Kejarlah ..... Putri

Kejarlah ..... Putri
Memahami


__ADS_3

Setelah mendengar penjelasan dari andreas, putri Bella merasa penasaran mengapa Andreas bisa berubah, padahal dia tidak ada kontak badan mengapa bisa berubah.


Andreas : apa yang kamu pikirkan?


Putri Bella : yang mulia, saya tidak mengerti saya dan yang mulia tidak ada kontak badan mengapa yang mulia bisa berubah menjadi manusia ke tubuh normal?


Andreas : pada dasarnya kutukan itu hilang bukan karena kontak badan, namun harus mempunyai seseorang yang tulus dan rela menolongnya.


Putri Bella makin tercegang akan keterangan yang di berikan Andreas.


Andreas : kenapa terkejut ? Contohnya kamu, aku dan kamu baru pertama kali bertemu dengan tubuh dan wajah yang mengerikan tapi kamu tulus menolongku.


Putri Bella sekarang mengerti, asal ada seseorang yang tulus menolong atau mencintainya kutukan itu pasti akan lenyap.


Putri Bella : baiklah sekarang saya paham tentang setiap kutukan yang menimpa seorang kaisar di negri ini.


Andreas tersenyum dan menatap lekat putri Bella ," sekarang saya mau bertanya, mengapa kamu tidak mau suamimu mempunyai selir?


Putri Bella : mungkin di sini saya terlihat sangat egois, tidak mau berbagi suami dengan yang lain, dan saya sudah memikirkannya kalo saya menerima selir pasti akan ada saingan yang tidak sehat akan terjadi.


Andreas : mengapa ? Bukankah wajar di negri ini seorang pria beristri banyak ? Dan asal terpenuhi sandang dan pangannya kan tidak akan merugi ?

__ADS_1


Putri Bella : mungkun bagi yang mulia wanita hanya di pandang biasa, tapi bagiku setiap wanita harus mempunyai tekat dan impian yang harus di capai. Agar tidak tergantung pada seorang pria.


Andreas makin mengagumi putri Bella, dia sangat jatuh cinta pada putri Bella. Namun dia takut di tolak kalo sekarang menyampaikan perasaannya.


Putri Bella : sudah malam, sebaiknya yang mulia beristirahat dulu.


Andreas : bisakah kau memanggilku nama?


Telingaku merasa sakit di saat kamu memanggilku tuan atau yang mulia.


Putri Bella : maaf yan mulia, itu tidak sopan.


Andreas : aku mohon padamu, panggillah namaku saja.


Andreas : aku akan senang mendenganya.. Bella. Tanpa sadar dia memanggil Bella.


Putri Bella : baiklah tu.. eh Andreas aku akan pergi beristirahat terlebih dahulu.


Sambil membungkukan badan lalu pergi meninggalkan Andreas yang tanpa henti menatapnya.


Setelah putri Bella hilang di balik pintu andreas bergegas menuju kamar William, dia tidur bersama William. Hatinya sangat bahagia dan memikirkan masa depan bersama putri Bella dan William.

__ADS_1


Keesokan paginya William dan Adreas bangun bersamaan, mereka langsung mandi berdua.



Dia sangat bahagia menjalankan rutinitas hariannya bersama William, walaupun dia bukan anak kandungnya namun serasa ada ikatan bathin di antara mereka.


Di setiap aktivitas paginya mereka berdua selalu bersenda gurau layaknya seperti anak dan ayah kandung.


Terkadang putri Bella yang melihat kedekatan mereka sangat bahagia, anaknya sudah percaya diri dan mulai aktif seperti anak diusianya.


Pangeran Willam sangat manja pada Andreas yang sudah dianggap sebagai ayahnya. Usai mandi Andreas membantu memakaikan baju pada William.


Andreas sangat senang William begitu penurut pada Andreas. Dia semakin menyanyangi William walaupun bukan darah dagingnya dan berjanji akan selalu melindungi Bella dan William.


" aaah anaknya sudah dekat denganku, akankah ibunya bisa dekat denganku?


Bisa menerima cintaku?


Apakah aku bisa bertahan sampai dia menerimaku ?


ucapnya dalam hati, namun di sisi lain seolah ada bisikan kalo dia harus kuat dan menunggu sampai putri Bella menerima cintanya.

__ADS_1


Jangan lupa like dan comentnya..


__ADS_2