.....


__ADS_2