Kehidupan Anak Metal

Kehidupan Anak Metal
Perjodohan konyol ibu


__ADS_3

pagi hari ibu menyiapkan sarapan buat satria, ibunya paham jika ingin bicara dengan satria maka harus menyiapkan makanan kesukaan dia, makanan kesukaan satria tidak neko neko hanya sayur tahu Jamblang, tempe tepung, sambel dan ikan asin jambal, makanan tersebut bisa di bilang makanan kelas menengah kebawah, jadi ibu tidak mengeluarkan uang banyak untuk menyenangkan hati satria.


"my boy, come on breakfast" teriak ibu


"ah ibu, pake bahasa Inggris segala kaya guru TOEFL" ujar satria


"gak usah banyak cincong makan nih ibu masak kesukaan kamu loh, tada" ucap ibu sambil membuka tudung saji


mata satria berbinar setelah melihat hidangan ibu, pasalnya ia sangat suka dengan masakan tersebut, jika ibu bingung ingin masak apa, ia akan memasak hidangan tersebut.


"kamu nih aneh, anak yang lain tuh suka semur, ayam goreng, seafood kamu malah suka masakan ini" ucap ibu sambil membelai rambut anaknya


setelah selesai makan satria membikin kopi dan menyalakan rokok, ibu menghampiri satria


"nak kamu kan sudah besar, ibu ingin melihat kamu di pelaminan''


pernyataan tersebut sontak membuat satria terkejut


"ibu ngapain sih, satria kan ingin mengejar cita-cita" ujar satria


"ya tapi ibu ingin mengenalkan kamu dengan anaknya Bu Riska, yang punya kosan haji Muin"


"ya kalau satria udh sukses aja Bu, lagian buru buru amat Belanda masih jauh Bu" balas satria


"ya minimal kamu kenalan dulu lah, sebentar lagi Bu Riska datang membawa anaknya, kamu mandi gih badan kamu bau pasar" ucap ibu sambil masuk ke kamarnya


setelah melakukan kegiatan tersebut satria masuk ke kamarnya dan mendapat telepon dari alisa


"Halo satria, kamu sibuk gk siang ini aku ingin menghadiri pernikahan mantan tunangan ku"


"yah sore nanti aku mau latihan, kamu mau pergi jam berapa?"


"jam 2an sih, soalnya sekarang mau nganter ibu dulu"


"jam segitu mah bisa, cuma gk bisa lama"


"aku juga males lama lama"


"yaudah nanti kabarin aku samperin kamu jam 1"


"okey makasih, byee"


"byee"


Tut Tut Tut


satria pun mandi dan bersiap untuk pergi bersama alisa, tak lama ibu menggedor pintu kamar satria.


"nak Bu Riska mau datang pake baju yang rapih ya"

__ADS_1


"iya Bu"


Bu Riska mempunyai anak bernama alisa, ia merupakan single parents karena suaminya meninggal, Riska menjadi anak yang mandiri, ia mengurus usaha ayahnya yaitu studio, sedangkan ibunya mengurus kosan milik suaminya, mereka hidup mengandalkan kosan dan studio.


alisa pun kaget ketika melihat satara (motor milik satria), hingga membuat ia gugup, setelah masuk ia di sambut oleh ibunya satria.


satria keluar dari kamar nya matanya membulat ketika ia melihat alisa dan ibunya


"alisa"


"satria"ujar mereka dengan kompak


sontak membuat ibu dan Bu Riska terkejut


"jadi kalian sudah saling mengenal?" ujar ibu


"hehe satria suka main di studio milik alisa Bu"


ucap satria sambil nyengir kuda


"wah jeng kayaknya cocok deh mereka berdua, bagaimana alisa kamu mau jadi pendamping satria, ibu juga gk mau buru buru yang penting kamu dekat dulu dengan satria" ujar ibu


"saya mau sama satria tapi keputusan untuk melanjutkan hingga ke jenjang pernikahan, alisa pikiran nanti" ujar alisa sambil memandang satria


"satria ikut alisa aja Bu"


merekapun jalan berdua ke taman, satria ingin membicarakan perjodohan konyol tersebut.


"gimana pendapat kamu tentang perjodohan tersebut" tanya satria


"aku mencintaimu sejak awal"


degh


"aku gak tau kenapa perasaan ini muncul saat kita di alun alun, tapi disisi lain kamu memiliki Tamara, aku menjadi bingung dengan perasaanku saat ini"


"aku juga gak mau menyakiti hati Tamara, dia sahabatku, aku tau kamu sejak SMP tapi aku gk berani mendekatimu karena Tamara selalu membicarakan mu, bahkan aku menyukai mu sejak itu"


"aku takut bersaing sama Tamara, dia cantik dan kaya aku minder" ujar alisa panjang lebar


"aku juga gk tau, semenjak dekat sama kamu aku merasa nyaman, tidak was was terhadap orang sekitar"


"keputusan aku nanti, aku akan fokus ke ajang pencarian bakat terlebih dahulu" ucap satria


air mata alisa pun lolos, ia terharu dengan penuturan satria, bahwa cintanya tak bertepuk sebelah tangan, sontak membuat alisa menyender di bahu satria, ia merasa nyaman, satria pun mengelus kepala alisa


setelah itu alisa menghadiri pernikahan mantan tunangan nya tersebut, dengan bangga menggandeng tangan satria


"selamat ya, semoga langgeng, aku udh ada pengganti mu"

__ADS_1


"kamu juga harus bahagia ya"


satria pun langsung menyambar prasmanan, karena ia kehilangan energinya, setelah makan ia mengajak alisa untuk ke studio, mereka sepakat merahasiakan hubungannya, agar tidak salah paham di kedua belah pihak


the Exodus telah berkumpul di studio milik alisa, ia sudah jarang ke studio milik Brian karena jaraknya sangat jauh, studio milik alisa berada di tengah tengah dan dekat dengan basecamp


setelah sampai mereka langsung latihan, mereka menyiapkan beberapa lagu metal lawas dan terbaru, agar dapat diterima oleh orang tua.


"bro kita kayaknya harus memainkan lagu dari Metallica, lamb of God, sama kiss deh biar orang tua dapat menerima kita" ujar Alfian


"nah tapi kita juga harus memainkan genre pop punk kaya blink-182, dan kiling me inside biar variasi aja gitu, jangan my chemichal romance terus" ujar Dika


"bagus, ayo kita coba" ucap Brian sambil menirukan suara Sisca khol


setelah latihan yang cukup panjang mereka terkejut dengan kedatangan Clarissa, ia membawa beberapa makanan seperti pizza, fried chicken, dan masih banyak lagi, awalnya mereka menolak karena tidak enak, tetap dengan paksaan Brian dan Clarissa merekapun menyantap makanan tersebut.


setelah selesai makan mereka melanjutkan latihannya Clarissa juga ikut latihan karena ia memiliki bakat menyanyi, soalnya Clarissa suka menyanyi di gereja, mereka memainkan lagu Evanescence yang berjudul bring me to life, dan di lanjutkan dengan lagi il songo yang dinyanyikan oleh deadsquad ft Isyana Sarasvati.


setelah selesai mereka pulang ke rumah masing-masing, tetapi satria membantu alisa menutup studionya, satria pun mengajak alisa untuk makan malam dan disetujui oleh alisa, mereka makan Docang lalu satria melihat jeselyn


"bang satria" pekik jeselyn sambil memeluk satria


alisa melihat perbincangan kedua insan tersebut, satria melihat itu langsung menyadari bahwa alisa sedang cemburu


"eh Jess kenalin alisa calon istriku" sambil menggenggam tangan alisa


"jeselyn, sepupu kesayangan bang satria hihi" ucap jeselyn


"alisa" balas alisa dengan senyuman


merekapun mengobrol sambil menikmati docang, satria pun hendak pamit sebentar untuk membeli rokok.


"kak alisa, kakak tuh cocok sama bang satria, kelihatan bang satria nyaman pergi sama kakak ketimbang sama Tamara, soalnya kakak gk di jaga sama bodyguard hihi" ujar Jeselyn


"ah kamu bisa aja" balas alisa


"kakak tuh udh kriteria cewek pendamping bang satria, pas dengan apa yang di ucapkan bang satria dulu" ujar Jeselyn


mereka menukar pengalaman tak lama satria datang, ia mengajak alisa pulang dan di ikuti jeselyn.


alisa pun ngantuk dan refleks memeluk pinggang satria dan menyandarkan kepalanya di punggung satria, hati satria semakin tidak karuan, ia merasa detak jantung alisa berdebar, setelah sampai ia membangunkan alisa, karena tak kunjung bangun satria mengendong alisa dan menidurkan di ranjangnya, Bu Riska sangat senang dengan perlakuan satria


satria pun pamit dengan Bu Riska, tak mencium tangannya, setelah sampai rumah ia di kejutkan dengan kedatangan orang yang tidak di kenal


"maaf bapak cari siapa" ucap satria


"satria" ucap bapak tersebut


bersambung.....

__ADS_1


__ADS_2