
" Wei Shu bawa semua orang yang menerobos kediaman belakang keluar, pukul mereka dua puluh kali kecuali ibu
Biar ayah sendiri yang akan menghukumnya"
" Qian.....kau tega membuat ibu dihukum ayahmu?"
" Ibu..... Bukankah sudah kukatakan dari awal tak ada yang boleh memasuki kediaman belakang tanpa seizin istriku
Bahkan ayah pun harus izin terlebih dulu jika ingin masuk kediaman ini
Istriku adalah seorang tuan putri ibu, dia adalah salah satu pilar penting kerajaan Qing an dan Xuande
Baiklah jika Jin Yan bisa memaafkan ibu, tapi apa ibu pikir kedua pelayannya akan memaafkan mu?"
" Tapi....."
" Tak ada tapi tapian Bu, Feng Yan dan Feng ran bisa melakukan apapun untuk seseorang yang menggangu tuan putrinya
Lebih baik ayah yang menghukummu daripada mereka " ucap Li Qian
Mau tak mau nyonya Li keluar mengikuti perintah putranya
" Tunggu tuan agung"
" Ada apa Feng Yan?" tanya Li Qian
" potong kedua tangan mereka berdua " ucap Feng Yan kepada dua pelayan yang tadi menarik tangan tuan putrinya
Mereka semua yang ada disana melotot terkejut kecuali Feng ran dan Jin Yan tentunya
" Kenapa?" tanya Li Qian hati-hati, dia cukup takjub melihat pelayan istrinya yang berwajah tenang setelah mengatakan hal yang mengerikan
" Dia sudah lancang menarik tangan tuan putri, anda tentu tak keberatan kan kalau saya meminta kedua tangan mereka?" tanya Feng Yan, yang langsung diangguki Li Qian
Dia tak masalah menjadi orang jahat asalkan itu untuk keamanan istrinya
Nyonya Li sempat ingin protes namun tak jadi karena Li chanqing tiba-tiba datang dan marah besar
Semua pelayan dan pengawal yang menerobos masuk kediaman belakang langsung dihukum di halaman kediaman utama
Itu untuk pelajaran dan peringatan bagi yang melanggar peraturan
" Masih takut hmmm?" tanya Li Qian pada istrinya, hampir satu jam istrinya tak mau bicara dan menatapnya, dia hanya menenggelamkan wajahnya di dada bidangnya
Lama menunggu, namun sepertinya istrinya masih enggan menjawab
" Jin Yan bicaralah, jangan membuatku takut"
Jin Yan mengangkat wajahnya begitu mendengar nada suaminya yang tampak putus asa
" Aku takut kamu mempercayai mereka" ucap Jin Yan lirih
" Hey.....untuk apa aku memercayai mereka?
Apapun yang terjadi aku akan mempercayai mu Jin Yan"
" Kenapa.....?"
__ADS_1
" Kenapa apanya? kamu istriku, tentu saja aku harus mempercayai istriku sendiri
Sekarang aku tanya padamu, kenapa kau tak melawan ibu
Ini bukan sosok Jin Yan yang kukenal "
" Dia ibumu Qian, aku tak mungkin melawannya"
" Tapi dia hampir saja merusak nama baikmu Jin Yan"
"Tak masalah, asal kau percaya padaku
Lagipula aku tau kalau sebenarnya ibu itu orang baik, hanya saja ia mudah terpengaruh oleh orang sekitarnya " jelas Jin Yan
" Hmm Jin Yan dengan sejuta kebaikannya, baiklah Li Qian akan mengikuti apapun kata tuan putri "
" Terimakasih, oh ya...... kenapa tiba-tiba pulang?
Apa ada masalah?"
" Tak ada, tiga hari lagi ulang tahun kota bingzhou
Jadi sebagai putra gubernur aku harus ada di tempat, mangkanya atasan ku memberikan ku cuti"
" Emmm kita memiliki waktu bersama akhirnya, ayo kita ke tempat ibu
Aku tak ingin ayah menghukumnya"
" Ibu pantas mendapatkannya Jin Yan" elak Li Qian
" Ayolah Qian, lagipula masalahnya sudah selesai
Mau tak mau Li Qian mengalah dan menuruti permintaan istrinya
Dia menggandeng tangan istrinya dan berjalan beriringan menuju kediaman utama
Sesampainya disana, entah kebetulan atau apa semua orang sedang berkumpul termasuk miaorong dan pamannya
Li Qian menatap satu persatu orang kemudian menatap tajam miaorong, ia sedikit kesal dan marah karena sepertinya miaorong lepas dari hukumannya
Menyadari tatapan tajam Li Qian pada miaorong, paman miaorong, Gao fuyu maju kedepan menghadap Li Qian
" Salam tuan muda, maaf......saya yang meminta tuan besar untuk membebaskan miaorong dari hukuman, itu terlalu berat untuknya
Mohon tuan muda memakluminya demi saya" ucap Gao fuyu
" Hmm tapi tak ada yang kedua kalinya lagi paman, karena aku tak akan mentoleransinya lagi" ucap Li Qian tanpa menoleh pada Gao fuyu maupun miaorong
Dia malah sibuk membenarkan tempat duduk untuk istrinya
Namun istrinya malah berjalan menghampiri ibunya
" Ibu.....maaf membuatmu kesal, ini hadiah kecil dari Jin Yan
Semoga ibu mau memaafkan Jin Yan" ucap Jin Yan seraya menyodorkan kotak yang ia bawa kepada nyonya Li
Nyonya Li menerimanya dengan senyuman tertahan, ia tau betul kalau tuan putri tak akan memberikan hadiah yang biasa untuknya
__ADS_1
" Ini perhiasan...... perhiasan apa ini, aku tak pernah melihatnya" ucap nyonya Li begitu membuka kotak itu
Di dalamnya ada satu set perhiasan dengan hiasan mutiara sebagai bahan utamanya
Dan satu kotak kecil mutiara mentahan
" Ini namanya mutiara ibu, perhiasan khas Xuande
Di negara Qing an hanya segelintir orang saja yang memiliki perhiasan ini
Selain harganya yang lebih mahal tiga kali lipat dari emas, mutiara juga sangat langka karena hanya ada dalam kerang yang hidup di lautan dalam" jelas Jin yan
" astaga...... berarti aku orang yang beruntung karena memilikinya
Terimakasih tuan putri terimakasih " ucap nyonya Li kegirangan
Jin Yan pun tersenyum lega dan kembali duduk di samping suaminya
"Sudah sudah...... hentikan dulu kegembiraan mu itu nyonya Li
Mumpung semuanya sedang berkumpul, sekalian saja kita membahas masalah ulang tahun bingzhou
yang akan datang" ucap Li chanqing
" Apa yang ayah rencanakan?" tanya Li Qian
" Itu yang ingin ayah bahas, tahun ini giliran kediaman Li yang bertanggungjawab mendanai semua kegiatan perayaan ulang tahun nantinya
Berhubung kamu mendapatkan cuti, urusan ini kuserahkan padamu Qian"
Belum sempat Li Qian menjawab, miaorong sudah menyela
" Tapi paman tabungan kita sudah menipis karena acara pernikahan waktu itu" ucap miaorong yang seketika mengejutkan semua orang
" Bagaimana bisa? kita hanya mengadakan jamuan biasa bukan pesta mewah
Bagaimana mungkin tabungan kita menipis karena acara jamuan saja?" tanya Li chanqing dengan tatapan tak percaya, begitu juga dengan semua orang
Li Qian dan Jin Yan pun saling tatap, mereka merasa aneh dengan perkataan miaorong
" Astaga tuanku......kamu seharian bekerja diluar, mana tau betapa mahalnya biaya hidup saat ini
Walaupun jamuan biasa, tetap saja itu mengeluarkan banyak uang tuanku" ucap nyonya Li yang ketara sekali membela miaorong
" Apa yang sebenarnya mereka sembunyikan?" batin Jin Yan bertanya tanya
" Tapi kita harus tetap mendanai semua itu He cuihua" kesal Li chanqing
" Ya ya ya....kita akan mendanai nya, lagipula apa yang khawatirkan tuanku?
Bukankah menantu kita seorang tuan putri yang kaya raya, biarkan dia yang mengurus masalah ini untuk kita" ucap nyonya Li
" Tak boleh....." bentak Li chanqing dan Li Qian bersamaan
Nyonya Li menatap suami dan putranya tajam, ia membanting kipas tangannya saking kesalnya ia terhadap dua orang itu
" Kalau begitu kalian jual saja barang barang di rumah ini
__ADS_1
Tak perlu repot-repot berpikir lagi'