
Setelah dua bulan tinggal bersama kedua orang tua kandung putri Bella, William menjadi sangat dekat dan selalu tidur bersama pangeran Brian , nenek dan kakeknya.
Kaisar Andreas tidak pernah menyia nyiakan kesempatan berdua bersama istrinya setiap malam.
Ikatan bathin sebagai suami istri menjadi semakin dekat.
Andreas : kita harus berterimakasih pada kedua orangtuamu..
Bella : mengapa ?, dengan expresi penuh tanya.
Andreas : karena mereka mengerti membiarkan kita tidur selalu berdua ucapnya mesra.
Bella : baiklah, mari kita tidur aku sangat lelah.
Andreas : selamat tidur sayang mimpi indah..
Bella : mimpi indah juga Andreasku....
Merekapun tidur terlelap.
Keesokan paginya seperti biasa mereka sarapan pagi bersama usai sarapan putri Bella bicara pada kedua orang tuanya.
Bella : ayahanda.. ibunda.. besok hamba dan suami hamba akan pulang, jadi kami mohon ijin untuk kembali.
__ADS_1
Mia : secepat itukah putriku ?
Rongya : putriku apa tidak beberapa hari lagi tinggal disini ? Kami masih kangen dengan William.
Bella : maafkan hamba ayahnda, suami hamba sudah lama meninggalkan kerajaannya, kebetulan kerajaan negri sutra dan kerajaan negri Niji sangat dekat, dari pada jarak menuju ke sini.
Rongya : baiklah kami tak bisa memaksa kalian, do'a kami kalian selalu bahagia, dengan wajah pasrahnya.
Andreas : terimakasih ayah, saya berjanji akan selalu menjaga putri kalian.
Kedua orang tua putri Bella sangat senang akan menantunya.
Seakan bebannya terasa ringan setelah melihat menantu yang begitu baik pada putrinya. Mereka percaya akan ketulusan kaisar Andreas.
Brian : kakak kenapa kamu cepat pergi?
Bella dengan sedikit sedih menatap adik yang di cintainya dan berkata, " adikku maafkan kakak, sekarang tanggung jawab kakak harus membesarkan William dan mengabdi pada suami, jadi kakak mohon pengertianmu.
Brian : baiklah.. tapi kakak harus berjanji, sering sering datang kemari yaa.. dengan tatatapn memohon.
Bella : baiklah kakak akan datang menemuimu, kutitipkan ayah dan ibu padamu ya, kakak percaya kamu bisa memegang amanah kakak.
Pangeran Brian menarik napas panjang seakan akan pesan kakaknya begitu berat untuk menjaga ayah dan ibunya.
__ADS_1
Suasana menjadi terasa berat dan sedih akan di tinggalkan oleh keluarga kecil putri Bella. Waktu terus berjalan dengan cepat menempati hari esok yang cerah.
Karena hari ini adalah perpisahan putrinya, raja Rongya, ratu Mia dan pangeran Brian dengan berat hati mengantarkan kepergiannya.
Dengan wajah sedih mereka menatap keluarga kecil putrinya. Sisi lain orang tuanya sedih akan di tinggal putrinya lagi, tapi di sisi lain mereka bahagia putrinya telah mendapatkan jodoh yang baik dan bertanggung jawab.
Kedua orang tua dan adiknya putri bella berjalan mengantar sampai gerbang depan isatana tampak raut wajah mereka masih sangat sedih.
Bella : ayah, ibu dan adik saya pamit pergi dulu ...
Rongya & Mia : selamat jalan putriku... menantu aku mohon tolong jaga putri dan cucuku..
Andreas : saya berjanji akan menjaganya, ayah dan ibu jangan khawatir, sambil memberikan suara ketegasan agar orang tua istrinya bisa percaya.
Brian : kakak ipar tolong jaga kakakku yang cantik, dan keponakanku yang lucu. Sering seringlah datang kemari ucapnya sedih.
Andreas mengangguk sambil mengusap usap kepalanya, " baik kakak berjanji padamu, kamu juga haru jaga baik baik dirimu yaa.."
Pangeran Brian Mengangguk, lalu mendekat pada kedua orang tuanya. Ratu Mia mengerti akan perasaan putranya dia lalu merangkul putranya.
Andreas: sayang sudah siap, sambil merangkul pinggang istrinya sementara tangan satunya menggendong pangeran William.
Bella mengangguk dan pamit lagi pada kedua orangtuanya.
__ADS_1
Siuuuuuuuuuuut mereka terbang ke angkasa menuju kerajaan negri Sutra.
Jangan lupa like dan comentnya..