Kejarlah ..... Putri

Kejarlah ..... Putri
Di Hadang


__ADS_3

Kereta kuda yang membawa putri Bella berlari kencang. Putri Bella meratapi kesedihannya, ini adalah cinta pertamanya yang sangat indah.


Putri Bella mengenang masa masa indah bersama pangeran Zeris. Tak terasa air matanya mengalir dengan deras. Neney yang melihat kesedihan putri Bella dengan sigap mengelus punggung putri Bella dengan lembut.


Neney : nona sudahlah, dia sudah senang di alam sana, suatu hari kamu akan mendapatkan orang yang sangat mencintaimu.


Putri Bella tak menghiraukan ucapan Neney dia merasa hatinya sakit, dan membuat air matanya menjadi semakin deras.


Tiba tiba ada suara" hiiiiiiiiiikkkk" suara kuda di paksa berhenti. Kereta kuda yang di tumpanginya ada yang menggejar dan menghadangnya.


Membuat kereta yang di tumpanginya terguncang, pak kusir menarik kuda dengan sekuat tenaganya. Dia tak memikirkan keselamatan dirinya menarik kuda.


Kusir : tuan putri apa anda tidak apa apa?


Dan dengan sigap pengawal bayangan lansung turun dari persembunyiannya.


Putri Bella : kami tidak apa apa, ada apa tuan ? apa yang terjadi ? pertanyaan brruntun dari putri Bella.


Kusir : ada seorang ksatria yang menghadang kita.


Putri Bella terkejut akan ucapan pak kusir. hatinya semakin cemas takut terjadi sesuatu pada dirinya.


Pengawal bayangan : hormat tuan, apa gerangan tuan sampai menghentikan kereta kami ?


Ksatria langsung membuka penutup kepalanya, tampak wajah tampan dan dingin.

__ADS_1


Pengawal bayangan terkejut dan langsung memberi hormat lagi " ampuuun tuanku, hamba tidak tahu...


Putri Bella keluar dari kereta, karena kereta berhenti lama, dia penasaran.


Putri Bella : pangeran Ferdis ? Ada apa gerangan pangeran kemari ?


Pangeran Ferdis tersenyum lalu menghampiri putri bella, " Bella, sebelumnya aku mohon maaf akan ketidaksopananku menolak pertunangan kita.


Putri Bella tersenyum, " aku sudah memaafkanmu, adik.


Pangeran Ferdis : adik ? Aku tak mau menjadi adikmu.


Putri Bella : bagaimanapun juga kamu adalah adik tunanganku. Jadi wajar kalo aku memanggilmu adik.


Putri Bella : terimakasih adik , sambil mengelus bahu pangeran Ferdis dan memeluknya." jaga kesehatanmu, dan titip ayah Rodias, ibu laras, dan ibu Fellis ( ibunya pangeran Ferdis) aku percaya kamu bisa menjaganya untukku adik.


Pangeran Ferdis terpaku, dia merasa melayang di awan akan perhatiannya padanya dan keluarganya sentuhan lembut dan pelukan dari putri Bella membuat berbekas di hatinya.


Pengawal bayangan setelah di rasa tidak berbahaya, dia lalu menghilang dari pandangan mereka.


Putri Bella : adik, jaga dirimu baik baik, kakak akan pulang dulu sambil melambaikan tangannya.


Pangeran Ferdis tersadar dari lamunanya, dia lalu mengangguk dan melambaikan tangannya pada putri Bella, dengan senyum tampannya.


Putri Bella melanjutkan perjalannya kembali menuju ke kerajaan kedua orang tuanya. Dia tidak sabar ingin cepat sampai karena rindu yang sangat dalam pada kedua orang tuanya.

__ADS_1


Putri Bella tak menyangka dia di kawal oleh pengawal bayangan, " Yongki keluarlah"....


Yongki tiba tiba ada di dalam kereta.


Putri Bella terkejut melihatnya, ." Bagai kamu bisa langsung ada di hadapanku ?"


Yongky : apapun yang tuan putri perlukan kami siap membantu.


Putri Bella : temanmu satu lagi siapa namanya?


Yongki : dia bernama max, dan seett menghilang.


Putri Bella : heeeeeeyyy aku belum selesai bicara dengan mu. Sambil cemberut karena kesal.


Neney yang melihat putri Bella cemberut merasa lucu, dia terkekeh.


Putri Bella : apa yang kamu tertawakan ?


Neney : mulut nona lucu mirip mulut ikan hihihihi


Putri Bella : apa ? Mirip mulut ikan ? Awas ya kamu Neney akan ku cubit tanpa ampun.


Neney : hahahha ampuuuun nona ..


Jangan lupa like dan comentnya...

__ADS_1


__ADS_2