
Awalnya Li Qian menolak percaya dengan apa yang dia lihat
Tapi melihat gaya busananya yang tampak berbeda dengan cadarnya dam ditambah lagi dengan dua pelayan yang ia kenali membuat Li Qian mau tak mau harus percaya
" Kapan kita bisa pulang Jin Xiao?" tanya Li Qian, ia ingin menenangkan dirinya terlebih dahulu
" Kita harus menunggu Lao Li, kita tak bisa seenaknya disini" jawab Jin Xiao
" Kau benar, kita tak bisa seenaknya disini" gumam Li Qian sembari menatap Jin Yan dengan pandangannya yang rumit
Disisi lain Jin Yan sudah tampak kebosanan, menghadiri jamuan seperti ini bukanlah dirinya sama sekali
" Paman Zhao Yi, kapan acaranya akan selesai?"
" Kau lelah ya? kita bisa keluar lebih dulu kalau begitu " ucap Zhao Yi yang dijawab anggukan antusias oleh Jin Yan
" Hari sudah larut, saya dan putri akan kembali ke peristirahatan terlebih dahulu
Kalian nikmati pestanya, tapi jangan lupa dengan rapat Akbar besok pagi
Putri Jin yan tak akan mentolerir keterlambatan sedikitpun " ucap Zhao Yi lantang
Zhao Yi sendiri bersungguh-sungguh mewanti-wanti para pejabatnya karena ia tau betapa disiplinnya keponakan nya yang cantik itu
Setelah kepergian kaisar Zhao Yi dan Jin Yan semua orang satu persatu pamit undur diri
Mereka memilih istirahat dan mempersiapkan diri untuk rapat besok karena mereka juga penasaran dengan sosok cucu sah mending kaisar terdahulu
Melihat sikapnya yang kurang sopan dan berani kepada kaisar dan ibu Suri agung sudah cukup membuktikan kalau posisinya tak bisa dianggap enteng
" Lao Li.....hey Lo Li astaga, tadi kau ingin cepat pulang tapi sekarang malah melamun" gertak Jin Xiao
" Ayo pergi Lao Li " ajak Jin Xiao sekali lagi, namun yang diajak malah diam mematung
Jin Xiao berusaha menarik tubuh Li Qian berkali-kali namun bukannya tertarik ia malah kelelahan sendiri
Dan sekarang orang yang ditarik malah seenaknya pergi meninggalkan dirinya sendiri
" Hey Lao Li .....oh astaga, malangnya nasibmu Jin Xiao" ucap Jin Xiao dramatis
Tepat pukul sepuluh pagi tiga penguasa negara Qing an duduk di tempatnya masing-masing
Begitu pula para pejabat yang juga sudah duduk di tempatnya dan tengah diabsensi oleh para Kasim istana
" Semuanya sudah lengkap yang mulia, rapat bisa anda mulai" lapor dusheng kepada kaisar
__ADS_1
" Silahkan dimulai rapatnya kaisar, aku juga ingin tau kenapa putri Jin Yan mengadakan rapat besar-besaran seperti ini" saut ibu suri agung
" Bisakah yang mulia ibu suri agung tak membuat keributan terlebih dahulu " tekan kaisar
" Tak masalah yang mulia kaisar, sebelum rapat dimulai aku ingin menyampaikan beberapa hal terlebih dahulu" sela Jin Yan
" Apapun hasil rapat ini harus kalian patuhi, suka ataupun tidak
Dan harus diberitakan ke seluruh penjuru Qing an dengan sebenar-benarnya
Kalau tidak kalian akan tau sendiri akibatnya " ucap Jin Yan namun tak semua orang menerima ucapannya
Hanya pejabat dan orang orang militer yang patuh karena mereka tau betul siapa penguasa sebenarnya kerajaan Qing an
" Ucapan putri Jin Yan mutlak dan harus dipatuhi, bagi siapapun yang tak bersedia patuh bisa mengajukan pengunduran diri di biro ketenagakerjaan istana" ucap Kaisar Zhao Yi dengan tegas dan aura dinginnya
Ruangan rapat seketika senyap, mereka tak pernah tau kalau kaisar Zhao Yi yang terkenal sebagai kaisar boneka itu bisa semenakutkan ini jika marah
Setelah semuanya tenang, rapat pun dimulai
Rapat dibuka dengan pembahasan dengan aliansi antar negara untuk mempererat hubungan dan mencegah peperangan kembali
Seperti yang diketahui semua orang, kerajaan Qing an tengah menjalani masa pemulihan setelah perang yang terjadi pada masa kaisar terdahulu
Walaupun Qing menang, namun kerugian nyawa dan moril tak bisa terelakkan lagi
" Hentikan....." teriak Jin Yan lantang, hal itu langsung membuat pejabat yang tengah melapor terdiam begitupun semua orang yang ada dalam ruangan
" Kau..... kembali ke tempatmu" perintah Jin Yan pada pejabat yang tengah melapor tadi
" Kaisar karena aku yang mengadakan rapat ini, bisakah aku mengambil alih dari sini" pinta Jin Yan yang langsung disetujui oleh Zhao Yi karena dia tau kalau keponakannya itu akan melakukan gebrakan besar di kerajaan Qing an
Wu jin yan kemudian berdiri dari kursinya dan menatap tajam semua pejabat di depannya
" Siapa kaisar kalian?"
" Kaisar Zhao Yun Yi" jawab semua pejabat serentak, mereka cukup tertekan dengan tatapan tajam dari Jin Yan
" Baiklah karena kalian tak lupa ingatan kita bisa melanjutkan rapat hari ini
Kita mulai dari membenarkan kredibilitas negara ini yang sudah hancur"
" Apa maksud putri Jin Yan? kami pejabat senior dari jaman Kakek anda berkuasa
Kredibilitas kami tak bisa diragukan putri " ucap Wang jidao, sekretaris utama kerajaan
__ADS_1
" Tutup mulutmu itu, kalau kau yakin dengan kredibilitas mu kejadian memalukan ini tak akan pernah terjadi" sentak jin Yan yang langsung membuat pria itu mati kutu
" Dengarkan baik-baik, kerajaan Qing an menjunjung tinggi norma dan aturan leluhur
Tentunya kalian tau dengan plakat kaisar pendiri " ucap Jin Yan yang diangguki semua pejabat
" Kaisar pendiri memiliki plakat yang menunjukkan kekuasaannya masing-masing
Dan seiring berjalannya waktu mereka wafat dan plakat diturunkan kepada orang yang mereka percayai dan tentu saja tak harus dari garis keturunannya
Akupun tau kalau kalian lebih memilih ibu suri agung karena satu plakat yang dia miliki
Ditambah lagi pejabat fraksi barat yang menjadi pengikutnya
Namun yang harus kalian garis bawahi dia bukanlah kaisar, dia bukanlah pemimpin kerajaan Qing an"
" Sebagai orang luar kau tak bisa berbicara seenakmu putri " saut ibu suri agung dengan santainya bahkan ia dengan anggun menyesap tehnya
" Sebagai seorang selir berani sekali kau membuka rahangmu padaku
Aku memang tinggal di luar istana namun kuingatkan sekali lagi jika kau lupa
Aku adalah cucu sah kaisar dan permaisuri terdahulu dan jangan lupakan statusku sebagai tuan putri agung di negara Xuande
Negara yang sepuluh kali lipat lebih besar dari kerajaan Qing an
Kalau karena dendam pribadimu padaku kau enggan bersikap baik, setidaknya patuhlah kepada orang yang lebih berkuasa darimu" sarkas Jin Yan
Ucapannya sangat frontal bahkan sampai membuat semua orang disana terbengong tak percaya
" Ehm.....namun kau hanyalah gadis kecil putri, kau tak bisa ikut campur dalam politik istana" ucap Ibu suri agung
" Apakah dengan ini kau bisa diam ibu suri?" tanya Jin Yan
Tangannya menunjukkan tiga plakat kaisar pendiri
Dan sontak saja hal itu membuat aula rapat heboh, mereka semua serentak bersujud dan memohon ampun kepada Jin Yan
" Berdirilah, aku tak ingin mengadili siapapun hari ini
Aku hanya ingin mengembalikan kredibilitas negara ini dan juga kuharap kalian bisa mendengar ku mulai sekarang" semua orang tentu langsung patuh pada Jin Yan, karena dengan tiga plakat itu sudah menunjukkan siapa penguasa sebenarnya
" Sekedar informasi saja, tiga plakat ada ditangan ku
Satu plakat ada pada kaisar muda Xuande, dia bersedia memberikan plakat itu pada kaisar Zhao Yi
__ADS_1
Dan satunya lagi ada pada ibu suri agung
Dam juga, ibu suri....apa kau tak ingin mengembalikan sesuatu?"