
" Tak perlu banyak berpikir kaisar,aku membantu perang kali ini karena suamiku
Orang ini kuserahkan padamu dan juga...... kutunggu hadiah darimu paman" ucap Jin Yan sebelum berbalik dan pergi meninggalkan aula rapat
Ruangan itu seketika hening sepeninggal tuan putri, namun dalam hati mereka bertanya-tanya
Sebenarnya apa yang telah terjadi?
Sampai Jin Xiao, seseorang yang kaisar tugaskan untuk mengamati situasi masuk aula rapat dan melaporkan tugasnya
" Sesuai perintah yang mulia, saya sudah mencari tau dan memastikan keadaan di Jinxi saat ini "
" Apa.....apa pasukan kerajaan Yongle sudah mundur?
Jangan-jangan mereka sedang merencanakan pembalasan karena putra mahkota kerajaan mereka berada di tangan Qing an" ucap sekretaris Wang dengan nada paniknya
" Itu sepertinya tak akan terjadi tuan....."balas Jin Xiao
" Laporkan dengan detail, jangan berbelit-belit dan jangan ada yang memotong ucapannya "perintah kaisar
semua pejabat pun patuh dan memasang telinga mereka dengan baik untuk mendengarkan laporan dari utusan kaisar itu
" Pasukan kerajaan Yongle tak akan bisa membalaskan dendamnya yang mulia
Karena...... karena mereka sudah habis tak bersisa
Hanya tinggal tulang belulang dan genangan darahnya saja
Yang pasti semuanya terjadi begitu tuan putri agung Jianan memasuki medan perang
Setelah mengamankan tuan agung dan temannya, di medan perang hanya tersisa tuan putri seorang
Tak tau apa yang sebenarnya terjadi sampai sampai seluruh pasukan habis tak bersisa "
Setelah Jin Xiao menyelesaikan laporannya,tak ada yang bereaksi sama sekali
Dan ternyata mereka yang ada di aula rapat terdiam linglung,sama seperti dirinya waktu itu
Apalagi dirinya melihat dengan mata kepalanya sendiri tumpukan tulang di atas genangan darah....
Sungguh menakutkan
" Baiklah aku mengerti, terimakasih Jin Xiao
Kau bisa kembali ke tugasmu"titah kaisar
Sementara di kediaman Li,semua dihebohkan dengan kedatangan Dong dong beserta kedua pelayan tuan putri
Mereka membawa tubuh Li Qian yang penuh dengan luka
Untung saja dia masih bisa diselamatkan walaupun lukanya cukup parah
" Jin Yan.....Jin Yan, dimana Jin Yan?" tanya Li Qian begitu terbangun dari pingsannya
" Kak Qian tenanglah, tuan putri sedang pergi ke istana
__ADS_1
Entah apa yang dia lakukan"ucap miaorong yang sudah duduk di samping tempat tidurnya
" Hayoyo apa yang tuan putri itu lakukan di istana?
Suaminya sedang sakit di rumah,dia malah keluyuran tak jelas" saut nyonya Li
" Wei Shu....."
Wei Shu langsung mendekat begitu tuan mudanya memanggil
" Ada apa tuan? apa tuan perlu sesuatu?"
" Siapkan kereta kuda,kita jemput tuan putri agung sekarang " ucap Li Qian,ia mencoba bangun dari tempat tidurnya
Walaupun harus bersusah payah karena luka di tubuhnya,Li Qian tak pantang menyerah
Ia harus tau keadaan istrinya.....
" Kak Qian tenanglah, tubuhmu sedang terluka,tuan putri pasti baik-baik saja
Tidurlah,biar miaorong yang menemani mu disini "ucapan miaorong yang dibalas dengusan sinis dari Li Qian
Bahkan para pelayan kediaman belakang yang sedang bertugas juga ikut melirik miaorong tajam, namun sayangnya wanita itu tak perduli
' Tutup mulutmu miaorong dan juga siapa yang mengizinkan mu untuk masuk ke kediaman ini
Cepat keluar atau pengawal yang akan menyeret mu keluar dari sini, ibu juga keluar " ucap Li Qian
" Kak Qian, biarkan miaorong disini menjagamu, tidak seperti tuan putri yang malah meninggalkan mu disaat kamu terluka
" Aku sudah kembali,kau bisa keluar dari kediaman ini nona Gao miaorong" saut Jin yan
Sepertinya ia datang tepat waktu, walaupun tubuhnya sudah sangat letih karena tak beristirahat sama sekali selama empat hari lamanya
Jin Yan masuk ke kediaman dengan kondisi yang buruk, pakaiannya masih sama dengan pakaian saat pertama kali pergi ke medan perang
Ditambah dengan bercak darah dan lumpur yang memenuhi pakaiannya
Saat ini tuan putri itu tampak seperti Dewi kematian dengan penampilannya yang seperti itu
" Qian......" Jin Yan berjongkok di depan suaminya dan mencium punggung tangan suaminya setelah menyingkirkan miaorong terlebih dahulu
" Jangan biarkan dirimu terluka lagi" ucap Jin yan lirih sebelum kegelapan merenggutnya
Namun sebelum itu ia sempat mendengar teriakkan panik suaminya
" Jin Yan......bangun sayang, Jin Yan
Wei Shu cepat panggil tabib"teriak Li Qian
Ia panik bukan main melihat istrinya pingsan didepan matanya langsung
Menghiraukan tubuhnya yang terluka,Li Qian berusaha bangkit dan mengangkat tubuh istrinya ke atas ranjang
Tak ia pedulikan perintah ayahnya yang ingin membantu mengangkat tubuh istrinya
__ADS_1
Ia tentu saja tak rela tubuh istrinya dipegang pria lain, walaupun itu ayahnya sendiri
Sebelum Wei shu keluar untuk memanggil tabib, kedua pelayan istrinya datang membawa nampan masing-masing di tangannya
" Tak perlu memanggil tabib tuan agung,tuan putri hanya kelelahan
Dia biasa seperti ini kalau tak bisa mengontrol emosinya
Tolong kalian semua keluar,saya akan membersihkan tubuh tuan putri" ucap Feng ran
Semuanya pun keluar dari kediaman belakang,termasuk miaorong
Ingin menolaknya tadi,tapi tuan besar Li sudah menggiring semuanya untuk keluar
Sementara Li Qian tetap kekeuh tak ingin meninggalkan istrinya
Walaupun akhirnya ia harus tersiksa karena melihat tubuh polos sang istri
" Apa dia tak apa? Kenapa tadi Jin Yan tiba-tiba pingsan?" Tanya Jin Yan yang masih khawatir
" Tuan putri tadi menghabisi seluruh pasukan kerajaan Yongle seorang diri tuan agung, hampir empat hari tuan putri tak istirahat dan makan minum dengan baik
Apalagi emosinya sedang tak stabil karena memikirkan tuan
Jadilah seperti ini......" Jawab Feng ran,ia juga senantiasa mengoleskan aromaterapi ke hidung junjungannya agar lekas terbangun
Dan akhirnya Jin Yan bangun walaupun kondisinya sangatlah lemas
" Biar aku yang menyuapinya " pinta Li Qian begitu melihat Feng Yan membawa semangkok bubur
Dengan telaten ia menyuapi istrinya yang masih lemas
Bahkan ia tak membuka matanya walaupun sudah sadar
Setelah menghabiskan makanannya, ia memberikan susu hangat kepada istrinya sebelum menidurkan istrinya kembali
" Karena tuan putri sudah beristirahat,kami pamit undur diri tuan agung
Oh ya.....saya menambahkan obat bius ke dalam susu tuan putri
Mungkin tuan putri akan tidur seharian agar bisa memulihkan energinya kembali"
" Baiklah terimakasih, sebelum itu tolong minta pengawal untuk memperketat penjagaan kediaman belakang
Kalau perlu tambah anggota lagi
Aku tak ingin ada yang mengganggu istirahat istriku lagi " pinta Li Qian
Feng Yan dan Feng ran mengangguk mengerti
Sebenarnya tanpa disuruh pun mereka akan melakukannya
Karena anggota keluarga Li sangatlah tak sopan dan cukup kurang ajar kepada junjungannya
Apalagi Gao miaorong.....
__ADS_1