
" Kenapa berhenti....?"
" Ada yang bertengkar di tengah jalan nona" jawab Feng ran, kepalanya melongok keluar jendela kereta kuda untuk melihat keadaan
"Ada yang bertengkar di tengah jalan nona"
Aku mengangguk mengerti kemudian
memakai topi penutup kepala dan keluar kereta
" Feng ran ikut denganku dan Feng Yan cari penginapan dulu, aku ingin berjalan-jalan di sekitar sini"
Tanpa mendengar protesan dari kedua
pelayanku aku pergi diikuti Feng ran
Tak tau kenapa langkah kakiku mendekati
kerumunan
Sampai disana aku melihat seorang pemuda yang cukup ehm tampan tengah bertarung dengan orang orang berbaju pengawal yang kulihat berjumlah puluhan
Separuh pengawal itu sudah tumbang, dan
masih sisa setengah lagi
Dengan kepayahan dan wajah yang sudah dipenuhi dengan lebam, pemuda itu masih berusaha berdiri dan melawan
Sungguh tangguh sekali pikirku
Sampai akhirnya pemuda itu sudah diambang batasnya dan terjatuh
Melihat itu, salah satu pengawal berniat memukulnya dengan balok kayu yang dibawa
Sontak saja aku terkejut, dia bisa mati kalau balok kayu itu menghantam kepala pemuda itu
Dan anehnya lagi kenapa tak ada seorang pun yang menolongnya
Tak tahan lagi, aku menghajar seluruh pengawal yang tersisa sampai benar-benar jatuh tak sadarkan diri
Semua orang berteriak takjub karena aksiku namun aku tak memperdulikannya
Langkah kakiku membawaku menuju pemuda itu dan berlutut di depannya
" Kau tak apa?"
" Anda seorang perempuan?" tanya si pemuda tanpa menjawab apa yang kutanyakan
" Sepertinya tak apa" gumamku kemudian berbalik dan berlalu pergi diikuti Feng ran
" Namun baru beberapa langkah berjalan, lagi-lagi ada yang menghentikan langkahku
" Hey kau..... berani beraninya mengganggu urusan keluarga Zhuang! kau tak tau siapa kami ha?
Sepertinya kau mau mati ya?" teriak seorang wanita yang berdiri dengan dikelilingi beberapa pengawal dan pelayan
Disampingnya juga ada seorang gadis yang dandannya sangat terbuka dan ehm menor
__ADS_1
Aku dan Feng ran berbalik dan melihat mereka dengan tatapan datar
" Apa mereka mau parade?" gumamku lirih namun masih bisa di dengar Feng ran
Melihat posisi mereka yang berdiri menjulang di hadapan pemuda tampan tadi aku mengkode Feng ran untuk menolongnya
Tak lama kemudian Feng Yan datang bersama beberapa pengawal pribadinya
Para pelayan pribadi ku memang memiliki pengawal pribadi sendiri karena posisi mereka yang menjadi tangan dan kakiku
Sementara aku tak memerlukannya karena aku bisa menjaga diriku sendiri dengan baik
" Apa ada masalah nona?" tanya Feng Yan
" Emm kau urus mereka, aku akan ke penginapan
Minta orang untuk menunjukkan jalannya"
Feng Yan mengangguk patuh dan mengkode salah satu anak buahnya
Singkat cerita aku sampai di penginapan bersama Feng ran dan pemuda yang kutolong tadi
Pemuda itu tengah diobati oleh tabib yang sengaja Feng ran panggil
Entah kenapa aku merasa peduli padanya padahal biasanya aku tak pernah merasakan perasaan seperti ini sebelumnya
Bahkan di kehidupan ku yang dulu
" Terimakasih kalian sudah membantu saya" ucap pemuda itu setelah selesai diobati
" Sebelumnya perkenalkan, nama saya Li Qian
Saya putra dari gubernur bingzhou, tadi saya sedang menjalankan tugas dan melihat seorang pengemis yang ditindas nona muda Zhuang
Dan saya tentu saja membantunya, dan jadi seperti inilah akhirnya " Jelas Li Qian dengan nada pasrah di akhir kalimatnya
" Putra gubernur? bagaimana mungkin seorang nona bisa menindas putra seorang pejabat negara tuan?" sautku yang sudah kepalang penasaran
" Sepertinya kalian orang baru ya?" tanya Li Qian balik yang hanya kubalas dengan anggukan kepala saja
" Keluarga Zhuang adalah keluarga terkaya di bingzhou
Selain itu, kakak pertama keluarga Zhuang bekerja sebagai asisten sekretaris utama di istana
Jadi tak ada yang berani menyinggungnya "
" Tapi anda sangat berani tuan" ucap Feng ran
" Itu kewajiban saya nona, saya seorang prajurit
Membantu warga adalah tugas utama seorang prajurit" balas Li Qian
" Hmm kau orang baik tuan muda Li " sautku kemudian berlalu pergi
" Kenapa nona tersenyum?" tanya Li Qian heran melihat gadis di depannya tersenyum setelah kepergian perempuan bercadar tadi
" Nona saya jarang sekali berinteraksi dengan orang luar tuan muda, apalagi sampai memujinya
__ADS_1
Sepertinya anda membuat nona saya terkesan" jawab Feng ran
Li Qian hanya tersenyum menanggapinya, ia sebenarnya cukup penasaran dengan perempuan yang menolongnya tadi
" Sepertinya saya harus undur diri tuan, maaf tak bisa menjamu anda lebih lama lagi
Pengawal saya akan mengantar anda sampai kediaman Li"
" Baiklah, terimakasih atas pertolongannya nona
Dan tolong sampaikan terimakasih saya kepada nona besar anda " ucap Li Qian
" Hahaha tentu saja tuan, tapi tolong jangan panggil nona saya nona besar
Dia pasti akan marah jika mendengarnya "
Li Qian menggaruk tengkuknya tak enak sebelum pamit pergi dengan diantar dua orang pengawal
Di dalam kereta kuda, Li Qian duduk dengan gelisah
Rasanya sungguh aneh berdiam diri duduk di dalam kereta apalagi ditemani dua orang pria yang sama saja berdiam diri tak membuka suara sama sekali
" Ehemm, apa tuan tuan ini sudah lama bekerja dengan nona itu?" tanya Li Qian mencoba mencairkan suasana
Tapi dua pengawal tadi hanya diam, enggan menjawabnya
Padahal dia sangat penasaran dengan orang yang menolongnya tadi, begitu kuat dan misterius
" Saya berhutang budi kepada nona kalian, kalau boleh tau siapa namanya dan berasal darimana dia?" tanya Li Qian sekali lagi namun hanya keheningan yang menjawabnya
" Apa nona kalian semisterius itu?" tanya Li Qian dengan desah frustasi nya
" Maaf tuan kami tak bisa menjawabnya, kami hanya ditugaskan untuk memastikan anda pulang dengan selamat
Kita sudah sampai, mari saya bantu turun " ucap salah satu pengawal
Li Qian mau tak mau pun menerima bantuannya karena tubuhnya sendiri juga masih sangat lemah
Dari dalam kediaman Li ayah Li Qian berteriak histeris begitu melihat kondisi putranya yang menyedihkan
" Apa yang kalian lakukan pada putraku?" bentak Li chanqing kepada dua pengawal yang memapah Li Qian
" Hentikan ayah, mereka yang menolongku" lerai Li Qian
" Tugas kami sudah selesai, kami pamit undur diri tuan Li" ucap salah satu pengawal kemudian pergi dengan temannya
Bahkan mereka berdua tak menunggu jawaban dari Li Qian maupun Li chanqing
" Siapa mereka? apa yang sebenarnya terjadi Li Qian?" tanya Li chanqing kebingungan
" Aku tadi menolong seorang pengemis yang ditindas keluarga Zhuang ayah
Dan ayah tentunya tau apa yang selanjutnya terjadi
Setelah itu, nona mereka menolongku ayah"
" Apa mereka juga memukul kepalamu? Apa kau bodoh? di bingzhou mana ada yang berani melawan keluarga Zhuang " sarkas Li chanqing
__ADS_1