
Setelah kepergian suaminya, putri bella menjalani hari hari seperti biasa. Dia memeriksa toko obat, dan menemani pangeran William untuk bermain.
Putri Bella melangkah menuju toko obatnya bersama putranya. Jarak toko obatnya hanya berselisih satu rumah jadi tidak terlalu takut lelah.
Setelah sampai dia lalu melepas genggaman tangan anaknya," sayang ... mom akan membereskan ramuan obat sebentar, kamu bermain sebentar di sekitaran sini.
Pangeran William : baik mom, lalu dia berlari lari di sekitaran tempat jemuran ramuan obat, tiba tiba pangeran William menemukan seekor anak ungas, dia lalu berlari menuju ibunya.
Wiliam : mom aku menemukan seekor anak ungas, apakah mom tahu jenis ungas apa ini ? tanya nya dengan penuh rasa penasaran.
Putri Bella melirik lalu menatap lekat ungas itu ," oooh ini seekor anak ayam sayang." sambil menatapnya lembut.
William : bolehkah aku memeliharanya ? dengan tampang memohonnya.
Putri Bella menatap sambil tubuhnya berjongkok untuk menyamakan tinggi badan anaknya. " apakah kamu akan bertanggung jawab merawatnya?
William : iya aku akan bertanggung jawab mom, mom jangan khawatir, aku sudah besar pasti aku bisa merawatnya.
Bella : baiklah, mom mengijinkan kamu merawat anak ayam ini, yang penting kamu bertanggung jawab.
__ADS_1
William : asyiiiik... bolehkah mom memberikan nama untuk anak ayam ini ? tanyanya. Karena ibunya sudah memberikan ijin merawat anak ayam ini maka ibunya yang berhak memberi nama.
Bella : karena ini akan menjadi seekor ayam, bagaimana kalo di namakan Ronald atau Jody ?ucapnya.
William : sepertinya nama Ronald sangat bagus, aku beri nama Ronald saja mom, entah mengapa hatinya begitu senang saat mendengar nama Ronald.
Bella : baiklah sayang, kau bisa bermain dengan Ronaldmu, dan ingat makanannya butiran gabah dan butiran beras, ato biji bijian.
William : terima kasih mom sambil mengecup pipi ibunya, hatinya sangat bahagia diijinkan memelihara anak ayam.
Putri Bella tersenyum bahagia melihat anaknya yang sehat dan tak rewel, dia tak akan mencemaskan lagi putranya yang tumbuh sehat dan cerdas.
Pangeran William mau mencium ibunya, tapi dia sudah tak mau di cium ibunya. Kadang ini membuat Putri Bella jadi kesal.
Aaah anakku William walaupun ayah kandungmu tidak mau tahu akan keberadaanmu, tapi kamu masih beruntung mempunyai ayah Andreas yang baik dan sayang padamu.
Tak berapa lama para dayang yang bekerja di toko obat yaitu Eta, Ino, Edi Eep, Leon dan Erik datang membantu putri Bella yang sedang menjemur obat.
Eta : tuan putri, kamu jangan sampai lelah, karena yang mulia Andreas sudah berpesan agar jangan sampai lelah.
__ADS_1
Ino : iya tuan putri, kami tidak mau kalo tuan putri lelah, yang mulia andreas akan menutup toko ini.
Bella : loh loh kalian kenapa semua sampai kemari ?
toko jangan sampai kosong, tuuh lihat banyak yang beli.
Eta : kak Edi, kak Eep, kak Leon dan kak erik kalian kembali saja ke toko, biar saya dan Ino yangbakan membantu tuan putri.
Bella : aaais sudahlah kalian kembali semua ke toko, aku hanya membalikan dan menyentuh bahan bahan obat yang kering, kalian jagan terlalu mencemaskanku.
Ino : tapi pesan yang mulia ...
Bella : tidak ada tapi tapian, yang hamil juga harus banyak bergerak agar ibu dan anaknya sehat !!!
Eta : baiklah tuan putri kami akan meninggalkanmu, ayoo kak Ino kita kembali ke toko.
Akhirnya putri Bella bisa tenang menjemur bahan bahan obatnya.
Jangan lupa like dan comentnya..
__ADS_1