Kejarlah ..... Putri

Kejarlah ..... Putri
Tragedi Part 1


__ADS_3

Hari hari Putri Bella dan Pangeran Zeris diisi dengan hari yang indah.


Mungkin karena sama sama jatuh cinta jadi merasa dunia ini milik mereka bedua, dan yang lain ngontrak ( hehehehe).


Kemesraan mereka terdengar ke telinga putri Sonya, dia tidak terima, mantan tunangannya bersikap perhatian dan sayang pada putri Bella.


Karena dulu sewaktu Pangeran Zeris akan di tunangkan denagn putri Sonya, sikapnya sangat dingin dan tak pernah perhatian padanya.


Putri Sonya mengatur strategi untuk mencelakai Putri Bella.


Karena dia tidak bisa terima mereka menjadi pasangan yang bahagia.


Putri Sonya mendatangi pembunuh bayaran untuk mencelakai Putri Bella.


Setelah berbegosiasi dengan pembunuh bayaran kelas atas, dia lalu bernegosiasi.


Putri Sonya : pembayaran separuhnya aku bayar di muka, sisanya aku akan membayar kalo tugasmu sudah berhasil.


Pembunuh bayaran : baiklah saya akan laksanakan.


Setelah itu putri Sonya pulang ke istananya.


Tepat hari ini adalah pertemuan untuk membicarakan pernikahan pangeran Zeris dan putri Bella.


Semua pejabat, kerabat dan keluarga istana berkumpul di istana utama.


Raja Rodias membuka acara pertemuan ini

__ADS_1


Raja Rodias : terimakasih atas kedatangan kalian sekalian, kali ini saya akan membicarakan pernikahan pangeran Zeris Dengan Putri Bella.


Tiba tiba anak panah melesat tepat ke dada pangeran Zeris.


Pangeran Zeris tidak dapat menghindar karena sedang serius mendengarkan Ayahnya.


Semua terkejut akan pangeran Zeris terkena panah. Putri Sonya juga terkejut karena pembunuh bayaran salah sasaran. Dia merasa tak enak hati, pikirannya jadi kalut.


Para pengawal bayangan kerajaan mengejar dan saling bertarung. Dengan pembunuh bayaran. Akhirnya pembunuh bayaran bisa tertangkap.


Pangeran Zeris terengah engah dia merasakan waktunya tak akan lama.


Putri Bella menangis histeris, raja Rodias ratu dan ibu selir sangat murka, akan kejadian ini.


Pangeran Zeris di kelilingi keluarganya.


Pangeran Ferdis : kakak bertahanlah...


Putri Bella : sayang hik hik, kamu harus kuat, jangan penah tinggalkan aku hik hik hik.. sambil memeriksa denyut nadi pangeran Zeris. Dia terkejut racunnya sangat cepat menjalar, dia menangis kesakitan sayaaaangg.... putri Bella menatap raja Rodias dia memberikan kode kalo nyawa pangeran Zeris tak terselamatkan.


Raja rodias terkejut dan merasa sedih "anakku bertahannlah, tabib sebentar lagi akan datang."


Pangeran Zeris menarik tangan putri Bella " sayang kamu harus pergi dari istana ini jangan pernah kembali, di sini terlalu berbahaya untukmu, maaf aku tak bisa menjagamu"


Putri Bella menggeleng dan mengangguk semua ucapan pangeran Zeris seolah terdengar bagai pisau tajam yang menusuk hatinya. Putri Bella tak henti menangis meratapi calon suaminya, hiks hiks hiks iya.. hiks hiks.


Lalu pangeran Zeris menatap adik adiknya.

__ADS_1


Pangeran Zeris : adik adikku , titip ayahanda Rodias , ratu Laras , dan ibu selir Felly , tolong sama sama mempertahankan negri ini, jangan sampai di nodai oleh orang tak bertanggung jawab. Kalian harus rukun terhadap saudara, saling menjaga dan saling menyayangi.


Pangeran Ferdis dan pangeran Deris mengangguk sambil berurai air mata.


Lalu pangeran Zeris menatap ayahnya. Dia bicara mulai sedikit terengah engah.


Pangeran Zeris : ayahnda...., ibunda... dan ibu selir.. maafkan .... hamba ...tak dapat... menjagamu. Tolong... pulangkan.. Bella ke negrinya.. lalu dia menutup mata.


Tabib tiba saat memeriksa denyut nadinya tabibpun terpaksa mengatakan " mohon maaf yang mulia panah ini beracun dan pangeran sudah tak bernyawa.


Putri Bella : sayaaaaaang... bukankah kamu akan berjanji akan menjagaku ?


Sayaang kamu berjanji akan menikahiku hiks hiks sayang hiks hiks, Putri Bella masih histeris.


Semua keluarga kerajaan bersedih atas meninggalnya pangeran Zeris.


Raja Rodias penuh murka dan sedih " kasim apa pembunuhnya sudah tertangakap?"


Kasim : sudah yang mulia dia sudah berada di penjara bawah tanah.


Putri Sonya makin terkejut, dia takut kejahatannya terbongkar.


Tiba tiba Jendral Fadiel dan beberapa pasukan datang dan hormat pada raja Rodias.


Jendral Fadiel : ampun yang mulia, saya akan membawa putri Sonya untuk di beri hukuman.


Putri Sonya : tidak.. itu fitnah. Itu fitnah yang mulia ucapnya histeris. saya tidak melakukan itu ...

__ADS_1


Semua yang hadir di istana semakin terkejut, tidak menyangka kalo dalang dari pembunuhan adalah putri Sonya.


Jangan lupa like dan comentnya..


__ADS_2