
Kediaman Li sedang kedatangan tamu, lebih tepatnya tamu pribadi Li chanqing
Dahulu sebelum menjadi pejabat, Li chanqing pernah ditolong oleh temannya
Dan sekarang istri dan anak dari temannya itu datang mengunjunginya
Entah apa tujuan mereka?
" Lama tak bertemu kakak? bagaimana kabar kakak Jang, mengapa dia tak ikut?" tanya Li chanqing
Ia dan istrinya menemui tamunya yang tengah menunggu di aula depan
" Kabar baik tuan Li, suamiku itu dua tahun lalu meninggal karena sakit
Sekarang hanya tinggal aku dan Doulan saja
Untungnya dia meninggalkan warisan yang cukup banyak jadi kami tak perlu hidup susah" jawab nyonya Jang
" Lalu..... apakah kakak ada keperluan hingga jauh-jauh datang kesini?" tanya Li chanqing lagi
" Begini tuan Li, saya baru saja mendirikan beberapa toko di bingzhou
Kami berencana akan menetap disini, namun pembangunan rumah kami belum selesai
Jadi saya datang kesini untuk tinggal sementara disisi, tuan Li tentunya tak keberatan kan?"
" Tentu saja tidak kak Jang, mari kita berbincang-bincang dengan santai " jawab Li chanqing dan mengarahkan kedua tamunya untuk duduk
Sementara nyonya Li sudah memasang wajah tak enak nya lagi
" Tapi maaf kak Jang, kami hanya bisa menyediakan satu kamar untuk kalian
Kebetulan kediaman belakang sedang direnovasi jadi mau tak mau kita semua harus berbagi ruangan"ucap Li chanqing
" Tak masalah tuan Li, itu sudah lebih dari cukup"jawab nyonya Jang
" Nyonya Jang memiliki warisan yang banyak dari suaminya, pasti sekarang kalian berdua menjadi nyonya dan nona yang kaya raya" saut nyonya Li
" Yah begitulah, harta kami tak terlalu banyak
Tapi tentu saja lebih banyak daripada kalian para pejabat " jawab Jang Doulan dengan nada centilnya
Li chanqing dan istrinya memalingkan wajah mereka, tak pernah sekalipun mereka menghadapi orang seperti itu
" Sebenarnya selain untuk memulai hidup yang baru, saya juga ingin mencarikan pendamping untuk putriku ini
Doulan sudah dalam umur yang cukup untuk menikah"
__ADS_1
" Benarkah? lalu lelaki seperti apa yang menjadi kriteria menantu idaman nyonya Jang?" tanya nyonya Li, kalau hal seperti ini tentu saja sepemikiran dengannya
Karena dia juga memiliki putri yang sudah saatnya untuk menikah
" Putriku sangat cantik dan kami dari keluarga yang kaya raya, sepertinya keluarga kekaisaran saja belum tentu cukup untuk meminangnya" ucap nyonya Jang
Nyonya Li dan Li chanqing saling pandang setelah mendengar ucapan nyonya Jang
" Tampang seperti ini dibilang cantik? mau meminang keluarga kekaisaran pula
Hayoyo....apa mereka tak tau malu?" batin nyonya Li
Tak lama kemudian terdengar suara kegaduhan dari arah gerbang kediaman utama
" Kepala pelayan......ada ribut-ribut apa diluar?" tanya Li chanqing begitu melihat kepala pelayan memasuki kediaman l
" Lapor tuanku....tun agung dan tuan putri baru saja datang, mereka membawa banyak sekali barang"
Nyonya Jang dan putrinya saling tatap, mereka tak tau kalau tuan putri agung tinggal di kediaman Li
" Kak Jang, tinggallah dengan santai
kami permisi terlebih dahulu" ucap Li chanqing yang langsung pergi dengan istrinya
" Tuanku, kau kenal darimana orang seperti mereka?" tanya nyonya Li begitu mereka sudah diluar aula
" Astaga.....aku hanya mengenal suami mereka, sedangkan kedua wanita itu, aku baru saja mengenalnya tadi
" Sudahlah, tak usah difikirkan lagi
Ayo ke depan, kita lihat apa yang Qian dan tuan putri bawa" ajak nyonya Li
Belum juga beranjak dari halaman aula, mereka sudah dihampiri Li Qian dan istrinya
" Salam ayah, salam ibu kebetulan kita berjumpa disini, ada yang ingin Jin Yan berikan" ucap Jin Yan
" Kalau begitu kita duduk di gazebo itu saja" jawab nyonya Li
Mereka semua pun setuju dan duduk di gazebo yang berada tak jauh dari tempat mereka tadi
Setelah itu beberapa pelayan Jin Yan datang dan meletakkan beberapa kotak besar di depan Li chanqing dan istrinya
" Apa ini tuan putri?" tanya Li chanqing
" Ini untuk ayah ibu dan dong dong juga, setiap kotak sudah Jin Yan beri nama
Ini beberapa Sempel dagangan kami ayah, kami menyisakan beberapa untuk kalian" ucap Jin Yan sembari membuka tutup kotaknya
__ADS_1
Kotak kotak itu sendiri berisi kain-kain sutra kualitas tinggi, perhiasan dan rangkaian produk kecantikan yang khusus Jin yan buat untuk ibu dan adiknya
" Astaga tuan putri ini......"
Nyonya Li dan Li chanqing sampai hampir jantungan begitu melihat isi kotaknya
Sekali lihat saja mereka bisa langsung tau betapa berharganya barang yang menantunya itu berikan
Sepertinya menantunya itu sudah mulai gila?
Satu helai sutra tingkat tinggi saja bisa senilai ratusan tael emas dan sekarang menantunya memberikan satu kotak penuh dengan berbagai warna dan motif
" Terima saja Bu, pilihkan saja yang mana untuk ayah dan dong dong" ucap Li Qian begitu melihat kedua orangtuanya masih dalam mode terkejut
Nyonya Li tentunya dengan senang hati akan menerimanya, sepertinya mulai saat ini ia akan sangat menyayangi menantunya
Dari kejauhan nyonya Jang dan putrinya dibuat terpana oleh ketampanan Li Qian
Mereka berdua menyayangkan kalau lelaki setampan itu sudah menikah
Di samping mereka berdua, miaorong berdiri dan mengamati tingkah laku kedua wanita bermarga Jng itu, dalam pikirannya sudah tersusun rencana untuk mengalahkan Wu jin yan
Ia masih tak rela karena dipermalukan di depan umum
Sekarang semua orang di kediaman memandangnya rendah
Semua itu karena ulah Wu jin yan
Padahal selama ini ia yang mengurus kediaman Li tapi sekarang.....
" Astaga ibu .....Li Qian itu tampan sekali, aku menginginkan nya ibu" rengek Jang Doulan
" Doulan, tuan muda Li memang tampan tapi dia sudah menikah terlebih lagi dengan seorang tuan putri, jangan mengada-ada kamu" ucap nyonya Jang, walaupun dalam hatinya ia juga menyayangkan hal itu
" Tapi ibu lihatlah...... istri Li Qian itu bercadar, mungkin saja dia tak cantik dan aku masih memiliki kesempatan untuk memiliki Li Qian....ah tidak, maksudku kak Qian " Jang Doulan masih kekeh dengan keinginannya
" Kak Qian memanglah tampan nona Jang, semua wanita pasti akan langsung terpana begitu melihatnya
Dia juga beruntung karena menikah dengan tuan putri agung, diberikan status tinggi dan harta yang melimpah namun sayang......."
" Sayang , sayang apa miaorong? cepat katakan padaku "
" Kebutuhan biologis kak Qian tak bisa terpenuhi, tuan putri tak mau memberikannya
Jadi kak Qian tak bisa menyentuhnya, padahal paman Li sudah sangat menginginkan seorang penerus untuk keluarganya " hasut miaorong
Dan ternyata hasutannya berhasil, nyonya Jang dan putrinya kini tengah berbisik-bisik dan merencanakan untuk menarik simpati dari Li Qian
__ADS_1
Dalam hidupnya miaorong tak akan membiarkan orang yang merebut kebahagiaannya hidup dengan tenang
Kalau dia tak bisa memiliki Li Qian, jangan harap Wu jin Yana bisa memiliki lelaki itu sepenuhnya...