
Pagi harinya Jin Yan terbangun dengan kepala yang teramat sangat pusing
" Minum dulu tuan putri" ucap Feng ran, dia dan saudaranya memang terus menemani tuan putrinya
Kejadian semalam membuat mereka sangat merasa bersalah
" Apa yang terjadi?" tanya Jin Yan, tangannya terus memijit pelipisnya mengurangi rasa pusing
" Harusnya kami yang bertanya, sebenarnya apa yang sudah terjadi tuan putri?" tanya Feng Yan
Jin Yan sejenak berpikir, dan beberapa potongan ingatan kejadian semalam kini berseliweran
Oh astaga..... apa yang terjadi semalam?
" Feng ran, Feng Yan dimana Li Qian?"tanyaku, aku yakin pemuda itu pasti sedang dalam keadaan yang tak baik
" Jelaskan dulu pada kami tuan putri?" pinta Feng ran
" Semalam ada yang mencampur afrosidak dalam makanan ku, dan kalian tentu tau kan efek obat itu?
Setelah kalian pergi, Jing Zhou masuk dan berniat tak baik
Lalu aku mencoba kabur dan melawannya, namun karena kondisi ku yang sudah setengah sadar aku tak berdaya
Untung saja Li Qian datang dan menolongku, setelah itu aku emmmm
Aku lupa..... sekarang katakan dimana dia?"
" Tuan putri berbuat tak senonoh pada tuan Li kan?" tebak Feng ran
Dan blush...... wajah Jin yan seketika memerah begitu mengingatnya
" Lebih baik tuan putri segera bersiap, tuan Li sudah ditahan semalam dan saya dengar hari ini ibu suri agung akan mengadilinya" jelas Feng Yan
" Apa? bagaimana bisa? jelas-jelas Jing Zhou yang bersalah disini "
" anda pingsan semalam tuan putri, dan keadaannya tuan Li seorang yang sadar di tempat kejadian
Lebih baik anda bersiap dan meluruskannya"
Jin Yan pun tanpa basa-basi membersihkan diri dan bersiap secepat mungkin
Setelah bersiap, aku berlari menuju lapangan terbuka tempat Li Qian diintrogasi
Dan sesampainya disana pemandangan menyakitkan menyambut ku
Orang yang sudah menolongku dan selalu ada di dalam pikiran ku kini tengah dipukuli tanpa ampun
walaupun tubuhnya penuh luka, orang orang biadab itu tak menunjukkan belas kasihnya sama sekali
" Hentikan....." teriakku lantang, semua orang langsung berhenti dan memusatkan perhatiannya padaku
__ADS_1
Dengan langkah lebar aku menghampiri ibu suri agung dan menamparnya sekuat tenaga
Karena tenaga ku yang terlalu besar, ia sampai terjengkang bersama kursi yang ia duduki
Semua menatap ku tak percaya, namun aku tak perduli
" Kau....." ibu suri agung menunjukku dengan jari tangannya yang bergetar, entah marah atau ketakutan
Aku tak perduli, kuraih telunjuknya yang berani mengacung di wajahku dan kupatahkan dalam sekali gerakan
Raungan tangis ibu suri agung menggema memenuhi lapangan dan aku tersenyum puas menatapnya
Berbeda dengan orang orang yang ada di lapangan itu, mereka spontan melangkah mundur dan ketakutan
" Wanita rendahan yang bisanya menghamburkan uang negara, berani sekali kau menyentuh orangku" ucapku datar, langkah kakiku perlahan lahan mendekatinya dan ibu suri agung juga bergerak mundur menjauhiku
Wajahnya tampak pucat, dengan air mata yang terus mengalir di kedua matanya
" Redakan amarahmu Jin yan, benar ataupun salah pemuda ini harus tetap dihukum karena dia sudah melakukan hal yang tak pantas terlebih lagi banyak pejabat yang melihatnya
Jadi pilihan untuknya hanyalah mati, dengan ini nama baikmu akan tetap terjaga" ucap kaisar Zhao Yun Yi
Aku melotot terkejut mendengar ucapan dari pamanku, kutatap Li Qian yang ternyata juga tengah menatapku dengan senyuman tulus di wajahnya
Ada apa dengan pria itu, kenapa disaat seperti ini dia malah tersenyum?
" Aku tak akan membiarkan seseorang mati hanya demi nama baikku paman...... tuliskan dekret untukku"
" Aku meminta Li Qian untuk menikahi ku sebagai bentuk pertanggungjawaban nya
Dan laksanakan itu dalam waktu kurang satu minggu
Aku akan menunggunya di kediaman Jiang yang ada di Jinxi" ucap Jin Yan tanpa mau dibantah, ia berlalu pergi setelah mendapat anggukan setuju dari pamannya
Sementara Zhao Yun Yi hanya bisa memandang ponakannya dengan tatapan penuh arti
Selama ini Jin Yan adalah orang yang acuh tak acuh pada sekitar
Kalaupun dia berniat membantu, ia akan membantunya dari balik layar
Tapi ini......
Dia yakin pasti ada sesuatu diantara mereka
Menormalkan ekspresi wajahnya, Zhao Yi berbalik menghadap semua orang yang ada di lapangan
" Dekret kaisar......." teriaknya lantang
Semua orang langsung berlutut tak terkecuali Li Qian yang sudah diturunkan dari tiang pemukulan
Dan begitu juga dengan ibu suri agung, semenjak kehadiran Jin Yan, orang itu sudah mau berlutut di depannya walaupun terpaksa
__ADS_1
" Dengan permintaan tuan putri agung Jianan dan atas seizin ku, aku memerintahkan Li Qian untuk menikah dengan tuan putri agung Jianan di kediaman Jiang yang berada di wilayah Jinxi dalam waktu kurang dari satu minggu "
Lapangan lagi-lagi hening, namun sekarang dengan situasi yang berbeda
Mereka berpikir apakah tuan putri itu sedang kerasukan?
Dia menolak bangsawan Jinghai dan malah menikah dengan seorang prajurit biasa.....
" Li Qian......masih tak mau menerima dekret?" tanya Zhao Yi begitu melihat Li Qian masih terbengong
Dugaannya benar, sepertinya keponakan dan pemuda ini mempunyai perasaan yang khusus
" Saya menerimanya, terimakasih yang mulia kaisar Zhao Yun Yi" ucap Li Qian, ia bersujud beberapa kali guna mengucapkan rasa bersyukur nya atas anugerah yang telah diberikan
Di belakangnya Jing Zhou menggelengkan kepalanya tak percaya
Dia memang menyesal sudah berniat tak baik kepada tuan putri, tapi setelah itu dia berjanji akan membahagiakan nya
Apalagi dia sudah tau betapa cantiknya tuan putri
Namun sekarang.......
" Tidak bisa.....tuan putri sudah dijodohkan dengan saya yang mulia
Anda tak bisa membatalkan nya begitu saja, tuan putri milik saya" bantah Jing Zhou
" Tuan putri bukan milik siapapun, dia bebas memilih kemana hatinya ingin pergi
Dan aku tak akan membiarkan tuan putri jatuh pada lelaki bajingan seperti mu Jing Zhou " sarkas Li Qian
" Hahaha kau.....kau hanya orang rendahan, apa yang bisa kau lakukan padaku hah?
Dekret dari kaisar tak akan berlaku karena aku mendapatkan sokongan dari ibu suri agung " bentak Jing Zhou
" Sepertinya kau melupakan hasil rapat Akbar waktu itu tuan muda?" sarkas kaisar Zhao Yi, dia memapah tubuh Li Qian di pundaknya dan menatap Jing Zhou tajam
" Keputusan kaisar adalah mutlak disini, terlebih ini permintaan dari tuan putri sendiri
Masalah ibu suri agung yang dengan lancang menjodohkan kalian berdua tanpa persetujuan tuan putri sudah melanggar hukum, setelah ini aku akan mengurusnya
Dan kalau kau tak mau hukuman mu menjadi lebih berat, lebih baik kau jaga lisanmu baik-baik" peringat kaisar Zhao Yi sebelum pergi meninggalkan lapangan dengan membawa Li Qian
Di pertengahan jalan, Li Qian diambil alih oleh pengawal tuan putri dan kaisar Zhao Yi membiarkan nya
Lebih baik ia mulai mencatat mahar untuk keponakan cantiknya itu....
Sesampainya di istana tuan putri, Li Qian diobati langsung oleh tuan putri sendiri
" Maaf..... maaf membuatmu luka separah ini, padahal kau berniat menolongku" ucap Jin Yan memulai pembicaraan
" Tak ada yang perlu dimaafkan tuan putri, karena saya menolong anda karena keinginan saya sendiri" balas Li Qian
__ADS_1