Kejarlah ..... Putri

Kejarlah ..... Putri
Kesal


__ADS_3

Putri Bella merenungi semua ucapan suami dan mantannya.


Ucapan mereka bagai tak masuk akal, setiap kejadian kejadian yang di laluinya.


" apa mungkin gara gara aku mempertemukan bibir kedua kaisar itu membuat otaknya jadi kacau?


Apa jangan jangan mereka menjadi saling suka?


Aaaah semua pikiran putri Bella di bantahkan.


Dia sangat pusing dan kesal akan kelakuan suami dan mantannya.


" sejak kapan ada kerjasama baik dengan para mantan ??


"Aaaaaaaah membuatku pusiiiiing ucap putri Bella dalam hati.


Tiba tiba ke galauan nya terusik dengan kedatangan pangeran William.


Willliam : mom kenapa wajahmu sangat kesal? sambil menatap dengan penuh ke bingungan.


Bella : tidak apa apa sayang, apa kamu sudah melihat ayahmu?


William : belum mom, apa boleh ? penuh harap


Bella : tentu saja boleh sayang...

__ADS_1


William : baiklah aku akan kondisi ayah dan paman Ronald.


Putri Bella hanya mengangguk, dan melihat William cepat cepat datang ke kamar perawatan dimana ayahnya sedang di rawat.


Putri Bella menarik napasnya dalam dalam dan melapaskannya secara perlahan, ini berguna agar tubuh dan perasaannya bisa rilek. " sudahlah, jangan terlalu di pikirkan, aku sedang hamil, kasian janin dalam perutku ucapnya lirih.


Pangeran William datang ke kamar ayahnya terlihat ayah dan paman Ronald sedang duduk di kasur, karena menunggu putri Bella yang belum kunjung datang.


William : ayah, paman apa kalian sudah baikan ?


Andreas : eeeeh jagoan ayah kemarilah, sambil tangannya di gerakan untuk mengajaknya datang.


Ronald : William kemarilah, dari tadi kami menunggumu, hatinya sangat bahagia dan tak sabar ingin memeluknya karena sudah tahu kalo pangetan William anak kandungnya.


William langsung menghampiri kedua kaisar itu.


Andreas : untuk masalah ini kamu harus bersabar, sampai Bella memaafkan mu.


Ronald : baiklah aku akan mengambil hatinya lagi, mudah2an dia akan cepat menerimaku lagi.


Andreas : William apa yang sedang mom lakukan sekarang ?


William : entahlah, kulihat mom sedang tarik napas panjang dan sedikit mengomel, ucapnya dengan lucu.


Ronald : kemarilah mendekat padaku William sayang, sudah tak bisa menahannya ingin memeluk.

__ADS_1


William : paman.. aku tidak tahu mengapa di saat aku dekat deganmu hatiku selalu senang.


Andreas : kalo dekat ayah hatimu seperti apa ?


William : hehehe senang juga karena engkau ayahku, tapi aku bingung paman Ronald kan orang lain, mengapa hatiku senang juga ?


Ronald : karena aku ayahmu juga nanti, sambil tersenyum senang, matanya berbinar mendengar ucapan anaknya.Ternyata hatinya juga merasakan hal yang sama.


William : sungguh ?? Kau akan jadi ayahku juga ? Horeeee aku akan mempunyai 2 ayah... ucapnya penuh kesenangan.


Andreas : waaah keinginanmu tercapai, anakku langsung jatuh hati padamu, sambil melirik pada kaisar Ronald.


Ronald : terntu saja karena darah lebih kental dari pada air ucapnya, terlihat wajahnya sangat bahagia.


Andreas : berdo'a saja agar cita citamu tercapai.


Ronald tak henti hentinya membelai William, sesekali dia mencium putranya yang tampan.


" maafkan ayah nak.. kalo saja ayah tidak mengusir ibumu mungkin kalian tidak akan menderita, " ucapnya dalam hati sambil meneteskan airmatanya.


Pangeran William yang di belai tiba tiba merasa ngatuk. Tubuhnya langsung memeluk kaisar Ronald dan terlelap tidur dengan hembusan napas yang teratur, hati kaisar Ronald sangat tentram saat mendekap dan memeluk anaknya yang tertidur.


Jangan lupa like dan comentnya..


Author sekeluarga mengucapkan Minal Aidzin wal faidzin mohon maaf lahir dan bathin bagi Readers yang merayakannya 🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻

__ADS_1


Spesial untuk merayakan Idul Fitri Author tambahin up nya yaa semoga terhibur..😊😊😊


__ADS_2