
Setelah rumah yang di sebelah toko obat layak untuk di tempati, putri Bella pindah di antar oleh pangeran Thomas.
Raja Jemmy dan Ratu Sella hanya bisa mengantar di gerbang istana.
Ratu sella menangis, " putriku sering seringlah datang kemari."
Bella : ibu.. aku hanya pergi dekat dari istana, ibu jangan bersedih seperti ini. Aku pasti akan berkunjung ke istana bersama William.
Raja Jemmy tersenyum melihat keteguhan putri angkatnya, " baiklah putriku, lain waktu ayah juga akan berkunjung ke tempatmu, Thomas tolong antar adikmu kecilmu.
Pangeran Thomas langsung menggendong pangeran William dan melangkah menuju ke tempat baru.
Setelah sampai, putri Bella mengucapkan terimakasih pada pangeran Thomas yang telah mengantarnya.
Thomas : sudahlah adikku, jangan terlalu sungkan, kamu akan tetap menjadi adikku dan aku akan melindungimu.
Bella : baiklah kakak, sekali lagi saya ucapkan terimakasih.
Thomas : aku akan lama di luar kota karena ada sesuatu yang harus ku bereskan jaga dirilah baik baik sambil undur diri.
Bella : kakak jangan khawatir saya akan jaga diri bersama William. Kakak berhati hatilah, jaga kesehatan..
Pangeran Thomas hanya tetsenyum sambil mengangguk lalu meninggalkan putri Bella dan Pangeran William.
Di rumah tinggal yang baru, putri Bella dan anaknya tinggal berdua, karena para dayang akan datang keesokan harinya.
Bella : apakah kamu lapar sayang ?
William : iya mom aku lapar.
Bella : baiklah mom akan masak untukmu, apa kamu akan membantu mom?
William : baiklah mom, aku akan membantumu, apa yang bisa ku bantu?
Putri Bella terkejut, anaknya tampak dewasa dari pada usianya, sudah mau membantu ibunya.
__ADS_1
Putri Bella hanya memberikan sayuran yang bisa di potong oleh tangan mungilnya.
Bella : ini ada sayur bayam, potongannya seperti ini, di petik sama tanganmu apakah kamu mengerti sayang?
Pangeran William mengangguk.
Mereka berdua asik memasak.
Setelah selesai mereka makan berdua.
Putri Bella tetsenyum bahagia melihat anaknya yang pintar dan tak pernah rewel.
Bella : sayang setelah makan, kamu cuci tangan dan kakimu.
Pangeran William : baik mom.
Putri Bella membereskan meja makan dan dapurnya, setelah beres menemui anaknya.
Bella : sayang, sudah waktunya tidur, mom akan bacakan buku cerita untukmu.
William : aku ingin mom cerita kancil lagi.
Bella : apa kamu tidak bosan sayang ?
William : tidak aku ingin seperti kancil yang cerdik.
Putri Bella terkekeh, diapun bercerita tentang sang kancil.
Tak berapa lama pangeran William tertidur pulas. Putri Bella tersenyum, dan mengecup kening anaknya.
Lalu melangkah menuju tempat obat dan larut dalam pekerjaannya, dia sangat serius dalam bekerja.
Namun tiba tiba dia mendengar suara kesakitan.
Euuuh euuuuh euuuhh suara rintihannya.
__ADS_1
Putri Bella keluar mencari suara rintihan itu.
Saat menemukannya, putri Bella terkejut, dia berpenampilan yang menyeramkan.
Kulitnya berwarna biru ke ungu unguan di kepala nya seperti ada tanduk Hampir serupa perawakannya dengan suaminya yang kena kutukan.
Putri Bella dengan berani langsung membawa ke kamar tamu, dia lalu meliahat ada anak panah yang menancap di dadanya, tangannya ingin sekali menarik anak panah yang menancap di dadanya.
Bella : tuan bertahanlah, saya akan menarik anak panah yang menancap di dada tuan.
Tuan itu dia hanya bisa mengangguk dan dan menahan rasa sakitnya.
Saat anak panah itu di cabut, tuan yang berwajah seram itu berteriak karena kesakitan dan langsung pingsan. Anak panah itu hampir saja menembus ke jantungnya.
Putri Bella langsung memberikan racikan obat, dia juga memberikan penangkal racun yang di derita oleh tuan yang seram itu.
Putri Bella dengan rasa tak takut mengobati tuan yang berwajah seram itu, sesekali dia menghapus keringat dingin yang di keluarkan tuan itu.
Sesekali tuan itu bangun dan mengerang, erangannya sangat menggelegar membuat bulu kuduk merinding.
Putri Bella tak kuasa dia serasa merasakan kesakitan yang di derita tuan itu.
Putri Bella sambil menggenggam tangan tuan itu, " tuan kamu harus kuat, kamu pasti bisa melewatinya, sambil air matanya mengucur deras, karena merasa iba.
Sambil menggenggam erat tangannya tanpa sengaja putri Bella menjatuhkan air matanya ke tangan tuan yang sedang di genggam. Tiba tiba, halilintar bersahutan dan angin bergemuruh.
Putri Bella merasa panik mengapa terjadi badai di negri Sutra ini.
Di saat itu juga tuan yang berwajah menyeramkan dan berkulit biru itu berteriaak, teriakannya sampai menyakitkan telinga putri Bella.
Tiba tiba putri Bella jatuh pingsan karena tak kuat mendengar jeritan tuan bermuka aneh aneh.
Jangan lupa like dan comentnya..
__ADS_1