
Kehadiran Baby Adi membuat rumah semakin ramai, Tamara pun senang ketika melihat Baby Adi yang selalu menggeliat di badannya. Mereka sepakat jika nanti Tamara akan di panggil mommy, sedangkan Alisa akan di panggil mamah, karena ia memanggil Bu Riska dengan sebutan mamah. Satria tampak berseri-seri, ketika Baby Adi sudah lahir, ia juga merasakan perjuangan ketika Alisa mengalami masa ngidam.
Alisa saat masa ngidam tidak merepotkan Satria, waktu itu Alisa meminta satria untuk menyanyikan lagu dangdut, padahal saat sebelum hamil Alisa tidak suka dengan lagu dangdut. Demi keinginan sang buah hati, satria menuruti kemauan si jabang bayi. Tamara juga kena imbas saat Alisa ngidam, Alisa meminta Tamara untuk nyanyi sambil memainkan gitar, Tamara yang tidak bisa main gitar pun langsung memanggil Brian dan Dika untuk belajar gitar, untungnya Tamara gampang paham jadi ia dapat menuntaskan ngidam Alisa.
Setelah Baby Adi diberi ASI oleh Alisa, ia pun tertidur di box bayinya, Alisa melihat Tamara sedang duduk di teras rumah sambil menikmati taman mini yang di buat oleh dirinya.
"Ara sedang apa?" ucap Alisa duduk di sebelah Tamara
"Ah biasa abis nyiram tanaman" ucap Tamara menaruh spray pump
"Eh Satria kemana?" ucap Alisa
"Satria kalau lagi libur itu kalau gak main PS ya tidur" ujar Tamara
Merekapun mengobrol mengenai kehamilan, Tamara berencana akan memiliki anak dalam waktu dekat. Hal tersebut disambut dengan antusias oleh alisa.
Tak lama kemudian Satria keluar sambil nyanyi lagu T.R.I.A.D yang berjudul madu tiga, tetapi Satria memodifikasi lagu tersebut menjadi madu dua.
Aih senangnya dalam hati
Kalau beristri dua
Seperti dunia
Ana yang punya
Kepada istri tua
Kanda sayang padamu
Kepada istri muda
I say i love you
__ADS_1
Satria menyanyikan lagu tersebut sambil menghampiri kedua istrinya. Sontak membuat keduanya merasa malu. Satria duduk di tengah, lalu ia langsung merangkul keduanya, tak lupa Satria mengabadikan momen tersebut. Pasalnya semenjak menikah dengan Tamara, Satria tidak banyak waktu untuk kedua istrinya. Satria bekerja keras karena ia mempunyai tanggung jawab yang lebih, ia juga berusaha menafkahi lahir batin secara adil, bahkan ketika salah satu istrinya meminta berhubungan badan, satria akan melayani keduanya, kecuali salah satunya sedang datang bulan.
Didalam gedung Red Entertainment, para karyawan sedang di sibukan dengan peluncuran album The Exodus yang berjudul 'Metro Exodus'. Pak Darwin juga disibukan dengan para investor yang akan menginvestasikan dananya untuk The Exodus. Album the Exodus laris dijual sebelum peluncuran, para fans telah melakukan pre-order. Kemunculan The Exodus menjadi kebangkitan era metal yang telah redup, bahkan para remaja yang khususnya laki-laki antusias dengan hidupnya band metal.
Awalnya band metal di cap sebagai lagu yang berhubungan dengan musik setan, saat ini stereotipe masyarakat mulai memudar, karena album The Exodus mengaitkan kitab suci Al Quran dan juga kitab suci Injil dalam lagunya, itu juga membuat para pendakwah melihat toleransi dalam band tersebut. Didalam lagunya The Exodus mengajak pendengarnya untuk toleransi terhadap seluruh agama, walaupun lagunya terbilang cukup keras, tetapi di kalangan orang tua pun dapat menikmatinya.
Satu Minggu berlalu, anggota The Exodus mengadakan pertemuan dengan pak Darwin, mereka juga melakukan syukuran larisnya album mereka, anggota The Exodus sepakat untuk menyisihkan keuntungan penjualan album tersebut untuk diberikan kepada anak yatim-piatu. Satria pun senang ketika pendapatnya mendapatkan respon positif.
"Gaes walaupun kita sudah di puncak jangan lupa untuk lihat kebawah, stay humble oke" ujar satria kepada seluruh anggota
"Itukan motto kita saat di ajang pencarian bakat sat" ucap Alfian
"Jadikan motto untuk seumur hidup" ucap Brian
"setuju!!" ucap seluruh anggota secara bersamaan.
Satria pulang untuk melihat Baby Adi, saat sampai ia di sambut langsung oleh Baby Adi yang di gendong oleh Tamara.
"papah datang" ucap Tamara
"Ara sini ganti, kamu mandi biar bareng sama yang baru pulang hihi" ucap Alisa cekikikan
"Kamu belum mandi?" ucap Satria
Tamara menggelengkan kepala, Satria langsung menarik tangan Tamara dengan lembut, respon Tamara pun senang ketika melayani suaminya. Merekapun mandi bersama, suara erangan memenuhi kamar mandi. Alisa meletakkan Baby Adi di box bayi, setelah itu ia langsung mengintip suaminya, mereka lupa menutup pintu kamar mandi. Alisa melihat kedua insan tersebut sedang melakukan penyatuan. Sebenarnya Alisa ingin gabung tetapi dirinya harus puasa selama 40 hari. Alisa langsung merebahkan dirinya di kasur, karena ia lelah merawat Baby Adi, walaupun di bantu oleh Tamara.
Setelah melakukan penyatuan mereka pun mandi, saat keluar mereka di kejutkan dengan Alisa yang tiduran di kasur.
"wah abis berapa ronde nih" ucap Alisa sambil cekikikan
Tamara tampak tersipu malu mendengar penuturan dari Alisa, satria pun begitu ia langsung mencium Alisa.
"Sayang aku masih puasa, kamu sama Tamara dulu gih, anggap aku ada di kamar Adi" ucap Alisa tertawa, sambil mendorong tubuh satria
__ADS_1
"Oh jadi kamu mau liat Livestream" ucap Tamara berkacak pinggang
"Hehe gpp dong" ucap Alisa dengan santai
Satria terkekeh melihat perdebatan kecil antara kedua istrinya.
"Oke sayang jika itu mau mu" ucap Satria
"Cepatlah lakukan, aku sudah membayar mu untuk melakukannya dihadapan ku" ucap Alisa bersandiwara
"Baik nyonya" ucap Satria langsung menyerang Tamara, ia menyibak handuk Tamara.
Alisa menyilangkan tangannya, ia bersandiwara sebagai mafia. Mereka sering melakukan sandiwara saat berhubungan badan, bahkan suatu hari pernah Tamara menjadi pelakor lalu di pergoki oleh Alisa.
Disisi lain Alfian memberanikan diri untuk melamar pujaan hatinya, ia akan menjadikan kekasihnya sebagai istri sah. Alfian melihat keharmonisan Satria dan Brian, ia merasa iri saat Clarissa dan Tamara ketika sedang berada di dekat suaminya.
Tak lama Andra datang, mereka janjian bertemu di taman, Alfian melihat penampilan Andra menjadi terkejut saat dirinya menjadi lebih feminim. Andra melepas piericing di hidungnya, tak lupa ia juga memakai dress diatas lutut. Alfian melihat penampilan Andra tak berkedip, pasalnya ia lebih cantik memakai dress ketimbang memakai pakaian metalnya.
"Kamu cantik" ucap Alfian
"terimakasih. Btw ada apa mau ketemu aku ditaman" ucap Andra
Tak lama Dika memainkan gitarnya dari kejauhan, Andra kaget dengan kedatangan Dika dari jauh.
"Andra Lusiana Will you marry me" ucap Alfian bertekuk lutut dihadapan Andra sambil memberikan sebuah cincin Berlian
Tak lama anggota The Exodus hadir.
"Terima, terima, terima" ucap mereka bersamaan
Andra kaget dengan kehadiran anggota The Exodus dari belakang, mereka juga membentangkan spanduk bertuliskan 'jadilah istri ku untuk selamanya'. Sontak membuat Andra terharu hingga meneteskan air mata
"i Will" ucap Andra dengan yakin
__ADS_1
Sorak dan tepuk tangan pun bermunculan, Jeselyn tak lupa mengabadikan momen tersebut menggunakan handphone milik Alfian. Alfian langsung memeluk Andra, dan Andra membalas pelukan Alfian
Bersambung...