
" Salam tuan putri, saya Li Dong Zhi nona muda di kediaman Li
Saya tak tau apa yang sudah bibi Tian lakukan hingga tuan putri memperlakukannya seperti ini?" Ucap dong dong
" Bibi Tian sudah melakukan kesalahan besar adik"
" Apa anda yakin tuan putri, bisa saja itu hanya praduga saja" balas dong dong
" Emmm kita lihat dan dengar kebenarannya di dalam " ucap Jin Yan kemudian memerintahkan pengawalnya untuk membawa bibi Tian ke aula kediaman utama
Disana kedua mertuanya sudah duduk menunggu kedatangannya
Tak lupa juga dengan miaorong, sedangkan Gao fuyu dan Lin Li tengah menjalankan tugas dari tuan besar Li di kota sebrang
" Tuan putri, bibi Tian adalah pengasuh Li dong Zhi sedari kecil
Dia sudah bekerja sangat lama disini, tak mungkin dia melakukannya " ucap nyonya Li tak percaya
" Feng ran bawa buktinya kepada ayah
Ayah bisa lihat sendiri, semuanya sudah tertulis dengan rinci
Barang apa saja yang sudah ia curi beserta siapa dan dimana pembelinya"
Li chanqing pun menerima buku itu dan membacanya dan ia begitu terkejut melihat isi pembukuan itu
" Tuan besar, nyonya......hiks saya sudah bekerja belasan tahun di kediaman ini
Saya tak melakukannya tuan, tolong berikan keadilan untuk saya" ucap bibi Tian seraya menangis terisak-isak
" Tuan putri, bibi Tian sudah terlalu tua untuk melakukan hal tersebut
Baiklah baiklah katakan saja kalau dia memang benar benar pencurinya, masalah ini diselesaikan sampai disini saja
Apa kata orang nanti bila kita menghakimi orang tua " bela nyonya Li
" Masalahnya tak sesederhana itu ibu, kalau hanya uang ataupun perhiasan aku tak akan mempermasalahkannya
Namun saat ini ayah kehilangan berkas militer, kalau sampai hal ini terdengar ke telinga petugas ayah bisa terkena masalah
Dan akhirnya Keluarga Li yang akan terkena imbasnya
Apa ibu bisa menerima semua itu?" Ucap Jin Yan yang membuat nyonya Li terdiam seketika
" Itu hanyalah sebuah buku tuan putri, apa bibi Tian bisa dinyatakan bersalah hanya karena sebuah buku?" Tanya miaorong dengan nada penuh tantangannya
" Benar tuan putri, apa anda punya bukti lain yang bisa membuktikan kesalahan bibi Tian?" Tanya Li dong Zhi
Jin Yan hanya tersenyum tipis menanggapi pertanyaan dari adik iparnya
" Tentu,Feng ran bawa mereka masuk"
__ADS_1
Feng ran pun membawa tiga orang memasuki aula utama sesuai dengan perintah tuan putrinya
" Ayah.....tiga orang ini adalah pembeli dari barang barang bibi Tian
Ada pengelola toko emas Wu, pengelola paviliun ruyi dan penyelenggara pasar gelap
Seperti yang anda tau, dua diantara mereka adalah orang saya dan tentu saja mereka melaporkan semuanya"
" Jadi anda sudah tau hal ini dari lama tuan putri?" Tanya Li chanqing
" Tentu ayah, maaf tak memberitahumu
Sesuai kesepakatan aku mengurus kediaman ku sendiri dan kediaman Li diurus oleh nona Gao
Jadi tak pantas kalau jin yan ikut campur "
" Bawa bibi Tian ke pengadilan, kalian semua keluar dari sini kecuali keluarga Li dan miaorong " ucap Li chanqing dengan nada tingginya
" Tunggu tuan besar izinkan saya berbicara dengan tuan putri agung " ucap seorang pemuda, dia adalah penyelenggara pasar gelap yang Feng ran bawa
Setelah mendapatkan persetujuan dari Li chanqing, pemuda itu bersujud syukur dan berlutut di depan Jin Yan
" Tuan putri, saya mohon jangan tutup danĀ hukum anggota saya"
" Tentu saja, asal kalian tak menjual budak Manusi dan hewan langka
Aku tak akan menggangu bisnis kalian, terimakasih sudah membantu keluarga Li"ucap Jin Yan
Kalau begitu saya permisi, sekali lagi terimakasih tuan putri " ucap si pemuda kemudian pamit pergi
Setelah semuanya keluar, kini di aula hanya tersisa keluarga dan miaorong saja
Li chanqing berdiri kemudian berdiri dari kursinya dan menatap miaorong tajam
" Sungguh sangat sial keluarga Li mengalami hal seperti ini
Sebanyak apapun uang yang kukumpulkan pasti semuanya tak akan pernah cukup
Bahkan yang upah Li Qian pun tak bisa dikeluarkan
Miaorong miaorong bagaimana kau mengurus kediaman ini?"
" Paman Li....."
" Sudah cukup, kau sudah sangat mengecewakan
Mulai saat ini urusan kediaman akan diurus oleh tuan putri agung
Sudah sepantasnya kredibilitas kediaman ini dikembalikan" ucap Li chanqing tanpa mau menerima bantahan
Bahkan Nyonya Li yang mau protes pun tak ia hiraukan
__ADS_1
Setelah semuanya selesai jin yan pun pergi meninggalkan kediaman utama
Namun di pertengahan koridor ia melihat miaorong dan pelayan pengikutnya berdiri di tengah koridor
Entah apa yang dilakukan kedua orang itu?
" Sepertinya tuan putri sangat bahagia sekali setelah bisa mengalahkan saya" ucap miaorong memulai pembicaraan
" Saya tak pernah merasa sedang bertarung " jawab Jin Yan cuek
" Bagaimana rasanya? Mendapatkan semuanya dalam waktu singkat
Pasti menyenangkan sekali bukan?" Tanya miaorong dengan provokasinya
" Saya menghargai nona karena anda adalah orang yang tumbuh bersama suami saya sedari kecil
Namun cobalah berhenti sebelum anda menginjak batas kesabaran orang
Atau anda akan benar-benar merasakan bagaimana rasanya bertarung dengan saya" ucap Jin Yan kemudian melewati miaorong begitu saja
Namun baru beberapa langkah suara miaorong kembali menghentikannya
" Saya yang rendahan ini hanya bisa mematuhi semua keinginan tuan putri bukan?
Kalau tidak, mungkin saya akan segera ditendang dari sini " ucap miaorong yang tak dihiraukan oleh Jin Yan
Setelah kepergian Jin Yan, Li Qian keluar dari balik pohon
Sebenarnya ia sudah sedari tadi mengikuti istrinya
Sangat terkejut dengan apa yang ia dengar, ia tau kalau ibunya dan miaorong tak begitu suka dengan tuan putri namun ia tak menyangka kalau miaorong bisa seberani itu terhadap istrinya
Bagaimanapun dia adalah seorang tuan putri agung, terlepas dari dia istrinya atau bukan
" Kak Qian kau sudah pulang?" Tanya miaorong canggung, ia terkejut begitu berbalik melihat Li Qian yang sudah berdiri menatapnya
Li Qian hanya diam saja dan menatap miaorong tajam
" Kak Qian tadi aku hanya berbincang sedikit dengan tuan putri tapi dia......"
" Aku sudah mendengarnya sedari tadi, tak kusangka kau berani bersikap seperti itu di depannya" ucap Li Qian tanpa menoleh pada miaorong
" Tidak kak kau salah paham, mana mungkin aku berani padanya"
" Tapi kulihat kau tadi sangat berani miaorong" balas Li Qian
" Kak Qian kau benar benar salah paham, aku hanya ingin berteman dengan tuan putri namun dia selalu menjauhi ku " ucap miaorong yang masih mencoba mencari pembelaan
" Itu karena sikapmu yang kurang ajar padanya
Istriku tau batasannya miaorong, dia masih membiarkan mu karena tau hubungan kekeluargaan kita
__ADS_1
Jadi berhentilah melakukan hal-hal konyol miaorong"