Kehidupan kedua tuan putri

Kehidupan kedua tuan putri
Episode 32


__ADS_3

Tak perlu ditanyakan lagi apa yang bisa membuat laki-laki bahagia


Di kehidupan nya dulu, Jin Yan mau tak mau harus tau dan bisa menyenangkan suaminya


Lebih tepatnya adalah urusan ranjang, karena tak perduli secantik apapun dan semempesona apapun wanita itu, semuanya akan percuma kalau dia tak bisa menyenangkan suaminya


Dan hal itu baru Jin Yan ingat hari ini,hati ketika ayah mertuanya membawa wanita lain untuk menyenangkan suaminya


Sakit memang namun itu juga karena kebodohannya sendiri, salahkan saja kenapa saat ini umurnya masih dini


Namun Jin Yan saat ini tak memperdulikan masalah umur lagi,ia tak ingin kehilangan suaminya


Jin Yan menatap suaminya yang juga tengah menatapnya penuh puja


Ia tau seberapa besar suaminya ini mencintainya


Perlahan namun pasti Jin Yan mendekatkan wajahnya


Mencium bibir suaminya sekilas dan menatap wajah terkejutnya


Namun begitu suaminya akan membalas ciumannya, Jin Yan tak membiarkan hal itu terjadi


Ia ingin mendominasi suaminya saat ini


Disisi lain Li Qian terkejut bukan main,ia tak menyangka istrinya bisa seagresif ini


Perlahan namun pasti tubuhnya terbaring dengan Jin Yan yang berada di atasnya


Ciuman ringan dari istrinya kini berubah menjadi ciuman liar namun ia menikmatinya


Ingin sekali ia membalas istrinya dan menyalurkan gairahnya dengan menyentuh tubuhnya


Namun ia tak diperbolehkan untuk itu


Malah dirinya sekarang dibuat mati-matian menahan nikmat


Dunia sepertinya terbaik, itu yang ada dalam pikiran Li Qian


Entah apa yang akan dipikirkan orang begitu melihat apa yang terjadi saat ini


Tapi bukan berarti ia akan membiarkan orang lain melihatnya....


Saat ini Li Qian sudah terbaring dengan tangan dan kaki yang terikat di ranjang


Diatasnya Jin Yan tengah memberikan kenikmatan yang tiada Tara padanya


Sempat protes dan menolak saat mengerti apa yang akan dilakukan istrinya


Namun istrinya tak mau mendengarkan


" Aku hanya belum cukup umur jadi tak boleh hamil


Bukan berarti aku tak bisa melakukan hal ini

__ADS_1


Tadi aku sudah meminum ramuan pencegah kehamilan, lagipula hari ini bukan masa suburku" ucap Jin Yan sebelum mengeksekusi suaminya


Erangan nikmat kini terdengar di penjuru kamar pasangan itu


Tubuh keduanya pun sudah basah oleh keringat


Sampai akhirnya Jin Yan menyerah dan terkulai lemas di atas tubuh suaminya


" Apa aku memuaskan mu?" Tanya Jin Yan dengan nafas yang masih terengah-engah


" Emm kau sangat nikmat sayang, tapi aku belum puas


Bolehkah.......?"


Jin Yan tersenyum manis sebelum melepaskan ikatan suaminya


Dan kini keadaannya pun berbalik....


Malam itu Li Qian menggempur istrinya habis-habisan


Dia baru menghentikan kegiatannya begitu hari menjelang pagi


Pagi harinya Wei Shu dan kedua pelayan Jin Yan dibuat kebingungan di depan kamar majikan mereka


Hari sudah menjelang siang namun keduanya tak ada yang keluar kamar


" Apa jangan-jangan mereka pingsan?" Tebak Feng ran dengan asalnya


Sebenarnya mereka berdua tau kenapa majikan mereka belum keluar kamar


Namun mereka malah dibuat merona malu karena mendengar sesuatu yang tak seharusnya didengar oleh gadis-gadis seperti mereka ini


" Kau benar Feng ran, atau mungkin tuan putri dan tuan agung terkena masalah di dalam?" Saut Feng Yan yang juga ikut memanas-manasi suasana


Wei shu yang berdiri di belakang mereka berdua semakin panik, dan tanpa sempat dihentikan Feng Yan dan Feng ran


Wei shu mendobrak pintu kamar dan...


Aakkhh....


Teriakkan membahana Feng Yan dan Feng ran pun terdengar


Begitu juga dengan Wei shu yang juga ikut berteriak saking terkejutnya


Mereka bertiga kemudian dengan kompak membalikkan badan dengan wajah yang sudah merah padam


Di atas ranjang yang tak tertutup dengan kelambu, mereka bertiga melihat kedua majikannya tertidur pulas tanpa pakaian, hanya bagian pinggang ke bawah yang ditutupi selimut


Li Qian sendiri tersentak kaget mendengar pintu kamarnya didobrak dan jeritan pelayan istrinya


Hal pertama yang ia lakukan adalah melihat istrinya, dan untung saja istrinya masih terlelap


Namu seketika ia melotot melihat Wei shu di ambang pintu kamarnya

__ADS_1


Masalahnya saat ini mereka berdua tak mengenakan apapun


Walaupun tertutupi selimut, tapi itu hanya sebatas pinggang saja


Dan istrinya berbaring miring di pinggir ranjang, yang otomatis Wei shu sempat melihat punggung mulus istrinya


" Feng Yan tutup pintunya" ucap Li Qian pelan, tapi masih bisa didengar


Setelah memastikan pintu kamar tertutup dengan benar, Li Qian bangkit dari tidurnya secara perlahan


Ia kemudian membersihkan tubuhnya dengan cepat lalu memanggil Feng Yan untuk membawanya makanan


Sebelum makanan datang Li Qian membawa istrinya yang masih tidur ke kamar mandi


Dengan telaten ia membersihkan tubuh istrinya


Dari mandi memakai baju dan merias, Li Qian lakukan seorang diri


Sementara Jin Yan hanya diam saja dengan mata yang masih enggan untuk terbuka


Tak lama kemudian makanan datang,Jin Yan mau tak mau pun mulai membuka matanya


Karena perutnya sendiri juga minta untuk segera diisi


" Kenapa kau pandai sekali merias wanita Qian?" Tanya Jin Yan curiga


Ia pikir riasan suaminya akan sedikit buruk, namun nyatanya justru sebaliknya


" Karena tuan agung banyak membaca buku buku tentang kecantikan tuan putri " saut Feng Yan yang ternyata masih berada dalam kamar


Dia dan Feng ran tengah membersihkan ranjang yang tampak mengenaskan


Jin Yan yang melihatnya memalingkan wajahnya karena malu


Sementara suaminya malah tampak bangga....


Aneh memang


" Qian aku ingin merenovasi rumah kita, bagaimana menurutmu?" tanya Jin Yan


" Aku sih tak masalah tapi apa tak bisa menunggu lagi?


gaji ku bulan ini dan kemarin belum dikirim"


" Tak apa Qian, uang dari toko kita sudah lebih dari cukup


Lagipula kita juga memiliki uang hadiah dari istana"


" Apa kamu tak apa jika memakai uang itu Jin Yan?


Bagaimanapun juga itu hadiah dari kerajaan bukan"


" Astaga sungguh tak apa Qian, sebenarnya walaupun tanpa uang hadiah itu kita masih bisa merenovasi rumah

__ADS_1


Keuntungan dari toko kita sangat banyak Qian, jadi jangan khawatirkan apapun oke


Urusan rumah biar aku yang mengaturnya" ucap Jin Yan yang langsung dibalas kecupan manis dari suaminya....


__ADS_2