
Setelah utusan kaisar pergi, putri Bella mencari adiknya. Dengan sekuat tenaga dia berlari mencari adiknya dia takut adiknya terjadi sesuatu.
Setelah pencarian adiknya di seluruh istana, usahanya yang tidak sia sia dia melihat adiknya.
Tampak Adiknya sangat lucu ikut tiarap di sebuah saluran air yang sudah tidak terpakai.
Saluran air ini besarnya seukuran badan manusia.
Putri Bella yang tadinya hatinya panik akan permikahannya dengan Kaisar Ronald, dia menjadi lupa akan melihat kelucuan adiknya yang sedang tiarap.
Putri Bella : sayang.. apa yang kamu lakukan? apa kamu baik baik saja sayang? sambil mengulurkan kedua tangannya.
Pangeran Brian tersenyum bahagia kakaknya kembali. " kakak ".sambil tangannya di rentangkan untuk di gendong kakaknya.
Putri Bella langsung menggendong adiknya yang lucu.
Putri Bella : hahaha bajumu kotor, baiklah kita pulang, aku akan memandikanmu.
Arey Dan Neney girang, musibahnya sudah berlalu.
Arey : nona apa yang terjadi? Kenapa kamu bisa kembali?
Putri Bella: nanti aku ceritakan, sekarang tolong persiapkan kebutuhanku, lusa kita akan pergi ke kerajaan negri Aurola. Sambil memberikan catatannya.
Neney : baiklah kami akan menyiapkan semua yang telah di catat oleh nona.
__ADS_1
Merekapun kembali ke istana ratu, untuk membersihkan Pangeran Brian.
Setelah membersihkan pangeran Brian, putri Bella menunggu kedua orang tuanya.
Putri Bella : sayaang tunggu di sini bersama kakak, sebentar lagi ayah dan ibu akan datang.
Pangeran Brian hanya mengangguk.
" aaah apa karena kamu seorang pangeran? Jadi kamu tidak pernah rewel, dan seolah kamu mengerti akan masalah yang akan di hadapi oleh negri ini, ucap putri Bella dalam hati, menatap lagum adiknya.
Tak berapa lama ayah dan ibunya datang, dengan wajah sedih serta bahagia putranya baik baik saja.
Putri Bella langsung memeluk ayah ibunya, " jangan pernah khawatirkan aku, aku pasti akan baik baik baik saja.
Raja Rongya : baiklah putriku, aku akan menunggumu.
Dan ada kabar baik, raja Rodias akan bekerja sama melatih beberapa pengawal kita agar bisa kuat.
Putri Bella : baguslah ayahanda, aku akan merasa tenang saat aku meninggalkan kerajaan ini.
Ratu Mia, langsung membelai putrinya,
" sayang dua hari ini habiskan kebersamaan kita ya sayang?
Putri Bella : baiklah ayahanda dan ibunda saya akan selalu besama kalian selama 2 hari ini, dengan menatap lekat kedua orang tuanya.
__ADS_1
Dua hari ini putri Bella menggunakan waktunya untuk menikmati bersama adik dan kedua orang tuanya. mereka seperti enggan di pisahkan.
Putri Bella : ibunda sudahlah kita nikmati kebersamaan kita, jangan menagis lagi, hibur putri Bella.
Ratu Mia : aku takut terjadi sesuatu pada putriku, berjanjilah kamu harus hidup demi ayah dan ibumu.
Putri Bella : tentu saja aku akan hidup demi kalian, tenang saja aku sudah mempersiapkan segala sesuatunya.
Raja Rongya yang tadinya enggan bicara karena cemas akan putrinya, dia terpaksa ikut bicara.
" putriku, ayah dan ibu hanya bisa mendo'akan keselamatanmu, kamu harus baik baik menjaga dirimu.
Putri Bella : Baiklah ayahanda, ibunda lalian jangan pernah khawatir lagi, mari kita nikmati waktu 2 hari ini menjadi hari yang menyenangkan.
Raja Rongya dan istrinya terpaksa menikmati kebersamaan dengan putrinya walau hatinya sangat mencemaskan putrinya di masa depan.
Akhirnya waktu yang di tentukan telah datang, putri Bella di jemput oleh pangeran Daniel. pangeran Daniel dengan serangai tidak baik sudah merencanakan sesuatu yang jahat.
Putri Bella diantar oleh kedua orang tua sampai di pintu gerbang.
Ratu Mia masih menagis karena tak rela putrinya pergi.
Jangan lupa like dan comentnya..
__ADS_1