
Putri Bella dan pangeran Zeris sudah mulai memantapkan hati. Mereka sama sama jatuh cinta pada pandangan pertama.
Dengan pengorbanan putri Bella yang selalu merawat pangeran Zeris, akhirnya keajiban itu datang.
Pangeran Zeris sudah bisa berdiri, tinggal belajar berjalan.
Pangeran Zeris : sayang .. lihat aku sudah mulai bisa berdiri dan menahannya.
Putri Bella : waah hebat, kemarilah perlahan berjalan.
Pangeran Zeris : bolehkah aku pakai tongkat penyangga dulu ?
Putri Bella : baiklah, tapi mulai besok kau harus belajar tanpa penyangga yaa ?
Pangeran Zeris : baiklah sayang, aku akan melakukannya agar aku dapat hadiah darimu.
Putri Bella tersenyum " baiklah aku akan memberimu hadiah.
Keesokan harinya pangeran Zeris mulai belajar berjalan di taman, dengan kemauan yang kuat dia berjalan tanpa henti di pantau oleh yongki dari jauh.
Terkadang pangeran Zeris terjatuh berkali kali namun dia bangkit lagi.
Dan akhirnya pangeran Zeris bisa berjalan walau terseok seok.
Putri Bella datang melihat perkembangan calon suaminya yang begitu meningkat. Hampir 3 bulan suaminya terapi agar bisa berjalan. Setelah melewati masa sulitnya akhirnya bisa berjalan.
Putri Bella : aaiiih akhirnya calon suamiku bisa berjalan walau jalannya mirip bebek sambil sedikit berlari.
__ADS_1
Pangeran Zeris terkekeh mendengar ucapan calon istrinya, dia berusaha mengejar calon istrinya.
Dan haap Pangeran Zeris bisa menagkap dan memeluk calon istrinya. " ayoo bilang lagi jalanku seperti apa ?
Putri Bella: jalanmu seperti bebek, hehehe
Pangeran Zeris menarik hidung calon istrinya dengan mesra." Awas yaa kalo aku sudah sembuh total akan ku ajak lari dirimu.
Putri Bella : hahaha ku tunggu tuan sambil wajahnya memerah.
Pangeran Zeris melepas pelukannya, lalu menggengam erat tangan putri Bella. " sayang kalo aku sudah sehat mari kita menikah, aku sudah tidak sabar ingin selalu bersamamu.
Putri Bella : baiklah calon suamiku, aku akan menunggumu hingga kau sehat.
Pangeran Zeris tersenyum bahagia, dia sudah mantap akan pilihan hatinya untuk menikah dengan putri Bella.
Putri Bella : janji apa ?
Pangeran Zeris : kamu harus bisa menjauhi pangeran Ferdis.
Putri Bella : mengapa? Bukankah dia adikmu?
Pangeran Zeris : betul dia adikku, tapi lain ibu, dia anak dari selir Felly. Kebiasaan buruknya selalu mengambil kekasih orang lain. Aku tak mau kamu diambil dia sayang..
Putri Bella : tapi dia pernah menolakku jadi kamu jangan khawatir, hmmm tapi baiklah saya akan berhati hati.
Pangeran Zeris : adik kandung satu ibu denganku adalah pangeran Deris. Dari ibunda Laras, dia boleh kau dekati.
__ADS_1
Putri Bella : baiklah aku paham calon suamiku.
Pangeran Zeris tersenyum, dia percaya calon istrinya akan menjaga tali kasihnya.
Satu minggu telah berlalu, pangeran Zeris sudah lancar berjalan dia sangat bahagia akhirnya dia bisa kembali normal lagi.
Dengan penuh bahagia, dia menghadap kepada kedua orang tuanya. Raja Rodias dan ratu Laras sangat takjub akan kesehatan anaknya.
Raja Rodias : senang sekali anakku sudah sehat kembali, maaf ayahanda dan ibunda terlalu sibuk tanpa mengunjungimu.
Pangeran Zeris : tidak apa apa ayahanda, dengan bertemu ayahanda dan ibunda saja hamba sangat senang.
Raja Rodias: katakan tabib mana yang bisa menyembuhkanmu?
Pangeran Zeris : bukan tabib ayahanda, tapi calon istri hamba putri Bella yang selama ini menyembuhkan hamba.
Raja Rodias dan ratu Laras terkejut, " apaa.. putri Bella? Sungguh mulia hatinya.
Pangeran Zeris : betul ayahanda, putri Bella dengan telaten dan kesabarannya membantu hamba sembuh.
Raja Rodias : sekarang saya mengerti, mengapa leluhurku harus menjodohkan Putri Bella dengan salah satu putraku.
Ratu Laras sangat bangga mempunyai menantu yang berbakti.
Raja Rodias : Kasim tolong sampaikan pengumuman ini bahwa minggu depan akan ada perayaan kesembuhan pangeran Zeris.
Kasim : baik baginda raja titahmu akan ku laksanakan.
__ADS_1
Jangan lupa like dan comentnya..