Kehidupan kedua tuan putri

Kehidupan kedua tuan putri
Episode 28


__ADS_3

" Tak perlu banyak berpikir kaisar,aku membantu perang kali ini karena suamiku


Orang ini kuserahkan padamu dan juga...... kutunggu hadiah darimu paman" ucap Jin Yan sebelum berbalik dan pergi meninggalkan aula rapat


Ruangan itu seketika hening sepeninggal tuan putri, namun dalam hati mereka bertanya-tanya


Sebenarnya apa yang telah terjadi?


Sampai Jin Xiao, seseorang yang kaisar tugaskan untuk mengamati situasi masuk aula rapat dan melaporkan tugasnya


" Sesuai perintah yang mulia, saya sudah mencari tau dan memastikan keadaan di Jinxi saat ini "


" Apa.....apa pasukan kerajaan Yongle sudah mundur?


Jangan-jangan mereka sedang merencanakan pembalasan karena putra mahkota kerajaan mereka berada di tangan Qing an" ucap sekretaris Wang dengan nada paniknya


" Itu sepertinya tak akan terjadi tuan....."balas Jin Xiao


" Laporkan dengan detail, jangan berbelit-belit dan jangan ada yang memotong ucapannya "perintah kaisar


semua pejabat pun patuh dan memasang telinga mereka dengan baik untuk mendengarkan laporan dari utusan kaisar itu


" Pasukan kerajaan Yongle tak akan bisa membalaskan dendamnya yang mulia


Karena...... karena mereka sudah habis tak bersisa


Hanya tinggal tulang belulang dan genangan darahnya saja


Yang pasti semuanya terjadi begitu tuan putri agung Jianan memasuki medan perang


Setelah mengamankan tuan agung dan temannya, di medan perang hanya tersisa tuan putri seorang


Tak tau apa yang sebenarnya terjadi sampai sampai seluruh pasukan habis tak bersisa "


Setelah Jin Xiao menyelesaikan laporannya,tak ada yang bereaksi sama sekali


Dan ternyata mereka yang ada di aula rapat terdiam linglung,sama seperti dirinya waktu itu


Apalagi dirinya melihat dengan mata kepalanya sendiri tumpukan tulang di atas genangan darah....


Sungguh menakutkan


" Baiklah aku mengerti, terimakasih Jin Xiao


Kau bisa kembali ke tugasmu"titah kaisar


Sementara di kediaman Li,semua dihebohkan dengan kedatangan Dong dong beserta kedua pelayan tuan putri


Mereka membawa tubuh Li Qian yang penuh dengan luka


Untung saja dia masih bisa diselamatkan walaupun lukanya cukup parah


" Jin Yan.....Jin Yan, dimana Jin Yan?" tanya Li Qian begitu terbangun dari pingsannya


" Kak Qian tenanglah, tuan putri sedang pergi ke istana

__ADS_1


Entah apa yang dia lakukan"ucap miaorong yang sudah duduk di samping tempat tidurnya


" Hayoyo apa yang tuan putri itu lakukan di istana?


Suaminya sedang sakit di rumah,dia malah keluyuran tak jelas" saut nyonya Li


" Wei Shu....."


Wei Shu langsung mendekat begitu tuan mudanya memanggil


" Ada apa tuan? apa tuan perlu sesuatu?"


" Siapkan kereta kuda,kita jemput tuan putri agung sekarang " ucap Li Qian,ia mencoba bangun dari tempat tidurnya


Walaupun harus bersusah payah karena luka di tubuhnya,Li Qian tak pantang menyerah


Ia harus tau keadaan istrinya.....


" Kak Qian tenanglah, tubuhmu sedang terluka,tuan putri pasti baik-baik saja


Tidurlah,biar miaorong yang menemani mu disini "ucapan miaorong yang dibalas dengusan sinis dari Li Qian


Bahkan para pelayan kediaman belakang yang sedang bertugas juga ikut melirik miaorong tajam, namun sayangnya wanita itu tak perduli


' Tutup mulutmu miaorong dan juga siapa yang mengizinkan mu untuk masuk ke kediaman ini


Cepat keluar atau pengawal yang akan menyeret mu keluar dari sini, ibu juga keluar " ucap Li Qian


" Kak Qian, biarkan miaorong disini menjagamu, tidak seperti tuan putri yang malah meninggalkan mu disaat kamu terluka


" Aku sudah kembali,kau bisa keluar dari kediaman ini nona Gao miaorong" saut Jin yan


Sepertinya ia datang tepat waktu, walaupun tubuhnya sudah sangat letih karena tak beristirahat sama sekali selama empat hari lamanya


Jin Yan masuk ke kediaman dengan kondisi yang buruk, pakaiannya masih sama dengan pakaian saat pertama kali pergi ke medan perang


Ditambah dengan bercak darah dan lumpur yang memenuhi pakaiannya


Saat ini tuan putri itu tampak seperti Dewi kematian dengan penampilannya yang seperti itu


" Qian......" Jin Yan berjongkok di depan suaminya dan mencium punggung tangan suaminya setelah menyingkirkan miaorong terlebih dahulu


" Jangan biarkan dirimu terluka lagi" ucap Jin yan lirih sebelum kegelapan merenggutnya


Namun sebelum itu ia sempat mendengar teriakkan panik suaminya


" Jin Yan......bangun sayang, Jin Yan


Wei Shu cepat panggil tabib"teriak Li Qian


Ia panik bukan main melihat istrinya pingsan didepan matanya langsung


Menghiraukan tubuhnya yang terluka,Li Qian berusaha bangkit dan mengangkat tubuh istrinya ke atas ranjang


Tak ia pedulikan perintah ayahnya yang ingin membantu mengangkat tubuh istrinya

__ADS_1


Ia tentu saja tak rela tubuh istrinya dipegang pria lain, walaupun itu ayahnya sendiri


Sebelum Wei shu keluar untuk memanggil tabib, kedua pelayan istrinya datang membawa nampan masing-masing di tangannya


" Tak perlu memanggil tabib tuan agung,tuan putri hanya kelelahan


Dia biasa seperti ini kalau tak bisa mengontrol emosinya


Tolong kalian semua keluar,saya akan membersihkan tubuh tuan putri" ucap Feng ran


Semuanya pun keluar dari kediaman belakang,termasuk miaorong


Ingin menolaknya tadi,tapi tuan besar Li sudah menggiring semuanya untuk keluar


Sementara Li Qian tetap kekeuh tak ingin meninggalkan istrinya


Walaupun akhirnya ia harus tersiksa karena melihat tubuh polos sang istri


" Apa dia tak apa? Kenapa tadi Jin Yan tiba-tiba pingsan?" Tanya Jin Yan yang masih khawatir


" Tuan putri tadi menghabisi seluruh pasukan kerajaan Yongle seorang diri tuan agung, hampir empat hari tuan putri tak istirahat dan makan minum dengan baik


Apalagi emosinya sedang tak stabil karena memikirkan tuan


Jadilah seperti ini......" Jawab Feng ran,ia juga senantiasa mengoleskan aromaterapi ke hidung junjungannya agar lekas terbangun


Dan akhirnya Jin Yan bangun walaupun kondisinya sangatlah lemas


" Biar aku yang menyuapinya " pinta Li Qian begitu melihat Feng Yan membawa semangkok bubur


Dengan telaten ia menyuapi istrinya yang masih lemas


Bahkan ia tak membuka matanya walaupun sudah sadar


Setelah menghabiskan makanannya, ia memberikan susu hangat kepada istrinya sebelum menidurkan istrinya kembali


" Karena tuan putri sudah beristirahat,kami pamit undur diri tuan agung


Oh ya.....saya menambahkan obat bius ke dalam susu tuan putri


Mungkin tuan putri akan tidur seharian agar bisa memulihkan energinya kembali"


" Baiklah terimakasih, sebelum itu tolong minta pengawal untuk memperketat penjagaan kediaman belakang


Kalau perlu tambah anggota lagi


Aku tak ingin ada yang mengganggu istirahat istriku lagi " pinta Li Qian


Feng Yan dan Feng ran mengangguk mengerti


Sebenarnya tanpa disuruh pun mereka akan melakukannya


Karena anggota keluarga Li sangatlah tak sopan dan cukup kurang ajar kepada junjungannya


Apalagi Gao miaorong.....

__ADS_1


__ADS_2