Kejarlah ..... Putri

Kejarlah ..... Putri
Teman Masa Kecilku


__ADS_3

Pangeran Rafael dan putri Rista sama sama menatap lekat. Entah mengapa mereka tiba tiba cocok satu sama lain.


Hatinya merasakan ada kenangan yang indah saat menatap mata putri Rista yang sangat bening.


Pangeram Rafael mencoba mengingat lagi masa demi masa saat melihat mata bening putri Rista.


Tiba tiba pangeran Rafael mengingat masa kecilnya.


Rafael : aaaah aku ingat, bukankan waktu kecil kamu yang membantuku naik ke pohon buah pear kan?


Rista : sudah jangan mengingatkan lagi, aku malu aku sekarang menjadi seorang gadis ucapnya dengan wajah yang semakin merah.


Rafael : hahaha, aku ingat seakarang kamu waktu kecil berpenampilan laki laki, benar aku mengingatnya hahahaha sambil tertawa lepas.


Putri Rista semakin memerah wajahnya, dia tak mau mengingat masa kecilnya kalo saja ada lobang di depan dia akan bersembunyi di lobang itu.


Rafael : dulu aku belum menjadi pangeran, aku senang bermain berasamamu, kukira kamu adalah tuan muda tampan, namun hatiku mengatakan kamu adalah laki laki yang cantik.


Rista : hahahaha, iyaa kadang waktu kecil adalah masa masa yang paling indah. hati yang malu di lepaskannya karena sudah di ketahui pangeran Rafael.

__ADS_1


Rafael : Baiklah, ayoo kita makan, nanti makanannya akan cepat dingin, hatinya bahagia teman kecilnya menjadi calon istrinya.


Merekapun berdua menikmati hidangan makanan yang ada di meja, tanpa ada rasa canggung mereka saling memberikan hidangan di meja ke tempat makan pasanagan itu.


Putri Bella masih di kedai teh bersama tuan galih, dia merasakan belum cukup memberikan waktu pada pangeran Rafael dan putri Rista.


Bella : tuan apa boleh saya bertanya?


Tuan Galih : apa yang ingin kamh tanyakan putri ?


Bella : aku ingin tahu sedikit mengapa istana ini bisa jatuh di tangan pangeran Zeris ?


Bella : lalu hubungannya dengan pangeran Zeris? dengan penuh tanya dan penasaran akan tunangannya yang menguasai negi kerajaan Sutra.


Tuan Galih : dia adalah pahlawan kerajaan negri Sutra, dia yang telah melawan dan mengalahkan Raja dzolim itu sampai raja itu di hukum mati. Lalu ucapannya terhenti untuk minum tehnya.


Tuan Galih lalu melanjutkan ucapannya "Pangeran Zeris pada saat itu belum menikah, maka di putuskan paman dari pangeran Zeris yang menjadi Raja sampai saat ini. Beruntung, raja Jemmy sangat arif dan bijaksana, rakyat sangat mencintainya. Di tambah mempunyai putra yang berbudi luhur."


Putri Bella mengangguk angguk mengerti akan semua peristiwa yang berhubungan dengan mantan tunangannya yang telah meninggal. Dia merasa kagum akan kegagahan mantan tunangannya.

__ADS_1


Tuan Galih : ooo iya apa sebaiknya kita kembali ke rumah makan tadi ?


Bella : baiklah mungkin waktunya sangat tepat.


Saat putri Bella dan tuan Galih tiba di depan pintu rumah makan, langkahnya terhenti.


Mereka melihat keakraban putri Rista dan pangeran Rafael. Mereka sangat dekat dan tanpa canggung saling bercanda tawa.


Tuan galih sangat senang akan perkembangan perjodohannya yang berhasil.


Tuan Galih : putri, sesuai kesepakatan, toko sebelahmu akan menjadi milikmu.


Putri Bella senang sambil loncat loncat


" horeeeee" teriaknya diikuti pangeran William terlihat mereka menggemaskan.


Putri Rista dan pangeran Rafael yang melihat itu mereka jadi terkekeh atas kelakuan lucu putri Bella dan pangeran William.


Jangan lupa like dan comentnya..

__ADS_1


__ADS_2