
Alisa mempersiapkan untuk keberangkatannya ke negeri ginseng, pakaian satria pun telah siap kini ia tinggal menunggu esok hari untuk berangkat menuju bandara.
keesokan harinya satria bangun lebih pagi, begitupun dengan Alisa, ia melihat suaminya sedang duduk di pinggir ranjang untuk mengumpulkan nyawa. Kebiasaan satria saat bangun adalah duduk di tepi ranjang, terkadang suka tidur lagi karena masih mengantuk.
Mereka berangkat ke bandara diantar oleh Jeselyn, tak lupa berpamitan kepada orang tua Satria.
"ibu, ayah satria berangkat ya" ucap Satria mencium tangan orang tuanya
"iya nak hati hati, jangan lupa baca doa" ucap ibu mengelus rambut putranya
Alisa juga berpamitan kepada kedua mertuanya.
"ibu ayah, Alisa juga ya" ucap Alisa
"iya nak, jaga diri baik-baik, jangan jauh-jauh dari satria" ujar ibu
Mereka pun berangkat, kini Jeselyn menyetir mobil, awalnya satria menolak jeselyn menyetir tetapi ia memaksa dengan beralaskan agar tidak capek nanti. Merekapun telah sampai di stasiun menuju Jakarta, mereka berpamitan kepada jeselyn.
"Abang hati hati ya, kalau sampa kabarin Jessy" ucap Jeselyn
"iya dek" jawab Satria
"Kak Lisa jangan lupa oleh olehnya ya" ucap Jeselyn memeluk Alisa
"Jessy mau apa?, nanti kakak belikan deh" ucap Alisa
"masker sama album nct" ucap Jeselyn
"huh dunia perkpopan" cibir Satria
"apasih Abang, ini urusan wanita ya" ucap jeselyn
merekapun memasuki kereta api, Alisa sangat senang terakhir kali ia naik kereta api bersama ayahnya.
"kamu seneng banget kayanya" ucap satria
"iya dong, dulu naik kereta sama ayah, sekarang naik sama suamiku" ucap Alisa
merekapun tertidur, tak lama kereta berhenti di stasiun Jakarta. Satria merasa perutnya lapar, ia baru ingat bahwa dirinya belum makan sama sekali saat di rumah tadi.
__ADS_1
"sayang aku lapar, kamu mau makan?"
"eh iya lupa, kan kita belum makan"
"makan itu aja yuk kayaknya enak"
mereka makan lontong sayur di dekat stasiun, satria lahap karena dirinya sudah sangat lapar.
"aduh sayang kamu kok makannya belepotan" Alisa mengambil tisu dan membersihkan wajah suaminya
"maaf laper banget, udah gak bisa kompromi" ucap Satria
Setelah makan mereka memesan layanan taksi online menuju bandara. keadaan jalan tidak macet karena masih jam kerja. Setelah sampai bandara mereka langsung boarding pas, sangat kebetulan ketika sampai langsung boarding pass. mereka membeli kopi di bandara karena ngantuk melanda setelah perut kenyang.
Perjalanan yang mereka tempuh 7 jam 20 menit. Setelah itu mereka sampai di Incheon airport, merekapun langsung menuju bagian imigrasi. setelah dari imigrasi mereka menuju money changer untuk menukar uangnya. perut kembali menunjukkan bahwa dirinya harus diisi.
"sayang laper lagi, mau makan?" tanya satria
"boleh boleh, tapi makan apa ya bingung" ucap Alisa
"bentar ya aku coba buka Naver" ucap Satria
Setelah menemukan rekomendasi, mereka meluncur ke tempat itu. Mereka makan di restoran halal yang ada di Korea, kebetulan pemilik dari restoran tersebut seorang muslim.
"assalamualaikum"
"waalaikumusalam"
"hei saudara ku seiman" anggap aja mereka pakai bahasa Inggris
"hai" ucap satria
"perkenalkan nama saya Kim Jong Hyun, atau nama muslim saya Muhammad Yusuf" ucap pak Yusuf
"nama saya satria wibisana, ini istri saya alisa citra lestari" ucap satria, merekapun saling berjabat tangan
"istriku ada di dalam sepertinya tertarik untuk berkenalan dengan kalian, sebelumnya mau pesan apa?" ucap pak Yusuf
"aku mau rekomendasi dari pak Yusuf saja" ucap satria
__ADS_1
"ah rekomendasi, disini ada Shin Ramyun dan bibimbap, dan ada juga bulgogi" ucap pak Yusuf
"saya mau bulgogi satu sama bibimbap aja pak" ucap Alisa
"oke"
pak Yusuf pun masuk dapur, tak lama istrinya keluar.
"assalamualaikum"
"waalaikumusalam"
"namaku Park Yeon a, nama kalian?"
"namaku Alisa, dan ini suamiku satria"
"ah namamu seperti personil black pink" ucap Bu park
"ah ibu bisa saja" ucap Alisa
hidangan mereka datang, pak Yusuf sendiri yang melayaninya, setelah makan satri hendak bayar tetapi uangnya di tahan oleh pak Yusuf
"saudaraku tidak usah, saya senang sekali mempunyai saudara dari Indonesia"
"pak jangan ini saya ikhlas membayar" ucap satria
"jangan nak, saya juga ikhlas memberi sesama saudara"
"terimakasih pak" satria dan alisa membungkukan badannya tanda terimakasih
mereka sampai di di hotel, satria sedari tadi mulut nya komat Kamit ingin merokok tadi sepanjang jalan hanya melihat tanda 'no smoking'. satria pun merokok hingga 2 batang. Setelah merokok ia merebahkan dirinya di ranjang, karena perjalanan yang melelahkan ia pun tertidur dengan lelap. Alisa hendak mandi karena badannya terasa lengket, ia pun bergegas mandi dan ikut merebahkan dirinya di kasur. Alisa mengabaikan dirinya dan satria yang tertidur, ia tak lupa memposting fotonya di Instagram. Tak lama iapun ikut tertidur di dada suaminya.
sore hari mereka bangun dan berniat jalan jalan menikmati indahnya kota Seoul, Alisa kegirangan sampai lupa bahwa suaminya mengekor di belakangnya. Satria memfoto istri yang sedang girang, ia juga memposting foto itu dengan caption 'kebahagian istri kebahagiaan ku juga'. merekapun asik berfoto foto di depan N Seoul tower. Alisapun lelah karena kegirangan, satria melihat istrinya lelah langsung mengendong alisa di belakang
"sayang aku takut jatoh" ucap Alisa
"kamu akan aman bersamaku" ucap satria
mere menikmati indahnya malam di Korea, Tak terasa cacing di perut sudah membuat kerusuhan, akhirnya mereka makan street food, banyak pilihan makanan tetapi hanya beberapa yang bisa di makan karena campuran babi. Setelah mengisi perut mereka pulang ke penginapan dan langsung tertidur karena lelah
__ADS_1
bersambung......