Kejarlah ..... Putri

Kejarlah ..... Putri
Menjadi Makcomblang part 1


__ADS_3

Setiap hari putri Bella menjalani hari harinya dengan bahagia, dia bisa merawat anak sambil menjalankan usaha toko obatnya.


Kadang kedua kakak angkatnya selalu iseng menggendong putri Bella dari istana menuju ke toko obatnya dan Thomas menggendong pangeran William secara bergantian.


Bella : kakak Rafael, kakak Thomas.. kalo kalian terus menggendongku, kapan kalian akan mendapatkan jodoh?


Rafael : kalo memang sudah ada jodohnya, jodoh itu tak akan lari kemana adikku.


Putri Bella : baiklah.. selama kakak belum ada yang punya aku akan manja pada kalian berdua.


Thomas : itu lebih baik, tapi kalo kakak sudah ada jodohnya, kamu tidak boleh manja pada kami.


Bella : iyaa aku mengerti, sambil cemberut..


Pangeran Rafael gemas melihat adik perempuannya cemberut, " sudahlah jangan di pikirkan, kalo kakak dapat jodoh, kamu tidak apa apa masih manja pada kakak, kalo thomas tidak mau di manjain kamu.


Bella : asyiiiiik kakak Rafael memang ganteng dan baik hati, sambil loncat loncat.


Pangeran Thomas : heeiii, ibu muda, kamu sudah punya William, kamu jangan loncat loncat seperti itu, sambil terkekeh.


Pangeran William juga ingin turun dari gendongan pangeran Thomas dan ikut loncat loncat seperti yang ibunya lalukan.


Pangeran Rafael dan pangeran Thomas melihat putri Bella dan Pangeran William loncat loncat makin terkekeh, mereka sangat menggemaskan ucapnya dalam hati.


Rafael : baiklah William, sekarang paman akan mengajakmu pergi ke taman, apa kamu mau ikut?


William : aku mau paman, sambil merentangkan tangannya minta di gendong.


Thomas : aaaah jangan, biar William main denganku saja.

__ADS_1


Rafael : baiklah kalo begitu, aku akan pergi keistana untuk menyelesaikan pekerjaanku. Aku titip William padamu, sambil mengecup kening William, lalu pamit undur diri.


Putri Bella mengantar pangeran Rafael sampai di ujung pintu, " kakak hati hati yaa ?"


Rafael : iyaa, sambil mengucek ngucek rambut putri Bella, dia merasa senang pada adiknya yang manja.


Putri Bella tersenyum menatap kakaknya yang begitu sayang terhadapnya.


" aaah seandainya aku bisa jodohkan ke dua kakakku pasti akan seru, gumamnya namun segera di tepis khayalannya, bagai manapun mereka adalah kakaknya.


Thomas : heeyy kamu sedang melamunkan apa ?


Bella : eh uh emmm aku mo bilang, tapi nanti saja, dengan penuh gugup


Thomas : ayooo cepat katakan ? penuh penasaran


Bella : tapi kakak jangan marah yaa ?


Bella : kak toko sebelah katanya mau di jual, aku ingin membelinya, kebetulan uangku cukup untuk membeli toko sebelah.


Thomas : ooo masalah itu, kirain masalah apa. Kalo begitu ayoo kita menemuinya.


Bella : tapi membeli toko sebelah ada syaratnya kak..


toko sebelah itu pemiliknya seorang kakek, dia mempunyai cucu perempuan yang belum menikah.


Thomas : jadi maksudmu, dia akan memberikan toko di sebelahmu kalo aku menikahinya begitu ?


Bella : iyaa kak, mau kan ? dengan mata berkedip kedip

__ADS_1


Thomas terkejut dengan usulan adiknya," tentu saja aku tak mau, emang aku barang yang bisa di tukar ?


Bella : ayolaah kak , mau yaaa ? Khabarnya dia cantik.. dengan manja merayu kakaknya agar mau menikah dengan cucu pemilik toko sebelah.


Thomas : berikan pada kak Rafael saja, aku belum mau menikah.


Bella : baiklah, tapi kakak jangan menyesal yaa, kalo putri kakek ini sangat cantik.


Thomas : iyaaa, aku tak akan menyesal.


Bella : baiklah, aku akan menawarkannya pada kak Rafael, siapa tahu bisa berjodoh.


Thomas : semoga saja, kakakku mau, di barter sama toko sebelah sambil terkekeh.


Bella : iiiih bukan barter kakak, tapi mas kawin,


Thomas : apapun namanya, itu adalah barter karena nanti tokonya menjadi milikmu kan? Entah mengapa dia merasa senang menjahili adik imutnya.


Bella : aaaah kakak suka begitu, sambil cemberut


Thomas : hahahaha, iyaa deh aku menyerah, kalo kamu cemberut seperti itu. Baiklah aku akan mengatakan pada kakakku agar bisa menemui kakek toko sebelahmu.


Bella : yeeeeey asyiiik sambil memeluk pangeran Thomas.


Thomas tersenyum bahagia mendapatkan pelukan adiknya. Dia lalu mengucek rambut adiknya yang imut." Baiklah, aku pergi dulu ke taman mengajak main William. Kamu harus baik baik di sini.


Putri Bella mengangguk senang, dan melambaikan tangannya.


Tampak ada pengawal bayangan yang mengintai lalu dengan cepat dia pergi.

__ADS_1


Jangan lupa like dan comentnya..


__ADS_2