
Disclaimer aja dulu......
Cerita ini diadaptasi dari drama China "rebirth for you"
Baik nama tokoh dan beberapa alur memang sama tapi tenang aja kawan....
Akhir cerita tentu saja tak akan sama
Buat yang tak suka, bisa di skip aja
Jangan komen yang enggak-enggak yah....
Happy reading.....
Terasa sudah satu minggu ku merenung dalam kamar pasca kembali
Kembali dimana aku masih berusia lima tahun dan beberapa minggu yang lalu ku baru saja kehilangan ayahku karena sakit
Sama seperti dahulu, semenjak meninggalnya ibuku diusiaku yang ketiga tahun
ayahku tak menjaga lagi hidupnya
Sehari-hari i habiskan waktunya untuk bekerja dan tak mengenal waktu
Kalaupun ada waktu luang, pasti i habiskan untuk menemaniku belajar dan bermain
Jarang sekali ku melihatnya beristirahat, Karena itu lama kelamaan ayahku jatuh sakit dan akhirnya meninggal
Dulu aku hanya bisa menangis meratapi kepergiannya, namun sekarang ku barulah mengerti
Dia menjemput ajalnya dengan penuh kebahagiaan
Dia sengaja membuat dirinya sakit agar segera bisa berkumpul dengan ibu
Kisah cinta ayah dan ibu sudah sering kudengar dari orang orang sekitar,mereka menjadi saksi bagaimana perjuangan cinta ayah dan ibu
Ibuku bernama Zhao Wei Yi, ia adalah seorang putri di kerajaan Qing an
Sedangkan ayahku Wu Cheng lan, seorang pedagang antar negara
Namun identitas ayah tak sesederhana itu, dia ternyata adalah pangeran kedua kerajaan Xuande
Kerajaan yang lebih besar daripada Qing an
Namun karena tak ingin terlibat perselisihan dengan kakaknya, ia memutuskan keluar istana dan berdagang
Dalam perjalanan dagangnya ayah bertemu dengan ibu yang saat itu tengah dikepung oleh pembunuh bayaran
Tak seperti kebanyakan wanita lainnya yang menunggu pangeran datang menyelamatkannya
Ibuku perempuan yang tangguh, dia bisa menghabisi seluruh pembunuh itu dengan tebasan pedangnya
Tak perlu heran juga, ibuku sendiri adalah seorang jendral di kerajaannya sendiri
Berbicara tentang kerajaan Qing an, kaisar dan permaisuri hanya memiliki ibuku sebagai keturunan sah mereka
Karena itu kaisar mencari seorang selir dan lahirlah seorang pangeran yang tak lain adalah pamanku
Zhao Yun Yi
__ADS_1
Pada masa itu,Zhao Yun Yi menjadi seorang kaisar setelah wafatnya Kaisar pendahulu
Namun kaisar Zhao Yun Yi hanyalah kaisar boneka saja
Semua keputusan dikendalikan oleh selir kaisar yang saat itu sudah menjadi ibu suri agung
Dan itu semua tak luput karena ulahku sendiri
Kerajaan Qing didirikan oleh lima Kaisar pendiri, dan setiap kaisar memiliki sebuah plakat yang menunjukkan kekuasaannya masing-masing
Dan waktu itu ku memiliki tiga buah plakat, namun dengan bodohnya aku memberikan semua itu kepada ibu suri agung
Karena itulah kaisar tak bisa berkutik di bawah tekanannya
Namun saat ini ku sudah kembali, dan tentu saja aku tak akan membiarkan paman kecilku itu menderita
Betapa bodohnya diriku dahulu, tapi sepertinya renungan ku cukup sampai disini
Kini waktunya ku bangkit, banyak hal yang harus kujaga mulai saat ini
Bertepatan dengan itu, seseorang membuka pintu dan ternyata salah satu pelayan ku datang membawakan ku makanan
Aku memiliki empat pelayan setia Feng Yan, Feng ran, Meng Yao dan Lu Zhe
Mereka sangat setia padaku setia padaku sampai akhirnya aku mengusir mereka dari hidupku karena perintah suamiku di kehidupan ku dulu
Dulu aku memang sudah menikah dengan seorang pangeran dari negeri antah berantah
Pernikahan politik tentunya dan aku dengan bodohnya lagi-lagi menerima semua itu
Sampai akhirnya penderitaan ku dimulai, di sana ku hanya dijadikan penghangat ranjang dan mesin pencetak anak
Sampai matipun aku tak tau bagaimana itu indahnya cinta dan pernikahan
" Bawa kesini Feng Yan, apa para prajurit sudah mulai berlatih lagi ?" tanyaku pada Feng yan
Saat ini aku memang berada di kediaman pribadi kedua orang tuaku, tepatnya di perbatasan Utara, perbatasan antara negara Qing an dan Xuande
Setelah menikah ibuku memilih keluar dari istana dan melatih prajurit keluarga Zhao di perbatasan
Sementara ayah tetap berdagang dan sesekali membantu ibu
" Semua sudah kembali beraktivitas sedari kemarin nona, kemarin paman and tuan Jiang juga datang untuk mengecek keadaan disini"
" Baiklah, selesai makan aku akan kembali memulai pelajaran ku
Siapkan semuanya Feng Yan"
" Nona ini......"
" Jangan membantah Feng Yan, aku tak ingin terus terpuruk
Ayah dan ibu meninggalkan banyak hal yang harus kujaga
Jadi tak ada waktu untuk bersantai lagi"
Semenjak saat itu aku giat berlatih beladiri, semua jenis beladiri kupelajari begitupun dengan senjata dan racun
Di malam harinya aku belajar pengetahuan umum dan perdagangan
__ADS_1
Baru di kehidupan ini aku menyadari bahwa ayahku bukanlah pedagang biasa
Usaha dan jaringan perdagangannya tak bisa dipandang sebelah mata
Ada satu hal lagi yang membingungkan dan tak pernah terjadi di kehidupan ku sebelumnya
Beberapa tahun setelah aku terbangun dan hidup kembali, aku menemui hal yang benar benar diluar nalar ku sebagai manusia
Di tengah hutan lindung di dekat perbatasan aku bertemu sosok kecil yang sangat cantik
Mungkin dibuku cerita sosok ini bisa dikatakan sebagai sosok peri atau apalah aku tak tau
Peri itu tampak lesu dan tak bertenaga, setelah bertemu denganku dia terkejut dan tak menyangka ada manusia yang bisa melihat dan berinteraksi dengannya
Begitupun dengan diriku yang sama sama terkejutnya
Dari sana kami mengobrol dan baru kutahu betapa tuanya usia peri itu
Dan kondisinya yang lesu menandakan bahwa ia sudah sampai pada penghujung umurnya, namun ia tak bisa pergi sebelum melepas tanggung jawab dan kekuatannya
Karena itulah begitu melihatku ia tampak senang, karena baginya aku adalah Jawa dari doanya
Peri itu menjaga hutan lindung dan mempunyai kekuatan untuk mengendalikan semua jenis hewan
Terutama hewan langka yang dikenal sebagai Elang Gir
Saking langkanya, hewan ini sering disebut sebagai mahkluk mitologi oleh manusia padahal nyatanya tidak
Namun sayang, pembicaraan kami tak berlangsung lama karena keadaan peri itu semakin lemah
Dia kemudian menyentuh keningku dengan telapak tangannya dan aku tak tau apa terjadi setelahnya
Namun yang pasti sejak saat itu semua hewan tunduk padaku
Termasuk koloni Elang Gir yang menjadi penjagaku dimanapun aku pergi
Mereka menjadi hewan kesayangan ku mulai saat itu
Bertahun-tahun aku habiskan waktu untuk belajar belajar dan belajar
Hingga diumurku yang ke lima belas tahun, aku memutuskan untuk keluar dari perbatasan dan berkelana
Karena diumurku yang ke tujuh belas tahun, aku diwajibkan untuk kembali ke istana karena tiga plakat yang berada di tanganku saat ini
Dengan plakat ini saja aku bisa menjadi penguasa kerajaan Qing an, namun aku tak berambisi untuk itu
Mati kesepian dalam istana sudah menjadi momok terbesar dalam hidupku dan ku tak ingin mengulanginya lagi
Kalau bukan karena kewajiban aku tak sudi menginjakkan kaki di istana dan bertemu dengan banyak penjilat
Terlebih Zhao Yi lebih pantas mendapatkannya, dia orang yang bijaksana dan adil
Hanya saja dulu ia tak punya kuasa untuk berbicara
" Kita sampai dimana?"
" Kota bingzhou provinsi Jinxi nona, ada beberapa toko keluarga Wu dikota ini
Dan nona juga memiliki paviliun disini " jawab Feng Yan
__ADS_1
" Cari penginapan saja, kita singgah disini beberapa hari sebelum jadwal masuk ke istana "
" Baik nona...."