
Toko obat tutup di sore hari, Ino, Eta , Edi Eep, Leon dan Erik langsung membuat ramuan herbal perawatan tubuh yang sangat banyak, agar besok bisa menjualnya dengan tenang tanpa ada rasa khawatir kehabisan.
Putri Bella tersenyum melihat para pekerjanya sangat rajin, " kalian jangan lupa makan dan cepat istirhat karena besok kalian akan membuka toko lagi"
Mereka serempak menjawab baik nona" dengan semangaaat.
Mereka sangat menikmati pekerjaannya.
Keesokan paginya para pekerja putri Bella membereskan toko obatnya agar terlihat rapih.
Tampak di luar para gadis sedang antri untuk membeli perawatan tubuh herbalnya.
Ino : kak Edi, kak erik apa kalian siap membuka toko ?
Erik : yaa aku akan membuka toko, tampak di luar sangat berisik.
Saat Erik dan Edi membuka pintu toko mereka terkejut dengan segerombolan para gadis yang langsung membeli perwatan tubuh herbal.
Ino dan Eta sebagai kasir melongo melihat antusias para gadis yang langsung membeli paket perawatan tubuh. Mereka seperti menstock sembako yang di perlukan di rumah.
Mereka langsung antri di depan kasir.
Putri Bella dan ke dua kakaknya baru datang, ke toko, mereka terkejut melihat antrian di kasir.
Bella : kakak, ayoo duduk di sini, aku akan membawa air minum dan cemilan buat kalian.
Rafael : hahhahaa adikku memang manis kalo ada maunya.
Thomas : kakak, cukup hari ini saja kita bantu adik kecil kita, besok kita harus bekerja.
__ADS_1
Rafael : iyaaa kakak juga sudah bilang pada Bella hari ini terakhir.
Pangeran Thomas tersenyum, " tak terbayang sebentar lagi kita akan mendapatkan keponakan dari adik kita"
Rafael : hah kamu juga tahu kalo Bella sedang hamil ? tampak terkejut.
Thomas : tentu dong, sebagai kakak aku harus memperhatikan adik kecilku.
Obrolan mereka terganggu dengan barisan para gadis yang siap mendapatkan salaman dari tangan Pangeran.
Bella : woooow penggemar ke dua kakakku berimbang, baiklah sebagai ucapan terimakasihku akan memijat bahu kakak berdua.
Putri Bella memijat bahu ke 2 kakaknya.
Ke 2 kakaknya tersenyum bahagia di perhatikan oleh adik kecilnya.
Dia masih menyangka beraktifitas seperti biasa membuat ramuan obat. Dia tidak mau mendekatinya dulu, agar emosi putri Bella mereda.
Namun tiba tiba pangeran Daniel datang melapor.
Daniel : yang mulia..
Ronald : panggil aku kakak saja, kamu kan memang adikku. dengan wajah dingin.
Daniel : kakak, apa kamu sudah melihat istrimu? Sudah beberapa hari ini aku tidak melihat istrimu juga pelayannya.
Kaisar Ronald terkejut, dia mengingat kejadian saat putri datang menemuinya, " jangan ... jangan, ayooo kita ke istananya" hati kaisar Ronald sangat was was.
Pangeran Daniel mengikuti langkah kaisar Ronald.
__ADS_1
Saat langkahnya mendekat, mereka melihat istana itu sunyi tanpa ada canda tawa dari putri Bella.
Kaisar Ronald merasa badannya tak bertenaga, dia dengan gontai melangkah membuka pintu istana kediaman putri Bella.
Tampak ada sepucuk surat yang di tujukan pada dirinya, saat di buka air matanya mengalir deras.
Pangeran Daniel membaca surat yang di tulis oleh putri Bella.
**Teruntuk suamiku...
Mungkin sekarang aku sudah tidak di butuhkan lagi olehmu, jadi lebih baik ku pergi. Dan aku lampirkan surat perceraian kita, tolong di tanda tangani.
Semoga perpisahan ini menjadi yang terbaik buat kita.
Ku do'akan kamu selalu sehat dan bahagia.
Salam hangat
Bella**
Surat yang sangat singkat namun isinya sangat menyayat hati saat baca oleh Kaisar Ronald.
Daniel : kakak apa kamu yang mengusirnya ?
Ronald : aku tidak bermaksud seperti itu, Aku tahu Bella tak suka bila aku berbagi dengan wanita lain, makanya aku menyuruhnya pergi dari tempat kerjaku.
Daniel : mungkin sebaiknya kakak ceritakan pada Bella kejadian sebenarnya, kalo di negri ini sangat lazim suami mempunyai selir yang banyak.
Jangan lupa like dan comentnya..
__ADS_1