Kehidupan kedua tuan putri

Kehidupan kedua tuan putri
Episode 30


__ADS_3

Setelah berbincang dengan Lin Li, suasana hati miaorong menjadi lebih baik


Dengan riang ia pergi ke dapur kediaman untuk membuat sup manis


Rencananya ia akan memberikan sup itu untuk pamannya


Beberapa hari ini pamannya itu sedang tak enak badan karena kelelahan


Begitu supnya sudah siap, ia mengantarkan sup itu ke tempat pamannya berada


" Paman bagaimana keadaan mu?


Aku membawakan sup manis kesukaan paman"


" Paman sudah jauh lebih baik miaorong, sepertinya sudah lama paman tak merasakan masakanmu


Kemarikan supnya miaorong " ucap Gao fuyu


Miaorong tersenyum dan mendekati pamannya,ia lalu memberikan sup yang ia bawa


Sementara dirinya menggantikan pamannya yang tengah membersihkan tumpukan buku-buku yang cukup tua


Pandangan mata miaorong tak sengaja melihat kertas yang terselip diantara buku buku itu


Karena penasaran miaorong menarik selembar kertas itu dan begitu membaca


Betapa terkejutnya ia....


" Paman..... kenapa paman tak pernah memberitahukan hal ini?" Teriak miaorong tepat di depan wajah pamannya


Ternyata tulisan di kertas itu menyatakan tentang perjanjian perjodohan antara dirinya dan Li Qian


Andai dia tau sejak awal, tentu saja semuanya tak akan berakhir seperti ini


" Miaorong itu perjanjian lama


Lagipula sekarang tuan muda Li sudah menikah, dengan seorang tuan putri pula


Tak ada tempat lagi untukmu miaorong


Paman tau kau mencintai tuan muda,tapi dia sudah menikah


Carilah pemuda yang lebih baik miaorong"nasehat Gao fuyu


Namun miaorong tak mendengarkan nasehat pamannya


Sebaliknya ia malah berlutut dan memohon kepada pamannya itu


" Aku mohon paman, aku sangat mencintai kak Qian


Kumohon tagihlah janji ini kepada paman Li.... kumohon paman, kumohon "


Gao fuyu tak berdaya lagi melihat keponakan yang ia sayangi memohon mohon di bawah kakinya


" Berdirilah miaorong


Paman akan mencoba berbicara kepada tuan besar


Tapi keputusannya tetap akan ada pada tun besar Li" putus Gao fuyu akhirnya


Gao fuyu pun membuat miaorong ke kediaman utama, disana dia dengan sungkan menjelaskan apa yang telah terjadi


Awalnya Li chanqing menolak dengan halus permintaan Gao fuyu dan miaorong

__ADS_1


Bukannya tak menepati janji atau apalah, namun keadaannya sekarang berbeda


Putranya menikahi seorang putri agung, tak mungkin juga ia membuat masalah dengannya


Begitu juga dengan nyonya Li, walaupun ia tak menyukai menantunya


Namun dia adalah wanita yang menjunjung tinggi nilai-nilai kesetiaan


Permintaan miaorong sepertinya sangat tak tau malu


Ia paling benci melihat seseorang yang ingin merusak hubungan baik sepasang suami istri


Namun perkataan miaorong yang mengatakan kalau Li Qian dan tuan putri agung tak bisa bermalam mengusik pikiran Li chanqing dan istrinya


Bagaimanapun juga mereka berdua menginginkan seorang penerus untuk keluarga Li


" Miaorong..... apapun itu, paman tak bisa menepati janji paman


Tolong mengertilah" ucap Li chanqing


Mendengar itu miaorong terdiam, namun otaknya berpikir keras


Bagaimana caranya agar kemauannya dituruti


" Baiklah kalau begitu miaorong mengerti tapi......"


" Aaaakkkhh tidak, hentikan miaorong


Apa yang kau lakukan?" Bentak nyonya Li begitu melihat miaorong melukai tangannya dengan jepit rambut


" Aku sangat mencintai kak Qian, kalau aku tak bisa memilikinya


Lebih baik aku mati" ancam miaorong


Walaupun hati mereka dipenuhi keraguan, entah apa yang akan terjadi kedepannya


Saat itu juga Li chanqing membawa miaorong ke kediaman belakang


Hal itu ia lakukan karena mengetahui putranya sedang pergi


Jadi dia memanfaatkan kesempatan itu


Memikirkan putranya,ia yakin sebentar lagi anak itu akan marah besar jika mengetahui apa yang terjadi


" Sampaikan kepada tuan putri, aku ada perlu dengannya" ucap Li chanqing kepada pengawal yang menjaga gerbang kediaman belakang


Biasanya ia akan langsung diperbolehkan masuk oleh si pengawal


Namun melihat ia datang bersama miaorong, pengawal itu sedikit ragu dan berakhir menahannya di depan gerbang


Setelah beberapa saat menunggu, salah satu pengawal mempersilahkan Li chanqing masuk


" Bagaimana kabar tuan putri? Apakah sudah lebih baik?" Tanya Li chanqing begitu sudah dipersilahkan duduk oleh Jin Yan


" Sudah ayah, ada apa ini?


Kenapa tiba-tiba datang bersama nona Gao?


Apa ayah ada perlu?" Tanya Jin Yan


" Emmm begini tuan putri, saya membawa miaorong untuk tinggal disini


Tolong terima dia" ucap Li chanqing, dia bingung harus bagaimana menjelaskan nya

__ADS_1


" Tinggal disini? Apa maksudnya ayah?" Tanya Jin yan kebingungan


Li chanqing pun mau tak mau menjelaskan tentang perjanjian pernikahan antara miaorong dan Li Qian


Dengan penuh permohonan Li chanqing meminta Jin Yan untuk menerima miaorong


Apalagi Jin Yan takĀ  bisa memenuhi kebutuhan biologis Li Qian


Sementara Jin Yan sedari tadi sudah mencoba menahan emosinya


"Alasan yang tak masuk akal, pasti ini semua karena hasutan siluman rubah itu" batin Jin yan


Dan benar saja,Jin Yan melihat seringaian miaorong di balik wajahnya yang menunduk


" Karena sudah ada perjanjian terlebih dahulu


Apa ku harus mengalah?


Miaorong menjadi istri pertama dan aku menjadi selir


Begitukan seharusnya ayah?" Tanya Jin Yan, masih tetap mempertahankan ekspresi tenang di wajahnya


" Oh tidak tuan putri, tentu saja tidak


Anda tetap menjadi istri pertama putraku Li Qian, hanya saja biarkan miaorong hidup berdampingan dengan kalian" pinta Li chanqing


" Benar tuan putri, asal anda membiarkan saya berdiri di samping kak Qian


Saya tak membutuhkan status apapun" saut miaorong


" Baiklah aku mengerti, ayah bisa pergi dulu dan bawa miaorong


Masalah ini biar Li Qian yang memutuskan sendiri


Aku akan menerima miaorong kalau Li Qian juga menerimanya " putus Jin Yan


Li chanqing dan miaorong pun akhirnya keluar dari kediaman belakang


Berbeda dengan Li chanqing yang tampak gelisah, miaorong justru tampak berbunga-bunga


Ia sangat yakin kalau Li Qian akan menerimanya


Selepas kepergian tamu yang tak diundang itu, Jin Yan terdiam dan merenung di ruang kerjanya


Dia tak mau dan tak rela berbagi suami...


Selama ini ia ingin menjalani kehidupan normal, sebuah keluarga yang bahagia


Dia ingin suaminya menjadi sandarannya ketika lelah, dan hanya ia yang boleh bersandar pada suaminya


Sangat posesif, itulah Jin yan


Harta benda bisa ia relakan, namun tidak untuk orang yang ia cintai


Tak lama kemudian Jin Yan melihat kedatangan suaminya


Dia baru saja kembali setelah mengantarkan temannya pulang


Begitu suaminya akan masuk kediaman, Jin Yan segera menutup pintu


Tepat di depan wajah suaminya


" Apa yang terjadi....?" Gumam Li Qian

__ADS_1


__ADS_2