Kehidupan Anak Metal

Kehidupan Anak Metal
Sadarnya Anna dan PDKT Dika


__ADS_3

hari demi hari, bulan pun berganti silih berjalannya waktu. The Exodus pun melaju ke babak final setelah mengalahkan grup dance milik Ardian dan Dipa, ia melawan grup dance milik alisa, merekapun bersikap profesional di atas panggung, tetapi sisi manja dari alisa muncul ketika di luar panggung. Chester pergi ke rumah sakit untuk menjenguk kekasihnya, ia tak lupa membawa bunga mawar.


"sayang aku datang" ucap Chester sambil menahan air matanya


"sayang apa kamu tau, aku akan melaju ke babak final, aku berharap kamu hadir menonton aku" air mata Chester pun lolos


"lihat ini" Chester mengambil topengnya.


"aku menggunakan ini saat aku tampil, serem ya, kamu pasti takut jika aku memakai ini" ucap Chester


"kamu ingat satria yang pernah aku ceritakan saat aku hendak bunuh diri, sekarang dia mau menikah loh, aku akan hadir di pertunangan dia nanti, dan satu lagi ia akan mempunyai istri 2 hebat kan"


"tenang saja aku hanya punya kamu, mau kah kamu menjadi pendampingku, dan ibu dari anak-anakku" ucap Chester


mata Anna mengeluarkan air mata, sebenarnya ia mendengar setiap obrolan yang dituturkan oleh Chester, tetapi ia tidak bisa melakukan apa apa.


tangan anna bergerak, matanya perlahan terbuka, orang yang pertama kali ia lihat adalah Chester, pasalnya setiap abis manggung Chester selalu datang ke rumah sakit menceritakan pengalamannya.


"Chester" lirih Anna


Chester pun melihat Anna tersadar langsung memencet tombol untuk memanggil dokter. Dokter pun memeriksa keadaan Anna, dan terkejut retakan di kepala Anna sudah hampir hilang.


"subhanallah" ujar dokter


"keluarga atas nama Anna Susanti" panggil suster


"saya sus" ucap Chester


"bapak dengan siapanya pasien" tanya suster


"saya calon suaminya"


"baik ikuti saya"


Chester membuntuti suster, dokter pun menjelaskan tentang keadaan Anna, Chester terkejut dengan penuturan dokter. Dokter mengatakan bahwa luka di tengkorak Anna mulai pulih, dalam kurun 3 Minggu Anna sudah bisa pulang.


"begini nak, sodara Anna bisa pulang, jika keadaannya membaik dalam 3 Minggu"

__ADS_1


"baik dok, apa yang saya harus lakukan kepada Anna dok"


"beri dia semangat agar bisa cepat pulih, dan sementara Anna akan lumpuh, cobalah untuk terapi berjalan, soalnya otot di pahanya kaku" penuturan dokter dan dianggukan oleh Chester


Chester menghubungi keluarganya yang berada di Jakarta, orang tua Anna merantau ke Jakarta, mereka hanya menjenguk pada hari Sabtu dan Minggu saja, Chester berniat untuk menikahi Anna, dan di setujui oleh orang tua Anna.


pasalnya Anna menetap di Cirebon untuk melanjutkan jenjang SMA nya, orang tua Anna khawatir mengenai keadaan Anna yang memilih menetap di Cirebon. Orang tua Anna mempercayai Chester untuk menjaga Anna, karena Chester adalah anak yang baik dan taat dengan agama. Chester pun mengajari ngaji kepada Anna, sikap anna yang angkuh sebelum mengenal Chester, setelah mengenal Chester ia menjadi orang yang lembut dan sayang kepada orang tua nya.


keesokan harinya orang tua dari Anna Datang, tak lupa ibu dari Chester pun datang untuk melamar Anna di rumah sakit.


"bagaimana Chester keadaan Anna" Chester terkejut dengan kedatangan orang tua Anna, tak lama ibu Chester datang untuk membawakan baju ganti.


mata Chester merah akibat kurang tidur untuk menjaga Anna, melihat Chester orang tua Anna merasa terharu dengan perlakuan Chester. pasalnya orang tua Chester terlalu sibuk dengan pekerjaannya yang semata-mata untuk kebahagiaan anaknya.


Awalnya Anna membenci orang tuanya yang tak kunjung menanyakan kabar, Chester pun menasihatinya bahwa orang tuanya bekerja untuk dia, Anna pun luluh dengan penuturan yang lemah lembut Chester


''bagaimana jika menikahkan nak Chester dengan anak kami" ucap pak Riko bapak dari Anna


"saya mengikuti keputusan Chester saja pak'' ujar ibu Chester


"saya mau, tetapi menunggu pulih Anna, dan saya telah menyiapkan ini" Chester mengambil kotak di dalam tasnya, kotak tersebut berisi cincin


"saya mau Tante" Sontak membuat mata Chester membulat


Chester pun mengambil tangan anna "apakah kamu mau menjadi pendampingku dan menjadi ibu dari anak aku kelak'' dibalas anggukan oleh Anna


Chester pun memasangkan cincin di jari manis Anna, begitupun sebaliknya. Di dalam ruangan suasana menjadi haru ketika Chester memeluk dan mencium pucuk kepala Anna.


"kalau mau lanjut nanti ya" goda ibu Dian, ibu dari Anna. Sontak membuat canggung Anna dan Chester.


disisi lain


Dika bertemu dengan jeselyn di sebuah taman.


"Jessy aku ingin melamar mu dan menikahi mu, aku tidak ingin berhubungan dengan orang yang belum muhrim, maka dari itu aku berniat untuk menghalalkan mu" ucap Dika panjang lebar


Jeselyn melihat keseriusan soal Dika, jeselyn melihat Dika adalah sosok yang baik, ia tidak pernah menyentuh sedikitpun kulit dari jeselyn, yang membuat jeselyn salut. Sebelum menyatakan kepada jeselyn, ia meminta persetujuan dari satria, pasalnya satria sudah menganggap jeselyn sebagai adik. pernyataan Alfian disetujui oleh Satria, lalu Dika menelepon jeselyn untuk bertemunya di taman

__ADS_1


sedangkan Brian telah menikah dengan Clarissa, kedua orang tua Clarissa maupun Brian setuju, ia telah melakukan resepsi secara tertutup pasalnya Brian hanya memiliki tidak banyak memiliki sahabat, dan Clarissa pun hanya mengundang Tamara dan alisa, karena teman temannya Clarissa berada di luar negeri, hanya Tamara dan alisa yang berada di Indonesia


The Exodus sedang memilih lagu pada grand final, semua anggota tampak berfikir keras untuk memilih lagu, pasalnya pada saat briefing untuk final, mereka mendapatkan tantangan kolaborasi dengan peserta yang sudah gugur, mereka telah sepakat memilih peserta yang memainkan alat dj dan menyanyi rap, pasalnya konsep tersebut terlintas saat mereka tak sengaja mendengar lagu Linkin Park dan Limp Bizkit.


The Exodus menunggu kedatangan dua orang tersebut untuk latihan, Chester semakin semangat karena ia di temani oleh Anna, sedangkan Dika ditemani oleh jeselyn yang datang bersama satria


mereka berkumpul melingkar dan saling merangkul "perjalanan kita telah mencapai pucuk, kita harus semangat agar kita mencapai cita-cita yang sudah diimpikan, kita harus menjadi orang sukses agar kita tidak ditindas lagi" ucap satria dengan semangat


"kita telah mengukir sejarah, Dan kita telah mengubah stereotipe bahwa anak metal bukanlah sampah masyarakat" lanjut satria


perkataan satria telah menyalakan api semangat di hati anggota The Exodus, mereka berlatih bersama peserta lain untuk menyanyikan beberapa lagu bersama mereka


The Exodus merencanakan ketika menang nanti ia akan membuka topengnya, dan memunculkan identitas aslinya. Soalnya pada malam final ini akan di tayangkan di televisi nasional.


pada acara tersebut di hadiri oleh para petinggi agensi hiburan, dan para pejabat serta walikota.


pada acara tersebut akan diadakan di sebuah ballroom pada mall, dan menggunakan tiket untuk masuk, tiket tersebut ludes habis, karena antusias membeli tiket tersebut yang di dominasi oleh penggemar The Exodus, karena penggemar dari grup dance milik alisa kebanyakan cowok


merekapun mempersiapkan untuk 3 hari kedepan hingga menyewa sebuah hotel milik Brian agar menjaga chemistry. orang tua Brian menyiapkan ruangan khusus untuk The Exodus berlatih.


satria sedang keluar untuk membeli rokok, saat masuk ia dikejutkan dengan kedatangan kakek Wijaya yang hendak memesan sebuah kamar


"satria" ucap kakek Wijaya


Satria terkejut dengan panggilan tersebut, mereka mengobrol dan kakek kagum dengan sikap Satria dan menawarkan penawaran yang mengejutkan


"nak apakah kamu mau menikah dengan cucu kakek"


pertanyaan tersebut sontak mengejutkan satria. Tak lama seorang gadis berlari menghampiri kakek tersebut.


"kakek" pekik gadis tersebut


"nak ini cucu ku" ujar kakek


"satria"


"Tamara"

__ADS_1


bersambung.....


__ADS_2