
" Sebelum itu, mohon ibu suri agung mengembalikan stempel kaisar kepada pemiliknya" perintahku tanpa menoleh sedikitpun
Sedangkan ibu suri agung mau tak mau memberikan barang yang paling dia jaga selama ini
" Mulai sekarang seluruh keputusan dan urusan negara akan berada di tangan kaisar
Ibu suri agung bisa tenang dan fokus mengurus Harem sesuai dengan tugas anda"
" Tapi putri, kaisar baru naik tahta dan butuh bimbingan ibu suri agung " sela salah satu pejabat tinggi
Yang Jin yan tau dia adalah kerabat jauh keluarga Cao, keluarga ibu suri agung
" Apa kamu pikir kakekku sebodoh itu, dari jaman dulu posisi kaisar di negara Qing an tak pernah diberikan secara cuma-cuma
Mereka harus menyelesaikan seleksi dari kaisar terdahulunya
Mungkin kalian mengira aku mendapatkan plakat ini karena kasihan namun nyatanya tidak
Aku, kaisar muda Xuande dan pamanku harus melakukan ujian dari kaisar terdahulu untuk mendapatkannya
Selain itu, aku pamanku dan kaisar muda Xuande belajar dari guru yang sama
Bisa kalian lihat betapa makmurnya kerajaan Xuande di tangan sepupuku yang masih muda
Kalian juga bisa tenang membiarkan Kaisar mengurus negara kita"
"Kami tak tau kalau kaisar terdahulu sudah menyiapkan semuanya " ucap Wang jidao di tengah keheningan
" Sebenarnya, kakek sudah menulis surat wasiat untuk paman Zhao Yi sebagai penerusnya
Bahkan dia menulisnya di depan tetua Jiang dan kaisar Xuande terdahulu
Namun entah pergi kemana surat wasiat itu "
" Sudah cukup putri, kembalilah ke tempat dudukmu"
Jin Yan pun kembali duduk, membiarkan pamannya mengambil alih
"Dengan adanya bantuan dari putri agung, saya harap kalian bisa membantu saya untuk membuat kerajaan kita ini berjaya kembali
Dan untuk putri agung, sudah seharusnya saya memberikan hadiah untuk anda...... dusheng "
Dusheng yang mengerti, memberikan satu kotak besar kepada kaisar
" Dengan disaksikan oleh seluruh pejabat negara Qing an, aku kaisar Zhao Yun Yi mengembalikan kehormatan yang sudah seharusnya dimiliki oleh putri Jin Yan
Dengan ini nama putri Jin Yan akan dicantumkan pada buku sejarah negara Qing an, bersanding dengan para kaisar pendiri dan kaisar terdahulu
Dan sekarang, putri agung akan dikenal sebagai tuan putri agung Jianan, tuan putri dari dua negara, Qing an dan Xuande
Dihadiahkan padanya 1000 hektar tanah dan 100000 tael emas, kuharap tuan putri mau menerima hadiah kecilku ini"
" Tentu saja, terimakasih kaisar Zhao Yun Yi " balas tuan putri
Rapat pun selesai dengan dikembalikannya kepemimpinan Qing an kepada yang berhak"
"Terimakasih sudah membantuku Jin Yan" ucap kaisar Zhao Yi
Sudah berhari-hari paman kecilku ini terus menerus mengucapkan kata terimakasih
Dan aku sudah sangat bosan mendengarnya
" Itu sudah hakmu paman, tak perlu berterimakasih " balas Jin Yan
" Tapi seandainya kau mau, kau sangat sangat bisa menduduki posisi ini Jin Yan"
" Sayangnya aku tak mau paman, kau tentu sudah tau apa yang kuinginkan "
__ADS_1
" Tapi sepertinya impianmu itu akan terancam punah, karena bisa ketebak ibuku akan menjodohkan mu dengan pria pilihannya"
" Apa itu salah satu pendukung ibu suri?"tanyaku yang langsung dibalas anggukan Zhao Yi
Sial.....wanita tua itu merepotkan sekali
" Siapa yang menjadi pilihannya?" tanyaku santai sembari menyesap teh
" Sepertinya putra dari bangsawan Jinghai, dia berkuasa di seluruh provinsi nanmin
Walaupun kekuasaannya masih di bawah keluarga Jiang, tapi dia tak bisa dianggap enteng Jin yan"
" Lalu apa aku harus takut padanya?"
" Tentu saja tidak, tapi mungkin kau bisa mencobanya
Walaupun ayahnya terkenal tamak, namun tuan muda Jinghai ini kabarnya berbeda jauh dari sang ayah "
" Aku tak peduli paman " balas Jin Yan jengah
" Tapi sepertinya sekarang kau harus mulai perduli, lihatlah dia datang kesini "
Jin Yan mengalihkan pandangannya pada arah mata kaisar, dan benar saja
Seorang bangsawan muda tengah berjalan ke arahnya dengan pakaiannya yang sangat mewah dan ehm berlebihan
Cukup tampan tapi tak setampan Li Qian
astaga, kenapa aku memikirkannya lagi sih?
" Salam kaisar, salam tuan putri" sapanya
" Duduklah tuan muda bangsawan Jinghai " balas kaisar
" panggil saya Jing Zhou saja yang mulia"
Aku dan kaisar hanya mengangguk saja
" Saya diutus ibu suri agung menjemput tuan putri
Ibu suri agung mengadakan jamuan kecil di istananya dan tuan putri diperkenankan hadir "
" Siapa dia berani menyuruhku?" sautku dengan sedikit jengkel
Tak peduli kalau sampai pamanku marah atau sakit hati
Karena nyatanya ibu suri agung hanyalah ibu statusnya saja
Kaisar Zhao Yun Yi adalah anak dari seorang pelayan yang tanpa sengaja ditiduri oleh kaisar terdahulu
Dan untuk ibu suri agung sendiri, dia hanyalah istri pajangan kaisar, dia sama sekali tak pernah disentuh
" Jin Yan....." peringat Zhao Yi
" Baiklah baiklah, aku akan pergi
Kalau kedua pelayanku mencariku, katakan untuk segera menyusul"
Akupun berlalu pergi dengan ditemani Jing Zhou, sedari kami keluar dari ruangan kaisar
Dia terus mencoba mengajakku berbicara, namun aku dengan acuh membalas ucapannya
Sesampainya disana, aku melihat seluruh meja hampir lengkap
Dan tentu saja aku tau, kalau semua orang dijamuan ini adalah pendukung ibu suri agung
" Oh tuan putri sudah datang, mari mari silahkan duduk, kita nikmati bersama jamuan kecil ini" sapa ibu suri agung dengan senyum lebarnya
__ADS_1
Aku hanya mengangguk dan duduk di tempat yang sudah disediakan
Namun dengan tak tau malunya, tuan muda Jing Zhao ikut duduk di samping ku
" Makan supnya selagi panas" ucapnya setelah mengambilkan semangkuk kecil sup
Aku hanya menatapnya dengan pandangan tanpa minat
Selama ini hanya keluarga dan pelayan pribadi ku saja yang kuperbolehkan untuk menyiapkan makanan
" Tuan putri, bukankah tak sopan menolak pemberian seseorang?" ucap ibu suri agung dengan suara yang sengaja dilantangkan
Akibatnya semua orang kini menatapnya ke mejanya dengan penuh minat
" Maaf ini suri agung, tuan putri saya tak biasa menerima pemberian orang
Apalagi orang asing" saut Feng Yan dari arah belakang ku
Entah sejak kapan kedua pelayanku ini datang, yang pasti mereka langsung menyingkirkan sup pemberian Jing Zhou dan menggantikannya dengan makanan yang lain
Tentu saja Jing Zhou dipersilahkan pergi terlebih dahulu oleh si mulut pedas, Feng Yan
" Ehm baiklah untuk saat ini tak masalah, namun kedepannya tuan putri harus membiasakannya
Tuan muda Jing Zhou adalah suami yang kupilihkan untukmu tuan putri " ucap ibu suri agung yang langsung membuat semua orang bertepuk tangan meriah
Sementara aku dan kedua pelayanku menatap ini suri agung tajam
" Siapa kau, berani sekali mengatur hidupku?" tanyaku sarkas
" Saya penguasa Harem tuan putri, anda tidak lupakan dengan kebijakan yang anda buat sendiri?" tanya ibu suri agung dengan tatapan mencemooh
" Sayangnya saya bukan anggota Harem anda ibu suri agung, kalau saja anda lupa
Lagipula saya sudah memiliki pasangan dan anda tak berhak mengatur hidup saya"
" Tak usah berbohong untuk menghindari ini tuan putri, keputusan saya sudah bulat
Anda akan menikah dengan tuan muda Jing Zhou " putus ibu Suri agung
" Lakukan kalau kau bisa, kuingatkan sekali lagi kalau saya bukanlah anggota istana ini
Dan juga wali saya adalah kaisar muda negara Xuande, datang dan minta izin padanya
Kalau dia mengizinkan saya dengan senang hati mengikuti peraturan anda"
Setelah mengucapkan serentetan kalimat, aku dan kedua pelayanku pergi meninggalkan jamuan
Tak perduli betapa tegangnya keadaan jamuan itu
Mereka melupakan statusku yang juga seorang tuan putri di negara Xuande
Negara yang lebih besar dari negara Qing an apalagi dengan kabar kekejaman kaisarnya yang masih muda itu
Di tengah-tengah perjalanan aku lagi-lagi melihat sesuatu yang menyakitkan, lebih tepatnya menyakitkan hatiku
Entah kenapa saat melihatnya, ia selalu saja dalam kondisi yang tak baik
Pemuda itu, Li Qian.....entah apa yang sudah ia lakukan sampai harus berlutut di tengah tengah halaman istana
Padahal matahari sedang terik teriknya
" cari tau apa yang sudah dia lakukan?" pintaku pada pelayanku
Beberapa saat kemudian, Feng ran kembali dan membisikkan sesuatu
" tuan putri, tuan Li Qian tak sengaja menabrak asisten sekretaris utama Wang jidao, dan dia menghukum tuan Li sudah dua hari ini"
__ADS_1
" Apa mereka gila? asisten sekretaris utama, berarti orang dari keluarga Zhuang?
Mungkinkah ini dendam pribadi?" tanya Jin Yan, dia terkekeh kecil di akhir kalimatnya