Kehidupan kedua tuan putri

Kehidupan kedua tuan putri
Episode 23


__ADS_3

" Itu yang tertulis ayah, tadi nona miaorong juga sudah menyerahkan sisa anggarannya"


" Astaga...... kenapa bisa seperti ini?


apakah tuan putri punya solusinya?


Saya sudah sangat pusing dengan masalah pemerintahan, rasanya saya akan mati jika harus mengurus masalah ini juga" keluh Li chanqing


" Tentu ayah,asal ayah mengizinkan Jin Yan mengurus kediaman sepenuhnya"


" Ya, tuan putri bisa mengurus kediaman ini sepenuhnya


Saya percayakan semuanya kepada tuan putri, dan juga tuan putri bisa mengurus anggaran saya dari pemerintahan


Saya yakin semuanya akan lebih baik jika di tangan tuan putri "


Jin Yan dan Li Qian bertatapan sejenak, mereka berdua tak yakin akan hal itu


Pasalnya hal itu sudah diurus dengan baik oleh Lin Li,baik Jin Yan maupun Li Qian enggan membuat masalah dengannya


" Sepertinya tak perlu ayah, biarkan kak Lin Li saja yang mengurusnya


Lagipula sudah banyak yang harus jin yan urus, nanti dia malah kelelahan " ucap Li Qian


Setelah pembicaraan menemukan titik temunya, Jin Yan pun pamit pergi


Dia membiarkan suami dan ayah mertuanya berbincang berdua


Sementara itu dirinya mengumpulkan semua orang di kediaman Li, baik itu pelayan maupun pengawal


Jauh-jauh hari ia sudah meminta pelayan pribadinya untuk melihat kinerja mereka, jadi hari ini ia bisa langsung memilih siapa yang akan tetap tinggal


" Baiklah, seperti yang sudah tuan besar Li ucapkan kemarin


Saya yang akan mengurus masalah kediaman


Pertama-tama saya akan memilih siapa yang akan tetap tinggal, dan yang tak terpilih bisa pergi dari kediaman Li dan mencari pekerjaan lain"


Ucapan Jin Yan itu sontak membuat semua orang terkesiap


"Maaf tuan putri, mereka adalah orang yang sudah lama bekerja di kediaman ini


Lagipula kediaman ini butuh tenaga mereka,jadi tolong pikirkan dengan baik lagi" saut miaorong


" Saya tak membutuhkan saran anda nona miaorong, dan juga jangan bercanda dengan saya


Kediaman Li tak membutuhkan pelayan sebanyak ini


Kediaman bangsawan tinggi di ibukota saja hanya mempekerjakan paling banyak 40 sampai 50 pelayan saja


Sementara kediaman Li? Ada 100 pelayan dan 20 pengawal

__ADS_1


Itupun selain pengawal dan pelayan pribadi masing-masing anggota keluarga Li.....


Anda sepertinya berniat sekali ingin menghabiskan uang ayah?" Sindir Jin Yan yang langsung membuat miaorong bungkam


Begitupun nyonya Li yang sedari tadi melihat semuanya dari kejauhan, ia juga terdiam mendengar penuturan Jin Yan


Dalam hati ia juga menyetujui ucapan menantunya ll Yth


Sementara dong dong tersenyum gembira melihat aksi kakak iparnya


Sepertinya gadis itu sangat mengidolakan kakak iparnya....


" Baiklah cukup sampai disini basa-basi nya


Saya akan mempekerjakan 35 pelayan wanita


Sepuluh untuk kebersihan kediaman, sepuluh untuk kebersihan halaman, sepuluh untuk bagian dapur dan yang lima bagian mencuci


Untuk yang pria selain kepala pelayan bisa pergi ke lapangan terbuka


Saya akan menilainya secara langsung "


" Terimakasih tuan putri, tapi pelayan mana yang terpilih?" Tanya kepala pelayan


" Feng Yan sudah mencatatnya, paman bisa kan mengurus ini untukku?


Berikan lima tael emas untuk yang tidak terpilih


Setelah itu Jin Yan pergi mengikuti pengawal kediaman yang akan bertanding


Namun seperti yang sudah ia perkirakan, pengawal kediaman Li sangatlah mengecewakan


Li Qian yang sudah berdiri di sampingnya juga ikut berdecak kesal


Pasalnya kemampuan beladiri mereka sangatlah memalukan, untuk berlari saja mereka tak kuat menahan bobot tubuhnya sendiri


" Qian, sepertinya aku tak bisa mempekerjakan mereka semua


Kalau aku membawa orangku kesini apa kau tak keberatan?"


" Tentu saja tidak, lagipula orang-orang mu sangatlah hebat


Aku sendiri tak yakin bisa mengalahkan pengawalmu"


" Baiklah kalau begitu aku akan meminta Meng Yao untuk mengirim 20 pengawal lagi kesini"


" Memang ada berapa orang yang bekerja di kediaman belakang


Setiap aku pulang, sepertinya aku hanya melihat kedua pelayan pribadimu saja dan beberapa pengawal yang berjaga?" Tanya Li Qian kebingungan


" Ada 10 pengawal, mereka berjaga bergantian

__ADS_1


Dan ada 20 pelayan wanita, 10 untuk mengurus kebun, lima untuk bagian kebersihan dan lima lagi untuk bagian masak dan mencuci


Ada juga 5 orang yang bertugas mengurus kuda


Mereka memang hanya bekerja di siang hari, malamnya mereka bebas bertugas


Kecuali kedua pelayanku itu, mereka selalu mengikuti ku kemanapun aku pergi" ucap Jin Yan


" Mereka hanya terlalu menyayangi mu"


" Oh ya, ada sesuatu yang ingin kuberikan padamu" ucap Jin Yan begitu teringat sesuatu


Ia kemudian menarik tangan suaminya untuk kembali ke kediaman belakang


Sampai disana Jin Yan mengobrak-abrik peti besar yang berisi buku-buku kuno


Setelah menemukan yang ia cari, Jin yan memberikan buku itu kepada suaminya yang langsung diterima baik oleh Li Qian


" Pedang satu jiwa....." Gumam Li Qian begitu ia membaca sampul buku tersebut


" Hmmm, buku ini adalah ciptaan leluhur salah satu kaisar pendiri dan diturunkan kepada kakek buyut kaisar pendahulu lalu..... entahlah, yang pasti aku menerima buku ini dari kakek" ucap Jin Yan, ia sedikit kebingungan menjelaskan asal-usul buku itu karena terlalu tua


" Aku tak pernah membaca buku-buku kuno Jin Yan, ini.... untuk apa kau memberikan ini padaku?" Tanya Li Qian tak mengerti, bahkan ia tak berani membuka bukunya karena takut rusak


" Bukalah Qian, pedang satu jiwa itu nama ilmu beladiri yang dikhususkan untuk pasangan


Aku sudah membaca dan menghafalkannya, namun belum mempraktekkan


Beladiri ini sangatlah sulit dan membutuhkan ketrampilan tinggi Qian, namun tentu saja hasilnya akan sangat mematikan


Menurut kakek hanya kaisar pendiri dan kakek buyut saja yang bisa menguasai ilmu ini " jelas Jin Yan


" Kenapa bisa begitu?" Tanya Li Qian yang mulai tertarik


" Karena buku ini dikhususkan untuk pasangan


Dan orang yang mau mempelajarinya harus percaya sepenuhnya kepada pasangannya


Dan kepercayaan seperti ini hanya bisa dimiliki oleh pasangan yang satu jiwa,baik pemikiran maupun tindakannya


Dulu kakek tak mempelajari ilmu ini karena nenek tak bisa beladiri


Lalu kakek menurunkan nya pada ibu, namun ibu tak berumur panjang......."ucap Jin Yan lirih di akhir kalimatnya


Li Qian merasa bersalah karena terlalu banyak ,ia memegang tangan istrinya dan mengusapnya lembut


" Tenanglah aku tak apa, yang terpenting sekarang aku memilikimu


Bacalah buku ini dan hafalkan, aku ingin kita bisa menguasainya


Dan kita akan menciptakan sejarah baru nantinya" ucap Jin Yan yang langsung dibalas anggukan semangat dari Li Qian

__ADS_1


Apapun keinginan istrinya akan Li Qian kabulkan, karena mulai sekarang hidup dan matinya hanya untuk istrinya seorang


__ADS_2