Kehidupan kedua tuan putri

Kehidupan kedua tuan putri
Episode 6


__ADS_3

" Sebelum itu, mohon ibu suri agung mengembalikan stempel kaisar kepada pemiliknya" perintahku tanpa menoleh sedikitpun


Sedangkan ibu suri agung mau tak mau memberikan barang yang paling dia jaga selama ini


" Mulai sekarang seluruh keputusan dan urusan negara akan berada di tangan kaisar


Ibu suri agung bisa tenang dan fokus mengurus Harem sesuai dengan tugas anda"


" Tapi putri, kaisar baru naik tahta dan butuh bimbingan ibu suri agung " sela salah satu pejabat tinggi


Yang Jin yan tau dia adalah kerabat jauh keluarga Cao, keluarga ibu suri agung


" Apa kamu pikir kakekku sebodoh itu, dari jaman dulu posisi kaisar di negara Qing an tak pernah diberikan secara cuma-cuma


Mereka harus menyelesaikan seleksi dari kaisar terdahulunya


Mungkin kalian mengira aku mendapatkan plakat ini karena kasihan namun nyatanya tidak


Aku, kaisar muda Xuande dan pamanku harus melakukan ujian dari kaisar terdahulu untuk mendapatkannya


Selain itu, aku pamanku dan kaisar muda Xuande belajar dari guru yang sama


Bisa kalian lihat betapa makmurnya kerajaan Xuande di tangan sepupuku yang masih muda


Kalian juga bisa tenang membiarkan Kaisar mengurus negara kita"


"Kami tak tau kalau kaisar terdahulu sudah menyiapkan semuanya " ucap Wang jidao di tengah keheningan


" Sebenarnya, kakek sudah menulis surat wasiat untuk paman Zhao Yi sebagai penerusnya


Bahkan dia menulisnya di depan tetua Jiang dan kaisar Xuande terdahulu


Namun entah pergi kemana surat wasiat itu "


" Sudah cukup putri, kembalilah ke tempat dudukmu"


Jin Yan pun kembali duduk, membiarkan pamannya mengambil alih


"Dengan adanya bantuan dari putri agung, saya harap kalian bisa membantu saya untuk membuat kerajaan kita ini berjaya kembali


Dan untuk putri agung, sudah seharusnya saya memberikan hadiah untuk anda...... dusheng "


Dusheng yang mengerti, memberikan satu kotak besar kepada kaisar


" Dengan disaksikan oleh seluruh pejabat negara Qing an, aku kaisar Zhao Yun Yi mengembalikan kehormatan yang sudah seharusnya dimiliki oleh putri Jin Yan


Dengan ini nama putri Jin Yan akan dicantumkan pada buku sejarah negara Qing an, bersanding dengan para kaisar pendiri dan kaisar terdahulu


Dan sekarang, putri agung akan dikenal sebagai tuan putri agung Jianan, tuan putri dari dua negara, Qing an dan Xuande


Dihadiahkan padanya 1000 hektar tanah dan 100000 tael emas, kuharap tuan putri mau menerima hadiah kecilku ini"


" Tentu saja, terimakasih kaisar Zhao Yun Yi " balas tuan putri


Rapat pun selesai dengan dikembalikannya kepemimpinan Qing an kepada yang berhak"


"Terimakasih sudah membantuku Jin Yan" ucap kaisar Zhao Yi


Sudah berhari-hari paman kecilku ini terus menerus mengucapkan kata terimakasih


Dan aku sudah sangat bosan mendengarnya


" Itu sudah hakmu paman, tak perlu berterimakasih " balas Jin Yan


" Tapi seandainya kau mau, kau sangat sangat bisa menduduki posisi ini Jin Yan"


" Sayangnya aku tak mau paman, kau tentu sudah tau apa yang kuinginkan "

__ADS_1


" Tapi sepertinya impianmu itu akan terancam punah, karena bisa ketebak ibuku akan menjodohkan mu dengan pria pilihannya"


" Apa itu salah satu pendukung ibu suri?"tanyaku yang langsung dibalas anggukan Zhao Yi


Sial.....wanita tua itu merepotkan sekali


" Siapa yang menjadi pilihannya?" tanyaku santai sembari menyesap teh


" Sepertinya putra dari bangsawan Jinghai, dia berkuasa di seluruh provinsi nanmin


Walaupun kekuasaannya masih di bawah keluarga Jiang, tapi dia tak bisa dianggap enteng Jin yan"


" Lalu apa aku harus takut padanya?"


" Tentu saja tidak, tapi mungkin kau bisa mencobanya


Walaupun ayahnya terkenal tamak, namun tuan muda Jinghai ini kabarnya berbeda jauh dari sang ayah "


" Aku tak peduli paman " balas Jin Yan jengah


" Tapi sepertinya sekarang kau harus mulai perduli, lihatlah dia datang kesini "


Jin Yan mengalihkan pandangannya pada arah mata kaisar, dan benar saja


Seorang bangsawan muda tengah berjalan ke arahnya dengan pakaiannya yang sangat mewah dan ehm berlebihan


Cukup tampan tapi tak setampan Li Qian


astaga, kenapa aku memikirkannya lagi sih?


" Salam kaisar, salam tuan putri" sapanya


" Duduklah tuan muda bangsawan Jinghai " balas kaisar


" panggil saya Jing Zhou saja yang mulia"


Aku dan kaisar hanya mengangguk saja


" Saya diutus ibu suri agung menjemput tuan putri


Ibu suri agung mengadakan jamuan kecil di istananya dan tuan putri diperkenankan hadir "


" Siapa dia berani menyuruhku?" sautku dengan sedikit jengkel


Tak peduli kalau sampai pamanku marah atau sakit hati


Karena nyatanya ibu suri agung hanyalah ibu statusnya saja


Kaisar Zhao Yun Yi adalah anak dari seorang pelayan yang tanpa sengaja ditiduri oleh kaisar terdahulu


Dan untuk ibu suri agung sendiri, dia hanyalah istri pajangan kaisar, dia sama sekali tak pernah disentuh


" Jin Yan....." peringat Zhao Yi


" Baiklah baiklah, aku akan pergi


Kalau kedua pelayanku mencariku, katakan untuk segera menyusul"


Akupun berlalu pergi dengan ditemani Jing Zhou, sedari kami keluar dari ruangan kaisar


Dia terus mencoba mengajakku berbicara, namun aku dengan acuh membalas ucapannya


Sesampainya disana, aku melihat seluruh meja hampir lengkap


Dan tentu saja aku tau, kalau semua orang dijamuan ini adalah pendukung ibu suri agung


" Oh tuan putri sudah datang, mari mari silahkan duduk, kita nikmati bersama jamuan kecil ini" sapa ibu suri agung dengan senyum lebarnya

__ADS_1


Aku hanya mengangguk dan duduk di tempat yang sudah disediakan


Namun dengan tak tau malunya, tuan muda Jing Zhao ikut duduk di samping ku


" Makan supnya selagi panas" ucapnya setelah mengambilkan semangkuk kecil sup


Aku hanya menatapnya dengan pandangan tanpa minat


Selama ini hanya keluarga dan pelayan pribadi ku saja yang kuperbolehkan untuk menyiapkan makanan


" Tuan putri, bukankah tak sopan menolak pemberian seseorang?" ucap ibu suri agung dengan suara yang sengaja dilantangkan


Akibatnya semua orang kini menatapnya ke mejanya dengan penuh minat


" Maaf ini suri agung, tuan putri saya tak biasa menerima pemberian orang


Apalagi orang asing" saut Feng Yan dari arah belakang ku


Entah sejak kapan kedua pelayanku ini datang, yang pasti mereka langsung menyingkirkan sup pemberian Jing Zhou dan menggantikannya dengan makanan yang lain


Tentu saja Jing Zhou dipersilahkan pergi terlebih dahulu oleh si mulut pedas, Feng Yan


" Ehm baiklah untuk saat ini tak masalah, namun kedepannya tuan putri harus membiasakannya


Tuan muda Jing Zhou adalah suami yang kupilihkan untukmu tuan putri " ucap ibu suri agung yang langsung membuat semua orang bertepuk tangan meriah


Sementara aku dan kedua pelayanku menatap ini suri agung tajam


" Siapa kau, berani sekali mengatur hidupku?" tanyaku sarkas


" Saya penguasa Harem tuan putri, anda tidak lupakan dengan kebijakan yang anda buat sendiri?" tanya ibu suri agung dengan tatapan mencemooh


" Sayangnya saya bukan anggota Harem anda ibu suri agung, kalau saja anda lupa


Lagipula saya sudah memiliki pasangan dan anda tak berhak mengatur hidup saya"


" Tak usah berbohong untuk menghindari ini tuan putri, keputusan saya sudah bulat


Anda akan menikah dengan tuan muda Jing Zhou " putus ibu Suri agung


" Lakukan kalau kau bisa, kuingatkan sekali lagi kalau saya bukanlah anggota istana ini


Dan juga wali saya adalah kaisar muda negara Xuande, datang dan minta izin padanya


Kalau dia mengizinkan saya dengan senang hati mengikuti peraturan anda"


Setelah mengucapkan serentetan kalimat, aku dan kedua pelayanku pergi meninggalkan jamuan


Tak perduli betapa tegangnya keadaan jamuan itu


Mereka melupakan statusku yang juga seorang tuan putri di negara Xuande


Negara yang lebih besar dari negara Qing an apalagi dengan kabar kekejaman kaisarnya yang masih muda itu


Di tengah-tengah perjalanan aku lagi-lagi melihat sesuatu yang menyakitkan, lebih tepatnya menyakitkan hatiku


Entah kenapa saat melihatnya, ia selalu saja dalam kondisi yang tak baik


Pemuda itu, Li Qian.....entah apa yang sudah ia lakukan sampai harus berlutut di tengah tengah halaman istana


Padahal matahari sedang terik teriknya


" cari tau apa yang sudah dia lakukan?" pintaku pada pelayanku


Beberapa saat kemudian, Feng ran kembali dan membisikkan sesuatu


" tuan putri, tuan Li Qian tak sengaja menabrak asisten sekretaris utama Wang jidao, dan dia menghukum tuan Li sudah dua hari ini"

__ADS_1


" Apa mereka gila? asisten sekretaris utama, berarti orang dari keluarga Zhuang?


Mungkinkah ini dendam pribadi?" tanya Jin Yan, dia terkekeh kecil di akhir kalimatnya


__ADS_2